
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang sedang makan jagung meletus diruang kerjanya avi akan seketika avi kaget dan terkejut sekali dong dan avi berkata.
"Apa?!."
"Gimana itu bisa terjadi?!."
"Kenapa orang-orang itu berada dimereka itu tersebut?!."
Tampaklah para pelayan avi kebingungan sekali dong karena avi seketika terkejut sekali dan serena berkata.
"Ada apa my lord?."
"Apa yang sedang terjadi kepada?."
"Kenapa anda terkejut sekali begitu ya,my lord?."
Avi berkata.
"Tidak,tidak apa-apa kok."
"Hanya saja kayaknya para orang-orang para musuh akan kesini dengan mesin modern sekali ditubuh mereka masing-masing."
Seketika para pelayan avi terkejut dong dan Serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Kayaknya ada yang bisa membuat mesin modern ya,my lord?."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaa."
"Begitu ya,serena."
"Iya,kamu benar serena."
"Kayaknya ada yang bisa membuatnya begitu canggih sekali ya?."
"Hmmmm?."
"Siapa ya,yang membuat mesin itu tersebut?."
"Kalau itu jatuh ketangan orang yang benar-benar bodoh atau yang salah."
"Maka akan menjadi menakutkan sekali kalau digunakan orang-orang itu tersebut."
"Haaaaaaaaa."
"Mungkin begitulah kayaknya aku ketahui sih?."
"Hmmmmm?."
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi sedang duduk bersama dengan para bawahannya dan bersama dua pasukan dari kaisar dan raja negara jomblo akan tetapi pemimpin negara jomblo dan kaisar ada disitu juga dan tampaklah mereka duduk dibawah salah satu pohon bersama avi juga dan.
tampaklah para bawahan avi dan pasukan dari kedua pemimpin negara itu sedang berbicara satu sama lain tentang terkaitnya orang-orang yang memakai mesin modern ditubuh mereka yang ada dipihak para musuh.
Tampaklah para bawahan avi dan pasukan dua pemimpin negara itu juga saling mencerita tentang cerita seram atau lain semacamnya dan ada seketika ada mengangkat tangannya dari pasukan kaisar dan orang itu berkata.
"Anu,raja avi?."
Avi berkata.
"Iya,ada apa ya?."
Orang itu menurunkan tangan kanannya dan orang itu berkata.
"Apakah anda memberitau cerita seram,raja avi?."
"Cerita seram itu yang menakutkan sekali tapi singkat saja."
Avi berkata.
"Hmmmm?."
"Cerita seram dan singkat ya?."
"Hmmmm?."
"Apakah adakah?."
Tampaklah pasukan lainnya memarahi orang itu karena sopan menanyak hal tidak seharusnya apalagi mereka memberitau kalau cerita seram yang singkat tidak ada sama sekali dan orang itu berkata.
"Apakah ada raja avi?."
"Kalau tidak ada."
"Yah,tidak apa-apa deh raja avi."
Seketika avi tersenyum dong dan avi berkata.
"Ada kok."
"Cerita seram yang menakutkan sekali tapi singkat saja."
Terkejut semua orang yang sedang duduk disitu semua dan orang itu berkata.
"Ehg!."
"A-apakah adakah raja avi cerita seram yang menakutkan sekali dan singkat saja?."
"Setahu saja tidak ada deh,raja avi?."
"Kenapa anda menjawab pertanyaan saya ini tersebut,raja avi?."
Avi berkata.
"Tidak apa-apa kok."
"Setiap orang-orang akan pastih bertanyak yang tidak masuk akal sama sekali."
Orang itu berkata.
"Begitu ya,raja avi."
Avi berkata.
"Ada kok cerita seram yang menakutkan sekali dan singkat saja."
"Aku akan menceritakan cerita seram yang menakutkan sekali dan singkat saja."
"Baiklah."
"Ada seseorang yang terus-menerus berbuat dosa."
"Akan tetapi dia sadar yang dia lakukan adalah suatu dosa yang selama ini dia perbuat."
"Dan dia ingin berubah atau bertaubat kepada tuhan."
"Akan tetapi."
"Kebesokan harinya adalah dia sudah tiada."
"Dan itulah cerita singkat tapi seram dan menakutkan sekali.
Tampaklah seketika orang-orang yang ada disitu terkejut semua dong karena mereka tidak percaya dengan cerita yang avi ceritakan oleh avi itu tersebut dan tampaklah dua pemimpin negara itu tersebut juga terkejut dengan hal itu tersebut dan raja negara jomblo berkata.
"A-avi apakah itu tadi cerita seram yang begitu menakutkan sekali tapi singkat saja?."
Avi berkata.
"Yah,itulah ceritanya itu tersebut."
"Karena dia meminta cerita seram tapi singkat sajakan?."
Orang itu berkata.
"I-iya,raja avi."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Orang itu berkata.
"Akan tetapi raja avi."
Avi berkata.
"Ada apa?."
Orang itu berkata.
"Tapi cerita itu sama sekali tidak seram-seramnya sama sekali,raja avi?."
Avi berkata.
"Kan kamu yang minta cerita seram yang menakutkan sekali tapi singkat saja."
"Yah,memang terdengar tidak seram yang menakut sekali."
"Kan cerita singkatkan?."
"Sama saja tidak seram-seramnya sama sekali."
Orang itu berkata.
"Begitu ya,raja avi."
Avi berkata.
"Apakah kalian tau arti cerita singkat itu tersebut?."
Terkejut dong semua orang-orang yang ada disitu dan raja negara jomblo berkata.
"Apa artinya avi?."
"Dari cerita singkat yang kamu ceritakan itu tersebut?."
Avi berkata.
"Artinya adalah."
"Kalau kalian berbuat dosa seketika kalian sadar kalau yang kalian perbuat adalah sebuah dosa."
"Maka segera bertaubat kepada tuhan."
"Sebelum kematianmu menantimu tapi belum bertaubat sama sekali."
"Banyak orang-orang yang berbuat dosa tapi dia sadar kalau itu adalah sebuah dosa yang dia lakukan."
"Tapi dia belum bertaubat sama sekali kepada tuhan."
"Dia akan menyesal yang apa dia perbuat dan dia kerjakan itu tersebut."
Orang itu berkata.
"Oo,begitu ya raja avi."
Raja negara jomblo berkata.
"Begitu ya,avi."
"Hmmmmm?."
"Memang benar sih."
"Kalau anak mudah tidak mau bertaubat kepada tuhan sama sekali sih."
"Yang mana mereka sering melakukan hal-hal begituan kepada seorang wanita yang bukan istrinya."
"Baik,aku mengerti sekarang apa itu cerita seram yang begitu menakutkan sekali tapi singkat saja."
"Walaupun terdengar tidak seram sama sskalipun."
"Tapi aku sekarang apa itu arti cerita seram yang sesungguhnya tapi singkat juga."
Avi berkata.
"Begitu ya,raja negara jomblo."
Seketika avi melihat kearah langit dong dan avi berkata.
"Apakah kalian taukah diluar sana masih ada yang berbuat dosa."
"Tapi tuhan masih memberi mereka kecukupan."
"Walaupun mereka tidak bertaubat sama sekali kepadanya."
"Dan walaupun dia tidak menyembahnya sama sekalipun kepadanya."
"Apakah kalian taukah kalau tuhan itu maha pemurah dan maha pengasih."
"Walaupun sebanyak-banyak apapun kita melakukan dosa."
"Tuhan senantiasa menungguh kita untuk bertaubat kepadanya dan kembalik menyembahnya."
"Dan tuhan juga menutup aib kita yang telah kita yang melakukan dosa besar."
"Tuhan juga tidak marah sama sekali kepada kita yang berbuat dosa"
"Karena tuhan tau kalau kita akan kembalik kepadanya dan bertaubat kepadanya."
"Apakah kalian taukah kalian."
"Apa yang setelah terjadinya kematian kita?."
Tampaklah orang-orang disitu semua mencoba memikirkan hal avi bilang itu tersebut dan salah satu orang mengatakan.
"Mungkin renkarnasi kah?."
"Yah,mungkin kita akan dihidupkan lagi oleh tuhan."
"Karena orang-orang lain mengatakan itu semua."
Seketika avi tersenyum dong sambil melihat kearah langit dan avi berkata.
"Begitu ya."
__ADS_1
"Tapi itu bukanlah jawabannya sama sekali."
Orang itu berkata.
"Jadi apa dong raja avi?."
Avi berkata.
"Jawabannya adalah."
"Kita tetap akan mati."
"Kita tidak akan dihidupkan kembalik apalagi direnkarnasikan oleh tuhan."
"Karena untuk apa sudah kematian dihidupkan kembalik?."
"Akan begitu menyeramkan sekali dan apalagi itu bodoh sekali."
"Kalau tuhan seperti itu memang tuhan paling buruk bagiku."
"Karena setiap jiwa tidak akan dihidupkan apalagi direnkarnasikan kedunia."
"Karena itu tidak masuk akal sama sekalipun dan tidak akan berguna sama sekalipun."
"Kalau ada yang dihidupkan kembalik oleh tuhan."
"Maka dia telah diberi kesempatan oleh tuhan untuk berubah dan beribadah kepadanya."
"Karena jarang ada tuhan menghidupkan para makhluk lainya."
"Dan apalagi kalau itu tuhan yang berhendak menghidupkannya lagi."
"Hei,apakah kalin tau."
"Kita akan dibangkitkan lagi oleh tuhan loh."
Tampaklah orang-orang disitu semua kebingungan dong dan orang itu berkata.
"Dibangkit kembalik?."
Avi berkata.
"Iya,dibangkitkan kembalik."
"Dibangkit kembalik yaitu dihidupkan kembalik."
"Akan tetapi itu pada hari akhir dunia."
"Karena pada hari itu tuhan akan menghakim kita semua loh."
"Dan apakah kalian tau siksaan neraka?."
Orang itu berkata.
"Hmmm?."
"Mungkin dicambukkah?."
"Atau ditusuk sampai mati dan dihidupkan kembalikkah?."
Avi berkata.
"Iya,itu salah satunya."
"Tapi siksaan neraka itu yang bagi suka berbuat dosa besar sekali."
"Seperti menari-menari tidak jelas sama sskali dan hanya untuk mengoda para wanita atau para laki-laki saja."
"Maka dia akan mendapatkan balasannya dihari itu juga."
"Apalagi yang suka memakai baju ketat kurang ketat lagi."
"Maka dia akan mendapatkan balasan dihari kelam nantinya."
"Pakai pakaian ketat kurang ketat itu terjadi pada wanita dan apalagi juga ada pada laki-laki juga."
"Biasanya hanya memamerkan lekuk tubuhnya saja untuk mengoda seseorang."
"Dan apalagi ada bagian terbuka dari pakaian bagi wanita."
"Maka itu semua saja dia memakai baju tapi telanjang."
"Dan untuk apa dia pakai baju tapi ada bagian yang terbuka dan apalagi ada yang menampakkan auratnya."
"Lebih dia telanjang bulat kalau dia pakai baju begituan sama sekalipun."
"Dan apakah kalian taukah."
"Kalau kita akan dipertanggung jawaban oleh para malaikat nantinya pada dialam kubur nantinya."
"Kalau dia tidak mampu maka dia akan disiksa habis-habisan oleh para malaikat yang bertugas dialam kubur nantinya."
"Dan itulah bertaubatlah sebelum terlambat."
Tampaklah orang-orang itu disitu semua terdiam menundukkan kepalah mereka masing-masing dan tampaklah avi seketika tersenyum sambil melihat kearah langit dan tampaklah kebesokan harinya tampaklah avi ada diruang kerjanya dan tampaklah para jenderal avi ada diruang kerja avi dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaa."
"Baiklah,waktunya sudah tiba ya."
"Seranglah mereka-mereka itu tersebutt."
Para jenderal avi berkata.
"Baik,my lord."
Tampaklah orang-orang para musuh yang memakai mesin modern ditubuh mereka masing-masing seperti manusia setengah robot itu tersebut dan tampaklah para musuh itu sedang berjalan kearah kota avi tinggali itu tersebut dan tampaklah orang-orang begitu senang dan bahagia sekali karena mereka mengira mereka akan menyerang kota avi tinggali itu tersebut.
begitu mudah sekali dan mereka juga meremehkan orang-orang didalam kota avi tinggali itu tersebut dan seketika mereka berhenti berjalan karena ada tujuh jenderal avi ada didepan mereka semua yang lagi berdiri menungguh mereka dari tadi dan tampaklah para musuh kesal dong karena para jenderal avi menghalangi jalan mereka menujuk kekota avi tinggali itu tersebut dan salah satu para musuh itu berkata.
"Cih!."
"Woi,kalian menghalangi jalan kami loh."
"Yang kami tujuk kesuatu kota."
Seketika dery tertawak dong dan dery berkata.
"Oh,begitu ya."
"Baik-baiklah kalau begitu."
"Apakah kalian benar-benar mau menyerang menujuk kota ex tiziokah?."
Orang itu berkata.
"Cih!."
"Iya,kenapa?!."
"Apa masalah bagimukah?!."
"Hah?!."
Dery berkata.
"Kami akan menghabisi kalian semua loh."
"Karena kami diutus oleh tuan kami sendiri untuk membantai kalian semua loh."
Orang itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Oke,baik kalau begitu."
"Waktunya dimulai."
Seketika para musuh bergerak menyerang para jenderal avi semua akan tetapi para jenderal avi bisa menahan mereka semua dan tampaklah para musuh mulai kelelahan karena para jenderal avi masih bisa menahan serangan mereka walaupun dengan sangat begitu cepat sekalipun dan tampaklah para musuh membuat strategi baru untuk menyerang para jenderal avi itu semua.
Tampaklah para jenderal avi masih mampun menahan serangan para musuh itu tersebut akan tetapi para jenderal avi tidak mampu menyerang para musuh karena kecepatan begerak para jenderal avi begitu lambat sekali karena kekuatan asli mereka dikunci oleh avi dan tampaklah para musuh tidak belum bisa menyerang para jenderal avi dan para musuh memprovokasi para jenderal avi akan tetapi para jenderal avi tidak terprovokasi kepada mereka karena mereka mendengar hal-hal begitu seribu kali.
Tampaklah para musuh mulai berhenti menyerang dan tampaklah mereka memikirkan untuk menyerang para jenderal avi itu semua dan tampaklah mereka seketika mendapatkan jawabannya dan mereka tampak seketika tersenyum jahat semua dan tampaklah para musuh mulai bergerak lagi akan tetapi kecepatan mereka sangat begiti cepat sekali dan tampak kecepatan mereka melebihi cahaya dan suara dan tampaklah para musuh mulai bisa melukai para jenderal avi itu semua dan tampaklah para jenderal avi itu semua diserang habis-habisan oleh para musuh itu tersebut.
Tampaklah para jenderal avi itu semua tidak berdaya sama sekali ditanah dan tampaklah para musuh tersenyum jahat dong sambil melihat para jenderal avi tidak berdaya diatas tanah dan tampaklah para jenderal avi mulai berdiri lagi dan tampaklah mereka masih belum.
bisa menyerang lagi dan tampaklah seketika para musuh bergerak lagi dengan begitu cepat sekali untuk menyerang para jenderal avi itu semua dan tampaklah para jenderal avi tampak mangkin tidak berdaya diatas tanah dan para jenderal avi mulai berdiri lagi untuk menyerang para musuh dan rifer berkata.
"Ini bagaimana lagi ya?."
"Kekuatan asli kita telah dikunci oleh my lord avi pada waktu itu."
"Kita harus gimana sekarang ya?."
Serty berkata.
"Mungkin kita harus menghalangi mereka dengan tubuh kita sendiri."
"Walaupun kita akan tewas ditempat."
Rifer berkata.
"Begitu ya."
Seketika ada yang berkata.
"Apakah kalian tidak bisa melawan mereka semuakah?."
Seketika para jenderal avi terkejut dong dengan suara itu tersebut dan tampaklah dibelakang para jenderal avi adan seseorang yang berjalan kearah para jenderal avi itu tersebut dan tampaklah orang itu mengenakan topeng dan baju berwarna hitam pekat dan tampaklah seketika seseorang itu berhenti berjalan dan seketika para jenderal avi berlutut dihadapan seseorang itu tersebut dan rifer berkata.
"Kami minta maaf my lord!."
"Kami tidak bisa melawan mereka itu semua karena tanpa kekuatan asli kami yang telah anda kunci waktu itu tersebut."
Seseorang itu berkata.
"Begitu ya,rifer."
Tampaklah para musuh kebingungan sekali dong karena mereka tidak tau siapa orang itu tersebut dan para jenderal avi juga berlutut dihadapannya dan sebenarnya seseorang bertopeng itu adalah avi yang mengenakan sebuah topeng yang dia beli waktu itu dan avi seketika avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya,mereka benar-benar kuat ya,bagi kalian ya?."
Rifer berkata.
"Iya,my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Baliklah kalian semua kekota sekarang juga."
Para jenderal avi berkata.
"Baik,my lord."
Seketika para jenderal avi menghilang dan tampaklah avi berjalan kearah para musuh itu tersebut dan avi seketika berhenti berjalan didepan para musuh itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Kalian membuat tubuh kalian seperti manusia robot ya."
Kesal dong salah satu para musuh itu tersebut dan orang itu berkata.
"Cih!."
"Palingan juga kamu lemah seperti merekakan?."
"Dan kamu seolah kuat ya?."
"Apakah kamu taukah."
"Kami adalah pahlawan dunia lain loh."
"Jadi jangan berani-beraninya kamu kepada kami semua."
"Kamu itu lemah loh."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Apakah laki-laki seperti kalian yang mempunyai tampan sekali hanya untuk mengoda wanita dan dikelilingi oleh wanita sajakah?."
"Sama saja itu seperti sampah loh?."
Orang itu kesal dong dan orang itu berkata.
"Apa?!."
"Kamu bilang?!."
"Hah?!."
"Palingan juga kamu berwajah jelek sekalikan?."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Apakah kalian taukah."
"Kalau wajah tampan kalian itu hanya sementara saja loh."
"Karena tuhan bisa mengambil kembalik wajah tampan itu tersebut."
"Karena wajah tampan itu tersebut hanya pinjaman dari tuhan loh."
Orang itu berkata.
"Sangat berlagak suci deh."
"Palingan juga kamu irikan kepada kami yang laki-laki."
__ADS_1
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Apakah kalian taukah."
"Kalau ada dua laki-laki melebihi ketampanan kalian itu tersebut."
"Walaupun sekarang dia sudah tiada."
"Tapi dua orang laki-laki itu tersebut menyembarkan kebaikan."
"Dan tidak pamer dengan wajah tampan mereka itu tersebut dan apalagi wajah mereka seolah ada cahaya yang menyelimuti wajah tampan mereka itu tersebut."
"Jadi apakah kalian menggunakan wajah tampan kalian itu tersebut hanya mengoda wanita dan mau dikelilingi wajah saja."
"Dan itu sama saja tidak berguna sama sekalipun."
"Kalau kalian membuat kesesatan sekali."
"Sama saja kalian sampah."
"Dan benar-benar sampah loh."
Kesal dong orang itu dan orang itu berkata.
"Cih!."
"Kurang ajar dirimu!!!!!."
"Palingan kamu lemah sekali loh!!!!."
"Sekali serang kamu tewas loh!!!!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum jahat dong dibalik topengnya itu tersebut dan tampaklah avi seketika tertawak jahat dong dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Begitu ya."
Seketika kesal dong para musuh itu tersebut karena mereka seolah diremehkan oleh avi dan orang itu berkata.
"Kurang ajar dirimu!!!!."
"Jangan seolah kuat dirimu!!!!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Orang itu berkata.
"Cih!kurang ajar dirimu!!!!."
Seketika orang itu bergerak menyerang kearah avi begitu juga para musuh lainnya akan tetapi avi dapat menaha serangan mereka itu tersebut begitu mudah sekali dan tenang sekali karena gerakan mereka terlihat benar-benar lambat sekali oleh avi dan tampaklah para musuh kelelahan sekali dong untuk menyerang avi dan avi berkata.
"Ada apa?."
"Apakah perkataanmu itu seolah benarkah?."
"Padahal aku hanya memberitaumu saja."
"Akan tetapi kamu malahan sebaliknya tidak mau mendengar perkataanku."
Orang itu berkata.
"Berisik kamu!!!."
"Jangan seolah kamu kuat dulu ya!."
"Kamu akan mati sekali serangan kami ini tersebut!!!!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum jahat dong dibalik topengnya dan avi seketika menaruhnya pedangnya itu tersebut kedalam skills ruang hitam miliknya dan avi mengambil pedang kerisnya yang dia buat waktu itu dan avi seketika berjalan perlahan mendekati mereka itu tersebut sambil berkata.
"Begitu ya."
"Begitu ya."
"Apakah kalian dari bumikah?."
Terkejut dong para musuh itu tersebut karena para musuh itu terdiri dari mereka ssmua adalah orang-orang dari bumi yang terpanggil oleh pemain peperangan itu tersebut dan avi seketika tersenyum jahat dong dibalik topengnya itu tersebut dan seketika avi bergerak menyerah kearah para musuh itu tersebut dengan cepat sekali sangat-sangat melebihi cahaya dan suara tapi avi tidak menggunakan kecepatan.
sesungguhnya avi karena avi hanya menggunakan lima belas persen dari kekuatannya dan tampaklah para musuh itu diserang habis-habisan oleh avi dan tampaklah avi seketika memetik jarinya dan seketika ada cahaya dibelakang para musuh itu satu persatu dan tampaklah para musuh masuk kedalam cahaya itu tersebut karena keseimbangan mereka tidak setabil dan tampaklah para musuh mulai masuk satu persatu masuk kedalam cahaya itu tersebut dan tampaklah para musuh satu persatu mulai tidak ada disitu dan.
setelahnya tampaklah avi berhenti menyerang akan tetapi tampak ada satu musuh disitu dan orang itu seorang wanita yang pernah dipanggil kekaiti dan tampaklah orang itu masih bertahan dengan serangan avi itu tersebut dan tampaklah wanita tidak sanggup berdiri dan tampaklah orang itu menggunakan pedangnya sebagai alat berdirinya dan tampaklah avi berjalan mau pulang akan tetapi orang itu berkata.
"Tungguh sebentar!."
Seketika avi berhenti berjalan dan avi berkata.
"Ada apa?."
Orang itu berkata.
"Kenapa kamu menyisakanku saja?."
"Kemana para rekan-rekanku berada setelah masuk cahaya dibelakang mereka itu tersebut?."
Avi seketika tersenyum dong dibalik topengnya dan avi berkata.
"Tenang saja soal itu tersebut."
"Mereka berada yang tempat yang aman loh."
Kesal dong orang itu tersebut dan orang itu berkata.
"Mana mungkin itu!!!."
"Kamu itu orang jahat loh!!!!!."
Avi berkata.
"Aku memindahkan mereka itu semua kembalik kebumi."
Terkejut dong orang itu tersebut dan orang itu berkata.
"Apa?!."
"Ke-kembalik kebumi?!."
"Ma-mana itu bisa kembalik kebumi?!."
Avi berkata.
"Yah,itu memang sih."
"Tapi kalau tuhan berhendak gimana?."
Terkejut dong orang itu tersebut dan orang itu berkata.
"Apa?!."
"Kalau tuhan berhendak?!."
Avi berkata.
"Karena satu skills yang muncul pada diriku."
"Dan aku langsung menggunakannya kepada mereka itu tersebut."
Orang itu berkata.
"Be-begitu ya."
"Ta-tapi kenapa kamu tidak memulangkanku juga seperti mereka-mereka itu tersebut kebumi?!."
Avi berkata.
"Tenang saja soal itu tersebut."
"Karena aku tidak memulangkanmu kebimu."
"Karena tidak mempunyai siapa-siapa lagi dan kamu terus-menerus dihantui oleh perasaan putus asamukan pada dibumi?."
"Aku tidak tau kenapa ada pada dirimu."
"Tapi aku bisa melihat ingatanmu seketika pada saat aku menyerang itu tersebut."
Orang itu berkata.
"So-soal itu tersebut."
Avi berkata.
"Ha,tenang saja soal itu tersebut."
"Karena aku sudah mengerti kok."
"Dengan kondisimu itu tersebut."
"Dan itulah kenapa aku tidak memulangkanmu kebumi."
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi berjalan lagi kearah pulang akan tetapi tampaklah wanita itu tampak sedih sekali begitu dan orang itu berkata.
"A-anu?!."
"Ka-kamu siapa sebenarnya!."
Tampaklah avi tidak menjawabnya sama sekali karena avi mulai menjauh dengan dia dan orang itu berkata.
"Apakah kamu sebenarnya seorang dewa?!."
"Kenapa kamu bisa melihat ingatanku itu tersebut?!."
Tampaklah avi tidak menjawabnya sama sekali karena avi mulai mangkin jauh dari orang itu tersebut dan tampaklah orang itu tampak mangkin sedih lagi dan orang itu berkata.
"Begitu ya."
"Kayaknya aku sudah sekarang kayaknya ya."
Seketika wanita itu menangis dong dengan kedua tangan masih memegang pedangnya itu tersebut dan tampaklah kebesokan harinya tampaklah avi sedang berjalan menujuk yang dia tuju dan tampaklah avi mengenakan topengnya dia beli waktu itu dan avi juga memakai baju berwarna hitam pekat dam tampaklah avi berjalan menujuk.
sebuah desa yang begitu besar sekali dan tampaklah avi sudah masuk kedesa itu tersebut dan tampaklah avi melihat sekitarnya dan avi banyak melihat bangunan-bangunan disitu sebagian ada yang retak diinding bangunan-bangunan disitu dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Desa ini benar-benar kotor sekali ya."
"Dengan hal-hal begituan."
"Karena mereka melakukan suatu hal tidak boleh dilakukan."
Seketika avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi berkata.
"Yaitu **** dengan yang bukan istrinya sendiri."
"Memang mereka bodoh ya."
"Mereka hanya dibodoh-bodohin saja ya."
Seketika avi tersenyum lagi dong dibalik topengnya itu tersebut dan tampaklah avi seketika berhenti disebuah kuil dan avi melihat sekitarnya dan tampaklah avi kebingungan sekali dong karena orang-orang yang ada didesa itu tersebut tidak ada sama sekali yang muncul disitu dan tampaklah avi masuk kedalam kuil itu tersebut dan setelahnya avi berhenti berjalan karena avi sudah ada didalam kuil itu tersebut dan avi seketika avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Jadi ini ya yang terjadi disini ya?."
Seketika avi tersenyum lagi dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi berkata.
"Lebih baik aku hancurkan sajalah masalah ini tersebut."
"Karena aku tidak suka begituan sama sekalipun."
Tampaklah setelahnya tampaklah ada seseorang berjalan akan datang kesitu dan orang itu berkata sambil berjalan.
"Ha,memang enak sekali melakukan hal begituan kepada anaku yang wanita."
"Nanti aku akan melakukannya lagilah."
Tampaklah orang itu tampak bahagia sekali yang habis melakukan begituan keanak perempuannya dan tampak seketika dia terkejut sekali karena semua patung-patung yang ada didalam kuil hancur semua dan tampaklah ada seseorang anak muda yang mengenakan topeng dan baju berwarna.
hitam ada disitu dan anak muda itu berdiri sambil melihat patung-patung itu tersebut dan tampaklah orang itu kesal dong karena orang itu mengira anak muda itu yang menghancurkan patung-patung yang ada didalam kuil tersebut dan yang mana anak muda itu adalah avi yang lagi berdiri melihat patung-patung itu yang telah hancur semua dan orang itu berkata.
"Kurang ajar kamu anak muda!!!!."
"Kenapa kamu yang menghancurkan patung-patung yang ada disini tersebut!!!!."
"Kamu akan dikutuk oleh para dewa loh!!!!."
Tampaklah avi membalikkan badannya dan avi berkata sambil mengarahkan jari telunjuknya kesalah satu patung besar yang memegang kapak yang mana patung besar lainnya telah hancur tapi hanya patung itu saja yang tersisah.
"Lihat patung besar itulah yang menghancurkan patung-patung lainnya yang ada disini tersebut."
Orang itu berkata.
"Manalah bisa patung bisa bergerak."
Seketika avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi seketika berjalan kearah luar kuil itu tersebut dan avi berkata sambil berjalan.
"Jadi kenapa kamu menyembah patung yang tidak bergerak sama sekali."
"Apalagi tuhan tidak ada akan memerintahkan melakukan hal-hal kotor begituan kepada wanita yang bukan istrimu sendiri."
"Kamu salah menyembah tuhan loh."
Seketika avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut dan seketika orang itu kaget dan terkejut dong karena telinganya seolah dibisiki oleh avi yang lagi berjalan kearah luar kuil itu tersebut dan tampaklah orang itu terdiam seketika dan tampaklah avi tersenyum dong dibalik topengnya itu tersebut sambil berjalan meninggali desa itu tersebut.
__ADS_1