Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Hal sesuatu yang dilakukan gamad bagian 1.chapter 106


__ADS_3

Tampaklah seseorang itu masih tidak percaya kalau avi bisa begitu mudah sekali balik kesitu dan tampaklah seseorang tampak marah sekali karena avi dapat begitu mudah sekali kembalik kesitu,tampaklah seketika seseorang menyerang avi dengan kecepatan cepat sekali akan tetapi avi dapat menahan serangan seseorang itu dengan pedang kerisnya dan tampaklah seseorang itu makin marah sekali,tampaklah seseorang menyerang avi secara membabi buta tapi avi masih dapat menahan serangan seseorang tersebut dan tampaklah seseorang mulai mundur kebelakang untuk memikirkan tentang gimana mengalahkan avi.


Tampaklah seseorang itu tersenyum jahat karena dia sudah mendapat jawabannya dan seseorang itu seketika melempar sebuah jarum kecil ketubuh avi,seketika kekuatan avi menjadi nol tidak tersisah apapun karena kekuatan avi dihisap oleh seseorang tersebut dengan jarum kecil tersebut dan tampaklah kekuatan seseorang itu seketika menjadi kuat sekali,tampaklah aura seseorang itu keluar begitu mengerikan sekali karena kekuatan yang dia hisap dari avi dan tampaklah seketika gamad tersenyum jahat karena dia merasakan aura begitu mengerikan sekali dan gamad berkata.


"Aku menemukanmu."


Tampaklah seketika gamad tertawak jahat kecil dan tampaklah seketika seseorang itu menyerang avi secara membabi buta,tampaklah avi tidak berdaya dengan serangan tersebut karena tubuhnya sudah tidak kuat lagi dan tampaklah avi hanya diam saja tanpa satupun kata dia keluar dari mulutnya,tampaklah avi sudah tidak berdaya ditanah dan tampaklah seseorang berjalan mendekati seseorang tersebut dan seketika mencengkram leher avi begitu kuat sekali dan seseorang itu berkata.


"Jadi siapa yang kuat sekarang?."


"Hah?."


"Jawab cepat."


"Sebelum aku bunuh kamu loh."


"Jadi siapa yang akan menyelamatkanmu sekarang?."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Ada hanya satu."


"Yaitu tuhan."


Seseorang itu berkata.


"Hah?."


"Apa maksudmu?."


"Woi,jangan bercandalah kamu."


"Manalah ada begituan loh."


"Kamu sudah gilakah?."


"Manalah tuhan bisa menyelamatkanmu dari sini."


"Kalau kamu sudah tidak berdaya."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Tampaklah seketika gamad muncul disitu dan tampaklah gamad melihat kalau avi sedang dicengkram begitu kuat sekali dilehernya dengan tubuh tidak berdaya,tampaklah seketika gamad menatap tajam seseorang itu tersebut dan tampaklah seseorang itu terkejut sekali dan panik sekali kalau gamad ada disitu karena gamad adalah sosok paling mengerikan sekali diantara raja kegelapan lainnya pada dunia lain,seseorang itu berkata.


"Gi-gimana bisa?!."


"Gi-gimana mungkin dia disini?!."


"Se-sejak kapan dia datang kesini?!."


"Aku sama sekali tidak menyadari kedatangannya?!."


"Gimana bisa itu terjadi?!."


Gamad berkata dengan tatapan begitu tajam sekali kearah seseorang itu tersebut.


"Woi,apa yang kamu lakukan kepada tuanku?."


"Hah?."


"Lepaskan tuanku sekarang juga."


"Kamu sudah berani ya,denganku."


"Kamu sudah membuatku marah sekali ya,dengan ulahmu tersebut."


"Lepasi tuanku sekarang juga."


Seseorang itu berkata.


"Eheh."


"Tuan?."


"Orang selemah ini menjadi tuanmu?."


"Woi,jangan bercanda kamu."


"Manalah ada seseorang ini sebagai tuanmu."


"Orang ini sangat begitu mema-."


Seketika tangan seseorang yang mencengkram leher avi putus begitu cepat sekali dan gamad berkata dengan tatapan begitu makin tajam sekali dengan aura begitu mengerikan sekali.


"Apa yang kamu katakan?."


"Hah?."


"Ho,kamu seolah sudah menjadi kuat ya?."


"Padahal kamu sama seperti dulunya tau."


"Kamu sudah menambahkan kesalahanmu lagi ya."


"Okelah kalau begitu."


"Sudah waktunya."


Seketika gamad tersenyum jahat sekali dan seketika gamad bergerak begitu benar-benar cepat sekali,seketika gamad sudah menjatuhkan kepalah seseorang itu tersebut ketahan dengan begitu kuat sekali dan sampai-sampai kepalah seseorang itu terluka begitu para sekali dibelakang kepalahnya,tampaklah seseorang itu terkejut dengan hal tersebut dan seseorang itu berkata.


"Gimana bisa!?."


"Gimana bisa kamu menjatuhkanku tanpa aku sadaripun?!."


Gamad berkata.


"Hah?."


"Apakah kamu lupakah dengan kata-katamu tersebut?."


"Kamu sudah mengejek tuanku loh."


"Jadi aku akan membunuhmu sekarang."


"Karena kamu sudah benar-benar sudah membuat kesalahan begitu berlebihan sekali."


"Kan sudah aku katakan kalau kamu sama saja seperti dulu."


"Kamu tidak sama sekali kuat."


"Kamu pikir kamu sudah kuat?."


"Apakah kamu lupakah kalau kamu sama saja seperti orang-orang seperti itu loh."


"Yang mana mereka mengaku kuat tapi mereka sama sekalipun tidak kuat sama sekali."


"Kamu pikir kalau kekuatanmu sudah kuat?."


"Tapi menurutku,kamu saja seperti orang-orang seperti itu loh."


"Baiklah,waktunya kita akhir saja perkataan ini."


"Dengan membunuhmu saja."


Seketika gamad makin tersenyum jahat dan tampaklah seseorang itu begitu ketakutan sekali,seketika seseorang itu menghilang dari hadapan gamad dan seketika gamad makin-makin tersenyum jahat sekali dan gamad berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kamu sudah mulai bermain begituan ya."


"Cukup menarik juga."


"Tapi kamu tidak akan bisa lari begitu saja dariku."


Seketika gamad menghilang dari situ dan tampaklah seseorang itu seketika muncul disuatu tempat yang begitu gelap sekali yang mana tempat itu begitu banyak sekali dunia-dunia lain yang berbaris bagaikan planet,seseorang itu berkata.


"Apakah disini amankah?."


"Apakah aku sudah amankah dari dia tersebut?."


Seketika ada seseorang berkata.


"Belum,kamu belum selamat tau."


Tampaklah seseorang itu seketika terkejut dengan suara seseorang tersebut dan seseorang itu melihat kalau yang berkata itu adalah gamad yang ada diatasnya,tampaklah seseorang makin ketakutan sekali dan seseorang itu berkata.


"Gi-gimana bisa kamu juga bisa datang kesini?!."


Gamad berkata.


"Kamu tidak akan bisa lari dariku."


"Kalau izin tuhan menghendakimu lari dariku."


Seseorang itu berkata.


"Ku-kurang ajar kamu!."


"Berani-beraninya kamu berkata-kata begitu kepadaku!."


Gamad berkata.


"Hah?."


"Woi,jangan seolah kamu itu hebat ya."


"Kamu itu sama seperti dulu tau."


"Nah,ini sudah waktunya."


Seketika gamad tersenyum jahat sekali dan seketika seseorang kabur dari gamad dengan kecepatan tinggih sekali,tampaklah seketika gamad tersenyum dan gamad berkata.


"Begitu ya,kamu sekarang sedang bermain-main begituan ya."


Tampaklah gamad bergerak mengejar seseorang tersebut dengan kecepatan begitu benar-benar cepat sekali dan tampaklah mereka yang sedang kejar-kejaran antara gamad dengan seseorang itu,tampaklah mereka terus kejar-kejaran dan tampaklah gamad mengejar seseorang itu bagaikan psikopat karena kegilaan gamad sudah tidak dapat ditahan lagi olehnya,tampaklah mereka banyak melewati berbagai beberapa dunia lain dan tampaklah seseorang itu tersandung batu,seseorang itu seketika jatuh ketanah dan tampaklah seseorang makin benar-benar ketakutan sekali karena gamad sudah terlihat bagaikan psikopat yang ingin membunuh seseorang,tampaklah seseorang itu meminta ampun sama gamad tapi gamad tidak memperdulikannya karena seseorang itu sebenarnya sudah melanggar perjanjian beberapa kali dengan gamad yang mana sebenarnya raja kegelapan dari dunia lain banyak membuat perjanjian dengan gamad karena dulu raja kegelapan dari dunia lain berperang satu sama lain karena mereka ingin mendapat kekuasaan dari dunia lain juga.


Tapi gamad datang untuk memberhentikan mereka biar tidak ada lagi perang tapi mereka tetap tidak mau mendengar kata-kata gamad dan setelahnya gamad bertarung dengan beberapa raja kegelapan lainnya dari beberapa dunia lain tapi raja kegelapan dari beberapa dunia lain itu kalah dengan gamad karena mereka sangat begitu kesusahan sekali mengalahkan gamad,gamad mengatakan kepada mereka kalau mereka jangan ada lagi perang karena tidak gunanya bagi gamad apalagi gamad mengatakan kalau mereka harus berdamai saja dari pada bertarung tidak jelasnya dan raja kegelapanpun hanya terdiam,tampaklah raja kegelapan dari beberapa dunia lain bersepakat kalau mereka harus membuat perjanjian dengan gamad karena mereka terpaksa melakukannya karena gamad juga mengatakan kalau mereka tetap bertarung atau berperang maka dia akan membunuh mereka semua tanpa sisah satupyn dan tanpa ampun sama sekalipun,tampaklah raja kegelapan itupun membuat perjanjian dengan gamad walaupun gamad masih kebingungan dengan mereka yang membuat perjanjian dan gamad juga pemegang perjanji mereka-mereka tersebut dan gamad tanpa senang sekali karena mainan dia bertambah walaupun mainannya hanyalah merusuh saja kesuruh dunia lain walaupun hanya melempar-lempar batu dari atas langit saja dan lain sebagainya,itulah cerita gamad dulu.


Tampaklah seseorang itu merangkak menjauhi gamad karena dia sudah tidak berdaya tapi seketika gamad menebas kepalah seseorang itu dengan sadis sekali dan seseorang itupun tewas ditempat,tampaklah gamad tertawak jahat sejadi-jadinya karena kegilaannya sudah diterbayarkan,tampaklah gamad seketika muncul dihadapan avi dan seketika dia berlutut dihadapan avi dan gamad berkata.


"Wahai my lord,apakah anda baik-baik sajakah?."


Avi berkata.


"Iya."


"Aku baik-baik saja."


Gamad berkata.


"Tapi anda terlihat tidak baik-baik saja,wahai my lord."


"Karena begitu banyak sekali luka begitu parah sekali ditubuh anda apalagi banyak organ-organ dalam anda banyak luka bagian dalam."


Avi berkata.


"Aku tidak apa-apa,gamad."


"Lihat luka-lukaku-pun sudah tidak adakan."


Gamad berkata.


"Tapi kenapa anda pada saat luka anda begitu parah sekali."


"Anda terlihat diam saja,apalagi pada sebelum aku datang kesini."


"Saya melihat kalau anda hanya diam saja ketika diserang habis-habisan oleh orang itu tersebut."


"Kenapa anda diam saja,wahai my lord?."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Ha,aku tidak tau kenapa."


"Tapi serangan-serangan orang itu tersebut,tidak rasa sakit sama sekalipun bagiku."


"Aku tidak tau kenapa,tapi begitulah yang sebenarnya."


"Aku diam,ya karena hanya ingin tau saja sih rasanya masuk kedalam drama serang-serangan begituan."


Seketika terkejut dan avi berkata.


"Walaupun aku rasa kurang makanan ringan saja kalau aku ingin menontonnya drama tadi tersebut."


"Tapi tubuh ini tidak bisa digantikan oleh tubuh palsu sih."


"Yah,jadi begitulah."


Gamad berkata.


"Ehg?!."


"Be-begitu ya,wahai my lord."


Avi berkata.


"Tapi aku tau kenapa tubuhku ini tidak merasakan sakit sama sekali dengan serangan seseorang tersebut."


"Walaupun kekuatanku sudah dihilang dari tubuhku."


"Tapi aku tau kenapa itu bisa terjadi."


Seketika avi tersenyum dan tampaklah gamad kebingungan sekali dengan perkataan avi tersebut,tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang lagi duduk dimeja kursi kerjanya dan tampaklah avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.


"Ha,kalau tidak salah sudah satu minggu aku menikahi zurcy."


"Tapi kayaknya dia mulai berteman baik dari beberapa istriku ya."


"Tapi kayaknya kali tidak ada masalah istri."


"Maka drama dari mereka tidak bisa aku tonton deh."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


Seketika avi tersenyum dan tampaklah zurcy bersama dengan para istri avi yang lainnya yang mana mereka sedang makan-makan kue-kuean yang mereka buat dari tadi,tampaklah seketika zurcy teringat sesuatu dan zurcy berkata.


"Ha,aku ingin tau apakah avi pernah marahkah?."


Tampaklah para istri avi kebingungan semuanya dengan perkataan zurcy tersebut dan Quality berkata.


"Kalau soal avi marah."


"Mungkin tidaklah pernah."


"Karena avi jarang marah walaupun banyak hal-hal bisa dia buat marah."


"Tapi dia hanya diam saja dan tersenyum saja."


Zurcy berkata.


"Oh,begitu ya."


Laura berkata.


"Kenapa kamu berbicara begitu,zurcy?."


Zurcy berkata.


"H-ha,karena aku pernah membuat dia marah."


Seketika tatapan para istri avi menjadi tajam sekali kearah zurcy dan tampaklah zurcy ketakutan sekali dengan hal tersebut dan serena berkata.


"Hei,zurcy."


Zurcy berkata.


"I-iya,ada apa?."


Serena berkata.


"Apakah benar kamu membuat my lord avi marahkah?."


Zurcy berkata.


"I-iya,tapi dia tidak marah."


"Dia hanya diam saja dan tersenyum saja."


"Karena aku membuat dia marah karena aku tidak mempercayai perkataan dia."


"Yah,walaupun terdengar membingungkan bagi kalian semua."


Tina berkata.


"Kenapa kamu bisa tidak mempercayai perkataan my lord avi?."

__ADS_1


"Hah?."


Tampaklah zurcy makin ketakutan sekali karena tatapan para istri avi makin tajam sekali kearah dia dan zurcy berkata.


"Du-dulu avi pernah datang keduniaku."


"Dia menjadi murid sekolahan sepertiku juga."


"Walaupun hal-hal aku tidak sukai oleh avi pada saat aku terkenal disekolah."


"Tapi pada saat aku tidak terkenal lagi."


"Avi menolongku dari beberapa bully-an oleh orang-orang disekolahku."


"Walaupun banyak perkataan avi katakan kepadaku dan banyak mengajariku beberapa pelajaran yang aku tidak ketahui disekolah."


"Tapi pada suatu hari aku mempunyai namanya pacar."


"Tapi aku banyak sekali tidak mempercayai perkataan dia tentang pacaranku tersebut."


"Yang mana avi mengatakan kepadaku kalau pacaran itu tidak baik."


"Tapi aku malahan tidak mempercayainya."


"Tapi disuatu hari aku menyesal yang mana aku sudah mengetahui kalau berpacaran itu tidak baik."


"Walaupun bagi avi itu masih belum sepenuh keburukan dari berpacaran."


"Pada hari itu,aku meminta maaf berkali-kali kepada avi."


"Tapi avi hanya terdiam saja dan mengatakan sesuatu kepadaku untuk menenangkanku walaupun dia tidak dapat menolongku dalam masalah yang aku dapati tersebut."


"Tapi dia bisa membantuku dalam hal-hal sesuatu yang aku tidak bisa pada masalah aku dapati tersebut."


"Tapi disuatu hari avi meninggalkanku selama-lamanya."


"Dan pada saat itu aku benar-benar menyesal-menyesal sejadi-jadinya."


"Tentang perkataan avi yang mengatakan kebenarannya tentang hal sesuatu yang dilakukan olehku."


Seketika zurcy tersenyum dan zurcy berkata.


"Walaupun avi hanya tersenyum saja dengan kata-kataku yang mengejek dia dan dapat membuat dia marah."


"Tapi dia hanya diam saja dan tersenyum saja juga."


"Aku merasa tidak enak dengan seseorang seperti avi."


"Karena jarang ada seseorang seperti itu pada laki-laki umumnya."


"Lerah diejek tapi kalau itu bisa menolong seseorang walaupun seseorang tersebut pengejeknya."


"Aku merasa tidak enak dengan avi pada saat ini."


"Walaupun aku sudah menikah dengan dia."


Tampaklah zurcy tampak sedih sekali,tampaklah vilsy berjalan mendekati zurcy dan duduk disamping zurcy dan vilsy berkata.


"Kenapa kamu begitu sedih sekali,zurcy?."


"Kan itu bukan salahmu jugakan?."


"Tapi itu adalah kesalahan dari kejahatan didalam dirimu saja tau."


Zurcy berkata.


"Tapi sama sajakan aku yang salah."


"Karena kejahatan didalam diriku menyakiti hati avi."


Seketika vilsy tersenyum dan vilsy berkata.


"Oh,begitu ya zurcy."


"Tapi avi tidak memikirkan perbuatan kejahatan apa yang dilakukan seseorang kepadanya."


"Avi tidaklah memikirkan hal begituan."


"Tapi kalau kamu ingin menghilang rasa tidak enakmu terhadap avi."


"Kamu harus mengajaknya berbicara ataupun membuatnya sesuatu hal kepadanya."


"Pastih dia tersenyum kepadamu yang mana kamu akan mengetahui kalau avi tidaklah memikirkan kesalahanmu yang kamu lakukannya."


"Yah,aku juga pernah begitu."


"Dulu aku hanya diam saja ketika avi dibully oleh orang-orang dari sekolahku."


"Yang mana avi juga pernah menjadi murid disekolahku."


"Yang mana dia juga pernah datang keduniaku juga."


Zurcy berkata.


"Begitu ya,vilsy."


Vilsy berkata.


"Kan kamu sudah taukan tentang aku dari dunia lain juga."


"Tapi aku dapat membuatku yakin terhadap avi yang tidak memperdulikan masalah kejahat apa yang dia terima dari seseorang."


"Yang mana seperti itulah,aku membuatkan dia sebuah sesuatu yaitu sebuah kue."


"Dan dia hanya tersenyum saja."


"Yang mana senyumannya membuatku makin nyaman pada diriku sendiri."


Zurcy berkata.


"Oh,begitu ya vilsy."


"Baiklah kalau begitu."


"Aku akan mencobanya sebisa mungkin."


"Aku tidak mau larut pada masalahku yang itu tersebut."


Tampaklah vilsy hanya tersenyum saja dan vilsy berkata.


"Begitu ya,zurcy."


Tampaklah avi masih lagi duduk bersantai dimeja kursi kerjanya dan avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.


"Ha,aku masih bingung sekarang."


"Kenapa ya,aku harus memakai kekuatan ini ya?."


"Padahal aku tidak suka memakainya."


"Tapi aku terpaksa memakainya."


"Padahal aku tidak menyukai yang mana namanya sihir ya?."


"Tapi kenapa aku harus memakainya ya?."


"Karena setiap saat memakainya."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


"Rasanya aku makin dapat dosa sajalah."


"Karena aku memakai namanya sihir."


"Walaupun dunia ini banyak sekali memakai namanya sihir."


"Haaaaaaaaaaaaaaaaaa."


"Tapi hari tenang sekali ya,karena tidak ada namanya keributan para istriku tersebut."


"Haaaaaaaaaaaaaaaaa."


"Karena aku tidak tau harus mengapain tentang masalah para istriku tersebut."


"Haaaaaaaaaaaaaaaaa."


Tampaklah seketika zurcy masuk kedalam ruang kerjanya avi dan seketika zurcy berjalan kearah avi dan avi berkata didalam dirinya.


"Hah?."


"Gawat ini pastih akan ada masalah istri lagi kayaknya."


Tampaklah zurcy ada berdiri didepan avi dan avi berkata.


"Ha,kenapa kamu datang kesini ya,zurcy?."


"Ada masalah apa,zurcy?."


Zurcy berkata.


"Apa yang kamu suka avi?."


Tampaklah avi kebingungan sekali dengan perkataan zurcy dan avi berkata.


"Ehg?."


"Apanya?."


"Apa maksudmu,zurcy?."


Zurcy berkata.


"Apa yang kamu suka,avi?."


"Dengan makanan."


Avi berkata.


"Ha,tempe yang paling bagus."


"Tempe paling sempurna sekali."


Zurcy berkata.


"Oh,begitu ya avi."


Avi berkata.


"Kenapa kamu menanyakkan hal begituan?."


Zurcy berkata.


"Karena aku ingin makanan begitu enak sekali bagimu,avi."


Tampaklah zurcy tersenyum dengan wajah begituan mengerikan sekali dan tampaklah avi ketakutan sekali dengan hal tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Wajah dia begitu menakutkan sekali!."


Tampaklah zurcy kebingungan sekali dengan avi yang ketakutan sekali dan zurcy berkata.


"Kamu kenapa avi?."


"Kenapa kamu ketakutan begitu?."


Avi berkata.


"H-ha,tidak apa-apa."


Zurcy berkata.


"Oh,begitu ya,avi."


Tampaklah seketika kepalah zurcy tertunduk kebawah dengan wajah sedih dan avi kebingungan sekali dengan hal tersebut dan zurcy berkata.


"Ha,avi."


Avi berkata.


"Ada apa zurcy?."


Zurcy berkata.


"Aku ingin bertanyak kepadamu."


Avi berkata.


"Tanyak apa zurcy?."


Zurcy berkata.


"Kamu menganggapku apa pada saat sekolah itu?."


Avi berkata.


"Ha,aku hanya menganggapmu sebagai teman tidak adalah hal apapun selain itu saja."


Zurcy berkata.


"Begitu ya,avi."


Avi berkata.


"Kamu kenapa zurcy?."


"Apa yang terjadi sesuatu kepadamu-kah?."


Zurcy berkata.


"Tidak,tidak apa-apa."


"Tapi hanya saja aku pikir kamu menganggapku pacar ataupun sebagainya."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Seketika avi tersenyum dan avi berkata.


"Aku menganggapmu bagaikan teman pada saat itu."


"Aku tidak menganggap sebagi begituan."


"Aku sebenarnya tidak suka mendekati seorang wanita kalau itu seorang teman saja."


"Aku sebenarnya,aku menganggapmu teman saja."


"Karena aku tidak mau seperti orang-orang bodoh."


"Yang mendekati seorang wanita hanya mengincarnya saja."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Tapi aku menganggapmu teman hanya menemanimu saja."


"Karena aku bisa melindungimu pada masalah pada saat itu."


"Aku tidak menganggapmu sebagai pacar tapi sebagai teman saja."


"Aku tidaklah suka menganggap teman itu sebagai pacar."


"Berteman itu lebih baik dari pada berpacaran loh."


"Jadi jangan kamu sedih karena masalah dulu tersebut."


"Karena akan tidak selesai masalah kalau kamu masih memikirkan masalah lalu."


"Karena tidak ada gunanya kamu memikirkannya karena kalau masalah hal tersebut akan menyakiti dirimu sendiri saja kalau terus kamu memikirkannya."


"Jadi jangan sedih ya,zurcy."


"Aku tau maksudmu apa."


"Jadi jangan sedih ya,zurcy."


Tampaklah avi seketika tersenyum dan tampaklah zurcy terdiam terbengong dengan perkataan avi tersebut,tampaklah seketika zurcy malu sekali dengan setiap kali melihat wajah avi dan zurcy berkata.


"Be-begitu ya,avi."


Seketika zurcy tersenyum dan avi berkata.


"Iya."


Tampaklah seketika gamad muncul dihadapan avi dan seketika gamad berlutut dihadapan avi dan gamad berkata.


"Lapor my lord!."


Avi berkata.

__ADS_1


"Ada apa gamad?."


Gamad berkata.


"Ada masalah baru,wahai my lord!."


Avi berkata.


"Masalah apa gamad?."


Gamad berkata.


"Saya tidak bisa mengatakan disini."


"Tapi saya ingin anda ikut dengan saya dulu ketempat tersebut."


Avi berkata.


"Ketempat mana,gamad?."


Seketika gamad berdiri dan gamad berjalan mendekati avi dan gamad berkata.


"Kita sudah tidak ada waktu lagi."


"Sekarang kita pergi sekarang juga!."


"Sudah tidak ada waktu lagi,wahai my lord."


Avi berkata.


"Ehg?."


Seketika gamad memegang tangan avi dan seketika avi dan gamad menghilang disitu,tampaklah zurcy yang terdiam dengan hal tersebut seketika marah sekali karena dia ingin membuat sesuatu untuk avi tapi gamad membawak avi secara tiba-tiba dan zurcy berkata.


"Dasar si gamad!!!!!."


"Berani-berani dia membawak avi secara tiba-tiba!!!!."


"Awas saja kamu gamad!!!!!."


Tampaklah avi yang ditinggali oleh gamad disuatu tempat yang mana gamad sebelum pergi,dia mengasih sebuah surat kepada avi dan tampaklah avi hanya pasrah saja dan avi berkata.


"Haaaaaaaaa."


"Ada-ada saja si gamad."


"Membawaku kesini karena hanya ingin mengantari surat ini kepada seseorang ditempat ini."


"Haaaaaaaaaaa."


Tampaklah avi seketika berjalan ketempat seseorang yang ada disurat gamad kasih tadi tersebut dan tampaklah avi sudah memasuki sebuah bangunan seperti kastil begitu besar sekali,tampaklah avi sudah ada didalam bangunan tersebut yang mana avi sedang berjalan ketempat ruangan seseorang yang dimaksud pada surat gamad kasih kepada avi tapi avi dikawal oleh pasukan yang ada dibangunan tersebut,tampaklah avi sudah memasuki ruangan tempat orang itu maksud dan avi seketika berjalan berjalan karena avi sudah ada didepan seseorang tersebut dan tampaklah seseorang itu adalah seorang wanita yang mana dia sedang duduk dikursi singgasana yang mana juga disamping seseorang itu ada para laki-laki yang lagi memegang-memegang tangan seseorang itu dan memegang kaki seseorang itu tersebut,tampaklah laki-laki tersebut kalau dilihat bagaikan peliharan saja karena laki-laki sudah begitu mesum sekali,tampaklah avi dari masuk ruangan tersebut dan sampai didepan orang itu yang mana avi memalingkan wajahnya kekanan karena baju seseorang itu ada yang terbuka bagian depannya,tampaklah seketika tersenyum seseorang tersebut dan seseorang itu berkata.


"Jadi siapa kamu,wahai anak muda?."


"Ada apa kamu datang kemari?."


"Hah?."


Avi berkata.


"Ha,aku datang karena gamad."


Seseorang itu berkata.


"Gamad?."


"Oh,sigamad ya."


"Jadi kamu bawahan gamad ya."


"Jadi ada apa dengan sigamad,wahai anak muda?."


Avi berkata.


"Ha,ada sebuah surat untukmu."


Tampaklah avi mengasih surat tersebut sambil berkata.


"Ini suratnya."


Tampaklah seseorang itu membaca surat tersebut dan seketika seseorang itu tersenyum jahat dan seketika seseorang tertawak,tampaklah avi kebingungan sekali dengan hal tersebut dan seseorang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Baiklah aku mengerti sekarang dengan isi surat ini tersebut."


"Oh,iya."


"Aku lilit,ratu kegelapan disini."


"Yah,si gamad itu menuliskan disurat ini untuk menyebut diriku kepadamu."


"Yah,walaupun aku bingung dengan tulisan sigamad ini tersebut."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Tampaklah avi masih memalingkan wajahnya dan seseorang itu berdiri seketika berdiri dari kursi singgasananya tersebut dan seseorang itu berkata.


"Ha,baiklah kalau begitu."


"Kita pergi sekarang juga."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Salah satu laki-laki yang ada disamping seseorang itu berkata.


"Hei,apakah kamu akan pergikah?."


"Padahal aku masih ingin dekat denganmu."


Seketika seseorang itu tersenyum sambil mengelus kepalah laki-laki tersebut dan sambil berkata.


"Tenang saja,aku tidak akan lama kok."


"Jadi tenang saja ya,sayang."


Laki-laki itu berkata.


"Iya."


Tampaklah seketika seseorang itu berjalan keluar ruangan tersebut begitu juga avi juga ikut keluar dari ruangan tersebut dan tampaklah avi kebingungan dengan laki-laki disamping seseorang itu dan avi berkata.


"Aku ingin bertanyak kepadamu."


Seseorang itu berkata.


"Tanyak apa anak muda?."


Avi berkata.


"Siapa para laki-laki disampingmu tadi tersebut?."


Seseorang itu berkata.


"Ha,mereka adalah para suamiku."


"Kenapa kamu menanyak hal begituan,wahai anak muda?."


Avi berkata.


"Ha,aku merasa bingung saja karena aku tadi menganggap para laki-laki disampingmu adalah budakmu saja."


Seseorang itu seketika tertawak dan seseorang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Yah,mereka suka hal begituan sih."


"Jadi terlihat seperti budakku saja."


Avi berkata.


"Tapikan kamu raja kegelapan,kenapa bisa menikah dengan para manusia?."


"Siapa mereka tersebut?."


Seseorang itu berkata.


"Mereka adalah para pahlawan dari dunia ini tersebut."


"Dulu mereka ingin mengalahkanku tapi mereka jatuh cinta terhadapku."


"Walaupun cukup aneh didengar tapi begitulah cerita aslinya."


"Aku menikahi mereka karena sigamad pernah datang kesini."


"Dan mengajariku tentang hal-hal aku terkagum-kagum."


"Dan akupun menikahi para pahlawan tersebut."


"Yah,walaupun aku terkejut juga kalau dia juga sudah menikah."


"Yah,walaupun begitulah."


"Tapi aku terkagum-kagum karena dia mengatakan kalau dunia ini sebenarnya diatur oleh tuhan sesungguh dari suatu tempat yang cukup jauh sekali,enah dimana."


"Yang mana aku pernah mencaritau dengan perkataan gamad yang itu."


"Dan akupun sudah mengetahuinya sekarang kalau dunia ini diatur oleh tuhan sesungguhnya."


"Yah,walaupun masih banyak para raja kegelapan yang tidak mempercayai adanya kalau dunia ini diatur oleh tuhan dari suatu tempat."


"Dan mereka menganggap kalau mereka sangat begitu hebat dari tuhan dan mereka juga menganggap kalau mereka seharusnya menjadi tuhan karena kekuatan mereka miliki."


"Tapi mereka sebenarnya tidak mengetahui kebenarannya."


"Tapi aku sekarang percaya kalau dunia ini ada lebih hebat dan kuat dari orang-orang dunia disini."


"Yang mana itu adalah tuhan sesungguhnya."


Tampaklah seketika seseorang itu tersenyum dan seketika pakaian seseorang itu berubah menjadi pakaian begitu cantik sekali dan tertutup sekali,tampaklah avi dan seseorang sudah ada disuatu tempat ruangan yang mana disitu sudah ada para raja kegelapan lainnya dari berbagai dunia lain,tampaklah seseorang itu duduk dimeja kursi disitu yang mana mejanya bulat dan panjang sekali dan besar sekali dengan beberapa kursi disitu juga,tampaklah avi hanya berdiri dinding diruangan tersebut dan salah satu raja kegelapan berkata.


"Kenapa kita disuruh berkumpul oleh dia tersebut?."


Salah satu raja kegelapan berkata.


"Entahlah,aku juga tidak tau juga."


"Tapi aku dengar kalau dia tersebut sudah membuat kerusuhan dunia lain."


"Dan menantang raja kegelapan disuatu dunia lain tersebut."


"Dan raja kegelapan dunia lain tersebut dikalahkan oleh dia tersebut."


Salah satu raja kegelapan berkata.


"Haaaaaaaaaaaa."


"Sudah mengerti sekarang,aku juga sudah terbiasa dengan cerita hal begituan."


"Yang mana dia setiap saat menantang dan merusuh dari berbagai dunia lain."


Seseorang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Tapi kayaknya dia tampak bersenang seperti biasanya."


"Karena saking tidak ada kerjaan sama sekalipun yang dia kerjakan."


Salah satu raja kegelapan berkata.


"Woi,lilit."


"Kamu berlagak tau tentang dia,apakah dia melakukan hal tersebut karena dia tidak kerjaan sama sekali ataupun memang serius sekali."


"Jadi berlagak tau ya."


"Kamu itu juga dikalahkan oleh dia-kan?."


"Jadi jangan berlagak taulah."


Seseorang itu berkata.


"Ha,baiklah aku mengerti."


"Aku akan diam sekarang."


Tampaklah seketika muncullah gamad disitu yang mana gamad ada diatas para raja kegelapan disitu dan tampaklah para raja kegelapan yang lainnya terkejut dengan datangnya gamad disitu secara tiba-tiba,tampaklah avi seketika tersenyum jahat dan gamad berkata.


"Yo,orang-orang aku tidak tau namanya."


"Apakah kalian sudah siapkah dengan hal ini tersebut?."


Seketika para raja kegelapan disitu terkejut semuanya dan salah satu raja kegelapan berkata.


"Ka-kamukan tidak ada menuliska hal tersebut?."


"A-apanya yang siap?."


"A-aku tidak mengerti sama sekalipun?."


"Hah?."


Salah satu raja kegelapan berkata.


"Itu benar,kami masih belum mengerti sama sekalipun yang kamu katakan?."


"Apalagi kamu juga tidak ada menulis itu tersebut disurat yang kamu kasih kepada kami semua."


Gamad berkata.


"Woi,kan sudah tuliskan disurat yang aku kasih kekalian semua."


"Yang mana aku menulisnya pada tulisan semut pada akhir tulisan besar."


Para raja kegelapan terkejut semua dengan hal tersebut dan mereka berkata semua.


"Apa?!."


"Tu-tulisan semut?!."


"Pa-pada tulisan semut yang itu?!."


Gamad berkata.


"Woi,apakah kalian tidak membacanya-kah?."


"Woi-woi-woi,kalau itu benar."


"Maka apakah kalian sudah siapkah sekarang."


"Dengan hal ini tersebut."


Seketika gamad tersenyum jahat dan salah satu raja kegelapan berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Kenapa aku tidak menyadarinya pada tulisan sekecil itu tersebut!."


"Pa-pastih aku tidak akan tidak selamat pada hari ini tersebut."


"Karena dia begitu tergila dalam hal melakukan suatu pembunuhan!."


Seseorang itu berkata.


"Kenapa aku tidak menyadarinya pada tulisan kecil tersebut?!."


"Padahal aku tadi menganggapnya bagaikan titik dan gatis saja."


"Tapi itu sebuh tulisan begitu kecil sekali!."


"Pastih aku tidak akan selamat pada hari ini!."


"Karena dia terlalu gila sekali dalam pembunuhan!."


Tampaklah para raja kegelapan ketakutan semuanya dan gamad berkata.


"Baiklah kalau begitu."


"Waktunya sudah dimulai sekarang juga."


Seketika gamad tersenyum jahat sekali dan gamad berkata.


"Sudah siapkah kalian semua dengan ini tersebut?."

__ADS_1


Gamad seketika tersenyum dan seketika gamad memetik jarinya,seketika diruangan tersebut menjadi sebuah hampa yang mana disitu ada dunia-dunia lain yang lagi berbaris bagaikan galaksi-galaksi.


__ADS_2