
Tampaklah avi yang lagi bersantai diruangannya tampak avi terlihat senang dan seketika avi teringat sesuatu dan avi berkata.
"Ha,mila."
Mila menjawab.
"Baik,ada apa my lord?."
Avi berkata.
"Kamu pernah berkata kalau dirimu dari bumi ya?."
Mila menjawab.
"Iya,my lord."
"Akan tetapi kenapa anda menanyakkan itu?."
Avi berkata.
"Tidak apa-apa."
Mila menjawab.
"Begitu ya."
Seketika mila tampak kebingungan dan mila berkata.
"Namun?."
Tampak avi menyadarinya dan avi berkata.
"Ada apa mila?."
Mila berkata.
"Apakah anda seseorang yang datang dari bumikah?."
Avi berkata.
"Iya."
"Aku memang berasala dari bumi sih."
"Tapi apakah ada orang lain selain kita berdua?."
Mila berkata.
"Saya tidak tau my lord."
"Setahu saya kalau masuk atau terpanggil kesini."
"Banyak cara."
"Seperti mati,terpindah sendiri,dan dipanggil oleh para petinggih menggunakan teknik ritual."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Namun sepertinya tidak tau banyak sih tentang dunia ini berada."
"Tapi aku hanya menganggap ini hanya sebuah mimpi saja."
Mila berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah serena mengintip dari balik belakang pintu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kamu daerah mana kamu tinggal dibumi?."
Mila berkata.
"Saya tinggal disingapura."
Kaget dong avi karena mengetahuinya dan avi berkata.
"Ehg!."
"Si-singapura?!."
Mila berkata.
"Iya,my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi gimana kamu datang kemari kedunia ini tersebut?."
Mila berkata.
"Pada waktu itu saya hanya membuka pintu dan seterusnya ada didunia ini."
"Saya pada saat mau keluar rumah."
"Saya telah datang kemari."
"Tapi saya telah menceritakan cerita aslinya."
"Walaupun hanya disedikit saja."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Mila berkata.
"Omong-omong anda gimana datang kemari?."
Avi berkata.
"Kalau tidak salah?."
"Hmmm?."
"Apa ya?."
Tampak mila kebingungan dan mila berkata.
"Ada apa my lord?."
"Apakah anda tidak ingatkah?."
Avi berkata.
"Yah,karena sering kali tidak memikirkan hal tersebut sih."
"Tapi?."
"Kayaknya aku ingat sekarang."
"Aku tewas ditempat karena aku ketabrak sebuah kendaraan."
Kaget dong mila dan mila berkata.
"Ke-ketabrak?!."
Tampak serena yang mengintip sangat kaget sekali karena dia mengetahui kebenaran avi dan mila berkata.
"Berarti anda tewas karena ketabrak sebuah kendaraan?."
Avi berkata.
"Iya."
Mila tampak kebingungan dan seketika mila memahaminya dan mila berkata.
"Berarti anda telah terpanggil karena anda tewas."
"Yang mana berarti anda renkarnasi!."
Kaget dong serena dan avi tampak kebingungan dan avi berkata dengan wajah polos.
"Begitu ya rupanya."
"Tapi aku menganggapnya jiwaku yang terlempar."
"Bukan renkarnasi."
Terkejut dong mila dan tampak kebingungan dan mila berkata.
"Ehg!."
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Kalau renkarnasi bagaikan tidak menyambungkan."
"Karena setahuku kalau renkarnasi adalah jiwa dulu terlahir kembalik."
"Tapi itu tidak menyambungkan."
"Karena apakah bisa?."
"Sebuah jiwa masuk kesebuah ketubuh laki-laki yang berupa ******."
Kaget dong mila dan terdiam dan mila berkata.
"Mungkin begitu kayaknya."
Avi berkata.
"Tidak akan mungkin ada yang percaya tentang dirinya renkarnasi."
"Karena sedari awal tentang renkarnasi tidak menyambungkan."
"Apalagi masuk kesebuah tubuh seseorang didunia ini?."
"Kalau sebuah jiwa masuk ketubuh seseorang maka itu disebut jiwanya yang terlempar."
Mila berkata.
"Begitu ya."
"Kamu tau banyak ya."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Haaaa."
"Sebenarnya aku banyak melihat film-film tentang jiwa terlempar."
"Dari indonesia."
"Yang bisa menjadi babi,anak bayi,nenek tua,kucing dan sebagainya."
"Haaaa."
"Memang indonesia memang kreatif ya."
Avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.
"Jadi kenapa kamu menanyakkan ini semua mila?."
Mila berkata.
"Karena?."
"Saya melihat anda mempunyai kapal selam tempur."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Akan tetapi kenapa kamu menanyakkan itu mila?."
Mila berkata.
"Soal itu?."
Tampak mila malu dan avi tampak kebingungan karena mila tampak malu dan avi berkata.
"Ada apa mila?."
Mila berkata.
"Tidak apa-apa!."
"Karena saya pernah melihat komik-komik tentang dunia lain."
"Mereka biasanya mencari kekuatan,mencari ketenangan,mencari kedamaian."
"Mereka biasa menjadi pahlawan paling kuat."
"Sampai-sampai dikaruniai oleh para dewa."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Mila berkata.
"Mereka biasa menjadi kesatria terkuat sepanjang sejarah."
"Sampai-sampai orang-orang mengenalnya semua."
"Mereka biasa mengalahkan raja iblis kalau tidak salah sih?."
"Tapi kalau disini menyebutnya raja kegelapan sih?."
"Tapi ada juga sebagian orang menyebut raja iblis bagi pemimpin iblis."
"Dan mereka biasa direbutkan oleh para wanita dan dicari para wanita."
"Mereka biasa mendapatkan banyak kekayaan berlimbah ganda."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Mila berkata.
"Jadi kenapa anda tidak seperti orang-orang lainnya!."
"Mereka biasa panik dan mereka berusaha sekuat mungkin menjadi terbaik."
"Dan mereka biasa bersemangat sekali menjelejahi dunia lain."
"Dan juga terlalu semangat."
"Sampai-sampai mereka tidak sadar sudah menjadi kuat."
"Karena mereka ingin menjadi terkuat."
"Tapi kenapa anda terlalu santai dan biasa saja?."
"Kenapa anda seperti sudah terbiasa?!."
"Tidak mau menjadi terkuat untuk dikenal semua orang."
"Dan dia akui menjadi terkuat sepanjang masa."
"Tapi anda sudah kuat tapi anda biasa saja."
"Dan tidak mau mencari perhatian?."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Haaaa,baik-baiklah begitu."
"Aku sebenarnya aku tidak mau menjadi terbaik dan kuat."
"Karena seseorang akan menjadi lemah dan menjadi terburuk."
"Kalau tuhan menghendaki."
"Karena mereka ingin dia akui sebagai tuhan."
"Karena kekuatan mereka."
"Sebenarnya yang mereka lakukan hanya bagaikan orang gila tanpa baju dan celana sambil berteriak-teriak tidak jelas."
"Begitulah mereka menurutku."
"Untuk apa kekuatan dipamerin?."
"Kalau mereka sadar tidak baik baginya."
"Mereka hanya ingin mendapatkan pujian orang-orang saja."
"Karena untuk apa mendapatkan kekuatan hanya dipamerin."
"Mereka hanya akan jaya kalau zamannya."
"Kalau sudah lewat zaman kejayaannya."
"Maka mereka akan lemah dan seperti orang bodoh saja."
"Karena kejayaan hanya sementara saja sih."
"Karena zaman masa kejayaannya telah habis."
"Diganti orang-orang yang kuat."
"Seperti peternak sapi yang bisa berlari secepat lebih dari kilat sambil membawak sapi."
"Haaaa."
"Sebenarnya aku malas menunjukkan hal tersebut."
"Karena untuk apa dan apa keuntungan memamerkan hal tersebut?."
"Kalau hanya dapat pujian saja."
"Kalau hanya mau mendapatkan pujian."
"Lebih baik diam saja seperti orang bodoh saja."
"Karena orang bodoh tidak sepertinya bodoh."
"Karena mereka sedang mengetahui sifat-sifat asli manusia lakukan."
"Mereka selalu tau membedakan seseorang dari nada suara dan eksperesi wajah mereka."
"Karena mereka selalu dapat hinaan dan cacian."
"Akan membosankan kalau terus menerus dimanfaatkan oleh manusia."
"Karena manusia akan memuji seseorang yang hebat."
"Dan seterusnya ditinggali karena tidak bermanfaat bagi mereka semua."
"Dan karena itulah aku malas atau tidak mau menunjukkan kekuatan asliku."
"Karena kekuatanku aku tidak tau batasnya mana karena aku tidak sepenuh menggunakannya."
"Haaaaa."
"Kamu pikir menjadi kuat gampang dan enak."
"Karena aku selalu bosan karena terlalu kuat dan tidak tau mengerjakan apa."
"Gampang ya gampang.".
"Tapi setiap kali mau menangkap sesuatu."
"Langsung?."
"Mati seketika."
Kaget dong serena dan mila dan avi berkata.
"Jadi itu saja aku yang bisa jawab."
Mila berkata.
"H-ha,be-begitu ya my lord!."
"Hehehehe!."
Avi berkata.
"Oh iya?!."
"Apakah ada raja kegelapan yang suka dangdutan?."
Tampak mila kebingungan dong dan mila berkata.
"Ehg!."
"Dangdutan?!."
Avi berkata.
"Iya."
"Tapi kayaknya dari eksperesimu tidak ada ya."
"Haaaa."
Dan tampak mila masih kebingungan dan mila berkata.
"Apa anda maksud?."
"Dan apa itu dangdutan?."
Avi kaget dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Dangdutan adalah?."
Tampak avi mencoba mengingatnya dan avi berkata didalam dirinya.
__ADS_1
"Sepertinya tidak mungkin dah ada raja kegelapan suka dangdutan kayaknya?."
Mila berkata.
"My lord ada apa?."
Avi berkata.
"Ehg!tidak apa-apa."
"Sepertinya tidak ada ya."
"Haaaa."
"Memang jarang sih."
"Kalau ada."
Seketika avi tersenyum jahat dan ketawak jahat kecil dan mila tampak kebingungan apalagi serena dan mila berkata.
"Ada apa my lord?."
Avi berkata.
"Tidak apa-apa kok."
Mila berkata.
"Begitu ya."
Avi tampak tersenyum dan avi berkata.
"Sebenarnya zaman kejayaan kalau mereka melakukan kesalahan saja."
"Akan berakibatkan kebangkrutan."
"Dan karena itu aku sudah mengetahuinya."
"Mereka akan sombong mereka miliki atau mereka lakukan."
"Tapi mereka akan sadar kalau mereka lakukan akan berakibat kesalahan."
"Karena mereka sombong dan mereka menganggap mereka kuat dan bisa apa saja menurut mereka."
"Akan tetapi mereka akan tau kalau mereka lakukan adalah kesalahan besar."
"Dan menganggap yang lain lemah dan biasa saja menurut mereka."
Avi berkata didalam dirinya.
"Sebenarnya aku mengetahuinya dari kerajaan gajah mada karena mereka sombong dengan sumpah palapa dan mau menyatukan atau menaklukan kerajaan-kerajaan lain."
"Tapi mereka bangkrut."
"Dan banyak hal lainnya seperti dinasti,bani,kerajaan,dan lain sebagainya."
"Haaaa."
"Tapi akan berbedah-bedah sih menurutku."
Avi berkata didalam dirinya.
"Aku tidak suka dengan banyaknya wanita-wanita yang menyukaiku."
"Dan untuk apa mempunyai banyak wanita-wanita hanya mereka hanya mau terlihat kuat."
"Haaaa."
"Tapi begitulah letak masuk akal dari perkataanmu yang tadi."
"Tentang orang-orang dari bumi tersebut."
Mila tersenyum begitu juga serena dan mila berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Oh iya."
"Dari tadi serena mengintip sepertinya."
Kaget dong serena begitu juga mila dan mila langsung melihat kearah pintu dan serena kabur dan tampak avi tersenyum saja dan kebesokan harinya tampak avi bersantai diruangannya dan avi berkata didalam dirinya.
"Oh iya."
"Sepertinya zers dan fahar telah banyak perbatasan antar kerajaan lain."
"Karena itu adalah perintahku."
"Karena mereka memberitau tentang mana batas wilayahku dan lautan."
"Oh iya."
"Sepertinya aku akan jalan-jalan kayaknya."
"Hmmm."
"Kemana ya?."
Tampak avi mencoba memikirkan hal tersebut dan seketika avi telah menemukan avi akan tuju dan avi berkata didalam dirinya.
"Oh,sepertinya aku akan kesana sepertinya."
Dan seketika avi tersenyum jahat karena avi sedang mau melakukan hal sesuatu dan tampak vema,serena,mila tampak kebingungan dan avi seketika berdiri dari kursinya dan berpindah tempat dan tampak mereka bertiga hanya terbengong karena sudah tau tersebut dan serena berkata.
"Haaaa."
"Memang my lord suka pergi ya?."
Mila berkata.
"Sepertinya begitu."
"Haaaaa."
Mereka bertiga berkata.
"Kayaknya my lord sedang melakukan sesuatu sepertinya!."
Tampaklah avi berkeliling sebuah desa yang seperti tidak layak huni tampak avi berjalan-jalan sambil menyamar menjadi anak kecil berambut biru muda dan bermata hitam yang memakai baju compang-camping seperti tidak layak pakai.
Tampak avi berkeliling sambil melihat desa itu dan ssketika avi berhenti berjalan karena ada sebuah bunga yang terlihat bagus bagi avi dan seketika avi jongkok melihatnya akan tetapi ada tiga bangsawan mendekati avi dan tiga bangsawan itu berhenti berjalan dan salah satu berkata.
"Gimana kamu menanyai anak miskin itu."
Salah satu(sebut si A)berkata.
"Baik."
Si A berjalan mendekati avi dan setelahnya berhenti dan si A berkata.
"Permisi?!."
Avi sadar dan langsung berdiri dan melihat kearah orang itu dan avi berkata.
"Iya,ada apa?."
Si A berkata.
"Apakah kamu melihat seorang anak laki-laki ada disini?."
Avi menggelengkan kepalahnya dan avi berkata.
"Tidak."
"Tapi disini banyak anak laki-laki yang anda lihat."
Si A berkata.
"Begitu ya."
"Dia berambut antigue white."
"Dan bermata hijau."
Tampak avi mencoba mengingat tentang hal tersebut dan avi berkata.
"Tidak,sepertinya."
Si A berkata.
"Begitu ya."
"Tapi kalau melihatnya bilang ya."
Avi berkata.
"Iya,kakak."
Tampak si A tersenyum dan avi berkata.
"Kenapa kakak ada disini?."
"Kan jarang ada orang-orang yang memakai baju terbuat dari sutra tersebut."
Kaget dong si A dan si A berkata.
"Ehg!."
"Ha,soal itu."
"Kami adalah seorang bangsawan."
Avi berkata.
"Ooh,begitu ya."
"Tapi seharusnya bangsawan tidak ada disini."
Si A tersenyum dan si A berkata.
"Tenang saja."
Tampak si A mencoba melihat sekitar untuk mendeteksi anak tersebut sambil berkata.
"Tapi kayaknya memang benar tidak ada yang orang-orang yang kuat ya."
Tampak avi kebingungan dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apa maksud kakak?."
Dan dua bangsawan si A dan setelahnya orang itu berkata.
"Gimana ada tanda-tanda anak itu?."
Si A berkata.
"Kayaknya tidak ada."
"Tapi?."
Si A melihat kearah avi dan si A berkata.
"Semua kekuatan yang ada."
"Hanya dia yang kuat antara para warga desa."
"Hanya dia yang kuat."
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
"Kalau begitu kita cari tempat lain sekarang juga."
Si A berkata.
"Baik."
Dua bangsawan mulai berjalan dan si A berkata.
"Ini ambillah?."
Tampak si A mengasihkan sebuah kantong kain dan tampak avi kebingungan dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apa ini?."
Si A langsung mengasihkan ketangan avi dan si A berkata.
"Ini adalah sebuah material yang kamu bisa jual kembalik."
Tampak avi masih kebingungan dan avi membukanya dan avi berkata.
"Iya,sih."
"Tapi untuk apa?."
Si A langsung pergi dan tampak avi masih kebingungan dan avi tidak memperdulikan hal tersebut dan avi berjalan-jalan lagi dan tampak avi yang lagi berjalan tampak berhenti dan melihat seseorang berjubah cokelat yang ada ditempat sampah dalam keadaan terluka para dan avi langsung mendekatinya dan avi berkata.
"Apakah anda baik-baik sajakah?."
Tampak orang itu tidak menjawabnya dan avi menyembuhkannya dan avi berkata.
"Apakah anda orang sini?."
Tampak orang itu ketiduran dan avi sudah mengetahuinya dan mengangkatnya dan tampak avi menggendongnya dipunggung avi dan avi berkata.
"Haaaa."
"Sepertinya anda bukan orang sini ya?."
Tampak orang itu setengah sadar dan avi berkata.
"Tapi kayaknya anda harus hati-hati dengan daerah ini tersebut."
"Tapi?."
"Kenapa anda ada disini?."
Tampak seketika avi berhenti berjalan karena tiga bangsawan itu ada didepan avi dan avi pun senang dan avi berkata.
"Ha,ini yang an-."
Orang itu berkata.
"Kamu adalah penculik!."
Tampak avi kebingungan dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apa anda katakan sebenarnya?."
"Aku tidak ta-."
Orang itu berkata.
"Diam kamu orang bodoh tidak tau diri!."
Avi pun sudah tau dan avi sudah pasrah dan orang itu menyuruh si A dan satunya mengangkat orang tersebut dan orang itu berkata.
"Sekarang kamu ditahan penculik!."
Avi tampak masih kebingungan dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apa maksu-."
Seketika avi ditumbangkan badannya oleh orang tersebut dengan kekuatan kecepatannya dan orang itu berkata.
"Kamu ditahan sekarang juga!."
Avi berkata.
"Pastih and-."
Seketika avi dibuat pingsan dan orang itu telah membuat avi pingsan dan si A berkata.
"Apakah baik-baik saja membuat dia pingsan?."
Orang itu berkata.
"Iya."
"Karena dia seorang penculik!."
Dan tampak avi disiksa habis-habisan dan salah satu berkata.
"Kenapa kamu tidak berkata sama sekali!."
"Katakan segera!!!."
"Dasar penjahat!!!!."
Tampak avi ditampar dengan kuat dan avi dipukul dengan pukulan kayu sampai pukulannya patah dan salah satu berkata.
"Cih!."
"Dia masih menutup mulut ya."
Dan avi terus melihat mereka dan avi berkata didalam dirinya.
"Aku tidak tau sama sekali dengan hal ini."
"Karena masih yang belum aku ketahui."
"Mengapa aku dituduh dan disiksa?."
"Haaaa."
"Aku juga malas sekali kayaknya hal ini."
Dan seketika orang diselamarkan avi terbangun dan berlari mencari avi dan sudah mau memasuki ruangan avi disiksa akan tetapi pundaknya dia langsung ditarik dan orang yang menariknya adalah orang yang menuduh avi sebagai penjahat dan orang diselamatkan avi berkata.
"Woi!."
"Kenapa kamu menarik pundakku!."
"Aku haru-."
Orang itu berkata.
"Dia seorang penjahat."
"Untuk ap-."
Orang itu(sebut diselamatkan)berkata.
"Dia bukan seorang penjahat!."
"Dia menolongku!."
"Tolong lepasih sekarang juga!."
"Aku harus menyelamatinya."
Dan orang yang menuduh avi melepasihnya dan orang diselemati avi berlari masuk kedalam dan setelahnya orang yang diselamati avi langsung membuka rantai-rantai yang diikat kepada avi dan orang-orang sana hanya terdiam dan salah satunya berkata.
"A-apa anda lakukan?!."
"Dia seorang penjaha-."
Orang yang diselamati avi berkata.
"Dia bukan orang jahat!."
Orang-orang kaget dong dan orang yang avi selamat berkata.
"Woi!."
"Apakah kamu baik-baik sajakah?."
Dan seketika avi terjatuh ketanah dan membuat orang-orang kaget dong dan orang yang avi selamatkan seketika marah dan berkata.
"Kurang ajar!."
"Bawak dia dan sembuhkan dia sekarang juga!!!!."
Mereka menjawab.
"Baik!!!."
Avi dibawak oleh si A kesebuah kamar dan menaruhnya ketempat tidur dan pada dia mau mengambil sesuatu akan seketika dia mendengar bunyikan suara tulang dan dia kaget dong dan melihat kearah avi dan dia mangkin kaget sekali karena semua luka-luka avi seketika sembuh dan hanya terdengar bunyikan tulang yang bergeser untuk kembalik normal.
Dan dia hanya terdiam saja karena dia tidak tau apa-apa dan seketika avi bangun dan melihat sekitar dan si A berkata.
"Apakah kamu sudah sadarkah?."
Avi melihat kearah si A dan berkata.
"Kamu siapa?."
"Dan ini ada dimana?."
Tampak avi masih melihat sekitar dan si A berkata.
"Ini ada dikastil."
Avi berkata.
"Eheee,begitu ya."
Kaget dong si A dan tampak kebingungan dan si A berkata.
"Ada apa?."
"Kenapa nada suaramu begitu?."
"Bagaikan kamu sudah tau atau sudah terbiasa saja dengan kastil?."
Avi berkata.
"Tidak,bukan."
"Karena?."
"Aku tau tentang kastil ini kayaknya?."
__ADS_1
Si A berkata.
"Begitu ya."
"Kamu mengetahui kastil ini ya."
Avi berkata.
"Karena kastil ini banyak mengorupsi uang-uang rakyat."
"Dan negara ini paling buruk antara lain."
Kaget dong beserta terkejut si A dan avi berkata.
"Setahuku."
"Negara ini ban-."
Di A berkata.
"Haaaa!bisa hentikan!."
Avi berkata.
"Ha,baik."
Dan tampak avi datang keruang tahtah raja dan menggunakan pakaian diberikan si A untuk menghadari selamat dan minta maaf seorang raja.
Sebenarnya avi sudah menolak dan menyadarinya tapi avi dipaksa datang keruang tahtah dan tampak setelahnya avi berlutut dihadapan raja negara tersebut dan orang-orang lain menatap avi dan akan tetapi ada satu orang yang menatap dengan kesombongan seperti mau melakukan sesuatu dan raja berkata.
"Jadi kamu ya orangnya!."
Avi berkata.
"Mungkin kayaknya?."
"Atau mungkin siapa ya?."
Tampaklah mereka hanya terbengong karena perkataan avi yang membuat mereka bingung dan orang yang avi selamatkan berkata.
"Begitu ya."
"Hahahaha!."
"Tapi kamu memang yang menyelamatkanku."
"Walaupun kamu berpura-pura lupa atau tidak tau."
Avi kaget dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Baik."
"Namun kenapa anda menyuruh saya datang kemari?."
"Padahal saya hanya orang biasa?."
Raja berkata.
"Tidak apa-apa kok."
"Lagian pula kamu yang menyelamatkan putraku tersebut."
Tapi?."
"Kamu sedikit polos ya?."
"Dan juga seperti tidak tertarik ya."
Avi berkata menggunakan wajah polos.
"Begitu ya."
"Tapi anda sendiri tidak sadarkah anak anda diculik."
"Dan menuduh seseorang sebagai tersangkah."
Avi menatap tajam sang raja dan raja ketakutan dan sang raja seketika berdiri dan membungkukkan badannya dan berkata.
"Saya minta maaf soal itu!."
"Saya hanya melakukan terbaik untuk menemukan putraku!."
"Walaupun yang menuduhmu bukan dariku!."
"Saya minta maaf sebesar-besarnya!."
Kaget dong orang-orang dan putrinya berkata.
"A-ayah!."
"Tu-tungguh sebentar!."
"Ke-kenapa anda minta maaf kepada orang jelata ini tersebut!."
Raja berkata.
"Kamu sendiri tidak mengetahui hal ini tersebut."
Tampak san putri terkejut dan kebingungan dan salah satunya tampak tampak tersenyum jahat dan seperti mau melakukan sesuatu dan orang itu berkata.
"Kayaknya menarik orang ini ya."
"Sampai-sampai sang raja tunduk begitu kepadanya."
"Harus aku apain ya orang ini tersebut."
Dan avi sudah menyadarinya dan avi tersenyum jahat dan avi berkata didalam dirinya.
"Aku sudah menemukan sipengawal penghianat!."
"Sepertinya aku harus melakukannya."
Raja berkata.
"Kalau begitu akan masuk sekolah sihir bota kinclong!."
Avi kaget dong dan avi berkata didalam dirinya.
"Ehg!."
"Gawat!bo-botak kinclong lagi!."
"Sepertinya aku yakin sekolah itu semua berkepalah botak semua."
Tampaklah avi tersenyum mesum dan raja berkata.
"Ada apa anak muda?."
"Kenapa kamu tersenyum begitu?."
Avi berkata.
"Tidak apa-apa raja."
Raja berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Haaaaa."
"Aku tidak tau sama sekali dengan masalah ini tersebut?."
"Karena dari tadi aku kebingungan yang apa terjadi sebenarnya."
"Haaaa."
"Sedikit aneh."
"Dan sampai-sampai berpikir tiga kali untuk memecahkan masalah ini tersebut."
Tampaklah avi sudah ada didalam kelas dan berdiri disamping guru dan sang guru berkata.
"Semuanya kali ini ada murid baru."
"Baik,beritau namamu?."
Tampaklah avi tersenyum jahat karena avi mau melakukan sesuatu dan avi berkata.
"Nama saya adalah apid terkeren kinclong!."
Tampaklah mereka terkejut dan langsung menjatuhkan kepalahnya kemeja karena tidak percaya tentang nama avi dan sang guru berkata.
"Gimana kamu duduk dulu."
Avi berkata.
"Baik,ibu guru."
Tampaklah avi berjalan menujuk meja kursinya berada dan mereka pun mulai belajar dan beberapa menit berlalu tampak avi yang lagi berlatih berpedang menggunakan pedang kayu disebuah lapangan dan tampak murid-murid lain berlatih juga.
Tampak orang ada yang mau merencanakan sesuatu kepada avi dan tampak orang itu melihat avi diatas pohon dan memakai jubah abu-abu dan orang itu berkata.
"Sepertinya aku harus melakukannya."
Tampak orang itu tersenyum jahat akan tetapi tampak haks,bans,gersy sedang memperhatikan orang itu dari jarak jauh diatas pohon dan bans seketika tersenyum jahat dan bans berkata.
"Hehehehe!."
"Sepertinya kamu sesuatu ya."
"Tapi."
"Sepertinya kamu salah mangsa."
Tampaklah avi berlatih berpedang dan orang itu mengeluarkan sebuah batu permata berwarna ungu dan memecahkannya menggunakan tangannya dan seketika muncul monster raksasa banteng membawak kapak dan avi menyadarinya dan avi hanya tersenyum saja.
Tampaklah monster banteng tersebut berjalan mendekati avi dan yang lain berlatih dan bans langsung memanggil makhluknya dan makhluknya muncul dan langsung menyerang orang tersebut sebelum diperintah bans karena makhluk bans bisa tau orang yang diincar bans dan tampak makhluk bans terus-menerus membuat orang itu tidak berdaya dan tampak monster itu seperti naga berkepalah empat berwarna kuning.
Tampak orang itu kesal dan orang itu berkata.
"Sial!."
"Makhluk apa ini sebenarnya?!."
"Siapa yang memanggil makhluk ini sebenarnya?!."
Dan seketika muncul tiga orang berjubah hitam didepannya dan orang(yang mau melakukan sesuatu kepada avi)berkata.
"Siapa kalian bertiga?!."
Salah satu tersenyum jahat dan ketawak jahat kecil dan avi menyadarinya dan avi berkata didalam dirinya.
"Haaaa."
"Memang siapa sih yang membuat cerita ini tidak menyambungkan sama sekali."
"Haaaa."
"Memang aneh."
Orang(salah satu tiga orang)berkata.
"Kamu sspertinya melakukan kesalahan besar ya."
Seketika orang yang mau merencanakan sesuatu kepada avi ketakutan dan salah satunya langsung bergerak cepat dan mencengkram leher orang tersebut dan orang yang mau merencanakan sesuatu berkata.
"Si-siapa kalian sebenarnya?!."
Dan sebenarnya mereka bertiga adalah bans,haks,gersy yang lagi memakai jubah hitam dan bans berkata.
"Lepasih dia."
"Kita hanya disuruh melihat dan memperhatikan kita tuju."
Dan haks melepasihnya dan haks mundur dan mereka bertiga menghilang dan tampak monster banteng itu telah tewas ditempat karena avi melakukannya karena avi menyadari kalau monster itu akan mangkin mendekat dan avi langsung membunuhnya menggunakan batu kecil saja.
Tampaklah avi sangat kelelahan dan avi seketika teringat sesuatu dan avi tersenyum dan avi berjalan ketempat murid-murid yang lain dan tampak avi yang lagi berlutut dihadapan raja negara itu dan raja itu berkata.
"Jadi kamu mau mengatakan apa?."
Avi berkata.
"Apakah boleh saya kembalik tempat tinggal saya."
"Saya tidak enak kalau disini."
"Seperti diperhatikan terus oleh orang-orang karena saya hanya orang miskin."
Seketika raja tersenyum dan berkata.
"Baik."
"Kamu boleh balik ketempat tinggal aslimu."
Avi berkata.
"Baik,terima kasih banyak raja."
Raja berkata.
"Iya,sama-sama."
Dan avi berkata didalam dirinya.
"Ini lebih baik bagiku."
"Karena tidak akan mungkin aku terus mendapatkan masalah baru."
"Karena hal beginian."
"Tapi kalau tuhan yang menguji saya."
"Lebih baik menerima masalah itu tersebut."
"Karena aku tidak mau mendapatkan masalah selain tuhan yang berhendak."
Dan tampak avi diatas pohon lagi melihat langit dan avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kayaknya aku memainkannya kayaknya."
Avi mengeluarkan sesuatu dari skills ruang hitam dan tampak avi mau memainkan sebuah catur dan avi langsung duduk didahan pohon dan mulai memainakannya.
Tampaklah ban,haks,gersy tampak terus memperhatikan kerajaan tersebut dan bans langsung melaporkan sesuatu menggunakan telepati dan bans berkata.
"My lord!."
Avi berkata.
"Ada apa bans?."
Bans berkata.
"Apa yang harus saya lakukan kepada kerajaan itu?."
Avi berkata.
"Kamu harus mempertahankan penyeranganmu."
"Dan juga kamu harus menyerang sebelah kiri dulu dan langsung kekanan."
Bans berkata.
"Baik,terima kasih banya my lord!."
Dan tampak dari tadi avi berbicara sebuah tupai yang lagi bermain dengan avi dan avi tampak kebingungan karena avi tidak tau bans katakan dan avi berkata didalam dirinya.
"Oh iya."
"Bans tadi berkata apa ya?."
"Hmmm?apa ya."
"Baik,lebih baik tidak memikirkan itu tersebut."
Tampak bans,haks,gersy menghancurkan kota tersebut tampak para warga berlarian dan mereka bertiga memasuki kerajaan tersebut tampak para kesatria terkejut dan salah satu kestria berkata.
"Siapa kalian sebenarnya?!."
Bans seketika ketawak jahat kecil dan bans berkata.
"Tidak akan aku beritau siapa diriku sebenarnya."
Tampak para kesatria dan prajurit dibantai habis-habisan tidak tersisa satupun dan raja ketakutan dan raja berkata.
"Si-siapa kalian sebenarnya?!!!!."
"Dan mau apa kalian datang kesini?!!!."
Tampak orang yang mau merencanakan sesuatu kepada avi langsung ketakutan dan orang itu berkata.
"I-itu tidak mungkin!."
"Me-me-mereka bertigakan?!!!."
"Sang ajudan raja kegelapan null!!!."
Bans seketika ketawak jahat dan bans berkata.
"Lebih baik kami akan menyelesaikan ini dengan cepat."
Dan seketika mereka ketakutan dan tampak avi kembalik kekota itu dan terkejut karena kondisi kota tersebut sudah berantakan karena penyerangan bans dan yang lain dan avi berkata didalam dirinya.
"Apa yang terjadi sebenarnya?."
"Siapa yang melakukannya?."
Dan avi langsung melihat kearah kastil kerajaan dan avi lari kesana dan avi sangat kaget dong karena sang raja diikat dan yang lain juga diikat dan avi mendekati bans dan avi berkata.
"Apa yang kalian lakukan bans?."
Seketika bans dan yang lain berlutut dihadapan avi dan bans berkata.
"Saya telah menyelesaikan yang anda perintah."
Avi kaget dong dan avi berkata.
"Ya-ya-yang aku perintah?!."
Bans berkata.
"Iya,my lord."
Bans kebingungan dong karena avi sedikit panik dan bans berkata.
"Ada apa my lord?."
Bans berkata.
"Apakah kalian benar-benar melakukan inikah?."
Bans berkata.
"Iya,my lord."
"Yah,sebenarnya kami sedang bercanda sih."
"Hehehehehe!."
Kaget dong avi karena mereka melakukan itu hanya candaan mereka dan avi berkata didalam dirinya.
"Gawat!."
"Kalau mereka bercanda mengerikan ya."
"Lebih baik aku tidak akan membiarkan mereka bercanda."
"Karena."
"Tidak menyambungkan sama sekali!!!!!."
"Haaaa."
Avi berkata dengan mulutnya.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum jahat dan tampak bans paham yang avi lakukan dan bans berkata.
"Begitu ya,my lord."
Tampak raja dan yang lain ketakutan karena pemimpin mereka telah ada didepan mereka semua dan raja berkata didalam dirinya.
"A-apakah dia pemimpin mereka bertiga?!."
"Ta-tapi kenapa dia menyuruh menyerang kota ini."
Dan tampak orang yang mau merencanakan sesuatu kepada avi tampak ketakutan dan berkata didalam dirinya.
"Di-dia yang menyuruh mereka bertiga!."
"Si-siapa dia sebenarnya?!."
"Di-di-dia berambut putih dan mata berwarna merah tua."
Dan avi seketika tersenyum jahat dan avi mendekati raja dan yang lain dan setelahnya avi jongkok didepan mereka dan tersenyum dan avi berdiri lagi dan avi berjalan menujuk singasana raja dan setelahnya avi duduk sambil berubah menjadi wujut lama avi dan duduk gaya raja dan raja dan yang lain sangat terkejut dan ketakutan.
Karena mereka mengetahui siapa didepan mereka dan mereka berkata didalam dirinya.
"Ra-ra-raja kegelapan null!!!!."
"Sejak kapan dia bangkit!."
"Da-dari tadi didepan kami adalah raja kegelapan null!!!."
Orang yang mau merencanakan sesuatu kepada avi ketakutan dan berkata didalam dirinya.
"Ehg!."
"Ke-kenapa ra-ra-raja kegelapan null bangkit!."
"I-ini tidak mungkin!!!."
"Da-dari tadi raja kegelapan null mengetahuinya!."
"Karena tadi raja kegelapan menggunakan telepati dan memberitau yang aku lakukan."
"Kayaknya dari tadi yang aku targetkan adalah raja kegelapan null yang menyamar!!!."
__ADS_1
Tampak avi senang tapi avi berkata didalam dirinya.
"Lebih baik aku tidak jalan-jalan lagi!!!!!."