
Tampaklah peperanganpun telah terjadi dan tampaklah pasukan-pasukan dari zio dan vio,mulai menyerang kerajaan yang dimaksud tersebut dan apalagi sebagian para bawahan avi juga ikut dalam peperangan tersebut,tampaklah pertahanan kerajaan tersebut ditembus paksa oleh pasukan zio dan vio dengan para bawahan avi juga,tampaklah peperangan tersebut begitu sengit sekali dan tampaklah pasukan-pasukan zio dan vio sudah memasuki kerajaan tersebut sampai dalam dan tampaklah sang raja kerajaan tersebut ketakutan sekali karena pertahanan kerajaannya telah ditempus oleh pasukan zio dan vio secara paksa,tampaklah raja itu begitu ketakutan sekali dan dia ingin melarikan diri ketempat asalnya karena kerajaan yang ditempat berada adalah sebuah jajahan milik dia,tampaklah raja tersebut melarikan diri ketempat asalnya dan tampaklah pasukan-pasukan vio dan zio telah memasuki kastil kerajaan tersebut tapi mereka tidak menemukan sang raja dari kerajaan tersebut,tampaklah pada akhirnya kerajaan tersebut sudah jatuh ketangan pasukan zio dan vio bersama dengan para bawahan avi juga.
Tampaklah germa-germy yang sedang jalan-jalan dikerajaan tersebut yang mana mereka berdua juga ikut dalam peperangan tersebut walaupun mereka tidak memakai kekuatan asli mereka dan tampaklah mereka berdua melihat kalau penduduk dikerajaan tersebut masih ketakutan dengan hal tersebut sampai-sampai bersembunyi dirumah-rumah mereka masing-masing,tampaklah germa-germy seketika berhenti berjalan karena mereka berdua melihat suatu bangunan yang mereka berdua tidak sukai yaitu klup atau tempat penjual minuman keras dan sebagainya,tampaklah mereka berdua ingin menghancurkan bangunan tersebut dan tampaklah mereka berdua terkejut karena suatu anak muda yang lagi berpacaran walaupun mereka tampak tidak ketakutan dengan peperangan tersebut apalagi bermesra-mesraan secara terang-terangan didepan mereka berdua,seketika germa-germy tersenyum jahat dan germa berkata.
"Woi,apakah kalian tidak ada malukah yang kalian lakukan tersebut?."
Salah satu anak muda disitu berkata.
"Hah?."
"Maksudmu?."
Germa berkata.
"Woi,apakah kalian tidak ada malukah kalian melakukan hal tersebut?."
"Kalian melakukan secara terang-terangan loh?."
Seketika anak-anak muda disitu tertawak karena mereka menganggap hal suatu yang lucu dan salah satu anak muda disitu berkata.
"Hah!."
"Apanya yang harus malu?."
"Kan keren melakukan ini secara terang-terangan?."
Seketika germa-germy tertawak jahat kecil dan germy berkata.
"Woi,apakah kalian tidak ada rasa malukah melakukan hal tersebut?."
"Apakah kalian tidak malukah dengan yang kalian lakukan tersebut terhadap tuhan?."
Salah satu anak muda disitu berkata.
"Hah?."
"Tuhan?."
"Hah?."
"Tuhan itu tidak ada loh."
"Untuk apa malu dengan hal beginian?."
"Kan tuhan juga tidak bisa juga melihat hal beginian ditempat ini?."
"Jadi untuk apa malu?."
Germa-germy tersenyum jahat dan germa berkata.
"Begitu ya."
"Kayaknya lebih baik kita bunuh saja mereka."
"Karena mereka sungguh sudah tidak ada rasa malu sama sekalipun terhadap tuhan."
Seketika germa menarik pedangnya dari sarung pedangnya yang ada disamping badannya dan mengarahkan pedangnya kearah anak muda disitu dan germa berkata.
"Lebih baik mereka dibunuh saja,karena mereka benar-benar sampah saja bagiku."
Tampaklah tangan germy menurunkan tangan germa kebawah dan germy berkata.
"Itu tidak usah dilakukan."
"Mungkin mereka akan berubah dari perbuatan ini tersebut."
Germa berkata.
"Woi,tapi mereka sudah melakukan sesuatu yang sampah loh."
"Mereka melakukan suatu berpacaran secara terang-terangan ditempat ini tersebut."
"Dan mereka melakukan tanpa rasa malu sama sekali loh."
Germy berkata.
"Kan mereka bisa berubah dari hal tersebut."
Germa berkata.
"Tapi sudah melakukan hal sesuatu yang buruk loh."
"Apalagi mereka melakukan secara terang-terangan begituan loh."
Germy berkata.
"Tenang saja."
"Tenanglah."
Germa berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Tapi."
Tampaklah seketika tatapan germa menjadi tajam sekali dengan aura begitu mengerikan sekali dan tampaklah anak-anak muda disitu ketakutan semuanya dengan hal tersebut dan germa berkata.
"Woi,apakah kalian taukah kalian."
"Tentang yang kalian lakukan itu tersebut?."
"Yang mana kalian sudah melakukan hal sesuatu yang buruk loh."
"Apalagi bagi yang wanita."
"Sepertinya mahkota dikepalahmu jatuh ya?."
Tampaklah anak-anak muda disitu kebingungan sekali dengan hal tersebut dan salah satu anak muda disitu berkata.
"Ma-mahkota apa yang kamu katakan tersebut?."
Germa berkat.
"Apakah kalian tidak taukah kalian tentang wanita seorang ratu?."
"Yang mana seorang wanita itu sebagai seorang ratu."
"Yang mana tidak sembarangan orang menyentuh dia kecuali suaminya sendiri."
"Yang mana wanita yang seperti ratu adalah seorang wanita menjaga harga dirinya."
"Dan bukan menjual harga dirinya lo."
"Kalau seorang wanita menjual harga dirinya maka dia sudah tidak menjadi seorang ratu."
"Karena mahkota dikepalahnya telah jatuh ketanah dan apalagi mahkotanya telah diinjak-injak oleh banyak orang."
"Barubahlah sebelum mahkota dikepalahmu makin diinjak-injak oleh lain."
Salah satu anak muda disitu berkata.
"Eheh,begitu ya."
"Apakah itu sesuatu yang pentingkah?."
"Kan berpacaran bisa langsung menikah karena sudah bisa merebut hati yang kita sukai-kan?."
Germa berkata.
"Tidak masuk akal apa lagi ini."
"Tidak masuk akal apa kalau berpacaran bisa langsung menikah?."
"Kan tidak masuk akal-kan?."
"Yang mana suatu yang perbuatan buruk langsung menikah?."
"Kan pernikahannya akan hancur sekali karena suatu perbuatan buruk dibawak kepernikahan."
"Kan pernikahan akan hancur begitu mengerikan sekali loh."
"Kalau tidak percaya,ya tidak apa-apa juga."
"Kalian akan mengetahuinya kalau kalian sudah mengetahuinya kalau itu benar adanya."
__ADS_1
"Apalagi untuk apa menikah dari berpacaran?."
"Kan tidak masuk akal-kan,suatu yang buruk langsung dibawak pernikahan."
"Apalagi seorang wanita itu menjaga kehormatannya,bukannya menjual harga dirinya."
"Seorang wanita bagaikan seorang ratu yang mana dia menjaga kehormatannya dan harga dirinya dari seseorang yang bukan suaminya sendiri."
"Yah,bagi orang bodoh akan menganggap ini sesuatu yang tidak masuk akal."
"Tapi begitulah yang sebenarnya."
Salah satu anak muda disitu berkata.
"Ta-tapi pernikahan hal sesuatu yang mudah loh."
"A-apalagi wanita yang kita nikahi juga akan setia sampai kita tiada."
Seketika germa tertawak dan germa berkata.
"Woi,apakah itu benarkah?."
"Karena aku ingin suatu perkataan dari temanku."
"Yah,walaupun kalian menganggap temanku gila."
"Karena temanku adalah orang gila."
"Aku pernah berkata kepada dia tentang pernikahan dan dia mengatakan sesuatu kepadaku tentang pernikahan."
"Pernikahan adalah sesuatu cukup lucu kalau dilihat."
"Karena seorang wanita yang kita nikahi mengatakan kalau dia akan setia sampai kita tiada."
"Tapi kalau kita sudah tiada,dia malahan menikah lagi dengan laki-laki yang lain."
"Dan dia tidak menepati perkataannya tersebut kepada kita."
"Yah,menurutku pernikahan adalah hal sesuatu yang lucu karena wanita yang kita nikahi mengatakan kalau dia akan setia sampai kita tiada."
"Tapi malahan menikah lagi dengan laki-laki lain."
"Apalagi wanita yang tidak mau menikah lagi dan setia dengan perkataannya kepada kita."
"Biasanya itu jarang ada dan biasanya begitu susah sekali mendapatkan wanita seperti seperti itu tersebut."
"Untuk apa cantik kalau malahan nikah lagi dengan laki-laki lain,setelah kita meninggal."
"Dan begitulah yang dikatakan temanku tersebut."
"Jadi apakah ada yang masih menganggap gampang menikah?."
"Yah,tapi walaupun suatu candaan dari temanku tapi itu hal sesuatu yang ada."
"Apalagi pernikahan bukan dari mudah-gampangnya."
"Tapi pernikahan adalah hal sesuatu tanggung jawab kita sebagai suami ataupun istri."
"Masing-masing harus menjaga hubungan kekeluargaan terus-menerus tanpa henti sama sekalipun."
"Yah,dijelasipun akan susah dikatakan."
"Jadi begitulah."
Tampaklah anak-anak muda disitu terdiam tertunduk saja dan tampaklah avi dan sumira masih berkembalik kekerajaan tersebut walaupun avi bisa datang kesana dengan cepat tapi avi tidaklah mau memakai kekuatannya tersebut,tampaklah avi dan sumira masih berjalan walaupun mereka terlihat kekelahan sekali dan avi berkata didalam dirinya.
"Oh iya."
"Kayaknya cerita tentang orang paling mulia dan para sahabatnya."
"Kayaknya berbedah dari cerita aslinya."
"Dan pada perang yang aku menyebutnya yang sama dengan salah satu nama yang ada pada cerita orang paling mulia tersebut."
"Walaupun secara nyata itu berbedah dengan perang yang ada dicerita orang paling mulia tersebut."
"Tapi ada suatu persamaan yang sama pada perang waktu itu tapi aku tidak bisa katakan tersebut."
"Karena susah kalau dikatakan persamaannya apa."
"Aku sudah begitu tidak tahan lagi dengan perbuatan yang dilakukan oleh kerajaan lain."
"Kayaknya aku terpaksa ingin menguasai kembalik kerajaanku tersebut."
Tampaklah avi bingung dengan perkataan sumira tersebut walaupun sumira sudah pergi begitu jauh sekali dan disuatu hari tampaklah avi yang lagi berkumpul dengan para bawahannya disuatu ruangan sambil duduk dikursi meja,tampaklah banyak perdebatan tentang kaburnya sang raja negara kerajaan yang ditaklukan oleh pasukan vio dan zio bersama para bawahan avi juga,seketika masuklah hild keruangan dengan begitu marah sekali dan hild berjalan kearah avi dan setelahnya seketika hild berlutut dihadapan avi dan avi berkata.
"Ada apa hild?."
"Kenapa kamu begitu marah sekali?.
"Apa yang terjadi?."
Hild berkata.
"Lapor my lord."
"Ada surat untuk anda."
"Yang mana isi surat ini adalah."
Tampaklah hild makin marah sekali tapi avi menenangkan hild yang sedang marah sekali dan hild menyerahkan surat tersebut kepada avi dan avi membaca surat tersebut akan tetapi avi seketika tersenyum,tampaklah para bawahan avi kebingungan semua tentang avi yang seketika tersenyum dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Dia ingin menyerang ya."
Tampaklah para bawahan avi disitu makin kebingungan sekali dengan perkataan avi tersebut dan zers berkata.
"Apa yang terjadi,wahai my lord?."
Avi berkata.
"Ha,kayaknya kekaisaran torbot ingin menyerang tempat ini tersebut."
"Dan dia menantang kita juga."
Tampaklah para bawahan avi terkejut semua dan tampaklah para bawahan avi kebingungan semuanya tentang nama kekaisaran torbot dan fahar berkata.
"Kekaisaran torbot itu apa,wahai my lord?."
"Ada dimana itu,wahai my lord?."
Avi berkata.
"Ha,kekaisaran torbot berada daerah barat."
"Yang mana kekaisaran itu dikelilingi benua-benua begitu banyak sekali."
"Kekaisaran itu juga banyak sekali menundukan kerajaan-kerajaan lain."
"Dan paling kuat dan ditakuti oleh kerajaan-kerajaan lain."
"Walaupun banyak menundukan kerajaan-kerajaan,kekaisaran tersebut akan dikalahkan suatu hari nantinya oleh suatu negara kerajaan."
Terkejutlah semua para bawahan avi tentang akan adanya kekalahan bagi kekaisaran tersebut yang avi katakan tersebut dan avi berkata.
"Nama kaisar mereka adalah crag."
"Dia dijuluki sang raja biru atau juga banyak disebut orang adalah."
"Cupid scar blue king."
"Yah,walaupun sebutannya aneh yang dikatakan oleh orang lain."
"Tapi begitulah sebutannya bagi kaisar tersebut."
"Kekaisaran torbot itu adalah salah satu pulau yang dikelilingi oleh benua-benua begitu banyak sekali."
"Yang mana tempat kita tinggali ini tersebut salah satunya."
"Yang mana kita ada ditiga peringkat tersebut."
"Yang mana pulau yang dikelilingi oleh benua-benua hanyalah tiga saja dan kita adalah salah satunya."
"Yang mana kita ada diperingkat ketiga sebagai pulau dikelilingi oleh benua-benua."
__ADS_1
"Yang mana secara geografi jarang ada pulau seperti itu tersebut dan jadi hanya tiga saja."
"Kekaisaran torbot adalah suatu tempat peradaban yang maju sekali dengan hal sebagainya."
"Yah,secara geografi sih sudah ada punya teknologi begitu canggih sekali."
"Akan tetapi mereka tidak pintar dalam mengatur peradabannya."
Seketika avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitulah,tentang kekaisaran torbot."
Para bawahan berkata.
"Oh,begitu ya wahai my lord."
Bans berkata.
"Jadi apakah mereka ingin menyerang tempat inikah,wahai my lord?."
Avi berkata.
"Iya."
"Karena dari sudut pandangan mereka,mereka melihat kita sebagai suatu negara yang kecil."
"Walaupun mereka tidak mempelajari hal-hal beberapa negara yang mereka tidak tau."
"Jadi mereka akan melihat kalau mereka akan menang dari sudut pandang begituan."
Bans berkata.
"Begitu ya,wahai my lord."
Avi berkata.
"Kenapa kamu begitu marah sekali,wahai hild?."
"Tentang surat ini tersebut?."
"Karena kamu begitu marah sekali tentang isi surat ini tersebut?."
Hild berkata.
"Karena mereka berani-beraninya menganggap kita lemah dan mencoba menyerang kita,bagaikan kerajaan kecil saja."
Avi berkata.
"Hei,hild."
"Apakah itu harus marahkah?."
"Kan tidak ada guna kamu marah karena hal seperti ini?."
"Apakah kamu taukah hild,marah itu hal sesuatu yang tidak guna bagimu."
"Apalagi akan memperburuk dirimu sendiri."
"Kalau bedah lagi kamu marah terhadap agamamu yang dihina."
"Maka itu boleh karena kita tidaklah boleh diam saja ketika agama kita dihina sama orang lain."
"Marah boleh hanya untuk membela agama sendiri tapi jangan berlebihan juga."
"Jadi untuk apa marah kalau tidak guna bagimu sendiri."
"Apakah marah karena dirimu dikatakan rendahan,kamu diejek,dan lain sebagainya."
"Kan tidak ada guna bagimu sendiri karena akan memperburuk dirimu sendiri saja."
"Terima saja dengan sabar maka kamu akan dibantu oleh tuhan untuk hal seperti itu tersebut."
Hild berkata.
"Oh,begitu ya wahai my lord."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Bela agamamu walaupun kamu berujung masuk kekuburan."
"Karena kita tidak boleh diam saja kalau agama kita dihina orang lain."
Tampaklah para bawahan avi disitu hanya terdiam saja dan tampaklah avi seketika tersenyum,tampaklah pada kekaisaran torbot tampaklah kaisar dari kekaisaran torbot sedang berkumpul disuatu ruangam dengan para menterinya,para gubernurnya dan lain sebagainya,tampaklah mereka sedang berdebat satu sama lainnya tentang suatu ramalan dari seorang peramal kepercayaan sang kaisar dari kekaisaran torbot tersebut dan sekretaris kaisar berkata.
"Wahai kaisar cra gaia,apakah anda mempercayainya atau tidak?."
Kaisar itu berkata.
"Hmmmmmm?."
"Sedikit membingungkan sih."
"Tapi mungkin bisa terjadi."
Sebenarnya nama kaisar dari kekaisaran torbot tersebut adalah cra gaia yang mana dia seorang wanita dan kaisar itu berkata.
"Katakan lagi tentang ramalan tersebut."
"Karena aku masih belum paham sama sekalipun."
Salah satu menteri berkata.
"Baik,wahai kaisar."
"Yang mana norka si peramal tersebut,meramalkan tentang adanya dua negara besar yang anda duduki nantinya."
"Tapi kami sudah memahami maksud si norka tersebut."
"Yang mana yang dia katakan adalah."
"Ehem!."
"Yang mana suatu hari nanti anda akan dapat menunduki dua kerajaan besar pada suatu hari nantinya."
"Yang mana anda akan menjadi kerajaan atau kekaisaran paling ditakuti oleh negara-negara lain."
"Itu sudah diteliti benar oleh norka tapi."
"Norka mengatakan kalau anda akan dapat menunduki para raja kegelapan disuatu hari nantinya."
Kaisar itu berkata.
"Oh,begitu ya."
Tampaklah kaisar tersebut tersenyum senang sekali tentang ramalan tersebut dan kaisar berkata.
"Berarti yang pertama dulu kita serang kerajaan namanya ex tizio untuk mencapai ramalan itu terjadi-kan?."
"Kerajaan ex tizio tersebut suatu kerajaan kecil saja pada pulau yang dikelilingi oleh benua-benua seperti tempat ini juga."
"Kerajaan tersebut,saking kecilnya kita bisa menghancurkan kerajaan tersebut sekali serang saja."
"Karena kita adalah kekaisaran paling kuat diantara kerajaan-kerajaan lainnya."
"Oh iya."
"Kalau tidak salah kamu memberikan surat tersebutkan,sekretarisku?."
Sekretaris tersebut berkata.
"Iya,wahai kaisar."
Kaisar berkata.
"Oh,begitu ya."
"Kayaknya pertempuran ini akan menakjubkan ya."
Seketika kaisar tersebut tersenyum dan kaisar itu berkata.
"Aku tidak sabar menunggunya."
"Peperangan dengan kerajaan ex tizio tersebut."
"Karena aku tidak sabar menunggunya ramalan itu terjadi."
__ADS_1