Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Hancurnya kekaisaran torbot.chapter 112


__ADS_3

Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang lagi duduk dimeja kursi kerjanya dan avi berkata didalam dirinya.


"Oh iya."


"Kalau tidak salah."


"Wanita yang dibawak sety itu."


"Dia sudah menjadi bawahannya sety ya?."


"Apalagi dia telah masuk agama ini ya."


"Kalau tidak salah dia,menjadi komandan suatu pasukan yang mana dia sendiri yang memimpin pasukan tersebut."


"Ha,kalau tidak salah juga dia."


"Mengatakan kepadaku tentang kedudukan wanita yang harus dipertahankan."


"Aku waktu bingung menjawab apa,tapi."


"Aku bisa menjawabnya dengan mudah."


"Yah,walaupun aku kebingungan dengan hal tersebut."


"Tapi kayaknya sudah antusias sekali ya."


"Tentang ingin memperjuangkan hak kedudukan wanita."


"Tapi dia sampai-sampai menghancurkan tempat perbudakan dimanapun itu dan tempat-tempat **** diberbagai tempat."


"Karena dia terobsesi sekali dengan hal tersebut."


"Yah,walaupun dia sangat mirip dengan satu wanita yang memperjuangkan hak kedudukan wanita."


"Walaupun ada perbedaannya."


"Tapi kalau tidak salah,aku ingat kalau uang-uang yang aku masukan kedalam sebuah kartu bank."


"Aku bagikan kartu-kartu bank-ku tersebut dengan satu persatu orang-orang yang membutuhkannya."


"Walaupun aku mengasihkannya kepada pihak pemerintah."


"Dan isi kartu-kartu bank-ku itu,kalau tidak salah lebih dari miliaran uang pada isi kartu-kartu bank-ku tersebut."


"Walaupun aku sempat mengajak kakek dan nenekku pergi kesuatu tempat yang harus dikunjungi oleh agamaku."


"Tapi apakah kartu bank-ku itu,dipakai dengan baikkah?."


"Hmmmmmmm?."


"Kalau tidak salah juga,aku pernah bertemu ratu penguasa lautan."


"Tapi dilihat dari sudut pandang orang-orang umumnya ,sosok ratu laut itu adalah setan."


"Yah,aku bertemu dengan ratu penguasa lautan itupun tidak sengaja."


"Karena aku berulang aling memakai baju merah dan hijau karena aku tidak kerjaan sama sekalipun."


"Sampai-sampai arus air lautan begitu besar menimpaku.'


"Dan itulah aku bertemu dengan ratu lautan tersebut."


"Dia mengatakan kepadaku tentang kenapa aku terus berulang aling memakai baju."


"Aku mengatakan kalau aku tidak kerjaan sama sekalipun."


"Aku mengatakan kepada ratu itu tentang kenapa dia terus memakai kereta kuda."


"Dan kenapa tidak memakai mobil."


"Kan lebih modern."


"Yah,aku mencoba mengatakan itu berulang lagi karena aku sedang bercanda saja."


"Ratu lautan itu tampak marah terhadapku dan dia mengatakan kepadaku tentang teman-temanku yang sedang mencariku ditepi pantai."


"Dan seketika aku dilemparkan begitu saja dari dalam lautan karena saking marahnya ratu penguasa lautan itu kepadaku."


"Walaupun aku sedang bercanda kepada dia."


Tampaklah gamad yang sedang mengerjakan sebuah tugasnya yang mana tugas itu untuk menyuruh penambang dan pembangun bangunan untuk memberitau kalau pekerjaan mereka harus diselesaikan segera dan mengerjakan tugas lainnya bagi mereka,tampaklah mantan ratu kerajaan siga menaruh sebuah teh dimeja kerjanya gamad dan tampak gamad begitu sibuk kali dan tidak menyadarinya sama sekalipun tentang kedatangan mantan ratu kerajaan torbot yang mengantarkan sebuah teh untuknya,mantan ratu itu berkata.


"Anda tampak sibuk sekali ya?."


Tampaklah gamad seketika berhenti bekerja karena tidak tau kalau mantan ratu itu datang keruangannya apalagi gamad sangat menghormati siapa saja yang mendatanginya karena itulah dia berhenti bekerja karena gamad sangat menghormati siapa saja yang mendatanginya dan sebenarnya mantan ratu kerajaan siga itu telah masuk keagama avi walaupun sebagian orang dari kerajaannya ada yang tidak mau tunduk terhadap avi dan mereka mencoba memberontak terhadap gamad tapi mereka tersebut tidak sengaja dibunuh oleh para bawahan avi yang lainnya,apalagi mantan ratu itu telah menjadi pembantu atau pelayan bagi gamad walaupun usi mantan ratu itu sudah sangat tua sekali dan gamad berkata.


"H-ha,karena aku cepat-cepat memberitau mereka semua."


"Tentang pekerjaan selanjutnya yang harus mereka kerjakan."


Mantan ratu itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Saya ingin bertanyak kepada anda."


Gamad berkata.


"Tanyak apa?."


Mantan ratu itu berkata.


"Kenapa orang-orang yang ada disini sikapnya baik-baik dan ramah sekali,apalagi terlihat mudah tersenyum?."


"Kan kalian sebenarnya orang-orang begitu hebat sekali dari orang lainnya?."


"Kenapa kalian tidak menunjukan sikap kehebatan kalian keseluruh orang?."


"Dan apa yang kalian lakukan kalau ada yang mengaku-ngaku tuhan?."


Gamad seketika tersenyum dan gamad berkata.


"Kami terlihat begitu karena itu ajaran dari agama kami,yang mana kami harus bersikap baik,ramah dan tersenyum kepada seseorang kami temui."


"Untuk apa hebat didunia."


"Kalau tidak ada guna kehebatanmu miliki didepan tuhan."


"Dari harta,tahtah,jabatan,kekuatan,kekuasaandan lain sebagainya."


"Maka itu semua itu hanya sampah bagi tuhan."


"Kami tidak ingin terlihat hebat didunia tapi kami ingin terlihat hebat didepan tuhan."


"Untuk apa hebat didunia tapi kamu tidak hebat didepan tuhan."


"Sehebat-sehebat apapun kamu didunia,kamu tidak akan hebat pada hadapan tuhan dan terhadap kematianmu juga."


"Kalau kamu merasa hebat yang kamu punya dan kamu miliki maka itu tidak akan lama menghilang darimu."


"Kamu berlagak hebat dari orang lain yang apa kamu lakukan didunia maka dunia akan tertawak terhadapmu karena kamu telah sudah masuk kedalam tipuannya."


"Kalau masalah orang yang mengaku tuhan."


"Maka kami akan menanyakannya keinti-intinya sampai orang itu tidak sanggup menjawab pertanyaan tersebut."


"Kalau orang itu tidak sanggup menjawab pertanyaan tersebut maka kami akan menebas kepalah orang itu sampai putus."


Seketika mantan ratu itu tersenyum dan mantan ratu itu berkata.


"Oh,begitu ya."


Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang lagi berjalan di padang rumput luas dengan gamad,ferzy,dan labo,untuk menunjuk kesuatu tempat akan tetapi seketika muncullah kaisar torbot dengan enam orang disampingnya yang mana empat makhluk bersayap yang biasa disebut malaikat dan dua lagi orang yang benar-benar melebih dari kekuatan bans,tampaklah kaisar torbot muncul pada diatas langit dan tepat diatas avi berada dan tampaklah avi dan para bawahannya berhenti berjalan karena kedatangan mereka tersebut,tampaklah kaisar torbot itu turun ketanah begitu juga enam orang disampingnya dan kaisar itu seketika tersenyum dan kaisar torbot itu berkata.


"Jadi apakah kamu sang pemimpin negara ex tizio tersebutkah?."


Tampaklah avi dan para bawahannya kebingungan semuanya dan sampai-sampai melihat kearah belakang mereka karena saking bingungnya mereka,tampaklah kaisar torbot itu marah sekali karena avi dan para bawahannya pura-pura bodoh dan kaisar torbot itu berkata.


"Kurang ajar kalian!!!."


"Kalian!."


"Kalian sudah merusak rencanaku dari awal!!!."


"Dan ramalan tersebut!!!."


Avi berkata.


"Apakah dia sedang rusakkah?."


Gamad berkata.


"Kayaknya begitu,wahai my lord."


"Sepertinya dia sudah rusak kayaknya."


Kaisar torbot berkata.


"Kurang ajar kalian!."


"Menyebutku rusak!."


"Bunuh mereka kai!."


"The king of hore brine!."


"Dan kalian lima juga."


"Bunuh mereka tersebut!."


Seketika gamad tersenyum dan gamad berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kayaknya kamu dibodohi oleh orang itu ya."


"Aku ingin bertanyak kekamu."


"Sebelum kamu menyerang kami semua."


"Siapa yang mengirimkan orang dua itu tersebut?."


"Kamu bilang tadi."


"Kai,the king of hero brine ya."


"Dan orang itu,apakah namanya adalah."


"Claud the king of nightmares?."


Terkejutlah kaisar torbot karena salah satu orang yang gamad maksud tersebut adalah benar dan kaisar torbot berkata.


"Kalau iya,kenapa?."


"Ke-kenapa kamu mengetahui orang sebelahku yang ini?."


Gamad berkata.


"Ha,tenang."


"Aku tau siapa tuan orang itu dua."


"Jadi begitulah."


"Kayaknya kamu dibodohi oleh orang itu tersebut ya."


Kaisar torbot berkata.


"Serang mereka segera!!!."


Gamad berkata dengan berlutut dihadapan avi.


"Wahai my lord,biar saya yang akan mengatasi mereka berdua karena mengetahui siapa mereka berdua tersebut."


Avi berkata.


"Iya."


Gamad berkata.


"Baik,saya akan segera menyelesaikannya."


Seketika gamad bergerak begitu sangat-sangat cepat sekali dan seketika muncul,gamad sudah menahan dan memegang dua orang yang gamad maksud tersebut dan tampaklah labo dan ferzy mengatasi empat orang malaikat walaupun empat orang itu ketakutan sekali dengan labo dan ferzy karena labo dan ferzy memakai wujud aslinya walaupun mereka berdua sudah mendapat izin dari avi untuk menggunkan wujud asli mereka berdua,tampaklah pertarungan tersebut memang benar-benar sengit sekali dengan berbagai skills dan sihir yang digunakan oleh orang-orang dari kaisar torbot tersebut,tampaklah kaisar torbot mendapat celah untuk membunuh avi tapi avi mengetahui hal tersebut dan pertarungan antara avi dan kaisar torbot tidak bisa dihentikan,berbagai skills dan sihir yang dikeluarkan oleh kaisar torbot akan tetapi kaisar torbot terus-menerus dapat serangan dari avi walaupun avi tidak memakai kekuatannya sama sekalipun dan tampaklah pertarungan itu benar-benar mengerikan sekali karena skills-skills yang dimiliki kaisar torbot begitu mengerikan sekali yang mana skills yang dimiliki kaisar torbot adalah 'unsheathed explosion' dan 'the sound of a deadly flare.


Walaupun skills-skills yang miliki kaisar torbot begitu mematikan sekali dan dapat menghancurkan satu juta gunung akan tetapi tidak ada satupun yang dapat mengenai avi akan tetapi sebaliknya malahan kaisar torbot yang terus-menerus diserang oleh avi dengan tangan tanpa senjata apapun yang dipegang oleh avi,tampaklah pertarungan tersebut begitu benar-benar mengerikan sekali dan tampaklah gamad sudah membunuh para utusan orang yang gamad maksud tersebut apalagi labo dan ferzy sudah mematahkan sayap-sayap empat malaikat tersebut,tampaklah kaisar torbot sudah begitu banyak sekali luka-luka ditubuh kaisar torbot tersebut dan sudah tidak dapat bisa berdiri lagi akan tetapi kaisar torbot berusaha berdiri dengan menggunakan pedangnya dan kaisar torbot berkata.


"Ini tidak mungkin?!."


"Ini tidak mungkin?."


"Gimana mungkin ini bisa terjadi?."


"Gimana bisa ini terjadi!!!."


"Datanglah a-."


Avi berkata.


"Anak ayam."


Tampaklah kaisar torbot begitu marah sekali karena avi membatalkan kebangkitan kekuatannya tersebut dan kaisar torbot berkata.


"Puki datanglah!!!."


Tampaklah avi kebingungan sekali dengan perkataan kaisar torbot tersebut dan tampaklah kaisar torbot itu kesakitan sekali dengan tubuhnya,tampaklah juga kaisar torbot menjerit kesakitan sekali dan seketika wujud kaisar torbot berubah menjadi sosok mengerikan sekali dan avi berkata.


"Wow,mengerikan."


"Ha,apakah bisa iblis merasuki iblis?."


"Kan aneh,kalau iblis merasuki iblis?."


"Berarti iblis yang sesungguhnya siapa?."


"Kalau iblis bisa merasuki iblis?."


"Tapi omong-omong dia kerasukan apa ya?."


Gamad berkata.


"Ha,kayaknya anak kucinglah,wahai my lord."


Avi berkata.


"Oh,anak kucing."


"Kalau anak kucing,maka bisa diajak mainkan?."


Gamad berkata.


"Kayaknya mungkin bisa,wahai my lord."


Tampaklah kaisar torbot seketika bergerak menyerang avi dengan kecepatan begitu benar-benar cepat sekali akan tetapi avi langsung menjatuhkan kaisar torbot tersebut ketanah walaupun avi harus berhati-hati karena avi tau kalau tubuh seorang wanita tidaklah boleh disakiti dan tidak boleh disentuh kalau bukan suaminya sendiri,tampaklah avi menahan kaisar torbot itu ketanah dengan hati-hati juga karena avi tau kalau kaisar torbot seorang wanita dan kaisar torbot memaksakan dirinya bangkit dan menyerang avi tapi itu langsung dijatuhkan lagi oleh avi ketanah dengan hati-hati,tampaklah kaisar torbot bergerak dengan cepat sekali untuk terbebas dari cengkeraman tangan avi yang menahan dirinya dan tampaklah kaisar torbot menyerang avi dari belakang tubuh avi akan tetapi avi tidak sengaja menendang kaisar torbot dengan kekaki kanannya,tampaklah kaisar torbot terpental sangat jauh sekali,tampaklah wujud mengerikan kaisar torbot berubah menjadi wujud aslinya yaitu wujud manusianya dan tampaklah kaisar torbot berdiri dengan badan yang sudah tidak berdaya apalagi penuh luka begitu parah sekali dan kaisar torbot berkata.

__ADS_1


"Kurang ajar!."


"Gimana bisa kamu melebihi kekuatan yang aku miliki ini tersebut?!!!."


"Gimana bisa!."


"Siapa kamu sebenarnya?!."


Avi berkata.


"Ha,asep."


Kaisar torbot berkata.


"Kepalah sapimu asep!."


"Kurang ajar dirimu!!!."


"Awas saja dirimu kalau kita bertemu lagi."


"Tapi ini masih belum berakhir loh."


"Keluarlah zes!!!."


Tampaklah seketika muncul sebuah pola lingkaran aneh diatas langit berwarna ungu dan seketika keluarlah seseorang dari pola lingkaran tersebut,tampaklah seketika kaisar torbot berkata.


"Nikmatilah,kamu akan tewas disini!."


"Kamu tidak akan bisa menandinginya!."


"Sampai jumpah,dah."


"Nikmatilah atas kematianmu tersebut!."


"Hahahahahaha!."


Tampaklah kaisar torbot itu menghilang bersama para malaikatnya tersebut dan avi berkata.


"Orang itukan?."


Gamad berkata.


"Ada apa wahai my lord?."


Avi berkata.


"Kayaknya kita harus menyadari orang itu tersebut."


Gamad berkata.


"Biar saya wahai my lord."


Avi berkata.


"Tidak,aku saja."


Tampaklah avi berjalan mendekati seseorang yang muncul dari pola lingkaran aneh tersebut dan tampaklah seseorang itu menatap tajam kearah avi dengan wajah begitu marah sekali,sebenarnya seseorang yang muncul dari pola lingkaran aneh itu adalah sumira dan apalagi sumira sedang dihipnotis oleh kaisar torbot tersebut,tampaklah didalam pikiran sumira dan dalam hatinya terus-menerus dihantui oleh rasa bersalah dan ketakutan yang begitu parah sekali,tampaklah sumira terus-menerus dihantui oleh dua rasa tersebut pada pikirannya dan dalam hatinya dan tampaklah sumira menangis pada didalam dirinya dan terus-menerus minta tolong kepada siapa saja kalau ada mendengari suara didalam dirinya akan tetapi pada saat sumira sudah putus asa pada didalam dirinya,seketika ada yang berkata.


"Tenang saja."


"Janganlah kamu takut begitu berlebihan begituan."


"Sesungguhnya rasa takut berlebihan begituan akan terus membuatmu menyakiti dirimu sendiri."


"Kamu kalau takut berlebihan begituan,kamu akan terus dipermainkan oleh dunia yang membuatmu merasa bersalah dan merasa ketakutan berlebihan begituan."


"Tenang saja."


"Pastih kamu bisa kembalik lagi pada dirimu sendiri."


"Kamu haruslah tenang."


"Janganlah kamu takut dengan rasa-rasa begituan."


"Tapi berdoa-lah kepada tuhan,maka kamu akan diselamat oleh tuhan."


Tampaklah sumira yang ada didalam dirinya hanya terdiam terbengong saja dengan suara tersebut dan tampaklah sumira mencoba menenangkan dirinya yang mana dari suara itu katakan,tampaklah sudah bisa mengambil kembalik kesadaran tubuhnya walaupun hanya bagian mata sebelah kanannya akan tetapi dia terkejut sekali dengan sosok yang benar-benar mirip dengan yang dia temui pada waktu dia berpura-pura menjadi budak dan tampak sosok mengenakan sebuah penutup mulut dari kain berwarna hitam yang mana juga sosok yang dilihat sumira adalah avi yang lagi berjalan kearah sumira dengan penutup mulut dari kain karena avi dari tadi memakainya,tampaklah sumira begitu marah sekali dan tampak sumira tidak bisa menahan kesadarannya lagi karena dia terus-menerus mengingat masa lalunya tersebut yang mana dia mengingat tentang kematian suaminya dia cintai dan keluarganya juga karena suami dan keluarga tewas akibat dari perbuatan dari raja yang menjajah negaranya,sumira gagal dalam tugasnya perintah raja yang menjajah tersebut walaupun dia paksa mengerjakan tugas tersebut karena suaminya dan keluarganya diancam oleh raja tersebut,apalagi kalau gagal maka suami dan keluarganya akan dibunuh didepan dirinya,tampaklah sumira tidak bisa menyadarkan kesadarannya karena terus mengingat kematian suaminya dan keluarganya akan tetapi suara itu berkata lagi pada didalam diri sumira.


"Tenanglah sumira."


"Kamu tidak boleh terus-menerus larut dalam kesedihan."


"Tidaklah baik bagimu sendiri,terus bersedih begitu."


"Kematian seseorang janganlah disedihkan begitu kali."


"Kematian orang janganlah merusak dirimu sendiri."


"Kematian orang bukanlah sesedih begitu."


"Kalau kamu sedih karena kematian seseorang maka tunjukan saja ekspresi wajahmu yang sedih."


"Maka sama saja kamu bersedih akan atas kematian seseorang yang sedihkan tersebut."


"Bukanlah sesedih begitu,malahan itu menyakitimu sendiri."


"Kematian memanglah tidak bisa diketahui dari mana arahnya."


"Ingatlah kematian itu hal sesuatu takdir yang bisa diubah kecuali tuhan sendiri."


"Bukan darimu sendiri."


"Sadarlah sumira."


"Kamu tidaklah ditinggal siapapun."


"Karena kamu masih mempunyai orang yang menemanimu."


"Yaitu tuhan sesungguhnya."


Tampaklah avi yang sudah bertatapan satu sama lainnya dihadapan sumira dan tampaklah avi melepas penutup mulutnya tersebut,tampaklah sumira tersadar kembalik pada kesadarannya walaupun sumira belum bisa mengambil kendali tubuhnya tersebut dan avi berkata.


"Tenanglah sumira."


"Kamu tidaklah ditinggal oleh siapapun."


"Karena tuhan masih ada menemanimu."


Tampaklah sumira hanya terbengong pada didalam dirinya dan sumira berkata didalam dirinya.


"Kamu benar."


"Aku mohon,bantu aku!!!."


Avi berkata.


"Tenang saja."


"Aku akan mengatasi hal tersebut."


Tampaklah sumira hanya tersenyum pada didalam dirinya dan sumira berkata didalam dirinya.


"Tolong selamat aku!!!."


"Aku mohon kepadamu!!!!."


Tampaklah seketika avi tersenyum dan avi berkata.


"Tenang saja sumira."


"Aku akan mengatasinya."


Tampaklah seketika badan sumira menyerang avi dengan kecepatan begitu benar-benar cepat sekali dan tampaklah badan sumira sudah menusuk badan sampai tembus dengan pedangnya,pada hatinya dan tampaklah seketika para bawahan avi terkejut dengan hal tersebu,tampaklah para bawahan avi begitu marah sekali dan sampai-sampai kemarahan para bawahan avi sampai bisa membuat pulau-pulau bisa bergerak sendirinya apalagi sampai-sampai pada dunia lain juga walaupun dengan aura mereka yang terbuka,tampaklah avi menyuruh mereka tetap tenang walaupun avi sudah muntah darah beberapa kali dan tampaklah sumira terkejut sekali dengan hal tersebut yang mana dirinya sudah menusukan pedangnya pada badan avi bagian jantungnya sampai tembus kebelakang tubuh avi dan sumira berkata didalam dirinya.


"Ke-kenapa aku menusuk seseorang yang menemaniku membaca buku?!."


"Ke-kenapa?."


"Kenapa ini bisa terjadi?."


"Kenapa aku menusukan pedangku kebadan orang itu?."


"Sa-sama saja aku telah membunuh dia."


"A-apakah aku ini ti-."


Avi berkata.


"Tenanglah sumira."


"Ini tidak apa-apa."


"Kan sudah bilang kalau aku saja yang akan mengatasi hal tersebut kepadaku."


"Janganlah kamu larut lagi dalam kesedihanmu tersebut."


"Tenangkanlah dirimu."


"Ini bukanlah apa-apa bagiku."


Seketika avi tersenyum dan seketika pedang sumira pecah menjadi debu,tampakla rambut tujuh warna yang berbedah yang pernah avi potong dan seketika muncul lagi pada telinga avi bagian kanan,seketika luka dari tusukan tersebut tidak ada lagi dan para bawahan avi hanya terdiam terbengong saja apalagi mereka terkejut kalau ada rambut tujuh warna berbedah dikepalah avi dan tampaklah sumira telah bisa mengendalikan lagi tubuhnya,tampaklah sumira terkejut dan terdiam terbengong tentang tujuh warna rambut avi yang berbedah satu sama lainnya dan avi berkata.


"Apakah kamu sudah baik-baik sajakah,sumira?."


Sumira berkata.


"E-ehg!."


"Ti-tidak apa-apa."


"A-aku baik-baik saja."


Tampaklah wajah sumira begitu merah sekali karena dia tidak tahan dengan ketampanan wajah avi dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Sumira berkata.


"Ta-tapi kenapa ada rambut yang memiliki tujuh warna betbedah diatas kepalahmu?."


Tampaklah avi kebingungan sekali dengan perkataan sumira tapi avi sadar kalau tujuh warna yang pernah dia potong dan muncul lagi dan avi berkata.


"Ha,soal tidak apa-apa."


"Aku juga akan memotongnya."


Sumira berkata.


"Se-sebaiknya jangan dipotong rambutmu tersebut."


"Ka-karena kamu miliki rambut itu akan menjadi dirimu makin ta-tampan saja."


Avi berkata.


"Tidak,aku tetap motongnya."


"Aku tidak suka ada warna rambut berbedah dari rambut aslinya."


Tampaklah sumira terkejut dan seketika sumira tersenyum dan sumira berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata.


"Kenapa kamu bisa dihipnotis oleh kaisar torbot?."


Sumira berkata.


"H-ha,pada saat aku bertualang."


"A-aku tidak sengaja melewati salah satu prajurit kekaisarn torbot dan."


"Kalau tidak salah aku merasa pusing begitu dan akupun tertidur."


"Aku juga tidak tau apalagi selanjutnya?."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah sumira terus melihat kearah wajah avi dan avi mengetahui hal tersebut dan avi berkata.


"Kenapa kamu terus melihatku?."


"Apakah ada yang salah denganku-kah?."


Sumira berkata dengan malu sekali.


"Ti-tidak apa-apa."


"Ha-hanya saja."


"Ka-kamu terlihat tampan sekali ya."


Tampaklah avi kebingungan sekali dengan perkataan sumira tersebut dan avi berkata.


"Begitu ya."


Sumira berkata.


"Ta-tapi rambutmu yang mempunyai tujuh warna berbedah itu."


"Kalau tidak salah mirip dengan rambut atau bulu kalau tidak salah."


"Yang mana ada tujuh benua yang sama besarnya dengan sebuah pulau."


"Akan tetapi ditengah tujuh benua tersebut,ada sebuah gunung atau bukit yang mana ditengah gunung atau bukit itu tertancap sebuah bulu atau rambut yang berbedah-bedah setiap tujuh benua tersebut."


"Apalagi warna dan bentuknya hampir sama dengan rambut yang kamu miliki tersebut."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Tampaklah sumira terus memperhatikan avi dan avi menyadari hal tersebut dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Aku ingin bertanyak kepadamu."


Sumira berkata.


"Ehg!."


"Ta-tanyak apa?."


Avi berkata.


"Menikahlah denganku."


Tampaklah para bawahan kaget dengan tersebut begitu juga sumira dan sumira berkata.


"E-ehg!."


"Me-menikah?."

__ADS_1


"A-apa maksudmu tersebut?."


Avi berkata.


"Aku mengajakmu untuk menikah denganku."


Sumira berkata.


"Ta-tapi."


Tampaklah avi kebingungan sekali dengan hal tersebut dan sumira berkata.


"Ta-tapi kalau kamu mengajakku menikah."


"Pastih kamu akan bosan denganku."


"Pastih kamu akan marah terhadap diriku yang mempunyai kekurangan dalam hal mengurus rumah tangga."


"A-apalagi tidaklah hebat dalam hal mengurus rumah tangga."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Aku tidak akan marah terhadapmu kalau dirimu tidak hebat dalam urusan rumah tangga."


"Aku tidaklah bisa marah terhadap seorang wanita."


"Kalau ada seorang suami yang menganggap istrinya membosani maka sungguh orang itu tidak mengetahui kalau mempunyai seorang itu menyenangkan dan membahagiakan."


Sumira berkata.


"Begitu ya."


Sumira seketika tersenyum dan sumira berkata didalam dirinya.


"Kayaknya dia berbedah ya."


"Dari laki-laki umumnya."


"Biasa laki-laki umumnya akan gerogi dan takut kalau melamar seorang wanita untuk menikah."


"Tapi dia tanpa rasa takut ataupun gerogi."


"Malahan banyak perkataan-perkataan dia yang begitu serius sekali."


Seketika sumira tersenyum dan sumira berkata.


"A-aku menerimanya."


"A-aku menerima ajakan nikahanmu tersebut."


"Ta-tapi kamu tidak boleh marah ya."


"Kalau aku membosankan ba-bagimu."


Avi berkata.


"Iya,tidak apa-apa."


Avi seketika tersenyum dan tampaklah avi menikah dengan sumira dan tampaklah beberapa hari berlalu tampaklah kaisar torbot yang lagi marah sekali sambil duduk dikursi singgasananya dan kaisar torbot berkata.


"Kurang ajar!."


"Gimana mungkin aku bisa kalah dengan pemimpin negara tersebut!."


"Apalagi aku dibuat terluka parah dan sampai-sampai aku pingsan lima hari."


"Gimana bisa orang itu sekuat itu?!."


"Apalagi apa gunanya kekuatan dari para raja naga tersebut!."


"Apalagi dari kekuatan orang itu juga!."


"Kurang ajar dia!."


"Untuk apa aku membayar mahal-mahal kepada raja naga kalau aku kalah juga!."


"Kurang ajar sekali mereka yang telah menipuku!."


Tampaklah kaisar torbot bingung dengan kedatang sekelompok orang-orang bersenjata lengkap yang mana sekelompok orang-orang dari suatu negara yang terletak bagian timur dari kekaisaran torbot dan kaisar torbot itu bingung kedatangan sekelompok orang-orang bersenjata lengkap itu yang masuk keruangannya dan kaisar torbot berkata.


"Kenapa kalian masuk keruanganku dengan senjata lengkap?."


"Kan ada aturan kalau tidak boleh membawak senjata lengkap keruanganku?."


Pemimpin kelompok itu berkata.


"Eheh."


"Aturan ya?."


"Tapi itu sudah tidak berlaku lagi terhadap kami."


Seketika pemimpin kelompok memetik jarinya dan tampaklah orang-orang dari kelompok itu seketika masuk keruangannya kaisar torbot dengan dibawaknya mayat-mayat dari menteri-menteri kaisar torbot dan para prajuritnya dan lain sebagainya,tampaklah kaisar torbot terkejut sekali dengan hal tersebut karena sekelompok orang-orang itu telah membunuh semua orang-orang yang ada diistananya tersebut apalagi sekelompok orang-orang itu dari suatu negara yang bekerja sama dengan kekaisaran torbot akan tetapi negara tersebut sudah menghianati dia dan kaisar torbot berkata.


"Ke-kenapa kalian melakukan ini tersebut?!."


"Bukannya kita suatu negara yang bekerja sama?."


"Kenapa kalian menghianatiku?!."


"Kenapa?."


"Kenapa?."


Pemimpin kelompok itu berkata.


"Sederhana."


"Kami sebenarnya tidak menginginkan dirimua apalagi negara ini tersebut."


"Kamu telah banyak sekali mengatur-mengatur kami semua."


"Kalian juga seenak hati menjajah negara lain tanpa merasa bersalah apalagi banyak orang-orang yang kalian bunuh tanpa rasa hormat sekalipun."


"Kalian juga tidak tau malu,tentang aturan yang kalian buat tersebut."


"Lebih baik kamu dihilangkan saja dari dunia ini."


"Dan negara ini juga."


Kaisar torbot berkata.


"Ke-kenapa kalian menghinataiku?."


"Ke-kenapa ini bisa terjadi?."


"I-ini tidak mungkinkan?!."


"Kenapa ini bisa terjad-."


Tampaklah seketika kaisar torbot ditusuk oleh pemimpin kelompok itu dengan kecepat tinggih sekali dan pemimpin kelompok itu berkata.


"Lebih kamu menghilang saja dari dunia ini tersebut."


"Dari pada ada didunia ini tersebut."


"Nikmatilah rasa penyesalanmu ini tersebut."


Tampaklah kaisar torbotpun tewas ditempat dan tampaklah ada seseorang yang lagi berjalan dihutan dengan kondisi tidak berdaya dan seseorang itu berkata didalam dirinya.


"Aku haruslah mencari suatu tempat yang aman dari orang-orang itu tersebut."


"Tapi kenapa mereka ingin menangkapku?."


"Dan mengejarku?."


"Kenapa?."


"Padahal aku bersikap biasa-biasa saja?."


"Tapi kenapa bisa begitu?."


"Kenapa?."


"Apa yang salah dariku?."


"Aku tidak menyukai orang-orang dari ras apapun itu."


"Karena orang-orang akan mudah sekali menghianatiku."


"Gawat."


"Tubuhku sudah akan bertahan lama lagi ya."


"Dan akupun nantinya pingsan atau tewaskan?."


"Aku sudah tidak menyukai diriku."


"Sebenarnya."


"Lebih baik aku mat-."


Seketika seseorang itu pingsan dan jatuh ditanah dan tampaklah avi dan para bawahannya yang lagi berjalan dihutan akan tetapi avi dan para bawahan avi seketika berhenti berjalan karena avi dan para bawahannya menemukan orang yang sedang pingsan ditanah dengan kondisi badan yang tidak berdaya sama sekali,gamad berkata.


"Ehg?."


"Ada orang pingsan my lord!."


Avi berkata.


"Bawak dia kerumah sakit segera."


"Obati juga luka dibadan orang tersebut."


Para bawahan avi berkata.


"Baik,my lord!."


Tampaklah seseorang yang pingsan itu sedang tertidur ditempat tidur rumah saki dengan badan yang diperban dan tampaklah seseorang itu bangun dari pingsannya tersebut dan seseorang itu duduk diatas tempat tidur tersebut,tampaklah seseorang itu kebingungan sekali dengan tempat yang dia berada dan seseorang itu terkejut kalau didepannya ada empat orang yang terus menatap tajam kearahnya,sebenarnya empat orang yang terus menatap tajam seseorang itu adalah gamad,rifer,maja,dan xeza,seseorang itu berkata.


"Ehg!."


"A-apakah a-ada yang salah denganku-kah?."


"A-anu,si-siapa kalian sebenarnya?."


"Ke-kenapa aku ada disini?."


"Te-tempat apa ini sebenarnya?."


Tampaklah avi berjalan kearah seseorang itu sambil berkata.


"Kenapa kalian menatap begitu tajam sekali kedia?."


Tampaklah avi seketika berhenti berjalan dan gamad berkata.


"Karena kami masih belum percaya sepenuhnya kedia."


"Kami masih ragu tentang dia kalau dia pingsan ditengah hutan itu."


"Karena tidak mungkin ada orang pingsan dihutan itu kecuali seorang penjahat karena hutan itu tempat tinggal orang-orang jahat seperti itu."


Avi berkata.


"Kamu tidak boleh begitu,gamad."


"Kamu janganlah memandang orang dari fisiknya tapi pandanglah hatinya."


Tampaklah seketika para bawahan avi terdiam tertunduk bersalah karena mereka telah melakukan kesalahan dari tadi dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Aku tidak marah terhadap kalian yang apa kalian lakukan tersebut."


"Tapi jangan dilakukan lagi ya."


Mereka menjawab berkata.


"Baik,my lord."


"Kami akan melakukan hal tersebut."


Avi berkata.


"Hei,kenapa kamu tadi pingsan dihutan itu?."


Seseorang itu berkata.


"Aku tidak bisa mengatakannya kepadamu."


"Karena aku takut kalau kamu bagian dari orang-orang itu tersebut."


Tampaklah avi kebingungan sekali dengan hal tersebut dan avi berkata.


"Orang-orang siapa yang kamu maksud?."


Seseorang itu berkata.


"Para brine."


Tampaklah avi makin kebingungan sekali dengan tersebut dan tampaklah gamad yang marah sekali dengan perkataan seseorang itu tapi avi menyuruh gamad untuk tidak marah dan avi berkata.


"Kenapa kamu takut dengan para brine tersebut?."


"Apakah mereka memakai nama brine-kah?."


Seseorang itu berkata.


"Tidak,mereka menamai mereka sendiri dengan nama brine."


"Aku tidak takut dengan mereka tapi kekuatan mereka sungguh mengerikan sekali."


"Tapi kayaknya aku sendiri yang buat kesalahan tersebut."


Avi berkata.


"Apa yang kamu lakukan,sampai-sampai harus berusan dengan para brine tersebut?."


Seseorang itu berkata.


"Aku tidak bisa menceritakannya kepadamu."


"Tapi intinya,aku tidak mau lagi tersenyum dan tertawak."


"Karena sungguh itu membuatku menderita sekali."


Seketika avi tersenyum dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Tapi tidaklah baik kalau kamu tidak tersenyum loh."


"Apalagi tertawak."

__ADS_1


__ADS_2