
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi sedang makan jagung meletus sambil duduk ditumpukkan monster-monster yang menjulang tinggih sekali dan avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kayaknya hari damai sekali ya."
"Karena tidak ada namanya masalah dengan seolah istri ya."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Kayaknya aku mencari hal menarik deh."
Tampaklah avi menaruh mangkuk jagung meletusnya kedalam skills ruang hitamnya itu tersebut dan avi seketika berdiri dari duduknya dan avi turun dari tumpukkan monster-monster itu dan avi seketika mengambil tumpukkan monster itu kedalam skills ruang hitamnya itu tersebut dan tampaklah avi berjalan yang avi tuju.
Tampaklah seketika avi berhenti berjalan dan tampak ada suatu orang wanita yang hologram yang menyadari sesuatu dan avi berkata didalam dirinya.
"Sepertinya kayaknya mangkin menarik sekali ya."
Seketika avi tersenyum jahat dong dan tampak seketika ada sesuatu bayang-bayangan yang terbang kearah avi tapi avi menghancur bayang-bayangan itu tersebut menggunakan pedangnya dan tampak seketika muncul seseorang seperti hologram yang turun dari atas dan tampaklah avi menatap tajam seseorang itu dan avi seketika tersenyum jahat dan seseorang itu berkata.
"Wahai manusia!."
"Kenapa kamu berada disini?!."
"Hah!."
"Kalau begitu matilah dirimu!."
Seketika seseorang itu bergerak dengan kecepatan penuh kearah avi dengan terbang akan tetapi seseorang itu belum menyentuh avi,avi sudah memegang kepalah seseorang itu tersebut dan seketika avi tersenyum jahat dong dan seketika seseorang itu ketakutan sekali dong dan seseorang itu berkata.
"Tu-tungguh sebentar!."
"A-aku seorang hantu jangan sakiti aku!."
"Aku mohon!."
Seketika avi mangkin tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Hantu ya?."
"Waktunya pembantaian!."
"Hahahahaha!."
Seketika mangkin ketakutan dong seseorang itu dan seseorang itu berkata.
"Tu-tungguh sebentar!."
"A-aku sebenarnya seorang manusia bukan hantu!."
"Ja-jadi aku mohon jangan sakiti aku!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi melepas tangannya dari kepalah seseorang itu dan seketika seseorang itu berubah dan benar saja kalau dia seorang manusia karena dia memakai skills tembus pandang akan tetapi malah seperti hologram dilihat dan tampaklah seseorang itu seorang wanita berambut ungu kehitam-hitaman dan mata berwarna merah.
Tampaklah avi masih menatap tajam orang itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Kamu seorang wanita ya?."
"Apalagi seorang manusia?."
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Haaaaaaaaaa."
"Jadi kenapa bisa berubah menjadi seperti hantu?."
"Kayak hologram saja?."
Orang itu berkata.
"Apanya?."
"Hologram?."
"Ha,baiklah aku mengerti sekarang."
"Kamu maksud adalah kenapa aku bisa menjadi hantu ya?."
Avi berkata.
"Iya."
Orang itu berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Aku bisa berubah menjadi hantu karena sebuah skills."
"Jadi aku bisa berubah menjadi seperti hantu."
"Apalagi aku dapat tembus beberapa benda-benda atau beberapa makhluk lainnya."
"Tapi?."
Tampaklah seketika orang itu menatap tajam avi dan orang itu berkata.
"Kenapa tidak dapat ditembus sama sekali!."
"Itu seperti sama saja curang sekali!."
Tampaklah orang itu cemberut dong dan avi terkejut dong dan tampaklah avi kebingungan dong yang apa dikatakan orang itu tersebut dan avi berkata.
"Ehg?."
"Tidak dapat ditembus sama sekali?."
Orang itu berkata.
"Iya,kenapa kamu tidak dapat ditembus sama sekali seperti pada makhluk umumnya?!."
Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Apakah kamu tau kalau kamu lakukan itu adalah hal bodoh loh."
Kesal dong orang itu karena avi mengatakan dirinya bodoh dan orang itu berkata.
"Apa maksudmu?."
"Hah?!."
Avi berkata.
"Tidak,aku tidak ada maksud apapun itu."
"Kecuali."
"Kenapa kamu melakukan hal tidak berguna loh."
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Begitu ya,kamu mirip tina ya?."
Terkejut dong orang itu karena avi dapat mengenal tina dan orang itu berkata.
"Ehg?!."
"Kamu kenal pahlawan tina?!."
Avi berkata.
__ADS_1
"Iya."
"Ada apa ya?."
"Kenapa begitu terkejut sekali?."
Orang itu berkata.
"Tidak,tidak apa-apa."
"Karena akhir-akhir beberapa hari dan tahun jarang muncul tina beberapa negara apalagi muncul diperkumpulan pahlawan."
"Apalagi serena,vema,mila dan beberapa pahlawan lainnya."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Kayaknya beberapa sedang kelelahan sekali ya."
"Karena urusan pahlawan mereka ya."
"Semoga saja mereka tidak tiada karena bertarung dengan para monster kuat."
"Haaaaaaaaaaaa."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kayaknya seperti anak kecil ya?."
"Yang berumur dua belas tahun."
Orang itu marah dong karena avi menyebutnya sebagai anak kecil dua belas tahun saja dan orang itu berkata.
"Aku bukan anak kecil loh!!!."
"Aku sudah berumur sembilan belas tahun loh!."
Tampaklah orang itu cemberut dong dan avi menyadarinya dong dan avi berkata.
"Ehg?!."
"Be-begitu ya."
"Aku tidak tau karena tubuh sama seperti anak kecil berumur dua belas tahun saja."
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah orang itu masih cemberut dong dan avi menyadarinya dong kalau orang itu masih cemberut dan avi seketika jongkok dan mengelus kepalah seseorang itu sambil berkata.
"Walaupun kamu seperti anak kecil dua belas tahun."
"Tapi kamu masih cantik loh."
Seketika avi berdiri dari jongkoknya dan seketika orang itu malu sekali dong dan orang itu berkata dengan perasaan malu sekali.
"Be-begitu ya."
"Kamu menyebutku masih centik ya?."
"Kamu memang bodoh sekali ya?."
"Menyebutku dengan kata cantik kepadaku."
"Kamu curang sekali membuatku malu begini."
Tampaklah avi yang sudah pasrah karena sudah tau kalau itu terjadi dan avi berkata.
"Be-begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Gawat!."
"Kenapa aku membuatnya malu!."
"Kenapa sebaliknya kenapa aku membuatnya salah tingkah samaku."
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Kayaknya aku pasrahkan saja deh sama tuhan."
"Karena aku tidak tau kelanjutannya apa."
"Haaaaaaaaaaaaa."
Orang itu berkata dengan perasaan malu.
"A-apakah aku bisa memegang tanganmu-kah?."
Terkejut dong avi dan avi berkata.
"Tidak-tidak-tidak."
"Aku tidak mau berpegangan tangan dengan seorang wanita."
Orang itu berkata dengan nada suara imutnya dan wajah imutnya.
"Begitu ya."
"Tidak bisa ya."
"Apakah tidak bolehkah berpegangan tangan dengan seorang wanita sepertiku?."
Tampaklah avi sudah pasrah saja karena sudah mengetahuinya hal itu tersebut dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Aku tetap tidak mau berpegangan tangan denganmu."
"Walaupun pakai wajah imut dan suara imut."
"Aku tetap tidak mau berpegangan tangan dengan seorang wanita."
Orang itu berkata.
"Be-begitu ya."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
Avi berkata.
"Dah,kalau begitu sampai jumpah lagi ya."
Tampaklah avi berjalan yang dia tuju dan seketika orang itu berkata.
"Tungguh sebentar orang misterius."
Seketika avi berhenti berjalan dan avi berkata.
"Ada apa?."
Orang itu berkata.
"Kamu pergi kemana?."
Avi berkata.
"Yah,ada aku cari sesuatu."
"Jadi dah,sampai jumpah lagi."
Tampaklah avi berjalan lagi dan akan tetapi orang itu berkata.
"Tungguh sebentar."
Avi seketika berhenti berjalan dan avi berkata.
"Ada apa lagi ya?."
__ADS_1
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
"Apakah aku boleh ikut denganmukah?."
Avi berkata.
"Kenapa kamu inginku denganku?."
Orang itu berkata.
"Ha-hanya saja aku hanya tidak tau kemana."
"Karena aku terus-menerus dibully."
"Karena tubuhku yang pendek ini."
"Tapi."
"Dirimu tidak mengatakan begitu tanpa kebohongan sama sekali."
"Jadi apakah aku boleh ikut denganmukah?."
Seketika avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Woi,kamu jangan terlalu percaya sama seseorang yang menurut baik."
"Karena setiap seseorang mempunyai dua wajah yang berbedah."
"Apalagi aku,jangan terlalu percaya denganku juga."
"Dah,sampai jumpah lagi ya."
Tampaklah avi berjalan lagi akan tetapi orang itu berkata.
"Begitu ya."
"Jadi apakah kamu bisa tungguh sebentar dulu?."
Seketika avi berhenti berjalan dan avi berkata.
"Ada apa ya?."
Orang itu berkata.
"Apakah aku boleh ikut denganmukah?."
"Walaupun kamu bilang begitu."
"Aku tetap percaya denganmu."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kenapa kamu ingin ikut denganku?."
Orang itu berkata.
"Aku sangat menyukaimu."
"Jadi aku ikut denganmu."
"Aku ingin berada disampingmu saja."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika tersenyum dan avi berkata.
"Kenapa kamu berkata begitu?."
"Dan kamu seolah aku adalah orang paling kamu sukai."
"Padahal kita hanya bertemu sekali pada hari ini."
"Kenapa kamu berkata seolah aku adalah seseorang yang kamu sukai begitu lama sekali bagimu?."
Orang itu berkata.
"Begitu ya."
Seketika orang itu tersenyum dan orang itu berkata.
"Walaupun perkataanku seolah dirimu bagaikan aku menyukaimu begitu lama sekali."
"Tapi aku tidak kenapa aku berbicara begitu?."
"Mungkin aku sendiri yang tidak dapat mengendalikan tubuh kalau jatuh cinta seseorang pertama kalinya."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Orang itu berkata.
"Apakah aku bisakah ikut denganmukah?."
Seketika avi tersenyum dan avi berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Baik,kamu boleh ikut denganku."
Seketika orang itu senang dong dan orang itu berkata.
"Benarkah?."
Avi berkata.
"Iya."
Orang itu berkata.
"Hore!."
Avi berkata.
"Untuk berikutnya mohon kerja samanya ya?."
Orang itu berkata.
"Baik."
"Hore!akhirnya!."
Tampaklah avi yang sudah pasrah saja dan tampaklah disuatu hari tampaklah avi sedang berjalan dan tampak avi mengenakan jubah hitam dan tampaklah dipunggung avi ada sebuah senjata api barett M82 dan tampaklah avi berjalan menujuk sesuatu dan tampaklah avi berhenti berjalan dan avi langsung mengambil senjata yang ada dipunggungnya dan avi menaruh senjata itu kebawah dan avi seketika baring ketanah untuk bersiap-siap membidik sesuatu discope senjata api barett.
Tampaklah avi seketika tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Sekarang kamu kenak sekarang."
Tampaklah seketika avi menembakkan senjata api avi itu tersebut dan tampaklah avi menembak sebuah monster begitu besar sekali dan kuat sekali dan cukup susah dikalahkan akan tetapi avi mudah membunuh monster itu sekali menembakkan senjata apinya saja.
Tampaklah avi terus-menerus menembakkan senjata api karena monster-monster yang avi cari ada disitu semua dan tampaklah peluru demi peluru sudah terkeluar begitu banyak sekali akan tetapi terus-menerus menembakkan dan memasang kembalik peluru senjata apinya itu tersebut dan tampaklah setelahnya avi telah selesai.
membunuh semua monster-monster itu tersebut dan avi langsung berdiri dan avi langsung mengambil senjata apinya itu tersebut dan menaruh senjata apinya kepunggungnya dan avi seketika berjalan menujuk mayat-mayat monster itu tersebut.
Tampaklah avi berhenti berjalan dan avi seketika jongkok dan mengambil sesuatu didekat mayat-mayat monster itu dan avi seketika tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Ini yang aku cari selama ini."
Seketika avi menyadari sesuatu dong dan avi langsung berdiri dong dan avi berkata.
"Gawat!."
"Kayaknya ada sesuatu akan kekotaku!."
__ADS_1
Tampaklah seketika avi mengaktifkan skills ruang hitamnya dan seketika mayat-mayat monster itu tersebut terhisap diruang hitam itu tersebut dan tampaklah seketika avi berlari kembalik kekota avi sambil tersenyum jahat.