
Tampaklah para raja kegelapan disitu semuanya panik sekali dengan hal tersebut dan tampaklah para raja kegelapan itu banyak berminta ampun kepada gamad akan tetapi gamad hanya diam saja,para raja kegelapan itu banyak meminta mohon kepada gamad untuk mengembalikan pada semulanya dan tampaklah gamad hanya diam saja,seketika gamad tersenyum dan seketika gamad memetik jarinya lagi dan ruangan tersebut kembalik semula pada awalnya,tampaklah para raja kegelapan masih begitu panik sekali dengan hal tersebut dan salah satu raja kegelapan berkata.
"A-apakah itu kekuatan sesungguhnya milikmu-kah?."
Gamad berkata.
"Tidak,itu bukan milikku."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Ja-jadi kenapa bisa kami ada disebuah tempat begitu gelap sekali dan ada beberapa dunia lain yang berbaris?."
Gamad berkata.
"Ha,tadi bukanlah sebuah pindah tempat."
"Tapi pengelihatan kalian saja yang melihat bagaikan seperti itu."
"Padahal aku hanya memetik jariku tanpa memakai kekuatanku sesungguhnya."
"Karena aku memakai kekuatan tuhan sesungguhnya."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Ma-mana mungkin itu!."
"Mana mungkin sebuah halunasi begitu nyata sekali!."
"Ka-kamu pastih memakai kekuatanmu-kan!."
Gamad berkata.
"Woi-woi,apakah itu harus diributkankah?."
"Aku sebenarnya memakai kekuatan tuhan sesungguhnya."
"Yang mana aku berdoa kepada tuhan untuk membuat pengelihatan kalian menjadi apa yang kalian lihat tersebut."
"Walaupun aku sebenarnya sedang bercanda sih dengan yang aku lakukan ini tersebut."
"Jadi begitulah."
"Ya-kan my lord."
Tampaklah gamad memberi hormat kepada avi yang masih berdiri dekat didinding dan tampaklah para raja kegelapan disitu terkejut dan kaget semua dengan perkataan gamad tersebut dan penghormatan kepada avi,mereka semua berkata.
"Apa!."
"Di-dia tuan dari orang ini tersebut!."
"Gimana bisa itu terjadi!."
"Gimana mungkin!."
Tampaklah avi hanya tersenyum saja karena dari tadi avi ingin buang air kecil dan salah satu raja kegelapan berkata.
"Wo-woi,a-apakah kamu tuan dari dia-kah?!."
"Gi-gimana bisa kamu menundukannya."
"A-aku juga pernah hal tersebut kalau dia mempunyai tuan."
Avi berkata.
"Ha,aku hanya orang biasa."
"Jadi apakah aku boleh pergi dulukah?."
Para raja kegelapan berkata.
"Tidak boleh!."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Jawab pertanyaan kami."
"Apakah kamu tuan dia-kah?."
Avi berkata.
"Ha,begitulah."
"Aku tidak menundukinya memakai kekuatan."
"Tapi dia sendirilah yang tunduk kepadaku."
"Padahal aku menganggap teman baik saja."
"Tapi begitulah aslinya."
Tampaklah para raja kegelapan masih tidak percaya dengan hal tersebut dan salah satu raja kegelapan berkata.
"Mana mungkin itu bisa terjadi!."
"Kamu hanya orang lemah saja bagiku!."
"Mana mungkin orang sepertimu bisa menjadi tuan dia tersebut!."
Gamad berkata dengan tatapan begitu tajam kearah para raja kegelapan semuanya dengan aura begitu mengerikan sekali.
"Woi,apakah kalian mengejek tuanku-kah?."
"Hah?."
"Jawab cepat sekarang juga!."
"Atau tidak maka."
Seketika gamad tersenyum jahat dan gamad berkata.
"Kalian tau seperti apa pada orang-orang dulu yang mana pada perang waktu itu."
Tampaklah para raja kegelapan seketika makin ketakutan sekali dengan perkataan gamad tersebut dan gamad berkata.
"Jadi apa kalian mau seperti itukah?."
"Hah?."
Tampaklah para raja kegelapan itu masih ketakutan sekali dengan hal tersebut dan salah satu raja kegelapan berkata.
"Ta-tapi akan membuktikan kalau dia layak menjadi tuan anda!."
"Kalau tidak layak maka dia tidak sepatutnya menjadi tuan anda!."
Para raja kegelapan berkata.
"Iya,betul itu!."
"Kita buktikan kalau dia tidak layak menjadi orang paling kuat dari anda!."
Gamad hanya tersenyum saja dan gamad berkata.
"Oh,begitu."
"Silakan kalau kalian mau membuktikannya."
Tampaklah avi yang sudah tidak tahan buang air kecil dan avi mengangkat tangan kanannya sambil berkata.
"Ha,bisa tidak usah ada seperti itu."
"Karena aku ingin buang air kecil dari tadi."
Para raja kegelapan berkata.
"Tidak boleh!."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Eheh,kamu pastih berpura-purakan?."
"Apakah kamu mau kaburkah dari hal ini tersebut."
"Atau dirimu sebenarnya lemah?."
"Hah?."
"Ayolah jangan terlalu tegang begitulah."
"Ayo biasa saja."
"Kan kamu kuat dari dia-kan?."
Tampaklah raja kegelapan itu tersenyum jahat dan tampaklah avi sudah pasrah saja dan avi berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Aku akan sebisa mungkin."
"Karena aku dari tadi ingin membuang air kecil."
Tampaklah para raja kegelapan tertawak karena perkataan avi tersebut dan tampaklah gamad begitu marah sekali dengan hal tersebut tapi dia menahan amarahnya karena dia tidak boleh marah tanpa sebab apapun itu,salah satu raja kegelapan berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Waktunya kita mulai sekarang juga."
Seketika para raja kegelapan bergerak begitu cepat sekali dan menyerang avi secara membabi buta,tampaklah avi menahan serangan para raja kegelapan tersebut dengan dua pedangnya yang mana dua pedangnya yaitu pedang kerisnya dan pedang yang dia jumpai waktu itu,tampaklah serangan demi pseranganpun tidak bisa mengenai avi dan tampaklah avi seketika tersenyum jahat karena dia ingin mengakhiri tersebut untuk buang air kecil karena sudah tidak ditahan lagi oleh avi,tampaklah avi bergerak begitu cepat sekali walaupun hanya menggunakan satu persen kecepatannya saja dan tampaklah avi menyerang para raja kegelapan itu secara membabi buta,tampaklah para raja kegelapan berjatuhan tidak berdaya dilantai dan tampaklah mereka masihlah hidup karena avi tidak mau membunuh mereka tersebut,tampaklah para raja kegelapan mulai berdiri kembalik dan salah satu raja kegelapan berkata.
"Ini belum berakhir tau!!!."
Seketika para raja kegelapan berubah menjadi wujud beberapa monster-monster raksasa begitu mengerikan sekali dan tampaklah para raja kegelapan tersebut mulai menyerang avi lagi,tampaklah avi masih dapat menahan serangan para raja kegelapan tersebut dan tampaklah avi menyerang para raja kegelapan tersebut lagi,tampaklah para raja kegelapan dikalahkan lagi oleh avi dan para raja kegelapan jatuh tidak berdaya dilantai,tampaklah avi melihat kalau gamad memberi sandi rahasia menggunakan jari tangannya dan tampaklah avi sudah pasrah saja karena gamad memohon begitu apalagi avi sudah mengetahui kata-kata sandi yang dibuat gamad tersebut apa.
Tampaklah avi berjalan kearah suatu kursi dan avi seketika duduk dikursi tersebut dengan gaya duduk seperti orang jahat walaupun avi terpaksa melakukan hal tersebut karena avi sendiri tidak tau untuk apa gaya duduk seperti itu tersebut apa,tampaklah para raja yang masih sadar walaupun sudah tidak berdaya dilantai dengan wujud mereka semula awalnya,tampaklah avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Yo,jadi sudahkah masalah ini selesai sekarang?."
"Aku sebenarnya tidak mau melakukan hal tidak tau apa gunanya bagiku."
"Jadi sudah selesai masalah ini tersebut?."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Tidak,belum."
"Masalah ini tersebut masih belum selesai tau."
Avi berkata.
"Jadi ada masalah apa lagi denganku?."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Ba-bagaimana kamu sekuat ini?."
"Kenapa kamu tidak terlihat arogan begitu?."
"Karena biasanya orang-orang kuat akan terlihat arogan begitu secara penampilan ataupun perkataannya."
"Kenapa kamu tidaklah seperti itu?."
"Kenapa?."
Avi berkata.
"Apakah itu haruskah?."
Mereka berkata.
"Iya,harus."
"Kami ingin tau kenapa?."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
Seketika avi tersenyum dan avi berkata.
"Aku ingin tanyak kekalian semua."
"Untuk apa harus arogan didunia ini?."
"Kalau sama sekalipun tidak ada gunanya bagiku."
"Untuk apa terlihat arogan seolah dirinya hebat ataupun kuat."
"Padahal sama sekalipun dia tidaklah hebat maupun kuat sama sekalipun."
"Dia hanya orang seperti biasanya ataupun seperti makhluk biasanya saja."
"Untuk arogan kalau hanya ingin terlihat keren didepan orang."
"Ha,tapi menurut orang yang berjalan diatas dunia ini dengan sikap arogan maka dia seperti orang bodoh saja bagiku."
"Karena seolah dirinya hebat padahal sama sekalipun tidak."
"Ada lebih hebat darinya yang mana itu adalah tuhan sendiri."
"Jadi untuk apa orang harus terlihat arogan biar terlihat hebat padahal ada lebih hebat darinya yaitu tuhan sendiri."
"Aku tidaklah hebat sebenarnya."
"Sebenarnya aku tidaklah kuat sama sekalipun."
"Aku tidak mau terlihat hebat didunia ini karena seolah kalau aku terlihat arogan maka sama saja aku seolah lebih hebat dari tuhan sesungguhnya."
"Yah,tapi begitulah."
"Aku tidaklah kuat sama sekalipun,karena aku sama sekalipun tidak sehebat tuhan sendiri."
"Aku menganggap kalau aku ini adalah makhluk yang lemah didepan tuhan sesungguhnya."
"Jadi begitulah."
"Tapi untuk apa kekuatan,kekuasaan,tahtah,pangkat,jabatan,julukan dan apapun itu."
"Kalau dia sendiri tidak menyadari kejahatan disekitarnya,dia juga tidak membantu orang yang lagi kesusahan disekitarnya."
"Dan dia juga tidak melarang kejahatan tersebut."
"Yang mana seperti pacaran,berpesta-pesta dengan minuman keras,pencurian,pemimpin yang tidak baik,dan lain sebaginya."
"Tapi dia tidak melarangnya."
"Kan sama saja tidak gunanya adanya begituankan?."
"Apalagi menurutku itu sama sekalipun tidak ada gunanya bagiku."
"Apalagi berpacaran loh."
"Sangat-sangat tidak gunanya bagiku saja."
"Karena mereka tidak menyadari keburukan apa yang akan mereka dapatkan nantinya."
"Apalagi aku ingat dengan suatu perkataan seseorang."
"Yang mana perkataan seseorang itu adalah."
"Hiduplah sesukamu,karena sesungguhnya kamu akan mati."
"Cintailah siapa yang kamu suka,karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya."
"Dan berbuatlah sesukamu,karena sesungguhnya engkau akan diberi balasan karenanya."
"Jadi begitulah perkataan seseorang tersebut."
"Jadi kalian percaya maupun tidak percaya itu ada dikalian saja."
Tampaklah para raja kegelapan kebingungan semuanya dan ragu sekali ingin berbicara dengan avi dan salah satu raja kegelapan berkata.
"Ke-kenapa kamu memberi suatu perkataan dari perkataan dari yang tadi yang dia sebutkan?."
Avi berkata.
"Yah,karena aku hanya ingin menyambungkan saja dengan perkataan dia dengan perkataanku yang ini tersebut."
"Jadi begitulah."
Para raja kegelapan berkata.
"Oh,begitu ya."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Tapi orang bodoh akan menganggap ini sebagai candaan saja kalau mendengarnya."
"Karena orang bodoh akan berlagak hebat atau lebih tau dari perkataannya."
"Ataupun nada suaranya atau juga tulisannya."
Tampaklah para raja kegelapan terdiam terbengong saja dan seketika mereka tertunduk terdiam saja dan avi berkata.
"Jadi apakah sudah selesaikah denganku?."
"Kalau sudah selesai maka aku pergi ya."
Salah satu raja kegelapa berkata.
"Belum,kami masih ingin bertanyak tentangmu."
Avi berkata.
"Tanyak tentangku apa?."
Raja kegelapan itu berkata.
"Bagaimana kamu menikmati hidupmu?."
"Karena kamu begitu bahagia sekali dan begitu senang sekali."
"Habis itu,bagaimana kamu bisa memiliki kekuataan sekuat itu?."
"Habis itu,bagaimana kamu bisa menundukan dia?."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
__ADS_1
"Apakah itu haruskah?."
"Karena untuk apa kalian ingin tau hal tersebut?."
"Apalagi itu tidak ada gunanya bagi kaliankan?."
Salah satu raja kegelapan berkata.
"Tidak,sebenarnya pertanyaan seperti itu ada guna bagi kami semua."
"Karena kami semua ingin tau tentang orang yang lebih kuat dari kami dan membuat kami kuat lagi setelah mendengar pertanyaan tersebut."
"Walaupun bagimu itu tidak ada guna bagi kami semua."
"Tapi bagi kami itu ada gunanya."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Aku menikmati hidup bersyukur saja dan beribadah terhadap tuhan."
"Kalian pikir apakah aku bertarungkah dengan raja kegelapan lainnya?."
"Atau bertarung dengan namanya para pahlawan?."
"Padahal itu tidak gunanya-kan?."
"Aku menikmati hidup,yah bersyukur dan beribadah saja dengan tuhan."
"Itu saja dan tidak hal lainnya."
Mereka berkata.
"Oh,begitu ya."
Tampaklah seketika avi tersenyum dan avi berkata.
"Aku sebenarnya tidaklah kuat sama sekalipun."
"Sebenarnya kekuatan yang aku miliki sebenarnya bukanlah milikiku sebenarnya."
"Karena kekuatanku ini adalah pinjaman saja dari tuhan."
"Jadi itu saja."
"Aku sebenarnya tidak memakai kekuatanku sepenuhnya."
"Karena aku tidak tidak mau melanggar perintah tuhan terhadapku."
"Yang mana aku dilarang memakai namanya sihir yang mana ada pada dalam tubuh kita ini tersebut."
"Walaupun kamu berpindah-pindah dari satu tempat ketempat lainnya ataupun berpindah-pindah dunia."
"Maka sama saja kamu diketahui oleh tuhan karena penglihatan tuhan tidak akan bisa dihindari oleh kamu sendiri."
"Tapi untuk apa menggunakan kekuatan iblis tapi hanya ingin membunuh iblis,kan tidak masuk akalkan?."
"Yah,kalau kalian tidak mengerti tidak apa-apa."
"Tapi maksudku adalah kalau kalian memakai namanya sihir."
"Apalagi kalian memakai sembunyi-sembunyi maka tuhan tetap akan melihatmu juga."
"Semau apapun kecil tempat tersebut,maka tuhan tetap akan bisa melihatmu dari tempat berada tersebut."
"Walaupun kamu menganggap ini candaan saja."
"Maka ingat,janji tuhan terhadap yang kalian lakukan didunia akan dilakukan pada kematianmu sendiri."
"Kamu pikir akan berekarnasi?."
"Tapi itu sama sekalipun tidak ada loh."
"Manalah ada namanya berekarnasi kalau itu tuhan mengizinkannya."
"Kalau tuhan tidak mengizinkannya maka itu sama sekalipun tidak bisa."
"Yah,secara nyata itu tidak menyambungkan sih."
"Tapi aku berkata begini karena aku bisa mengetahui maksud kalian apa."
"Walaupun kalian masih tidak mengerti apa-apa."
"Aku sebenarnya tidak mau melanggar perintah tuhan saja."
"Jadi itu secara singkatnnya."
"Aku sebenarnya memakai kekuatanku hanya satu atau dua persen saja kalau itu terpaksa memakainya."
"Tapi sepenuhnya adalah ya berdoa terhadap tuhan."
"Jadi aku terlihat hebat ataupun kuat."
"Walaupun aku tidak memakai kekuatan asliku sebenarnya."
Para raja kegelapan berkata.
"Oh,begitu ya."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Akukan sudah mengatakannya-kan kalau aku tidak menundukannya tapi dia sendirilah tunduk terhadapku."
"Akupun tidak tau kenapa dia tunduk terhadapku?."
"Walaupun aku menganggapnya sebagai teman baik saja."
"Jadi begitulah yang aslinya."
Para raja kegelapan berkata.
"Oh,begitu ya."
"Sungguh mengagumkan sekali ya."
Avi berkata.
"Ha,kalau begitu kalau sudah selesai maka aku pergi ya."
Salah satu raja kegelapan berdiri dan berkata.
"Anu?."
Avi berkata.
"Ada apa?."
Tampaklah salah satu raja kegelapan itu adalah wanita yang mana wanita ini ingin berbuat saja jahat terhadap avi dan raja kegelapan itu berkata.
"Apakah anda bisa menikahi akukah?."
"Karena aku sangat mencintaimu dari perkataanmu tersebut."
Gamad berkata dengan tatapan begitu tajam sekali kearah raja kegelapan tersebut.
"Woi,kamu sangat murahan loh kalau kamu menjual harga dirimu terhadap tuanku."
"Karena kamu harga dirimu lagi murah."
"Jadi jangan seolah kamu dapat menikahi tuanku."
Tampaklah raja kegelapan itu terdiam saja dan tampaklah avi sudah pasrah saja dengan hal tersebut karena dia sudah tidak dapat menahan buang air kecilnya dan raja kegelapan itu berkata.
"A-apakah tidak boleh aku menikahimu?."
Tampaklah raja kegelapan itu menunjukan wajah imutnya akan tetapi avi ingin muntah melihat hal tersebut dan avi berkata.
"H-ha,walaupun itu bukan aku mengatakan hal tersebut."
"Tapi sigamad ini sih."
"Tapi maaf,aku tidaklah bisa menikahimu karena aku sudah terlalu banyak memiliki wanita."
Raja kegelapan itu berkata.
"Ta-tapi wanita-wanita itu pastih tidaklah kuat seperti sayakan?."
"Apalagi mereka beban saja bagimu-kan?."
Avi berkata.
"Entahlah,aku juga tidak tau hal tersebut."
"Aku menikahi mereka karena aku mencintai mereka."
"Aku tidak menganggap mereka sebagai beban bagiku atau tidak sama sekali."
"Aku hanya menganggap mereka sebagai wanita-wanita yang aku cintai."
"Itu saja."
Tampaklah raja kegelapan terdiam terkejut karena rencana jahatnya tidak berhasil dilakukannya dan avi seketika tersenyum karena avi sudah mengetahui rencana jahat raja kegelapan tersebut dan avi berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Yah,walaupun sebenarnya aku sudah tidak tahan lagi dengan ingin buang air kecil ini tersebut."
"Walaupun aku juga terpaksa duduk dengan gaya seperti ini karena sigamad yang memintaku memakai gaya ini tersebut."
"Aku tidak mengerti untuk apa gaya duduk seperti ini sebenarnya?."
Tampaklah avi seketika berdiri dari duduknya dan seketika avi menghilang dari situ tersebut,avi berkata.
"Jadi kapal induk bisa terbang tersebut sudah beberapa aku perbarui."
"Jadi begitulah."
Tampaklah avi sedang duduk dimeja kursi kerjanya dan tampaklah didepan avi ada para bawahan avi disitu juga yang lagi berdiri didepan avi dan gamad berkata.
"Oh,begitu ya my lord."
"Kayaknya seruni merusuh."
Tampaklah gamad tersenyum senang sekali dan tampaklah para bawahan avi disitu sudah pasrah saja karena mereka sudah mengetahuinya kalau gamad akan berkata begituan dan avi berkata.
"Tapi ada juga sih tombol yang sangat bahaya sekali kalau menekannya."
"Tapi mungkin akan berguna kalau waktunya tepat dipakai."
Para bawahan avi berkata.
"Oh,begitu ya wahai my lord."
Avi berkata.
"Tapi kalian jangan asal menekannya ya."
"Kalau kalian hanya ingin bercanda saja."
Para bawahan avi berkata.
"Baik,my lord."
Tampaklah para bawahan avi sedang berkumpul didermaga tempat kapal induk terbang itu berada yang mana para bawahan avi disitu adalah nanggala,fahar,germa-germy,hild,xeza,fery,dery,refor,gamad,tampaklah mereka sedang membahas sesuatu tapi tampaklah gamad tidak memperdulikan pembahasan mereka-mereka tersebut dan tampaklah gamad hanya memperhatikan kapal induk terbang tersebut saja,tampaklah mereka sudah selesai membahas hal sesuatu tersebut dan gamad berkata.
"Ha,gimana kita pergi sekarang menggunakan kapal ini tersebut?."
Tampaklah para bawahan avi disitu sudah mengetahuinya kalau gamad akan berkata begituan dan fahar berkata.
"Woi,gamad."
"Kan my lord sudah menyuruh kita kalau tidak usah menggunakan kapal induk terbang ini tersebut."
Gamad berkata.
"Eheh,tidak seru dong kalau begitu."
"Kan lebih cepat pakai kapal induk terbang ini tersebutkan?."
Hild berkata.
"Iya,sih."
"Tapi my lord sudah mengatakan tidak usah memakai kapal induk terbang ini tersebut."
"Apalagi misi kali ini hanya kecil saja dan tidak begitu berat sekali apalagi untuk sampai-sampai membawak kapal ini segala."
"Kan aneh kalau begitukan?."
Gamad berkata.
"Iya,sih."
"Tapikan,kita sudah menyelesaikan misi kita,kita juga bisa pergi entah kemana."
"Seperti jalan-jalan ataupun bertarung dengan orang-orang jahatkan?."
Xeza berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Gamad,oh gamad."
"Untuk apa jalan-jalan kalau pakai kapal sebesar ini?."
"Rasanya aneh kalau membawak kapal sebesar ini untuk jalan-jalan."
"Apalagi jalan-jalankan kit bisa memakai kendaraan lainnya?."
"Dan tidak harus memakai kapal sebesar ini untuk jalan-jalan?."
Gamad berkata.
"Eheh,kalau begitu seru tau."
"Apalagi."
Seketika gamad tersenyum jahat dan gamad berkata.
"Apakah kalian taukah tempat my lord sukai?."
"Apalagi sampai-sampai ingin tinggal ditempat tersebut."
"Apakah kalian tau tempat my lord paling sukai tersebutkah?."
Tampaklah gamad tersenyum karena gamad sedang berbohong dan para bawahan avi lainnya menggelengkan kepalahnya sambil berkata.
"Tidak,kami tida tau tempat my lord sukai tersebut?."
Gamad berkata.
"Aku tau tempat tersebut dimana."
"Yang mana tempat tersebut tidak ada disini."
"Yang mana tempat tersebut ada didunia lain loh."
"Jadi apakah kalian penasarankah tempat tersebut apa?."
"Apalagi aku dapar berpindah dunia lain loh secara besar-besaran."
"Apakah kalian penasarankah?."
Mereka berkata.
"Tidak,kami tidak penasaran hal begituan."
"Kami tidak begitu tertarik hal begituan tersebut."
Gamad berkata.
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Begitu ya."
"Yah,sayang sekali ya."
"Kalau begitu aku pergi dulu ya,kedunia lain ya."
"Yang mana aku akan mencari makanan paling disukai my lord yang kalian tidak ketahui?."
Seketika gamad tersenyum jahat dan seketika para bawahan avi terkejut semua kalau ada makanan kesukaan avi yang mereka ketahui walaupun gamad berkata bohong,gamad berkata.
"Kalau begitu,aku pergi ya."
"Untuk mencari makanan kesukaan my lord tersebut."
"Karena aku ingin merebut posisi terbaik kalian semua dengan makanan kesukaan my lord avi tersebut."
Tampaklah mereka marah sekali dan mereka berkata.
"Kalau begitu kami ikut juga."
"Kami tidak ingin kalah darimu juga."
"Kita selesai misi ini tersebut dan mencari makanan my lord avi sukai."
Tampaklah gamad tersenyum senang karena dia begitu mudah menipu mereka semua padahal gamad ingin berperang dengan para raja kegelapan dari dunia lain yang belum dia datangi dengan kapal induk terbang tersbeut,tampaklah para bawahan avi menyelesaikan misi mereka tersebut dan langsung pergi kedunia lain untuk mencari makanan kesukaan avi walaupun itu adalah perkataan bohong dari gamad,tampaklah kapal induk tersebut masih bergerak ketempat tujuan mereka karena dunia lain yang gamad beritau kepada mereka begitu jauh sekali dan tampaklah para bawahan lagi bersantai didalam kapal induk terbang tersebut.
Tampaklah gamad terus memperhatikan tombol-tombol yang ada dikapal induk terbang tersebut dan gamad berkata.
"Ini tombol apa ya,nanggala?."
Nanggala berkata.
"Ha,itu tombol torpedo nuklir."
Gamad berkata.
"Oh,torpedo nuklir ya."
Seketika gamad tersenyum jahat dan gamad berkata.
"Kalau tombol ini apa,nanggala?."
__ADS_1
Nanggala berkata.
"Ehg?."
"Aku juga tidak tau tombol apa ini?."
"Aku juga baru melihatnnya-lah?."
"Tombol apa ini ya?."
"Hmmmmm?."
Tampaklah gamad ingin menekan tombol tersebut sambil berkata.
"Kalau begitu kita tekan saja tombol ini tersebut!."
Tampaklah gamad dihentikan oleh para bawahan avi disitu dan gamad tidak jadi menekan tombol tersebut dan xeza berkata.
"Haaaaaaaaaaa."
"Woi,gamad!."
"Jangan asal menekan tombol ya!."
"Kan my lord sudah mengatakan kalau ada tombol berbahaya yang mana kapal ini juga sudah diperbarui oleh my lord."
"Jadi jangan asal menekan saja tombol disitu tau!."
Gamad berkata.
"Ha,baik-baik-baiklah kalau begitu."
"Tapi."
Seketika gamad tersenyum jahat dan seketika gamad menekan tombol itu kembalik dan seketika para bawahan avi begitu panik sekali karena gamad menekan tombol sembarangan tersebut sambil berkata.
"Gamad jangan tekan tombol tersebut!!!."
Tampaklah kapal induk terbang tersebut seketika berpindah tempat kesuatu tempat lain dan tampaklah seketika kapal induk terbang tersebut muncul disuatu tempat yang mana tempat tersebut adalah dibumi,tampaklah para bawahan avi banyak terkejut semua karena mereka begitu panik sekali karena mereka barusan berpindah tempat dan refor berkata.
"Woi,gamad!."
"Apa barusan kamu lakukan?!."
"Hah?!."
Gamad berkata.
"Ha,kayaknya aku kayak kenallah tempat ini tersebut?."
"Tempat apa ini ya?."
Fery berkata.
"Kayaknya disini banyak sekali teknologi begitu canggih sekali ya."
"Tapi ini ada ditempat apa ini ya?."
"Woi,gamad."
"Tempat apa ini sebenarnya?."
Gamad berkata.
"Aku juga tidak tau tempat apa ini sebenarnya?."
"Aku juga kayak kenal tempat apa ini sebenarnya?."
Fery berkata.
"Oh,begitu ya."
Tampaklah ada pesawat-pesawat tempur yang mana mereka terbang mendekati kapal induk terbang milik nanggala tersebut dan gamad berkata.
"Ha,lihat itu."
"Banyak sekali ya,orang-orang melihat kearah kita semua."
"Walaupun kita melihat dari hologram komputer ini tersebut."
"Tapi apakah ada pestakah disinikah?."
"Apakah kita mengganggu pestah mereka-kah?."
"Yang mana kita muncul secara tiba-tiba begitu?."
Tampaklah para bawahan avi terkejut semua karena pesawat-pesawat tempur terbang mendekati kapal mereka tersebut dan seketika alat komunikasi bersuara yang mana alat tersebut berkata.
"Halo-halo-halo?."
"Siapa kalian sebenarnya?."
"Kenapa kalian mendatangi bumi kami?."
Gamad seketika tersenyum dan gamad berkata.
"Halo,apakah disitu ada jual pecelkah?."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Hah?."
"Apa kamu katakan?."
"Aku tidak mengerti bahasamu apa?."
"Kami ingin tanyak kekalian semua yang ada disitu."
"Kami ingin tanyak kekalian semua."
"Siapa kalian sebenarnya?."
"Dan apa kedatangan kalian kebumi?."
Gamad berkata.
"Kita mung wong biasa."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Ehg?!."
"Bahasa jawa?."
"Apakah kalian bisa bahasa jawa-kah?."
Gamad berkata.
"Ya,mung sethitkik."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Apa sejatine tujuanmu ing bumi?."
Gamad berkata.
"Adol pecel sono?."
Tampaklah orang yang berkomunikasi dengan gamad terkejut terdiam saja dan sampai-sampai barang yang orang itu pegang terjatuh kebawah dan suara alat komunikasi itu berkata.
"Hah?!."
"Apa?."
"Pecel?."
"Kok kudu pecel?."
Tampaklah para bawahan yang ada didalam kapal induk terbang tersebut kebingungan semuanya karena dari tadi gamad berbicara dengan seseorang dari alat komunikasi tersebut dengan menggunakan bahasa yang mereka tidak mereka mengerti sama sekalipun dan gamad berkata.
"Yah,amarga aku seneng pecel."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Oh,begitu ya."
Seketika ada suara muncul yang mana itu membuat orang yang berbicara dengan gamad terkejut apalagi gamad yang mana suara tersebut adalah.
"Ting-ting-ting,getuk."
"Getuk."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Apa iku swarane kanca-mu?."
Gamad berkata.
"Ora iku."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Ehg?!."
Gamad berkata.
"Apa salah,apa kedaden?."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Ha,mboten masalah."
"Iku mung."
"Ha,swara sing mung saiki punika ponselku."
"Pramila kula nyuwun pangapunten."
Gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
"Oke banjur aku lunga saiki."
Suara alat komunikasi itu berkata.
"Oh,okelah."
Seketika gamad menekan tombol secara sembarangan lagi dan seketika kapal induk terbang nanggala menghilang dari situ,avi berkata.
"Jadi kalian tidak sengaja berpindah tempat?."
Tampaklah avi yang lagi duduk dimeja kursi kerjanya dan tampaklah didepan avi ada para bawahan avi yang mana para bawahan avi yang ada didalam kapal induk terbang tersebut dan fahar berkata.
"Iya,my lord."
"Tapi ini ulahnya sigamad,wahai my lord."
"Dia menekan tombol dikapal induk terbang tersebut secara sembarangan,wahai my lord."
Tampaklah avi seketika menatap tajam kearah gamad dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Apakah itu benar gamad?."
Tampaklah gamad ketakutan sekali dan gamad berkata.
"I-iya,my lord."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaaa."
"Begitu ya."
"Baiklah aku maafkan kamu."
"Tapi kalian berpindah tempat kemana,fahar?."
Fahar berkata.
"Ha,kalau tidak salah nama tempat tersebut adalah bumi,wahai my lord."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Jadi apa yang kalian lakukan disitu?."
Gamad berkata.
"Ha,kami tidak melakukan apapun."
"Kecuali panik saja,wahai my lord."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Habis itu apalagi yang kalian lakukan setelahnya?."
Gamad berkata.
"Ha,kami didatangi beberapa pesawat-pesawat tempur yang mana hampir sama bentuknya tapi teknologi dibumi itu tidaklah terlalu canggih sekali,wahai my lord."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
Gamad berkata.
"Apalagi kami langsung tersambung oleh seseorang dari alat komunikasi kapal induk terbang kita,wahai my lord."
"Apalagi banyak orang-orang melihat kearah kapal induk terbang kita juga."
"Kami pikir mungkin mereka lagi ada pesta tapi kami datang secara tiba-tiba begitu saja."
"Yah,itu yang kami pikirkan wahai my lord."
"Tapi kami juga sempat masuk kedalam layar besar yang sama seperti hologram komputer yang ada didalam kapal induk terbang tersebut,wahai my lord."
"Walaupun saya melihat hal tersebut dari hologram komputer juga."
"Tapi."
"Ada hal yang berbedah pada saya saat datang kebumi waktu dulu."
"Yang mana beberapa ada perbedaan dan ada yang membuatku merasa aneh atau tidak suka dengan hal-hal dibumi tersebut."
"Tapi saya sempat ingin mengambil emas yang ada disuatu bangunan seperti tungku obor."
"Tapi saya tidak bisa mengambilnya karena sudah tidak ada waktu mengambilnya,wahai my lord."
Tampaklah avi hanya pasrah saja dengan kelakuan gamad tersebut dan avi berkata.
"Oh,begitu ya gamad."
"Tapikan akan cukup bahaya kalau kamu datangi kebumi tersebutkan?."
"Karena aura kekuatanmu tersebut akan terbuka kalau kamu setiap kali mendatangi dunia lainkan?."
Gamad berkata.
"Tenang saja,wahai my lord."
"Aura kekuatanku tidak keluar dan menyebar kebumi."
"Karena kapal induk terbang tersebut dapat menahan aura kekuatanku tanpa menyebar keluar ruangan sama sekalipun."
"Apalagi dulu saya biasa saja pada saat pertama kali datan kebumi."
"Aura kekuatanku seketika tertutup tanpa aku ketahui apa penyebab hal tersebut apa."
"Tapi saya telah mengetahui penyebab itu apa jadi masalah hal begituan sudah terpecahkan olehku."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Jadi hal apa yang kamu merasa aneh pada saat dibumi tersebut,gamad?."
Gamad berkata.
"Yang saya merasa aneh dibumi itu yaitu adalah."
"Banyak sekali kejahatan-kejahatan dimana-mana."
"Apalagi pemimpin negara tersebut tidak memperdulikan hal tersebut."
"Yang mana yang mereka pedulikan adalah kekayaan,kekuasaan saja."
"Apalagi banyak sekali orang-orang baik yang ditindas oleh orang-orang bodoh."
"Orang-orang bodoh menganggap perkataan orang-orang baik sebagai candaan saja."
"Apalagi mereka mengejek-ejek perkataan orang-orang baik dengan perkataan yang kurang enak didengarkan."
"Apalagi orang-orang bodoh menganggap mengejek perkataan orang-orang baik sebagai hal keren bagi mereka sendiri."
"Walaupun saya hanya melihatnya dari hologram komputer yang ada dikapal induk terbang tersebut."
"Tapi saya bisa melihat sampai keseluruh dunia bumi tersebut."
"Saya tidak tau kenapa orang-orang didunia itu menjadi orang bodoh sepenuhnya?."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya gamad."
__ADS_1
Seketika avi tersenyum.