
Terlihatlah ada seseorang yang tidak percaya dilihat dan ternyata adalah orang yang memata-matain avi waktu kemarin dan orang itu berkata.
"Kesal!."
"Kenapa jadi seperti ini!."
Seketika orang itu teringat sesuatu dan orang itu berkata.
"Itu tidaklah mungkin!."
"Mana mungkin orang tersebut raja kegelapan zaman dahulu!."
"Tapi kenapa dia dengan mudah mencengkram kepalah bonekaku."
"Dan juga menghancurkannya?!."
Dan ternyata pada saat waktu kemarin avi memang memegang kepalah boneka tersebut dan juga menghancurkan kepalah boneka tersebut dan orang itu berkata.
"Sialan!tapi kenapa harus begini!."
"Kalau dia benar raja kegelapan zaman dahulu."
"Maka aku tidak dapat apa-apa."
"Kalau perkataannya benar kalau orang itu raja kegelapan?!."
"Maka harus membunuh raja kegelapan zaman dahulu itu."
"Perkataan dia memang benar."
"Akan tetapi perkataannya untuk mengetahuinya."
"Memanglah tepat sekali sepertinya."
"Aku tidak sabar untuk menungguhmu."
"Raja kegelapan."
Tampaklah avi yang menatap tajam sebuah kaca tipis yang dipegangnya dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Kalau begitu aku kesana saja sepertinya."
Seketika avi berpindah tempat dan setelahnya avi sudah ada disebelah pohon dia berdiri dan tampaklah avi memasuki kaca tipis tersebut keskillsnya yaitu ruang hitam dan avi berkata.
"Sepertinya tampak didepan ada sebuah kota."
"Aku harus kesana sepertinya."
"Ehemm."
Tampaklah avi tersenyum dan seketika avi berjalan menujuk kota tersebut dan tampaklah avi sudah memasuki kota tersebut dan tampaklah kota itu sedikit miskin akan hal pembiayaan negara tersebut dan avi pun memasuki kota tersebut dan setelahnya avi berkeliling kota tersebut.
Dan tampaklah orang-orang dikota tersebut sangat menderita dan kesulitan akan hal makanan dan tampaklah baju mereka tampak tidak layak dipakai dan avi pun menyadari akan hal kondisi kota tersebit.
Tampaklah pedagang-pedagang disana tampak tidak laku-laku dan tampak sebagian separuh bangunan rusak parah dan juga terlihat kondisi kota tersebut sangat memperhatian dan kondisi kota tersebut sangat buruk sekali.
Tampaklah avi banyak melihat semua kondisi kota tersebut dan juga avi memakai sebuah jubah hitam untuk tidak dicurigai dan tampaklah avi mau membantu kota tersebut dan avi berkata didama dirinya.
"Gila amat kota ini!."
"Begitu buruk akan kondisi kota ini tersebut."
"Tapi sebaiknya aku membantu kota ini tersebut."
"Akan tetapi gimana ya membantu kota ini tersebut?."
"Hmmm."
Tampaklah avi masih memikirkannya akan tetapi setelahnya avi melihat didepanya ada sebuah bangunan yang membuat avi kaget dong dan juga avi sudah menyadari kondisi kota tersebut
Dan avi berhenti berjalan seketika sambil melihat bangunan tersebut dan avi berkata didalam dirinya.
"Gila!."
"Ini bangunan tidak pantas ada dikota."
"Yang mana bangunan ini adalah menjual harga dirinya menjadi budak."
"Akankah ini kondisi kota ini tersebut dalam kondisi burukkah?."
"Tampaknya begitu sih?."
"Akan tetapi bangunan ini tersebut tidaklah layak ada disebuah kota karena bangunan ini adalah bangunan."
"Pekerjaan kotor."
"Yang mana pekerjaan ini tersebut tidak layak bagi manusia atau seorang warga kota."
"Baiklah,aku harus cari tau tentang fonomena ini tersebut."
"Yang mana aku harus cari tau siapa atau siapa yang memperburuk kota ini tersebut."
"Yang mana seharusnya pemerintahlah yang harus bertanggung jawab akan kondisi kota ini tersebut."
"Ehemm."
Tampaklah avi tersenyum dan tampaklah avi berbalikkan badannya dan berjalan yang dia tujui dan tampaklah avi sudah memasuki sebuah kota yang mana kota tersebut ada kaitannya dengan kondisi kota itu tersebut.
Tampaklah avi melihat-lihat kota tersebut dan yang mana kota tersebut tampak makmur dan kondisi kota tersebut baik-baik saja dan akan tetapi setelahnya avi melihat sesuatu bangunan yang avi benci yaitu tokoh budak.
Tampaklah avi sangat marah dan benci akan hal perbudakkan akan tetapi avi sadar kalau dia harus mencari informasi tentang kota yang tadi datangi dan avi pun berjalan lagi dan setelahnya avi tampak ada disebuah ruangan dikerajaan karena avi mengetahui dari orang-orang disana yang membahas tentang memanfaati kota yang pernah avi datangi tersebut.
Tampaklah avi membaca banyak gulungan kertas dan juga buku akan tetapi avi tidak menemukan yang dia cari tersebut dan seketika dia kaget setelah dia membaca satu gulungan terakhir yang menjelaskan memanfaati kota yang bernama herty tersebut.
Tampaklah avi kaget karena kota ini memanfaati kota yang mana kota tersebut dulunya makmur tapi sekarang sangat memperhatian dan juga kota yang memanfaati kota tersebut memanfaati kota tersebut untuk kemakmuran kota dia sendiri.
Tampaklah avi marah dong akan tetapi dia harus tenang karena kalau dia terpancing amarah maka yang dia lakukan akan jadi masalah dan avi seketika berpindah tempat dan tampaklah avi sudah ada didepan bangunan budak yang mana bangunan budak tersebut adalah titik pusat bangunan budak lainnya.
Dan avi seketika memakai maskernya dan juga seketika avi menyerang bangunan tersebut dengan berbabi buta dan tidak peduli akan hal penjaga disana dan juga sampai-sampai bangunan tersebut meledak dan terbakar sangat besar.
Akan tetapi para budak telah avi amankan kesuatu ruangan dengan kondisi mereka tertidur dan setelahnya avi menghancurkan bangunan budak lainnya sampai tidak tersisah akan tetapi pada saat dia mau mengamankan para budak .
Ada yang berpura-pura menjadi budak yang mana orang itu adalah wanita seorang mata-mata dari seseorang dan orang itu terus memperhatikan avi akan tetapi setelahnya avi sadar dan melihatnya akan tetapi dia memalingkan wajahnya.
Dan seketika avi menidurkan mereka biar tidak bersuara dan avi mendekati wanita yang berpura-pura menjadi budak dan tampaklah wanita tersebut masih bertahan akan tetapi dia menahan rasa kantuk dan avi berkata.
"Aku sudah mengetahuimu."
Tampaklah seketika wanita tersebut tertidur dan setelahnya avi membawak mereka tempat ruangan aman tersebut setelahnya para prajurit kerajaan masuk keruangan tersebut yang mana ruangan tersebut ada dirumah kosong dan setelah salah satu komandan prajurit masuk dan dia berkata.
"Disini merek!."
Para prajurit pun kesana dan sambil membawak para budak yang tertidur dan sebenarnya pada waktu avi meninggalkan ruangan aman tersebut avi tampak masuk kekastil dengan cara berpindah tempat dan avi muncul dihadapan sang raja negara tersebut dan tampaklah mereka waspada dan setelahnya avi pergi berpindah tempat.
Akan tetapi pada saat avi berpindah tempat dan tampaklah avi meninggalkan sebuah kertas saat dia pergi tadi dari kastil tersebut dan salah satu prajurit itu mengambilnya dan mengasihlan keraja dan sang raja membacanya dan setelahnya diketakutan akan hal tertulis dikertas tersebut dan yang mana kertas itu tertulis.
"Kamu akan mengetahui pedihnya menjadi raja yang memanfaatin sebuah negara kerajaan lain,kalau kamu sendiri bagaikan sebuah kucing dan kamu berteman dengan sapi dan akan tetapi aku malah memanfaatinnya dan kamu bagaikan seseorang yang memanfaati teman sejatimu atau sahabatmu tersebut."
Dan yang mana kertas tersebut sedikit tidak membuat orang-orang takut akan tetapi itu tidak sebaliknya bagi sang raja karena didalam kata-kata tersebut memiliki arti yang tersendiri.
Dan terlihatlah avi sudah kembalik keruangannya dan setelahnya dia menuliskan sesuatu dikertas dan setelahnya mengirimkannya kekerajaan jomblo dan setelahnya raja tersebut membacanya dan seketika sang raja terkejut dengan perasaan kaget dong karena kerajaan yang dapat mengalahkan negara peringkat teratas dan sekarang mau mengirimkan bantuang kenegara lain.
Dan setelahnya sang raja negara jomblo menulis surat yang mana dia setuju yang avi lakukan dan avi pun membaca surat yan dikirim sang raja akan tetapi kerajaan-kerajaan lain sangat terkejut yang apa mereka dengar yang mana kerajaan-kerajaan tersebut mempunyai mata-mata dikerajaan lain.
Dan berita itu tersebar luas dong sampai-sampai kekaisaran selatan dan tampaklah avi langsung mengirimkan bantuan tersebut menggunakan mobil truk yang dia buat khus untuk tentara akan tetapi dia terpaksa memakai tersebut dan juga avi memakai pesawat kargo.
Dan setelahnya avi menanda tangani sebuah surat yang mana surat tersebut untuk sebuah bantuan dan begitu juga raja negara kota tersebut menanda tangani atas persejuan tersebut.
Dan setelahnya terlihatlah mobil-mobil truk mulai bergerak untuk mengatar bantuan tersebut begitu juga pesawat kargo mulai terbang menujuk kota tersebut dan tampaklah mobil-mobil truk tersebut sudah masuk kekota tersebut dan tampaklah para warga disana ketakutan akan hal mereka lihat.
Mereka tampak kebingungan yang apa mereka lihat dan para tentara avi mulai menurunkan barang-barang bantuan tersebut begitu juga pesawat kargo yang langsung menerjung payungkan barang-barang tersebut dan setelahnya mereka kembalik kekota untuk melapor atas perkerjaan mereka.
Tampaklah orang-orang yang telah kembalik telah ada diruangan avi dan yang berkomando atas mobil-mobil truk dan juga pesawat adalah hild dan bans dan hild berkata.
"Lapor my lord!."
Avi menjawab.
"Ada apa?."
Hild berkata.
"Kami telah selesai atas tugas kami my lord!."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
"Terima kasih banyak hild,bans dan yang lainnya."
Mereka berkata.
"Iya!kami selalu setia terhadap tugasmu tersebut my lord!."
Tampaklah mereka berlutut dan avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah beberapa hari kemudian tampak menjumpai sebuah guang yang cukup besar yang mana gua tersebut sangat besar setara dengan naga dan juga avi merasakan ada banyak monster disana dan avi tau kalau itu adalah sebuah dungeon monster dan avi berkata.
"Hei,rifer dan dery."
__ADS_1
Mereka menjawab.
"Baik!ada apa my lord?."
Avi berkata.
"Keluarlah kalian berdua."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord."
Mereka pun keluar dan akan tetapi avi kaget dong karena mereka menggunakan wujut naga mereka yang mana wujut asli mereka dan avi berkata.
"Ehg!kalian bisa berubah menjadi wujut naga kalian?."
Mereka menjawab.
"Iya,bisa my lord."
Dery berkata.
"Akan tetapi kami baru sekarang kalau kami bisa berubah menjadi wujut asli kami."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Oh iya."
"Gimana kita kesana."
Mereka berkata.
"Kesana?."
Avi berkata.
"Dia gua itu ada banyak monster tingkat atas menurutku."
"Akan lebih baik melihat kalian berlatih juga disana dan juga aku akan mengajari kalian tentang itu."
Seketika mereka semangat berapi-api dan mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Seketika mereka masuk begitu juga avi dan setelah mau masuk kebibir gua akan tetapi dery merasakan ada yang mengawasinya dan akan tetapi dery tidak memikirkannya dan tampaklah yang mengawasi mereka ada disebuah tupai yang imut.
Tampaklah yang mengawasi mereka tadi langsung terjatuh tidak berdaya dan orang itu berkata.
"Gimana mungkin!."
"Seorang raja kegelapan mempunyai dua naga yang tidak aku ketahui?!."
"Dan juga kekuatan mereka dan juga postur tubuh mereka dan juga tatapan mata mereka yang mengerikan."
"Dan biasanya itu tidak ada dinaga lainnya akan tetapi sejak kapan mereka lahir atau bangkit?!."
"Haaa,memang benar perkataannya kalau raja kegelapan telah bangkit kembalik."
Tampaklah avi yang telah selesai dengan dungeon tersebut dan keluar dari dungeon itu dan setelahnya rifer dan dery berubah lagi menjadi sebuah cincin lagi dan tampaknya avi sangat kelelahan dan avi berkata.
"Ehghaaa."
"Sepertinya lebih baik aku kesana saja sepertinya."
"Baiklah."
Dan seketika avi terlihat masuk keruangan fery dan verma meneliti dan setelahnya avi melihat-lihat tempat penelitian mereka dan akan tetapi mereka tidak sadar kalau avi ada disitu karena mereka sibuk akan hal mereka meneliti.
Dan tampaknya mereka belum sadar dan avi kebingungan yang apa avi lihat yang mana didinding itu tersebut ada sebuah gambar yang mereka gambar dan avi berkata.
"Ini apa ya?."
"Aku tidak pernah mengetahauinya?."
"Dan juga tidak pernah melihatnya?."
Dan seketika mereka berdua terdiam karena mereka berdua tidak menyadari kalau avi datang kesana dan seketika mereka berlutut dihadapan avi dan avi pun kaget dong karena mereka seketika berlutut dan avi berkata.
"Ehg!."
"Kenapa kalian?."
Mereka menjawab.
"Maafkan kami my lord!."
"Kami tidak sadar kalau anda datang kesini!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Fery berkata.
"Ke-kenapa anda kemari?."
"Apakah ada masalahkah my lord?."
Avi menjawab.
"Ah,soal itu!."
"Akan tetapi sebelum aku memberitau tentang apa aku kemari."
"Aku ingin tau apa alat ini sebenarnya yang kalian gambar?."
Fery berkata.
"Oh,gambar itu ya my lord!."
"Itu adalah sebuah alat untuk mengaduk dengan cepat."
Avi menjawab.
"Mengaduk dengan cepat?."
Fery berkata.
"Iya,benar my lord."
Avi menjawab.
"Akan tetapi kenapa gambarnya sedikit aneh begini?."
Fery berkata.
"Ha,kalau soal gambar kami tidak begitu terlalu ahlinya."
"Hehehe."
"Maaf kalau gambar kami kurang baik!."
Avi menjawab.
"Kalau kalian tidak begitu ahlinya mengambar ya tidak apa-apa kok."
"Karena aku menghargai gambar kalian gambar tersebut."
Mereka menjawab.
"Terima kasih banyak my lord!."
Avi berkata.
"Oh iya!."
"Aku kesini untuk menunjukkan sesuatu."
Mereka menjawab.
"Sesuatu?."
Tampaklah mereka setelahnya ada digua yang avi serang tadi dan fery berkata.
"Anu my lord."
"Apakah ini yang anda tunjukkan kepada kami?."
Avi menjawab.
"Iya,benar sekali."
"Ini gua untuk tempat meneliti kalian yang akan datang."
Mereka menjawab.
"Ehg!tempat meneliti kami?yang akan datang!."
__ADS_1
Avi berkata.
"Iya,karena ini juga aku akan membangun tempat yang sama seperti bunker kalian tersebut."
Mereka menjawab.
"Akan tetapi my lord!."
"I-ini terlalu besar untuk kami untuk tempat meneliti kami!."
Avi berkata.
"Malahan kalian bisakan menjadi seorang ilmuan yang sangat hebat."
Tampaklah avi tersenyum dihadapan mereka berdua dan mereka berdua menjawab.
"Baik,kami mengerti my lord!."
"Kami selalu patuh terhadap perintahmu tersebut!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Baiklah,kalau kalian menerimanya."
"Maka tungguhlah tempat ini jadi."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Tampaklah mereka berlutut dihadapan avi dan beberapa hari kemudian tampaklah avi memasuki sebuah ruangan diperpustakaannya dan setelahnya dimelihat kaca tipis yang dipegangnya dan seketika avi marah kali dan akan tetapi avi meredahkannya dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Ini sama seperti itu lagi ya."
Dan setelahnya tampaklah avi telah memasuki kota karena avi sudah mengetahuinya hal tersebut yang mana ini seperti sama sebelumnya yaitu harus menghancurkan tempat-tempat tidak aman.
Tampaklah avi memasuki kota itu tampak terlihat kota tersebut banyak kasino yang berbaris dan tampaklah avi sudah mengetahui kalau negara itu ada kasinonya dan tampaklah avi langsung menyerang titik pusat kasino disana dan tampak avi membantai para penjudi tersebut tanpa ampun.
Dan avi membunuh para penjudi menggunakan senjata api yaitu shotgun dan tampaklah para penjudi telah terbantai habis akan tetapi disitu ada para budak.
Tampaklah avi menidurkan mereka dan setelahnya avi memindahkan mereka ketempat aman dan setelahnya avi menghancurkan kasino lainnya sampai tidak tersisa.
Tampaklah avi telah selesai menghancurkan semua kasino disana tersebut dan tampaklah sangat kelelahan akan hal dilakukannya tadi dan tampaklah avi menggunakan topeng yang dibeli waktu itu untuk menutup identitasnya dan tampaklah avi melepas topeng tersebut.
Untuk menghirup udarah dan setelahnya avi memakainya lagi dan tampaklah avi berkeliling kota tersebut lagi dan akan tetapi avi melihat ada pengemis yang sedang meminta-minta dan avi mengasihkan uang koin emasnya kepengemis.
Pengemis kaget dong karena yang avi kasih bukan satu saja dan setelahnya satu kantong penuh koin perak dan juga koin cokelat dan pengemis berkata.
"Terima kasih banyak anak muda."
Avi mengangguk dan avi menujuk jarinya untuk isyarat untuk pergi dan pengemis itu tau dan pengemis berkata.
"Iya."
Avi pun pergi berjalan dan setelahnya tampaklah wanita berjubah merah dan juga wanita berambut biru dan mata biru,tampaklah melihat avi lewat.
Akan tetapi seketika wanita berjubah merah tidak asing dengan yang tadi lewat barusan dan setelahnya wanita berjubah merah berlari mengejarnya dan wanita itu berkata.
"Ehg!tu-tungguh dulu."
Tampaklah temannya wanita berjubah merah kebingungan dan dia pun mengejar wanita berjubah merah itu tersebut dan setelahnya wanita berjubah merah menemuinya dan wanita berjubah merah berkata.
"Tu-tungguh sebentar!."
Tampaklah avi berhenti berjalan dan membalikkan badannya dan tampaklah avi kaget karena ada seorang wanita yang memakai jubah berwarna merah yang lagi kehabisan nafas karena mengejar avi dan avi berkata.
"Ada apa?."
Wanita berjubah merah berkata.
"Tu-tungguh sebentar!."
Tampaklah avi berbalik badannya lagi dan berjalan dan tampaklah wanita berjubah merah itu tersebut panik dong dan wanita berjubah merah berkata.
"Tungguh sebentar!."
Avi pun berhenti berjalan dan avi berbalikkan badannya dan avi berkata.
"Ada apa?."
Wanita berjubah merah itu berkata.
"A-apakah kamu orang yang memakai jubah waktu itukah?."
Avi menjawab.
"Tidak,bukan."
"Pastih kamu salah orang kali."
Wanita itu berkata.
"Ehg!i-itu tidak mungkin!."
"Karena aku dapat mengetahaui aromamu tersebut."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
"Berarti kamu orang mesum ya."
"Suka mencium bau orang."
Seketika kaget dong wanita berjubah merah dan wanit berjubah merah berkata.
"E-ehg!."
"Ma-mana mungkin aku seorang mesum!."
Tampaklah temannya wanita berjubah merah sudah datang dan terlihat temannya terlihat kehabisan nafas karena berlari tadi dan wanita berjubah merah sadar dan wanita berjubah merah berkata.
"Kamu kenapa?."
Dan avi melihat temannya wanita berjubah merah yang tidak asing baginya dan avi berkata didalam dirinya.
"Sepertinya aku tau siapa dia sepertinya?."
"Hmm,kalau tidak salah?."
"Wanita yang waktu itu ya yang mana aku bertemu dengannya."
Tampaklah temannya wanita berjubah merah melihat avi dan avi pun sadar kalau dia dilihati dan wanita itu berkata.
"Siapa dia?."
Tampaklah wanita itu berkata sambil menunjukkan jarinya keavi dan wanita berjubah merah menjawab.
"Oh,dia!."
"Dia adalah seseorang aku cari."
Wanita itu kaget dong karena perkataan wanita berjubah merah dan wanita itu berkata.
"Yang kamu cari?."
Wanita berjubah merah menjawab.
"Iya."
"Di-dia adalah ke-kekasihku!."
Tampaklah kaget dong wanita itu karena yang dikatakan wanita berjubah merah dan tampaklah avi kebingungan dong dan wanita itu berkata.
"Di-dia ke-kekasihmu?!."
Wanita berjubah merah mengangguk dan berkata.
"I-iya!."
Tampaklah wanita berjubah merah tampak malu-malu dan avi berkata.
"Tidak,bukan!."
Tampaklah mereka berdua kaget dong dan avi berkata.
"Aku tidak kenal samanya."
"Kalau begitu dah sampai jumpah lagi."
Dan seketika avi menghilang entah kemana dan seketika mereka berdua terkejut dong yang meraka berdua lihat dan wanita berjubah merah berkata.
"Ke-kenapa dia malah pergi lagi!!!."
"Haaaa."
"Ah-ah-ah-hah."
"Aku akan menunggumu pageranku!!!!!."
__ADS_1