
Tampaklah avi dan tina ada diruangan avi kerja dan tampak tina memeluk avi dikursinya sambil duduk dipangkuan avi dan tampak avi yang sudah pasrah tapi avi tetap tersenyum dan tina berkata.
"Hmmm,dekatmu memang nyaman ya."
Terkejut dong avi dan avi tampak kebingungan dong dari perkataan tina dan avi berkata.
"Ehg!begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Kenapa harus ada beginian!!!!!."
"Apanya nyaman!."
"Haaaaa."
"Tapi begitulah seorang istri."
"Haaaaa."
Tampaklah tina tampak murung dan avi tampak kebingungan dong karena avi tidak tau apa yang terjadi kepada tina dan avi berkata.
"Ada apa tina?."
Tina berkata.
"Ehg!ti-tidak apa-apa my lord avi!."
"Hanya saja."
Avi berkata.
"Ada apa?."
Tina berkata dengan malu.
"A-apakah aku ratakah my lord avi?."
Kaget dong avi dan tampak avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Rata?."
Tina berkata.
"I-iya."
"Karena vema,serena,mila,dan laura menyebutku rata."
Tampaklah tina tampak sedih dan tampak avi yang sudah pasrah saja dan avi berkata.
"Ehg!."
"Be-begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Apanya yang sebenarnya yang rata!!!!."
"Haaaa."
Tina berkata.
"Apakah anda tidak suka ratakah?."
Tampaklah avi masih kebingungan yang apa dikatakan tina dan tampak avi suda pasrah dan avi berkata.
"Haaaa."
"Sebenarnya aku ingin tanyak."
"Apanya yang rata sebenarnya?."
"Haaaa."
"Perkataanmu sedikit tidak mengerti sekali."
Tina berkata.
"So-soal itu."
Tampak tina malu-malu dan tina berkata.
"Ya-yang rata itu adalah."
"Dadaku,wahai my lord."
Tampaklah avi mangkin kebingungan dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Dadah?."
Tina berkata.
"Iya,my lord."
"Apakah anda tidak suka dadah ratakah?."
Avi berkata.
"Haaaa."
"Sebenarnya apa yang kamu bicarakan tina?."
"Dada?."
"Haaaa."
"Apakah dada harus dipikirkankah?."
Terkejut tina dan tina berkata.
"A-apa maksud anda my lord?."
Avi berkata.
"Apakah dada didalam dirimu harus dipikirin tentang rata ada tidak?."
Tampaklah seketika tina paham yang avi katakan dan tina berkata.
"Bukan dada didalam tubuhku."
"Melainkan."
"Payudaraku!my lord."
Kaget dong avi dan avi pun paham yang dimaksud tina dan avi berkata.
"Haaaaa."
"Begitu ya."
Tina berkata.
"A-apakah anda tidak sukakah my lord?."
Avi berkata.
"Ha,soal itu."
Avi berkat didalam dirinya.
"Haaaa."
"Ha,soal itu tentang payudara ya."
"Haaaaa."
"Memang aneh sekali ya."
"Haaaaa."
Avi berkata didalam dirinya.
"Apakah mereka mengejekmu begitu?."
"Tentang payudarakah?."
Tina menjawab dengan malu.
"I-iya,my lord."
"Mereka mengejek payudaraku yang rata."
"Tapi aku sadar kalau perkataan mereka benar."
"Kalau aku rata."
Avi berkata didalam dirinya.
"Woi!."
"Apakah sebuah payudara sebuah jalan aspalkah!!!!."
"Haaaaa."
"Tapi begitulah seorang wanita."
"Haaaa."
Avi berkata dengan mulutnya.
"Haaaa,begitu ya."
Tina menjawab.
"Apakah anda tidak sukakah?my lord."
Avi berkata.
"Tidak,aku tidak mempermasalah tentang itu."
Kaget dong tina dan tina menjawab.
"Apa maksud anda sebenarnya?!."
Avi berkata.
"Aku tidak peduli tentang dirimu yang rata atau hal lainnya."
"Tapi."
"Kamu tetaplah kamu sendiri."
Seketika tina malu dong dan memukul badan avi dengan pelan sambil berkata.
"Avi bodoh!."
"Ke-kenapa kamu berkata begitu!."
Tampaklah avi yang sudah pasrah dan kebingungan karena belum mengerti sama sekali tentang masalah itu dan avi berkata.
"Ehg!."
"Be-begitu ya."
Tina berkata dengan malu.
"I-iya,my lord."
"Ta-tapi apakah anda tidak peduli tentangku yang ratakah?."
Avi berkata.
"Iya,aku tidak mempermasalah tentang dirimu yang rata."
"Karena kamu tetaplah kamu sendiri kok."
Tampaklah tina mangkin malu dan tina tersenyum dan tina berkata.
"Begitu ya."
"A-apa wanita idaman anda sebenarnya my lord?."
Tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Wanita idaman?."
Tina berkata dengan malu.
"I-iya,my lord."
"A-aku hanya ingin tau,wanita apa idamkan?."
Tampaklah avi masih kebingungan dong dan avi pun paham yang dimaksud tina dan avi berkata.
"Ha,soal itu."
"Aku idamkan seorang wanita yang berupa."
Tampaklah seketik avi tersenyum dan avi berkata.
"Yang taat dengan menjalankan ibadahnya."
"Dan juga kalau wanita itu membuatku gembira maka itulah yang aku inginkan."
Tampaklah tina tersenyum dan tina berkata.
"Begitu ya,my lord."
Avi berkata.
"Aku juga tidak peduli dengan fisik badannya atau ada yang kurang dengannya."
"Karena aku diajarkan menerima seseorang begitu."
"Maupun *********** rata sekalipun."
Tampaklah avi tersenyum dan seketika tina mangkin malu dong dan tina memukul-mukul badan avi dengan pelan sambil berkata.
"Avi bodoh!."
"Avi bodoh!."
"Avi bodoh!."
Seketika tina diam dan memeluk avi lagi dan tina berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Terima kasih banyak telah memberitau aku hal tersebut."
Avi berkata sambil mengelus kepalah tina.
"Iya,sama-sama."
Seketika serena masuk dong karuangan avi kerja dan kaget dong tina karena serena masuk keruangan avi kerja dan tampak serena berjalan mendekati avi sambil menatap tajam tina dan setelahnya tampak serena berlutut dihadapan avi dan serena berkata.
"Lapor my lord!."
Avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Ada sebuah surat untuk anda."
Avi berkata.
"Sebuah surat?."
Serena berkata.
"Iya,my lord."
Tampaklah serena berdiri dan mengasihkan surat itu dari saku serena dan avi membacanya dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Jadi aku disuruh datang ya pada hari ini ya."
Serena berkata.
"Iya,my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah serena terus menatap tajam tina dan tampak serena sangat kesal sekali karena tina memeluk avi dengan nyamannya dan itulah membuat serena kesal karena cemburu dan avi menyadarinya hal tersebut dan avi berkata.
"Jadi kayaknya aku harus pergi kayaknya ya."
Serena berkata.
"Iya,my lord."
Tina berkata.
"Tidak."
"Jangan pergi my lord avi."
"Aku ingin kamu disini terus."
Tampaklah serena mangkin kesal dong dan avi berkata dengan sudah pasrah.
"Tapi aku harus kesana,karena mungkin ada masalah dengan perdagangan kayaknya."
Tina berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Baik,saya mengerti my lord."
Tampak serena mangkin tambah kesal lagi dan avi berkata.
"Be-begitu ya."
Serena berkata.
"Woi!tina."
"Seenak hati kali ya kamu memeluk my lord!."
Tampak serena sangat kesal sekali dan serena berkata.
"Bergeraklah dari kursi my lord itu segera!."
"Kamu terlalu manja tina kepada my lord avi."
"Haaaaa."
"Cepatlah berdiri segera."
Seketika tina berdiri sambil berkata.
"Baik!."
Serena berkata.
"Baik,my lord."
"Karena tina sudah berdiri."
"Gimana anda pergi menjumpai raja negara jomblo."
Avi berkata.
"Iya."
Tampaklah avi berdiri dari kursinya dan avi berkata.
"Dah,aku pergi ya."
Serena menjawab.
"Iya,my lord."
Seketika avi berpindah tempat dan setelahnya tampak avi sudah duduk disebuah kursi dikerajaan negara jomblo dan raja negara jomblo tampak didepannya dan avi berkata.
"Jadi apa anda menyuruhku datang kesini raja?."
Raja berkata.
"Soal itu."
"Ehem."
"Karena kamu sudah menjadi suami vema."
"Dan sekarang kamu yang akan menjadi penerus kerajaan ini."
Terkejut dong avi dan avi tampak kebingungan dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Penerus?."
Raja berkata.
"Iya,karena kamu suaminya vema."
"Dan berhak menjadi raja dari kerajaan ini."
Avi berkata.
"I-itu terlalu cepat raja."
"Apalagi aku juga dari negara ex tizio."
"Haaaa."
"Jadi tidak usah raja hal tersebut."
"Lebih baik anda memberikan kepada orang anda dapat percaya sekali."
Raja berkata.
"Gimana vema sendiri gimana?."
"Setuju tidak?."
Avi berkata.
"Tapi bagaimana itu bisa tidak vema bisa mengendalikan kerajaan ini dengan muda sekali."
"Lagi dia mempunyai anak,raja."
Raja berkata.
"Begitu ya."
"Tapi siapa lagi yang aku percaya ya?."
Avi berkata.
"Kalau anda memberiku itu akan terjadi hal masalah baru lagi."
"Karena aku seorang raja negara ex tizio."
"Dan para warga akan menganggapku seperti penjajah sajalah."
Raja berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Jadi masalah apa yang anda mau katakan kepadaku?."
Kaget dong raja karena avi mengetahui kalau dia sedang bukan masalah yang sebenarnya dan raja berkata.
"Begitu ya."
"Masalah yang aku mau katakan yang sebenarnya adalah."
"Ehem."
"Ada sebuah pengkorupsi uang rakyat yang aku berikan kepada penduduk."
"Sempat marah dan banyak menginterogasi semua menteriku."
"Dan dewan-dewan kerajaanku."
"Tapi."
"Kayaknya dia seorang yang menghilangkan jejak pengkorupsian uang dengan mudah."
"Tapi."
"Aku dapat dari salah satu sahabatku kalau ada seorang anak sekolah mempunyai banyak uang."
"Yang sama yang aku berikan uang kepada menteri-menteri dan membagikannya."
"Aku juga mengetahui kalau orang yang mengkorupsi adalah seorang laki-laki."
"Jadi aku mohon bantu mencari laki-laki itu."
__ADS_1
Avi berka.
"Begitu ya."
"Tapi kenapa anda menyuruhku?."
"Padahal aku hanya orang biasa saja."
"Dan apalagi."
Tampaklah seketika avi menatap tajam sang raja dan avi berkata.
"Bukan mata-mata anda."
"Atau orang penting lainnya."
"Kan aku juga hanya orang biasa saja,raja."
Tampaklah raja,tersenyum dan raja berkata.
"Begitu ya."
"Tapi."
"Kamulah yang cocok dengan tugas ini."
"Walaupun kamu seorang raja juga."
"Jadi aku mohon kepadamu avi."
"Karena kalau orang itu tidak ditemukan,maka."
"Perdagangan negara-negara akan hancur karena orang itu."
"Tolong cari orang itu tersebut disebuah sekolah."
Avi berkata.
"Iya,baiklah begitu."
"Jadi sepertinya aku harus mencarinya sekarang ya."
Tampak avi berdiri dari kursinya dan mau berpindah tempat akan tetapi raja berkata.
"Tungguh sebentar dulu avi."
Seketika avi tidak jadi pindah tempat dan avi berkata.
"Ada apa raja?."
Raja berkata.
"Kan lebih baik kamu masuk sekolah juga gimana?."
Tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Masuk sekolah?."
"Kenapa harus masuk sekolah?."
"Kan aku juga berumur sudah tua dari siswa disekolah umumnya."
Tampaklah raja kebingungan dong dan raja berkata.
"Ehg!."
"Be-begitu ya."
Raja berkata didalam dirinya.
"Dia bilang sudah tua."
"Haaaaa."
"Tapi wajahnya dan badannya seperti umur masih mudahlah?."
"Haaaa."
Tampaklah avi kebingungan dong karena avi melihat wajah sang raja yang tampak pasrah dan avi mendengar suara hatinya yang raja katakan dan avi berkata.
"Ada apa raja?."
Raja berkata.
"Ehg!tidak apa-apa kok."
"Tapi kamu masih mudalah."
"Karena wajahmu dan badanmu yang masih seperti anak muda umumnya."
Kaget dong avi karena avi sadar kalau yang tadi dia katakan adalah umurnya yang ada dibumi dan avi berkata.
"Ehg!begitu ya raja."
Avi berkata didalam dirinya.
"Ehg!."
"Tadi aku berbicara tentang umurku yang ada dibumi."
"Haaaaaa."
"Tampaknya begitulah."
Raja berkata.
"Jadi kamu tenanglah saja kalau masuk sekolah itu."
"Karena aku yang akan masukkanmu kesekolah dinegaraku ini."
Avi berkata.
"Begitu ya,raja."
"Terima kasih banyak raja."
Raja berkata.
"Iya,sama-sama avi."
Avi tampaklah avi mencoba memikirkan hal tersebut dan seketika avi udah mendapat jawabannya dan avi berkata.
"Ha,gimana aku menyamar,raja?."
Tampaklah raja kebingungan dong dan raja berkata.
"Menyamar?."
Avi berkata.
"Iya,raja."
"Karena wajahku ini akan dapat dikenali semua orang."
"Kalau aku seorang raja juga."
Raja berkata.
"Hmmm,memang benar sih."
"Tapi?."
"Bagus kok!."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya,raja."
"Terima kasih banyak raja."
"Kalau begitu aku pamit ya,raja."
Raja berkata.
"Iya,avi."
Seketika avi berpindah tempat dan tampak kebesokan harinya tampak avi yang sudah selesai memakai baju sekolah itu dan tampak vema,serena,tina tampak suka melihat avi memakai baju sekolah itu dan mereka bertiga berkata.
"A-anda keren sekali my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Mereka berkata.
"Iya,my lord!."
"Karena anda tampak keren memakai baju sekolah itu."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Terima kasih banyak ya."
Tampaklah avi tersenyum dan tampak serena kebingungan dong karena ada dipikirannya yang belum dia ketahui dan avi menyadarinya hal tersebut dan serena berkata.
"My lord."
Avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Tapi kenapa anda masuk sekolah?."
"Padahal anda diberi tugas oleh raja negara jomblo itu."
"Dan anda disuruh masuk sekolah hanya tujuh hari saja."
"Tapi kenapa harus masuk sekolah?my lord."
"Kan anda bisa mendapat orang yang korupsi itu dan membawaknya kehadapan raja negara jomblo itu."
"Kan selesai tanpa anda masuk sekolahkan?."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya,serena."
"Aku memang berkata begitu kepada raja itu."
"Tapi kayaknya dia mau mencari siapa orang yang menjadi bawahan yang bekerja sama dengan itu orang korupsi itu."
Serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Tapi."
"Anda akan ketahuan kalau anda seorang raja negara ini."
"Dan anda akan."
Tampaklah serena seketika malu dan serena berkata.
"Akan menjadi incaran wanita-wanita disana,pada sekolah itu."
"Karena anda memiliki wajah tampan sekali."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya,serena."
"Tapi."
"Itu tenang saja soal itu."
Seketika kaget dong serena dan serena berkata.
"Apa maksud anda?."
"Mana mungkin itu bisa dihindari?my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi akukan bisa menyamarkan."
Tampak seketika serena kebingungan dong dan serena berkata.
"Menyamar?."
Tampaklah avi mengeluar sesuatu dari saku bajunya dan menunjukkannya sambil berkata.
"Alat ini bisa menyamar menjadi orang lain."
"Karena alat ini terbuat dari batu penyamar."
Seketika serena paham dong yang dimaksud avi dan serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Baik,saya mengerti my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah avi memakaikannya kelehernya dan seketika avi berubah menjadi sosok lain dan tampak vema,mila,serena terbengong saja karena avi berubah menjadi orang lain dan avi berkata.
"Jadi aku pergi ya."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Seketika avi berpindah tempat dan tampak avi sudah ada didepan sekolah dan tampak avi melihat bangunan sekolah itu dan avi berkata.
"Baiklah."
"Kalau begitu aku masuk kesekolah sekarang kayaknya."
Tampaklah avi berjalan kesekolah dan tampak setelahnya avi membuka salah satu pintu kelas dan avi terkejut dong karena belum ada satupun orang dikelas itu dan avi berkata.
"Ehg!."
"Kayaknya aku terlalu cepat masuk sekolah kayaknya."
"Tapi."
"Lebih baik aku menungguh sajalah."
Tampaklah avi berjalan mendekati salah satu menja kursi dikelas itu dan setelahnya avi duduk dikursi meja itu dan setelahnya avi tertidur dikelas dan tampak setelahnya tampak murid-murid sekolah mulai berdatangan dan tampak mereka kaget karena ada seseorang yang sedang tertidur disalah satu meja dan kursi dan salah satu mereka berkata.
"Si-siapa orang ini sebenarnya!."
"Ke-kenapa ada seseorang yang tertidur pulas begitu disalah satu meja belajar kita!."
Tampaklah mereka hanya terdiam dan terbengong saja dan setelahnya guru mereka datang kekelas dan setelahnya guru itu berkata.
"Baik!."
"Kalau begitu."
"Ehg!."
Terkejut dong guru mereka karena ada seseorang yang lagi tidur yang menjadi murid baru dan sebenarnya murid misterius itu adalah avi dan avi merasa berisik avi pun bangun dari tidurnya dan avi merasa kebingungan dong karena avi dilihati terus dan avi berkata.
"Ada apa?."
"Apa yang terjadi?."
Mereka semua berkata.
"Sebenarnya siapa dirimu sebenarnya!!!!."
Tampaklah avi masih kebingungan dong dan avi berkata.
"Aku?."
Guru berkata.
"Ahg!."
"Ha,kalau begitu."
"Kesini dulu dirimu sebentar."
Avi berkata.
"Baik,ibu guru."
Avi berdiri dari kursinya dan berjalan kedepan dan setelahnya guru berkata.
"Baik!."
"Dia adalah murid baru kita!."
"Dia adalah murid pindahan dari sekolah lain."
Kaget dong semua orang dan salah satu mereka berkata.
"Ibu guru."
"A-apakah dia benar murid pindahan?."
"Aku takut dia seorang mata-mata."
Guru berkata.
"Tidak."
"Dia adalah murid pindahan yang langsung dimasukkan kesekolah ini oleh sang raja negara kita."
Terkejut mereka semua dan tampak avi yang sudah pasrah saja dan mereka semua berkata.
"Murid pindahan dari sang raja!!!."
Guru berkata.
"Iya,itu benar."
"Tapi?."
Tampaklah guru itu kebingungan dong dan guru berkata.
"Tapi kenapa kamu datang kecepatan sekali?."
Avi berkata.
"Ha,soal itu."
"Saya tidak tau kalau jam sekolah ini harus lewat dari dua jam,baru masuk sekolah."
Guru berkata.
"Apakah kamu tidak taukah dengan waktu masuk sekolahkah?."
Avi berkata.
"I-iya,karena berbedah dari sekolah aku bersekolah dulu."
"Hehehehe!."
Tampaklah guru itu tersenyum dan berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Ha,gawat!."
"Ini berbedah dari sekolah umumnya pada dibumi!."
"Biasa sekolah masuk pada pukul jam tujuh pagi atau pukul setengah tujuh pagi baru masuk sekolah."
"Tapi."
"Itu akan berbedah disetiap negara sih."
"Apalagi tingkatan sekolahnya juga."
"Haaaaa."
Guru berkata.
"Jadi bertemanlah dengannya ya."
Mereka menjawab.
"Baik,ibu guru!."
Guru berkata.
"Oh iya."
"Siapa namamu?."
Avi berkata.
"Namaku adalah a-."
Seketika avi teringat sesuatu dengan perkataan sang raja dari suratnya yang memberitau kalau namanya harus diubah kalau ada disekolah itu dan avi berkata.
"Namaku adalah azy,ibu guru."
Guru berkata.
"Azy ya."
"Salam kenal azy."
Avi berkata.
"I-iya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Ini tidak mungkin!."
"Aku tau dengan cara berbicara ibu guru ini dari negara yang mempunyai cara bicara itu."
Guru berkata.
"Azy duduklah kekursimu segera."
Avi berkata.
"Iya,ibu guru."
Avi berjalan kekursinya dan setelahnya avi belajar dan tampaklah avi banyak belajar seperti memakai sihir tapi avi berpura-pura lemah karena avi tidak suka memakai sihir dan lain sebagainya dan tampak kebesokan harinya tampak avi yang lagi istirahat sekolah dan berjalan-jalan berkeliling sekolah dan seketika avi berhenti berjalan karena ada seseorang laki-laki yang memberhentikan avi dan orang itu berkata.
"Eheh."
"Jadi kamu ya murid pindahan itu ya."
"Cukup lemah juga ya."
Tampaklah orang itu tersenyum jahat dan tampak avi yang masih kebingungan dong dan orang itu berkata.
"Lebih baik,kamu mati saja!!!."
Tampaklah orang itu seketika memukul avi tapi seketika orang itu melihat sosok mengerikan ketika dia melihat avi dan orang itu tampak ketakutan dong dan orang itu berkata.
"I-i-itu tidak mungkin!."
"Ka-kamu monster!!!!."
Seketika orang itu lari dari avi dan tampak avi yang masih kebingungan dong dan tampak ada seseorang lagi mengintip kejadian itu dan orang itu memakai jubah hitam dan orang itu seketika tersenyum jahat dan avi berkata.
"Kenapa ya orang itu berlari dariku?."
"Dan begitu ketakutan sekali?."
"Haaaa,tapi begitulah."
"Baiklah."
"Aku akan berjalan-jalan lagilah."
Seketika avi berjalan lagi dan kebesokan harinya tampaklah avi yang sedang ujian sekolah dan tampak avi menatap tajam selembar kertas ujian itu karena pelajarannya adalah pelajaran anak sekolah dasar kelas satu dan lima yang digabung dan avi berkata.
"Ini tidak mungkinkan?!."
"Kenapa ada soal seperti pelajaran anak sekolah dasar kelas satu dan lima ya."
"Haaaaaa."
"Memang begitulah pelajaran dunia ini."
"Seperti kerajaan zaman dulu dibumi ya."
"Haaaaa."
Tampaklah avi mulai menjawab pertanyaan ujian itu tersebut dan tampaklah kebesokan harinya tampak avi yang lagi disuruh oleh gurunya mencoba membuat ramuan tapi seketika ramuan avi meledak karena avi tidak sengaja memasukkan sesuatu zat membuat meledak ramuan itu dan kebesokan harinya tampak avi yang lagi berlati tanding dengan orang lain tapi avi berpura-pura lemah dan tampak avi kalah terjatuh.
__ADS_1
Tampaklah kebesokan harinya tampak avi ada disebuah dapur dengan murid laki-laki lainnya dan tampak guru avi ada didepan mereka begitu juga murid wanitanya dan guru berkata.
"Kali ini kalian akan ujian membuat masakan terenak dan mewah."
"Jadi paham kalian semua!!!."
Mereka menjawab.
"Paham,ibu guru!!!."
Guru berkata.
"Bagus!."
"Jadi buatlah makanan terenak ya!."
Mereka menjawab.
"Iya,ibu guru!!!."
Tampaklah murid laki-laki lainnya mulai memasak tapi avi masih memikirkan masakkan yang enak dan mewah dan avi berkata didalam dirinya.
"Masakkan terenak dan mewah ya?."
"Apa ya?."
Seketika avi mengetahuinya dan avi berkata.
"Oh,bikin itu saja!."
Tampaklah avi mulai memasak dan tampak setelahnya avi sudah selesai memasak dan tampak masakan avi berupa sayuran dan tampak guru avi terus memperhatika semua masakan mereka semua dan guru berkata.
"Baik!."
"Kalian sudah menyelesai masakan kalian semua."
"Ibu akan mencoba semua masakan kalian semua."
Tampaklah guru avi mulai mencoba semua makanan mereka semua dan tampak guru avi sudah ada didepan avi dan guru berkata.
"Azy apa ini?."
Avi berkata.
"Oh ini."
"Ini adalah sayur lodeh ibu guru."
Tampaklah guru avi kebingungan dong karena tidak pernah dengar masakan avi masak dan guru berkata.
"Sayur lodeh?."
Avi berkata.
"Iya,ibu guru."
"Karena ini adalah masakan dari negara saya."
"Karena ini cukup mewah bagi orang asing."
"Jadi saya membuatnya,ibu guru."
"Walaupun terlihat sederhana sekalipun."
Tampaklah avi tersenyum dan guru avi paham dong yang dimaksud avi dan guru berkata.
"Begitu ya,azy."
"Baik,ibu akan mencoba masakanmu ini tersebut."
Avi berkata.
"Iya,ibu guru."
"Silakan cobalah ibu guru."
Tampaklah guru avi mulai mencoba masakan avi dan seketika kaget dong karena enak sekali dan guru berkata didalam dirinya.
"I-ini enak sekali!."
"Gi-gimana bisa itu terjadi!."
"Se-sederhana begini cukup enak sekali!."
"Seperti masakan master koki."
"Tapi ini hanya sebuah sayuran yang dimasak dengan beberapa rempah dan sayuran lainnya."
Tampaklah guru itu tersenyum dan guru berkata.
"Begitu ya."
"Ini memang enak sekali ya."
"Kenapa bisa enak sekali ini!!!!!."
"Walaupun hanya sayuran doang!!!."
Tampaklah avi yang sudah pasrah dan avi berkata.
"Be-begitu ya,ibu guru."
"Te-terima kasih banyak pujiannya tersebut itu."
Avi berkata didalam dirinya.
"Ibu guru ini cukup norak sekali ya."
"Haaaaaa."
"Padahal bilang enak saja aku tau."
"Tapi kenapa dia berkata keras begitu ya?."
"Haaaaaa."
Tampaklah setelahnya tampak guru avi ada didepan mereka yang memasak begitu juga avi dan guru berkata.
"Baik!."
"Kalian akan masakkan mewah dan enak lagi."
"Tapi."
"Tidak ada sederhana ya!."
"Sekalipun itu bentuk masakannya."
"Masakan mewah harus memang bentuknya mewah sekali."
"Tidak ada bentuk sederhana."
"Walaupun bentuk sederhana tapi enak tapi juga menurutnya mewah."
"Itu tetap tidak ibu terima ya!."
Mereka menjawab.
"Baik,ibu guru!."
Tampaklah mereka mulai memasak tapi avi mencoba memikirkan masakkan yang dia akan masak dan avi berkata didalam dirinya.
"Haaaaa."
"Ibu guru itu jahat sekali ya."
"Haaaaa."
"Makanan mewah yang aku ketahui kalau tidak salah itu."
"Masakkannya sedikit dan mahal sekali."
"Seperti satu telur ikan saja didalam makanan mewah."
"Itu hanya sedikit dan mahal sekali."
"Ada juga sampai beberapa juta dan miliyaran."
"Haaaaa."
"Makanan mewah ya."
"Haaaa."
Seketika avi mengetahui masakkan apa yang mewah sekali dan avi berkata.
"Lebih baik aku mencoba membikinnya sajalah."
"Haaaa."
Tampaklah avi mulai membuat makanan mewah dan tampak murid wanita ribut dong karena avi membuat makanan memang benar-benar mewah sekali dan murid wanita berkata.
"Lihat-lihat itu!."
"Di-dia membuat masakan sangat benar-benar mewah sekali ya!."
"A-apakah dia seorang koki dari sebuah kerajaan lainkah?!."
Tampaklah guru avi menatap tajam avi karena keributan murid wanita dan setelahnya avi sudah selesai dan guru berkata.
"Baik!."
"Kalian sudah selesai membuat makanan mewah."
"Kalau begitu,ibu akan mencoba masakan kalian semua buat!."
Mereka menjawab.
"Baik,ibu guru!."
Tampaklah guru avi mulai mencoba semua masakan mewah mereka semua dan setelahnya guru avi sudah ada didepan avi dan guru berkata didalam dirinya.
"Baik."
"Akan aku coba sekarang juga."
"Apakah kamu benar-benar master kokikah!."
Tampaklah guru avi mulai mencoba makanan avi buat dan kaget dong karena masakkan avi enak lagi dan guru berkata didalam dirinya.
"I-ini enak sekali!."
"Tidak-tidak-tidak dulu!."
"Apakah dia benar-benar master kokikah?!."
Guru berkata dengan mulutnya.
"Baik!."
"Pemenangnya adalah!."
"Azy!."
Kaget dong avi dan tampak terkejut dong murid laki-laki dan guru berkata.
"Jadi apakah kamu benar-benar master kokikah?azy."
Tampaklah avi yang sudah pasrah dan avi berkata.
"Tidak,bukan ibu guru."
Kaget dong guru itu dan avi berkata.
"Saya bukan master koki."
"Saya hanya orang biasa saja."
"Bukan master koki."
"Dan Apalagi koki kerajaan."
"Tapi."
"Padahal ini hanya beberapa bumbuh kenapa dibilang enak?."
Terkejut dong guru itu dan avi berkata.
"Kan ini hanya daging yang aku masak setengah masak."
"Menaruh sebuah telur diatasnya dan banyak lainnya."
"Tapi kenapa anda berkata begitu,ibu guru?."
"Aku tidak mengerti sama sekali yang anda katakan tadi?."
Kaget dong guru itu dan terdiam saja dan guru berkata.
"Ha,so-soal itu?."
"Ka-karena masakkanmu memang seperti master koki."
Avi berkata.
"Begitu ya,ibu guru."
Kebesokan harinya tampak avi yang lagi berjalan-jalan dan tampak ada seseorang berjubah hitam yang memegang pisau diatas bangunan dan ssketika orang itu menyerang avi dengan cepat tapi avi mengetahuinya dan avi langsung bergerak dengan cepat dan menjatuhkan orang itu ketanah.
Tampaklah orang itu kesakitan karena kekuatan avi menahannya dan tampak dia seorang manusia setengah hewan berupa kucing dan dia seorang wanita dan avi berkata.
"Siapa orang menyuruhmu!."
Orang itu berkata.
"Sakit!!!."
"To-tolong lepasi aku!!!."
Avi berkata.
"Cepat katakan segera!."
Orang itu berkata.
"Baik-baik-baik!."
"Aku akan katakan segera!."
"Orang yang menyuruhku adalah."
"Salah satu tangan kanan kekaiti!."
Avi terkejut dong dan avi berkata.
"Kekaiti?."
Orang itu berkata.
"Iya!."
Avi berkata.
"Dan siapa orang yang mengkorupsi yang kerajaan ini."
"Segera katakan segera!."
Orang itu berkata.
"Tidak akan!."
"Kamu pikir aku mengetahui orang itu!."
Avi berkata.
"Iya,karena mata-mata akan berbagi demgan mata-mata lainnya."
Orang itu berkata.
"Aku tidak tau sama sekalipun!."
Tampaklah seketika avi tersenyum jahat karena avi akan bercanda dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Kamu tidak memberitau ya."
Tampaklah orang itu terkejut dong dan orang itu berkata.
"A-apa maksudmu!."
Tampaklah avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Karena kamu tidak akan beritau aku."
Seketika avi mangkin tersenyum jahat dan orang itu ketakutan dong dan avi berkata.
"Lebih baik aku akan menikmatimu sajalah."
Seketika orang itu ketakutan dong dan orang itu berkata.
"Tidak!!!!."
"Jangan lakukan!!!."
"Kamu mohon!!."
"Jangan lakukan!!!."
Avi berkata.
"Aku akan menikmatimu kayaknya."
"Seperti memegang payudaramu itu."
"Dan menggoyang-ngoyangkannya."
Seketika orang itu mulai ketakutan dong dan orang itu berkata.
"Ja-jangan!!!."
"Jangan lakukan itu!."
"A-aku mohon!!!."
"Jangan lakukan itu!!!."
Avi tampak mangkin tersenyum jahat dan avi berkata.
"Dan aku akan menseksmu sepuasnya!."
Seketika mangkin ketakutan dong dan sampai-sampai menangis dong dan orang itu berkata.
"To-tolong jangan lakukan itu kepadaku!."
"A-aku mohon jangan lakukan itu kepadaku!."
"Aku mohon jangan lakukan!."
Tampaklah avi mangkin tersenyum jahat dan avi berkata.
"Ataukah?."
"Aku akan seksmu disinikah?."
Mangkin ketakutan dong orang itu dan avi berkata.
"Karena posisi tubuhmu ada dibawahku."
"Dan karena itu akan aku lakukan kayaknya."
Tampaklah avi mangkin tersenyum jahat dong dan orang itu mangkin menangis sejadi-jadinya dong dan orang itu berkata.
"Tolong jangan lakukan itu kepadaku!."
"Aku mohon kepadamu."
"Aku mohon jangan lakukan itu kepadaku!."
"O-orang yang mengkorupsi uang kerajaan adalah."
"Refli."
Kaget dong avi karena avi mengetahui orang itu dan orang itu berkata.
"Dia adalah anak jenderal kekaiti."
"Jadi aku mohon jangan lakukan!."
"Kan sudah aku katakan sebenarnya."
"Jadi aku mohon jangan lakukan kepadaku!."
"Aku mohon."
"Aku mohon kepadamu."
"Aku mohon!."
"Aku mohon jangan lakukan itu kepadaku!."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Baiklah."
"Aku lepaskan dirimu."
Avi berkata didalam dirinya.
"Refli kalau tidak salah orang waktu itu ya."
"Yang mana dia ketakutan ketika melihatku dan mau memukulku."
Avi berkata dengan mulutnya.
"Baik,aku bebas sekarang."
Seketika avi berdiri dan avi berjalan menujuk dia tuju sambil berkata.
"Dah,sampai jumpah wanita kucing."
Seketika orang itu malu dong dan orang itu berkata.
"Wa-wanita kucing!."
Tampaklah orang itu terus melihat avi yang mulai menjauh dan kebesokan harinya tampak orang itu melaporkan kepada tangan kanan kekaiti disebuah ruangan dan tampak dia berlutut dihadapan orang itu yang ada disinggasananya dan dia berkata.
"Lapor tuan."
Orang itu berkata.
"Ada apa?."
Dia berkata.
"Saya tidak berhasil membunuh orang itu."
Orang itu berkata.
"Kenapa kamu tidak bisa membunuhnya."
Dia berkata.
"Dia samgat kuat sekali."
"Dan cepat sekali."
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah orang itu tersenyum jahat dan orang itu berkata.
"Caritau siapa informasi dari orang itu segera."
Dia berkata.
"Baik,tuan."
Tampaklah avi mengetahuinya didalam kelas dan kebesokan harinya tampak avi yang sudah pulang dari sekolahnya dan tampak sedang berjalan-jalan dikota negara jomblo dan avi berkata didalam dirinya.
"Lebih baik aku menangkap mereka segera."
"Karena kekaiti akan mulai berperang lagi."
Seketika avi tersenyum jahat dan tampak orang tangan kanan kekaiti ada disinggasananya disebuah ruangan dan orang itu berkata.
"Haaaaa."
"Sepertinya orang murid baru itu akan merusak rencanaku."
Seketika ada yang berkata.
"Benarkah begitu?."
Seketika kaget dan terkejut dong orang itu dan melihat seseorang duduk diatas singgasananya bagian belakang singgasananya dan orang itu berkata.
"Siapa dirimu sebenarnya?!."
__ADS_1
Tampaklah orang itu tersenyum jahat saja