Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Pencarian tentang material terlangkah dan menyelidinya.chapter 18


__ADS_3

Tanpaklah avi yang lagi bersantai dan avi teringat sesuatu dan avi berkata.


"Haa,sepertinya aku harus mencari tau tentang material itu tersebut."


"Tapi."


Tanpaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Lebih baik jangan terlalu terobsesi terhadap begituan."


"Menurutku adalah hal begitu bodoh."


"Hemm."


"Tapi,ehemm."


Tanpaklah avi kebingungan hal tersebut dan avi berkata.


"Lebih baik aku berkeliling saja."


"Kota yang aku tujui."


Dan avi berdiri dari kursi dan berpindah tempat kekota avi tuju dan setelahnya avi telah sampai dikota dan terlihat jauh kota tersebut yang sangat mewah sekali,avi berkata.


"Sepertinya itu kotanya ya?."


"Terlihat mewah akan tetapi."


"Kenapa ada aneh ya sama kastil tersebut?."


"Kalau begitu aku cari tau saja."


Tanpaklah avi berjalan menunjuk kota tersebut dan setelahnya avi memasuki kota yang begitu mewah dan juga keamanan kota avi tuju itu sangat ketat sekali penjagaannya dan avi pun mulai memasuki kota dan berkeliling kota tersebut.


Dan setelahnya kota tersebut sangat mewah sekali sampai-sampai tiang penerang jalan saja terbuat dari emas dan kastilnya juga terbuat dari sebuah emas yang sangat banyak dan terlihat mewah dari jarak jauh.


Setelahnya terlihatlah avi sudah membeli suatu cumi-cumi bakar dengan disambeli oleh cabai yang disiram sebuah kecap dan setelahnya avi melihat hal aneh yang terjadi.


Disuatu tempat yang begitu rame dari tempat lainnya itulah yang membuat avi sedikit aneh tapi avi tidak memperdulikan tersebut karena menurut avi hal gak begitu berguna.


Karena menurut avi untuk apa kesana kalau dia hanya orang biasa saja bukan mata-mata,pembunuh bayaran dan lain sebagainya.


Akan tetapi avi kesana karena tertarik suatu dagangan yang menjual sebuah permen keberbentuk angsa dan avi pun mendekati pedagang tersebut.


Dan setelahnya avi beli permen tersebut dan setelah avi mendapati permen tersebut avi berkeliling lagi dan tanpaklah avi tanpa sadar melewati wanita berjubah merah tersebut dengan juga wanita yang dulu avi tolong pertama kali avi masih berwujut sosok null tersebut,wanita berjubah merah berkata.


"Apakah kamu tetap tidak apa-apakan?!."


Wanita itu menjawab.


"Ya,aku baik-baik saja kok."


Tanpaklah wanita yang avi tolong pertama kali terlihat tersenyum dan wanita berjubah merah berkata.


"Begitu ya,akan tetapi kenapa sosok hitam tersebut menghilang?."


Wanita itu menjawab.


"Aku tidaklah mengetahuinya hal tersebut?."


Wanita berjubah mera berkata.


"Begitu ya."


"Hmmm,sedikit aneh ya?."


"Hmmm."


Tiba-tiba seketika wanita berjubah merah teringat sesuatu dan wanita berjubah merah berkata.


"Oh."


"Sepertinya aku tau dia."


"Dia adalah raj-."


Seketika ada yang memanggil wanita berjubah merahnya dan orang itu berkata.


"Woi,keri kemari!."


Tanpaklah wanita berjubah merah itu sadar kalau dia ada kerjaan yang lain dan wanita itu berkata.


"Ha,kalau begitu aku pamit ya."


"Aku minta maaf,hehehe."


Wanita itu menjawab.


"Iya,tidak apa-apa kok."


Wanita berjubah merah berkata sambil berjalan menjauh.


"Dah,sampai jumpa lagi ya!."


Wanita itu menjawab.


"Iya!."


Tanpaklah wanita itu tersebut tersenyum melihat wanita berjubah merah berjalan menjauh dan wanita itu berkata.


"Baiklah,aku masih mempunyai pekerjaan lagi!."


Dan wanita itu berjalan menunjuk tempat dia bekerja dan tanpaklah wanita itu harus melewati sebuah jalan setapak yang sempit karena ada dua rumah disitu dan jalan itu adalah jalan tercepat ketempat kerjanya.


Tanpaklah wanita itu tersebut mulai melewati jalan setapak sempit itu dan akan tetapi setelahnya wanita itu langsung dididekati oleh laki-laki berkelompok dan mereka berjumlah lima orang dan udah terpojok oleh laki-laki itu.


Tanpaklah avi melihat mereka dari atas rumah yang lagi memakan permennya yang tadi beli dan wanita itu berkata.


"To-tolong jangan sakiti saya!."


"Ku-kumohon!."


Laki-laki itu hanya ketawak doang dan salah satu mereka berkata.


"Hehahahaha."


"Gimana mungkin kami melepaskanmu?."


"Hahaha."


"Kalau dirimu begitu enaknya untuk melakukan seksual."


Tanpaklah wanita tersebut sudah pasrah dan wanita itu berkata.


"To-tolong jangan!."


"Kumohon jangan sakiti aku!."


"Kumohon!."


Tanpaklah laki-laki tersebut hanya ketawak doang dan salah satu mereka berkata.


"Hehahahaha."


"Apakah sudah menyerah?."


"Hahaha."


Tanpaklah wanita itu terus dipojok terus oleh sekelompok laki-laki tersebut akan tetapi avi sudah mengetahuinya dan avi pun berubah wujut aslinya atau wujut pertamanya yaitu null dan avi berkata.


"Sepertinya dia mendapatkan masalah lagi ya?."


"Baiklah,aku akan membantunya lagi."


Wanita itu berkata dengan nada suara lemah.


"Tolong selamatkan aku!."


"Kumohon!."


Dan seketika avi langsung memutuskan tangan laki-laki yang memegang payu darah wanita tersebut dan seketika sekelompok laki-laki lainnya sadar dong tapi sebelum sadar mereka kalau mereka mau diserang,avi langsung dengan sigap memutuskan kaki mereka semua kecuali wanita tersebut.


Tanpaklah mereka kebingungan dan mereka mencari siapa yang menyerang mereka dan seketika mereka merasakan angin kencang yang lewat dibelakang mereka dan mereka sadar.


Dan mau membalikkan kepalah mereka langsung kaget dong karena ada sosok hitam pekat misterius yang ada dibelakangnya dan salah satu berkata.


"Eheh,dia hanya shadow doang yang lepas dari pemiliknya!."


Dan seketika sosok hitam itu tersebut langsung memegang kepalah laki-laki tersebut dan langsung ditewaskan ditempat dengan cara hanya memegangnya saja langsung hancur


Dan tanpaklah mereka semua langsung ketakutan semua dan tanpaklah mereka mau kabur dengan cara merangkak walaupun kaki mereka putus.


Tanpaklah wanita kaget yang apa dilihatnya didepannya dan dia langsung kaget kalau penjahat laki-laki itu tersebut sedang merangkak untuk kabur dari kejadian tersebut dan tanpaklah wanita tersebut tidak sadar kalau makhluk hitam tersebut ada dihadapannya walaupun wanita itu tidak sadar.


Dan tanpaklah wanita itu kebingungan yang terjadi sama penjahat laki-laki tersebut begitu dia langsung memikirkan yang positif saja dan avi berkata.


"Baikla,sepertinya aku harus pergi!."


Dery berkata.


"Gimana saya akan menghabisi mereka semua my lord?."


Avi berkata.


"Ya,habisi."


Dery menjawab.


"Baik,my lord."


Tanpaklah suatu cahaya emas langsung ada dibadan semua penjahat tersebut dan seketika tewas ditempat dan dery berkata.


"Saya telah menyelesaikanny my lord."


Avi menjawab.


"Ya,terima kasih banyak."


Dery berkata.


"Iya,sama-sama my lord."


Tanpaklah wanita itu terkejut dong yang apa dilihatnya dan avi berjalan mundur dan berjalan menunjuk keluar jalan setapak sempit tersebut dan berhenti dan berbalikkan badannya kesuatu dinding.


Tanpaklah wanita itu sadar seketika kalau ada sosok hitam yang pernah menolongnya dan tanpaklah sosok hitam itu membuka suatu lingkaran hitam dan mau memasukinya akan tetapi wanita itu berkata.


"Tu-tungguh sebentar!."


Sosok hitam itu berhenti dan melihatnya dan wanita itu seketika ketakutan tapi tercampur jatuh cinta seketika dan wanita itu berkata.


"Ka-kamu sebenarnya siapa?!."


Sosok hitam tersebut berjalan dan menunjuk lingkaran hitam tersebut dan menghilang bersamaan hilangnya lingkaran tersebut dan tanpaklah wanita tersebut sedih sampai-sampai terjatuh ketanah karena wanita itu ada yang mau dikatakannya akan tetapi sosok itu pergi seketika dan wanita itu berkata sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Kenapa dia pergi begitu saja?!."

__ADS_1


"Padahal aku mau mengatakan sesuatu kepadanya!."


"Tapi kenapa?!."


Tanpaklah wanita tersebut menangis dan tanpaklah wanita berjubah merah datang dan setelahnya wanita berjubah merah melihat wanita itu menangis dan memeluknya,wanita berjubah merah itu berkata.


"Kamu kenapa?."


"Ha,kamu kenapa menangis?!."


Wanita itu berkata.


"Di-dia telah pergi lagi!."


Tanpaklah wanita berjubah merah terlihat kebingungan yang apa dikatakan wanita itu dan wanita berjubah merah berkata.


"Siapa yang telah pergi ha?."


Wanita itu berkata.


"Sosok yang pernah menolongku dihutan!."


Tanpaklah wanita berjubah merah terlihat kebingungan lagi karena sosok kalinya dihutan itu dan wanita berjubah merah berkata.


"A-apakah dia sudah tewaskah?."


Wanita itu menjawab.


"Tidak bukan."


"Dia meninggaliku lagi karena dia pergi lagi pada saat aku mau mengatakan sesuatu kepadanya."


Wanita berjubah merah berkata.


"Begitu ya."


Tanpaklah wanita berjubah merah melihat sekitar itu banyak mayat yang tidak berdaya dan wanita berjubah merah berkata.


"Ta-tapi kenapa banyak orang yang pingsan disini?."


Wanita itu menjawab.


"Mereka adalah orang yang mau menyakitiku tapi sosok hitam tersebut membunuh mereka."


Tanpaklah wanita berjubah merah kaget dong dan wanita berjubah merah berkata.


"Ahg,te-telah mati?!."


Wanita itu menjawab.


"Iya,mereka telah tewas ditempat."


Tanpaklah wanita berjubah merah itu sudah paham dan wanita berjubah merah itu berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi kenapa dia pergi begitu saja?."


Wanita itu berkata.


"Dia tidak meniggalkanku."


"Tapi aku tau pastih dia mempunyai alasannya."


Wanita berjubah merah berkata.


"Begitu ya."


Wanita itu berkata.


"Iya,kalau aku berjumpanya lagi."


"Aku tidak akan melepaskannya lagi."


"Sampai apapun itu."


Wanita berjubah merah berkata.


"Begitu ya."


Tanpak wanita yang ada dipelukkan wanita berjubah merah telah sudah tenang lagi dan wanita berjubah merah berkata didalam dirinya.


"Begitu ya."


"Aku sudah tau kalau sosok hitam tersebut adalah raja kegelapan zaman dahulu."


"Yaitu raja kegelapan null."


"Tapi ini suatu kejadian yang aneh."


"Karena raja kegelapan telah bangkit akan tetapi dia tidak seperti dahulu."


"Dan juga avi day lict yang sangat kuat akan tetapi dia tidak menggunakan kekuatannya."


"Walaupun avi terlihat tidak kuat."


"Akan tetapi aku bisa melihat statusnya yang begitu sangat luar akal."


"Akan tetapi apakah avi dan raja kegelapan null mempunyai suatu kaitankah?."


"Hmm."


"Tapi apakah avi itu yang membunuh raja kegelapan tersebutkah?."


"Tapi walaupun dia tidak terdaftar catatan,aku sudah tau."


"Seperti avi yang pergi entah kemana."


"Akan tetapi sepertinya dia mencari keperadaan raja kegelapan tersebut."


"Begitu juga raja kegelapan tersebut yang mencari dia."


"Hemm."


"Tapi sepertinya aku tau sekarang."


Terlihatlah avi yang lagi diatas atap rumah sambil melihat kearah kastil kerajaan tersebut dengan wujut manusianya dan tanpaklah avi tersenyum jahat dan setelahnya avi menyelinap masuk kastil tersebut.


Dan mengambil suatu surat yang ada dimeja dekat rak buku dan tanpaklah avi tersenyum lagi dan avi berkata.


"Hihg,sepertinya ini yang aku cari."


Tanpaklah avi masih tersenyum jahat dan menghilang seketika dan kebesokan harinya tanpaklah avi yang lagi minum teh akan tetapi serena datang secara tiba-tiba dan serena berkata.


"My lord!."


Terlihatlah avi kaget karena serena masuk secara tiba-tiba dan avi menjawab.


"Ada apa serena?."


Serena berkata.


"Sa-saya menumukan surat berisi tentang tempat material yang anda cari!."


Avi menjawab.


"Kamu menumukannya?."


Serena berkata.


"Tidak,bukan aku yang menumukan surat ini tersebut."


"Tapi melainkan fahar."


"Tapi fahar berkata kalau anda meninggalkan sesuatu diruangan perpustakaan pada siang hari pada waktu itu."


Avi menjawab.


"Aku meninggalkan surat tersebut?."


"Padahal seingatku aku sedang pergi mencari material habis itu."


"Apa ya?."


"Aku tidak ingat lagi?."


Tanpaklah avi kebingungan yang apa dia kerjakan sebelumnya dan ternyata avi tidak mengingat kejadian semalam dan terlihatlah serena kebingungan karena yang mana avi tidak mengingannya dan serena berkata.


"My lord."


"Apakah anda tidak mengingatnya?."


Avi menjawab.


Iya,aku tidak ingat kejadian semalam?."


Serena berkata.


"Begitu ya."


Tanpaklah fahar dan bawahannya masuk keruangan avi dan fahar berkata.


"Lapor my lord!."


Avi menjawab.


"Ada apa fahar?."


"Apakah ada masalahkah?."


Fahar berkata.


"Tidak,ada masalah my lord."


Avi menjawab.


"Jadi apa?."


Fahar berkata.


"Saya melaporkan karena tugas saya telah selesai."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tanpaklah avi memikirkan sesuatu dan fahar pun sadar kalau avi ada masalah akan hal sesuatu dan fahar berkata.


"Ada masalahkah my lord?."


Avi berkata.


"Tidak ada kok."


"Hemm."

__ADS_1


Avi seketika ingat sesuatu dan avi berkata.


"Ehg!."


"Sepertinya aku harus pergi dulu."


Fahar terkejut dong dan fahar berkata.


"Ehg,kenapa anda tiba-tiba pergi?."


Avi berkata.


"Karena aku ingat suatu tempat dan aku harus kesana."


Fahar berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi apakah ada masalah dengan tempat tersebutkah?."


Avi berkata.


"Tidak,akan tetapi aku harus kesana karena ada masalah denganku."


Fahar berkata.


"Begitu ya."


Tanpaklah avi bingung dong karena nada suara fahar dan avi berkata.


"Ada apa fahar?."


Fahar berkata.


"My lord apakah saya boleh ikut dengan anda?."


Terlihatlah fahar dan bawahannya berlutut dihadapan avi dan terlihatlah avi kebingungan dong dan avi berkata.


"Ehg!."


"Tapi kenapa kamu ikut?."


Fahar menjawab.


"Saya mempunyai firasat buruk akan hal tersebut."


"Dengan kaitan anda pada tempat tersebut."


Terlihatlah avi kebingungan dan avi berkata.


"Ehg,begitu ya."


"Baik,kamu boleh ikut."


Fahar berkata.


"Baik,terima kasih banyak my lord."


Seketika serena berlutut dihadapan avi dan serena berkata.


"My lord!."


Avi berkata.


"Ada apa serena?."


Serena berkata.


"Apakah aku boleh ikutkah?."


Tanpaklah avi terkejut dong dan avi berkata.


"Tapi kenapa?."


Serena menjawab.


"Karena saya tidak akan kalah dengan makhluk rendahan tersebut."


Tanpaklah fahar kaget dong yang dikatakan serena dan avi berkata.


"Baik,kamu boleh ikut serena."


Serena menjawab.


"Terima kasih banyak my lord."


Avi berkata.


"Iya,sama-sama."


Dan tanpaklah mereka debat seketika dan setelahnya avi telah ada ditempat tersebut dan avi berjalan menunjuk yang avi tujui dan tanpaklah serena dan fahar dan yang lainnya lagi bertarung dengan makhluk-makhluk monster tingkat atas tersebut.


Dan tanpaklah mereka mulai dekat tempat tersebut akan tetapi seketika avi mengingatnya lagi tempat tujuannya tersebut dan tanpaklah avi kebingungan sampai-sampai melihat kesamping kiri dan kanan dan serena melihatnya pun sadar dan serena berkata.


"Ada apa my lord?."


"Tanpak anda kebingungan?."


Avi menjawab.


"Tidak apa-apa kok."


"Hemm,dimana ya?."


Serena berkata.


"Begitu ya."


"Tapi dimana tempatnya my lord?."


Avi terkejut dong karena perkataan serena dan avi menjawab.


"Kalau tidak salah ada dua pohon kelapa yang terikat oleh tali dan pohon kelapa tersebut itu menjadi tanda X."


Serena bingung dong dan berkata.


"Ehg,tanda X?."


Avi menjawab.


"I-iya."


Dan seketika fahar menemukannya dan fahar berkata.


"My lord saya menumukan pohon tersebut."


Tanpaklah avi dan serena kaget dong dan mereka mendekati pohon tersebut memang benar dan avi berkata didalam dirinya.


"Ehg,memang benar sih?!."


"Ta-tapi kenapa bisa menjadi benar?!."


Serena berkata.


"Be-begitu ya,perkataan anda memang benar."


"Apa lagi tentang material tersebut."


Tanpaklah serena menunjuk jari telunjuknya kematerial tersebut dan avi berkata.


"I-iya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!kenapa ada material tersebut menjadi nyata!?."


"Tapi memang terlihat botak kinclong?."


"Dan apa lagi bentuknya kepalah bapak-bapak yang sudah tua dan berjenggot."


"Dan apalagi botak kinclong yang aku idamkan hal tersebut dari kecil."


"Yaitu bapak-bapak yang berjenggot dan juga botak kinclong sangat menusuk sekali."


Serena melihat avi yang lagi wajah mesumnya dan serena terkejut dong dan serena berkata.


"My lord?."


Seketika avi sadar dan avi berkata.


"Iya,ada apa serena?!."


Serena berkata.


"Kenapa wajah anda tadi begitu?."


"Wajah anda tadi wajah orang mesum."


Avi seketika kaget dong dan avi berkata.


"Ehg!."


"Oh begitu ya."


"Sebenarnya setiap kali aku menumukan kakek-kakek botak."


"Aku langsung mau menggosoknya sampai licin dan memegangnya sampai-sampai memukul botak tersebut."


Kaget dong serena karena avi suka dengan botak kinclong kakek-kakek dan avi berkata.


"Sepertinya aku harus mengambilnya."


Serena menjawab.


"Iya,my lord."


Dan seketika avi mendekati material tersebut dan setelahnya menggosok material tersebut sampai kinclong karena tidak tahan lagi dan seketika mereka terkejut dan avi berkata didalam dirinya.


"Haaaa."


"Akhitnya aku dapat menggosok kepalah botak kakek-kakek!."


Serena berkata didalam dirinya.


"Ehg,sepertinya aku dapat melihat my lord lebih suka hal begituan."


"Dari pada hal tentang seksual."


"Haaa."


"Akan tetapi."


"Kamu memang kesatriaku."


"My lord avi!!!."

__ADS_1


Avi betkata didalam dirinya.


"Yaaa,hoooo!!!."


__ADS_2