Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Membuat kerusuhan didaerah kekaiti.chapter 93


__ADS_3

Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang sedang berjalan digurun pasir dengan vampir-vampir yang avi tundukan waktu tadi,tampaklah avi masih memakai jubah hitamnya tersebut dan tampaklah avi seketika berhenti berjalan karena tempat tujuan avi telah sampai dan tampak vampir-vampir lain juga berhenti berjalan karena avi berhenti berjalan,tampaklah avi menatap tajam tempat tersebut karena tempat tersebut adalah sebuah kota kerajaan ditengah gurun pasir dan avi berkata.


"Jadi ini ya,tempatnya?."


Salah satu vampir berkata.


"Iya,disinilah sang darah drakula tersebut berada."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Namanya sudah drakula ya."


"Apakah dia seorang drakulakah?."


Salah satu vampir berkata.


"Kami tidak tau dia drakula atau tidak."


"Karena nama itu hanya julukan yang diberikan oleh tuan kami."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Waktunya bantai dia."


Seketika avi berjalan lagi dan seketika terkejut vampir-vampir yang lainnya karena perkataan avi tersebut,tampaklah penjaga-penjaga pintu gerbang kota itu melihat sekelompok orang-orang berjubah dan seseorang yang memakai jubah hitam pekat seketika berhenti berjalan begitu juga orang-orang yang lainnya dan sebenarnya orang-orang berjubah tersebut adalah avi dan vampir-vampir lainnya dan salah satu penjaga berkata.


"Siapa kalian?."


"Kenapa kalian datang kesini?."


"Ada keperluan apa kalian semua kesini?."


"Siapa kalian sebenarnya."


Avi seketika tersenyum dibalik penutup jubahnya tersebut dan avi berkata.


"Kami bukanlah siapa-siapa."


"Tapi bukalah pintu gerbang tersebut segera sebelum kalian aku bantai habis."


Seketika penjaga-penjaga pintu marah karena perkataan avi tersebut dan salah satu penjaga berkata.


"Kurang ajar!."


"Berani-beraninya kamu berkata-kata begitu kepada kami!."


"Apa maksudmu membantai kami?."


"Hah?."


"Palingan kamu hanya or-."


Seketika avi sudah menusuk tubuh orang tersebut pada bagian hatinya dan seketika avi mencabut pedangnya yang dari badan orang itu tersebut dan orang itupun jatuh ketanah,seketika vampir-vampir lainnya terkejut dan ketakutan saja karena kecepatakan avi yang begitu cepat sekali bagaikan sebuah partikel kecil saja kalau dilihat mata mereka semua,tampaklah penjaga pintu gerbang mulai menyerang avi tapi seketika kepalah-kepalah mereka berjatuhan karena avi sudah menebas mereka dengan kecepatakan tinggih sekali dan avi langsung memasuki tubuh-tubuh penjaga pintu gerbang tersebut kedalam skills ruang hitamnya karena menurun avi akan berguna nantinya dan avi berkata.


"Waktunya masuk."


Avi seketika mulai memasuki kota kerajaan tersebut begitu juga vampir-vampir tersebut mulai masuk juga kedalam kota kerajaan tersebut,tampaklah setiap kali avi makin masuk dalam kekota dan mau kearah kastil kerajaan dikota tersebut selalu diserang oleh yang sama yang mana mereka bawahan darah.


drakula,tampaklah avi selalu membantai bawahan darah drakula tersebut terus-menerus sambil berjalan kearah kastil kerajaan tersebut tapi avi selalu memasuki mayat-mayat bawahan darah drakula kedalam skills ruang hitamnya,tampaklah avi sudah masuk kedalam ruang tahtah.


kerajaan,tampaklah avi berjalan kearah darah drakula yang lagi duduk dikursi singgasananya kerajaan tersebut tapi dia bersama lima wanita disampingnya yang mana tanpa pakaian.


Tampaklah avi seketika tersenyum jahat dibalik penutup jubahnya tersebut dan avi seketika berhenti berjalan karena avi sudah ada didepan orang tersebut,tampaklah mata avi ditutup oleh penutup kain karena avi sudah mengetahui kalau itu akan terjadi,tampaklah orang itu seketika tersenyum jahat dan orang itu berkata.


"Ada apa?."


"Kenapa kalian ada disini?."


"Ada keperluan apa denganku?."


"Dan siapa kalian sebenarnya?."


Avi seketika tersenyum jahat dibalik penutup jubahnya tersebut dan avi berkata.


"Apakah kamu darah drakula?."


Orang itu berkata.


"Iya,kenapa?."


"Aku adalah darah drakula."


"Ada apa dengan diriku?."


Avi berkata.


"Apakah kamu drakula?."


Orang itu berkata.


"Tidak,aku bukan drakula."


"Aku hanya seorang vampir."


"Aku tidak tau apa itu drakula."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kamu tidak drakula ya."


"Memang sungguh kebohongan ya."


Orang itu berkata.


"Hah!."


"Kamu maksudmu!."


"Woi,kamu jangan seolah kuat ya?."


"Kamu itu sama saja dengan makhluk lainnya."


"Kamu itu hanya lemah saja loh."


"Apalagi sekali tebas kamu tewaskan."


"Karena aku adalah sosok paling kuat dari raja kegelapan null sendiri."


"Apakah kamu ketakutankah?."


Avi berkata.


"Tidak,aku tidak ketakutan"


"Tapi kamu hanya banyak bicara saja."


"Apalagi aku pikir kamu drakula."


"Tapi malahan drakula palsu,itu sama saja bohong atas nama julukan saja."


Seketika marah orang tersebut dan orang itu berkata.


"Apa!."


"Apa yang kamu bilang!."


"Berani-beraninya kamu berkata begituan!."


"Kamu tidak tau siapa aku sebenarnya!."


"Kamu itu hanya makhluk lemah saja!."


"Kamu itu bagaikan ke-."


Avi berkata.


"Hmmmm,begitu ya."


"Yah,aku pikir kamu itu drakula asli."


"Karena aku sangat ingin membantai drakula asli."


"Karena aku sudah pernah membantai vampir sejenisnya."


"Sampai nangis-nangis loh."


"Aku juga pernah menyiksa puluhan raksasa berwarna hijau atau kepalah yang bisa terbang."


"Aku pengila pembantai makhluk seperti itu loh."


"Karena aku sangat begitu terobsesi dengan satu seseorang yang aku kagumkan."


"Yang mana dia tidak takut dengan makhluk-makhluk seperti kalian."


"Tapi sebaliknya makhluk-makhluk itulah yang ketakutan dengannya."


Seketika orang itu tertawak dan orang itu berkata.


"Oh,begitu ya."

__ADS_1


"Sungguh cerita yang cukup bagus juga ya."


"Ceritamu itu manalah ada loh."


"Jadi untuk apa kamu seolah kuat apalagi kamu dari perkataanmu tersebut seolah kuat."


"Kamu itu hanya makhluk lemah loh."


"Jadi jangan berlagak kuat didepanku loh."


Avi seketika tersenyum jahat dibalik penutup kepalah jubahnya tersebut dan avi seketika bergerak begitu cepat sekali,tampaklah avi seketika sudah menusu badan orang tersebut dengan menggunakan pedangnya dan tampaklah avi menusuk badan orang tersebut pada bagian hatin orang tersebut dan avi berkata.


"Rasakanlah dibantai olehku."


"Karena sangat haus dengan kegilaan membunuh makhluk sepertimu loh."


"Dibantai atau menjadi orang gila dan kamu pilih yang mana?."


"Hah?."


Tampaklah orang itupun seketika tewas ditempat,tampaklah seketika orang-orang diruangan tersebut terkejut semua karena kecepatan avi memang tidak terlihat oleh mata mereka sendiri walaupun memakai skills pencepatan penglihatan mata tapi itu sama saja tidak bisa dilihat oleh mata mereka sendiri karena kecepatan avi memang benar-benar tidak dilihat oleh mata,tampaklah avi seketika tertawak jahat dan avi berkata.


"Akhirnya aku membunuh seorang vampir!!!!!!!."


"Tapi siapa lagi yang mau dibantai olehku?."


Seketika orang-orang diruangan disitu semua ketakutan semuanya dan avi seketika tersenyum jahat dibalik penutup kepalah jubahnya tersebut dan avi berkata.


"Jadi siapa lagi yang mau dibantai olehku?."


"Kemarilah sebelum aku membantai kalian satu persatu loh?."


Seketika orang-orang disitu makin ketakutan sekali dan seketika mereka berlutut dihadapan avi dan mereka sambil berkata.


"Maafkan kami,wahai raja kami!."


Avi seketika tersenyum jahat sekali dibalik penutup kepalah jubahnya tersebut dan avi seketika mengaktifkan skills ruang hitamnya dan seketika mayat orang itupun terhisap kedalam keskills ruang hitamnya,tampaklah semua terkejut dengan hal tersebut dan avi berkata.


"Jadi apakah ada yang mau aku bsntaikah?."


Mereka menjawab.


"Kami tidak akan melawan anda,wahai raja kami!."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Mereka berkata.


"Kami mohon jadikan kami bawahanmu sesungguhnya!."


Avi terkejut dengan hal tersebut dan avi berkata.


"Ehg?."


"Kenapa kalian mau menjadi bawahanku?."


"Apakah kalian menipuku-kah?."


Mereka menjawab.


"Kami tidak menipu anda!."


"Kami tunduk terhadap anda."


"Kami sudah menganggap anda sebagai raja kami."


"Kami juga tidak tau lari kemana karena kami sangat begitu lemah karena kekuatan asli kami telah diambil oleh orang tersebut."


"Kami juga tidak tau harus kemana karena kami akan menjadi incaran para bawahan orang tersebut nantinya."


"Tapi kami mohon jadikan kami bawahanmu."


"Karena andalah yang dapat melindungi kami dari orang tersebit."


"Kami mohon-kami mohon."


"Kami mohon."


"Kami mohon bersungguh-sungguh terhadap anda."


"Tolong jadikan kami semua menjadi bawahanmu."


"Karena kami bisa berlindung dibalik anda dari orang tersebut."


"Karena kami percaya dengan anda dapat bisa melindungi kami semuanya."


Avi seketika tersenyum dibalik penutup kepalah jubahnya tersebut dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Aku terima kalian menjadi bawahanku sesungguhnya."


Mereka menjawab.


"Kami berterima kasih banyak dengan hal tersebut,wahai tuan kami."


Avi seketika tersenyum dibalik penutup kepalah jubahnya tersebut dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Iya,sama-sama."


"Mohon kerja samanya ya?."


Mereka menjawab.


"Baik,my lord!."


Tampaklah beberapa hari berlalu tampaklah avi yang lagi makan jagung meletus sambil duduk dikursi kerjanya dan avi berkata.


"Oh iya."


"Kalau tidak salah vampir-vampir waktu itu."


"Mulai bekerja ya?."


"Dan beberapa hari mereka sudah sangat begitu bersemangat sekali ya."


"Walaupun mereka terkadang ketakutan sama para jenderalku pada setiap kali salah dengan pekerjaan mereka."


"Tapi mereka sangat begitu bersemangat sekali ya."


"Apalagi mereka bisa berteman baik dengan ras yang mirip hantu itu ya?."


"Tapi ya memang mereka suka kali bercanda sih."


"Haaaaaaaaaaaaa."


"Tapi aku juga kenak candaan mereka sih."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


Seketika masuklah seseorang keruangan avi berada,tampaklah orang itu berjalan kearah avi dan seketika berhenti berjalan karena ditelah didepan avi dan orang itu seketika berlutut dihadapan avi dan orang itu berkata.


"Lapor,my lord."


Avi berkata.


"Ada apa zulky?."


Sebenarnya zulky nama orang itu tersebut dan sebenarnya orang itu yang mana adalah orang waktu itu yang mana dia adalah orang yang duduk dikursi singgasana waktu itu dan zulky berkata.


"My lord,jenderal bans memberitau saya tentang pergerakan aneh dari para bawahan kekaiti."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Hmmmmmm?."


"Kalau memang begitu maka aku caritau sendiri ya."


Zulky berkata.


"Anu,my lord?."


Avi berkata.


"Ada apa zulky?."


Zulky berjata.


"Maafkan saya kalau perkataan saya ingin kurang sopan kalau didengar."


Avi berkata.


"Tidak apa-apa."


"Kamu mau berkata denganku?."


Zulky berkata.


"Anu,my lord?."

__ADS_1


"Apa yang anda tidak suka dari seseorang laki-laki?."


Avi berkata.


"Woi,zulky."


"Kan kamu laki-lakikan?."


"Apa maksudmu tersebut?."


Zulky berkata.


"Karena saya ingin tau saja,wahai my lord."


Avi berkata.


"Ha,mungkin."


"Aku tidak suka dengan laki-laki yang meributkan seorang wanita apalagi bagian tubuh wanita."


"Karena tidak ada gunanya mereka meributkan hal begituan."


"Karena mereka akan berujung menjadi orang bodoh kalau meributkan hal begituan."


"Dan aku paling suka dengan laki-laki adalah mudah tergoda oleh wanita."


"Entah bagian apa yang mereka sering tergoda."


"Tapi aku biasanya melihat orang begituan menjijikan sekali karena padahal mudah sekali tidak tergoda oleh godaan wanita."


"Karena tinggal tundukan saja kepalah dan berjalan tidak melihat seorang wanita sambil mengingat kalau kematianmu ada dibelakangmu yang telah menungguhmu."


"Tapi masih banyak lagi sih,yang aku tidak suka dengan laki-laki."


"Tapi aku biasanya aku mengabaikan seorang wanita dan aku menganggapnya sebagai batang kayu saja."


"Tapi aku tetap menjaga diriku tidak tergoda oleh mereka."


Zulky berkata.


"Begitu ya,my lord."


"Baik,saya mengerti sekarang wahai my lord."


"Jadi kita harus menganggap wanita itu sebagai batang kayu saja ya,wahai my lord?."


Avi berkata.


"Hmmmm?,mungkin?."


"Aku juga tidak tau sih."


"Karena aku sering mengabaikan wanita sih."


"Tapi bedah lagi kalau seorang istri ya."


Zulky berkata.


"Oh,begitu ya my lord."


"Tapi berapa banyak bawahan anda,wahai my lord?."


Avi berkata.


"Ehg?."


"Apanya yang banyak?."


Zulky berkata.


"Saya minta maaf kalau kurang sopan pertanyaan saya ini tersebut."


"Yang saya maksud adalah berapa banyak bawahan anda miliki,wahai my lord?."


"Tapi saya minta maaf dengan pertanyaan saya tersebut."


Avi berkata.


"Kalau soal itu tidak apa-apa,aku maafin."


"Ha,kalau tidak salah satu triliunlah?."


Terkejut zulky dan avi berkata.


"Ha,kalau dulu kalau tidak salah empat ratus ribu ya?."


"Tapi terkadang xeza dan yang lainnya terkadang membawak pulang bawahan mereka masing-masing dari beberapa pulau yang ada didunia ini tersebut."


Terkejut zulky dan zulky berkata.


"Ehg?!."


"Be-begitu ya,wahai my lord."


"Kalau satu triliun terlalu banyak sekalilah bagi saya."


Avi berkata.


"Tapi begitulah yang sebenarnya."


Zulky berkata.


"Walaupun anda suka bercanda tapi saya mengangumi anda,wahai my lord."


"Karena anda bisa menghiduokanku lagi dari kematian."


Avi berkata.


"Ha,kalau tidak salah kamu mati suri itu."


"Karena aku membuatmu mati suri karena aku bisa membuat seseorang mati suri dari berbagai titik yang bisa membuat seseorang mati suri."


Terdiam terbengong zulky dan seketika zulky tersenyum dan zulky berkata.


"Begitu ya,my lord."


Avi berkata.


"Yah,mempunyai banyak bawahan tidak enak."


"Karena sering mengajak tanding,ribut dengan hal-hal begituan dan terkadang aneh-aneh saja tingkah laku seorang bawahan kalau dioerhatikan setiap saatnya."


"Yah,masih banyak sih yang tidak enak mempunyai banyak bawahan tapi bagian itulah yang tidak enak kalau mempunyai banyak bawahan."


"Apalagi terkadang aku harus mengatur mereka semua karena terkadang mereka seperti binatang saja kalau tidak diatur olehku."


"Tapi."


Seketika avi tersenyum dan avi berkata.


"Aku tetap harus ada disamping mereka karena aku takut mereka lepas kendali."


"Karena kekuatan mereka benar-benar sudah tidak masuk akal sama sekalipun."


"Apalagi sebuah dunia,mereka anggap sebagai kelereng saja yang mudah dipecahkan dengan palu."


Seketika terdiam zulky karena dia sudah mengerti kalau para bawahannya avi yang lain begitu mengerikan sekali kalau lepas kendali dan tampaklah setelahnya tampaklah avi yang sedang bersantai diruang kerjsnya,tampaklah avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.


"Oh iya."


"Apakah aku harus mengeluarkan CGH-kah?."


"Karena aku ingin menggunakannya."


"Karena CGH sebuah kereta api dengan teknologi yang begitu canggih sekali."


"Yang mana kereta api CGH bisa terbang dengan hologram yang berbentuk rel kereta api yang muncul dibagian depan kereta api."


"Tapi aku masih ragu sih,memakainya karena CGH ini sangat begitu mengerikan sekali kalau dikeluarkan seperti kapal induk terbang nanggala tersebut."


"Haaaaaaaaaaaa."


"Kayaknya jangan ya kayaknya."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


"Oh iya."


"Gimana aku merusuh sajalah ketempat para monster-monster berada ya."


"Sambil mengendarai kenderaan perang lapis baja ya."


"Karena itu cukup bagus juga ya."


"Baiklah,aku sudah putuskan untuk merusuh ketempat monster-monster itu ya."


Tampaklah avi sudah masuk kedalam kendaraan perang lapis baja dan avipun pergi berlaju kenderaan perangnya,tampaklah avi sudah merusuh tempat monster-monster itu berada dan tampaklah avi terus-.


menerus diserang monster-monster tersebut walaupun avi sudah didalam kendaraan perang tersebut tapi avi sangat begitu menikmatinya karena kendaraan perang tersebut sudah dipakaikan senjata api yang dapat menembak secara otomatis atas.


dengan dasar perkataan avi saja,tampaklah avi yang terusn-menerus dikejar-kejar oleh monster-monster tapi tetap masih semangat sambil mengendarai kendaraan perang.


tersebut,tampaklah avi tanpa sadari sudah memasuki kota kerajaan milik kekaiti tapi kota itu seketika hancur karena pertarungan dengan monster tersebut dengan kendaraan perangnya tersebut,tampaklah avi masih terus-menerus dikejar oleh monster-monster tersebut tapi avi tanpa disadari sudah memasuki kota kerajaan milik kekaiti tapi kota kerajaan tersebut seketika hancur karena pertarungan tersebut.


Tampaklah avi terus-menerus memasuki kota kerajaan milik kekaiti tapi kota kerajaan milik kekaiti seketika hancur terus-menerus karena setiap kali avi masuk kota kerajaan milik kekaiti selalu ada pertarungan dan yang mana bisa membuat satu kota hancur lembur dari pertarungan tersebut,tampakkah avi mulai membunuh monster-monster yang mengejarnya terus-menerus,tampaklah monster-monster tersebutpun terbunuh semuanya karena monster-monster itu terlalu lemah bagi avi,tampaklah avi hanya terdiam terhadap lemahnya monster-monster tersebut.

__ADS_1


__ADS_2