
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang lagi makan jagung meletus sambil duduk dikursi kerjanya dan avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Pada waktu dimana aku sudah mengalahkan kekaiti."
"Kalau tidak salah cincin dijari tengah ditangan kiriku terpangsan lagi sendirinya kejari tengah ditangan kiriku ya."
"Tapi."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Padahal aku tidak mau mengalahkan kekaiti."
"Tapi sebenarnya hanya mengingatkan dia."
"Tapi seketika aku mau terpukul mundur oleh serangan kekaiti tapi pengelihatanku menjadi hitam."
"Akupun tidak tau kelanjutannya apa."
"Tapi aku hanya yakin saja dengan hal yang aku lakukan adalah sesuatu yang benar."
"Karena aku bukanlah yang mengalahkan kekaiti tapi sesuatu yang mengalahkannya dari tubuhku."
"Tapi aku hanya yakin terpada tuhan saja dengan yang aku lakukan tersebut."
"Oh iya."
"Kekaiti hanya mati suri saja ya."
"Karena pada mayatnya mau dimandikan."
"Seketika dia bangun kembalik dan dia melihat kearahku."
"Dan dia berlutut dihadapanku dan mengatakan kalau dirinya ingin menjadi bawahanku."
"Walaupun aku tidak menerimanya tapi dia tetap maksa tapi aku juga menyetujuinya."
"Karena aku seketika mengingat sesuatu pada waktu itu tentang kekaiti yang mana aku harus menerima dia sebagai bawahanku."
"Tapi kalau aku tidak menerimanya maka terjadi sesuatu."
"Tapi aku tidak tau akan terjadi apa tapi aku hanya menerima dia karena aku sudah memahami masalah tersebut."
"Tapi aku hanya yakin saja yang aku pilih adalah sesuatu yang benar."
"Karena aku hanya mempercayai kalau hal sesuatu terjadi adalah karena tuhan sendiri yang memberikan sesuatu adalah sebuah cobaan tersebut terhadapku."
"Dan aku sangat yakin dengan tuhan yang tidak akan memberiku cobaan yang berat sekali terhadap makhluk-makhluknya."
"Karena tuhan tau apa yang terbaik bagi para makhluk-makhluknya."
Tampaklah ada seseorang yang seketika tersenyum sambil duduk disebuah kursi singgasana disuatu ruangan,tampaklah ada tiga orang yang lagi berlutut dihadapan seseorang tersebut dan seseorang berkata.
"Begitu ya."
"Ada seseorang yang cukup kuat ya?."
"Auranya saja mengerikan ya,bagi semua makhluk dari dunia lain ya."
"Tapi dia sungguh mengangumkan ya?."
"Memang sungguh mengangumkannya ya,dia."
Seketika seseorang itu tersenyum dan tampaklah avi yang lagi berkumpul dengan para bawahannya yang mana avi dan para bawahan avi ada dihutan dan avi berkata.
"Lihatlah ini tersebut!!!."
Tampaklah ada sebuah air begitu deras sekali yang ditembakan dan seketika pohon-pohon ada didepan avi yang mana pohon-pohon tersebut terpotong dan sampai-sampai seratus meter lebih bisa memotong semua mohon yang ada didepan avi,tapi yang mana air begitu deras sekali itu muncul adalah ulah avi yang mana avi hanya menggunakan pistol air saja,tampaklah avi begitu tidak percaya dengan dia lihat tersebut dan avi berkata.
"Ehg?."
"I-ini tidak mungkinkan?!."
"Mana mungkin air yang dikeluarkan pistol air ini begitu deras sekali!!!."
"Padahal pistol air ini begitu sekecil ini sekali tidak akan bisa menyimpan air sebanyak itu!!!!."
"Apalagi tekanan tembakannya mana mungkin sekuat itu untuk sebuah pistol air sekecil ini!!!."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Bisa tapi gawat ya,kalau senjata ini jatuh ketangan yang salah ya."
Tampaklah avi melihat para bawahannya hanya terbengong saja karena dengan hal tersebut yang mereka lihat,tampaklah avi kebingungan dengan para bawahannya yang terbengong begitu saja dan avi berkata.
"Ehg?."
"Kenapa kalian terbengong begitu ya?."
"Apa yang membuat kalian terkejut begitu ya?."
Dery berkata.
"My lord?."
Avi berkata.
"Ada apa dery?."
Dery berkata.
"I-itu manalah mungkin sebuah air begitu deras sekali bisa muncul dipistol air sekecil itulah,my lord?."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Aku juga tidak tau dengan hal tersebut."
Dery berkata.
"Kami yang membuat pistol air itu dan memakainya hanya bisa terbengong saja."
"Karena tekanan tembakan dari sebuah pistol air kecil itu begitu mengerikan sekali bagi kami semua,wahai my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Akupun tidak mengetahui dengan hal tersebut."
"Tapi pistol air keci ini harus disimpankan kayaknya."
"Karena terlalu berbanyak bagi anak kecil atau bagi orang bodoh juga."
Tampaklah avi seketika memasuki pistol air tersebut kedalam skills ruang hitamnya dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Lebih baik tidak usah digunakanlah pistol air tersebut ya."
"Karena sungguh menakutkan sekali kalau digunakan ya."
"Walaupun terlihat lucu kalau dipegang tapi kalau ditembakan maka sebuah orang atau sekitarnya akan hancur atau terpotong oleh tekanan air yang begitu deras sekali ya."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Lucu-lucu begitu mengerikan sekali ya,kalau digunakan ya."
"Haaaaaaaaaaaaaaaa."
Seketika ada yang berkata.
"Datanglah kamu ketempatku."
Seketika avi dan para bawahan avi menghilang dihutan tersebut,tampaklah avi dan para bawahan avi seketika muncul disuatu ruangan begitu besar sekali,tampaklah avi dan para bawahannya terkejut karena didepan mereka ada seseorang berambut ungu kehitam-hitaman dan mata berwarna merah,tampaklah seseorang itu seketika tersenyum dan seseorang itu berkata.
"Selamat datang kalian ditempatku."
"Wah,sampeyan pencen kuwat ya."
"Yen aku weruh kowe."
Seketika avi terkejut dengan perkataan seseorang tersebut dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Oh,aku weruh."
"Dadi sapa sejatine kowe?."
Seketika seseorang itu tersenyum jahat dan seseorang itu berkata.
"Okelah,kalau begitu."
"Aku adalah seorang raja disini."
"Tapi."
"Kenapa kamu mempunyai istri tapi menjadi seorang pelayan?!."
"Hah!."
"Kamu memang aneh sekali ya."
"Istri sendiri dijadikan seorang pelayan."
Avi berkata.
"Ha,soal itu ya."
"Tapi itu bukanlah aku menyuruh mereka menjadi seorang pelayan."
"Tapi mereka sendirilah yang mau menjadi seorang pelayan."
Seseorang itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Tapi padahal mereka cantik-cantik semuanya."
"Kenapa kamu biasa saja begitu?."
"Kepada istri-istrimu seperti mereka tidak berharga sama sekali bagimu."
Avi berkata.
"Ha,cantik sih."
"Aku tidak tau sih."
"Karena aku tidak melihat mereka dari kecantikan mereka."
"Tapi aku melihat mereka sebagai seseorang yang bahagia saja."
Seseorang itu berkata.
"Oh,begitu ya."
Avi berkata.
"Kenapa kamu bisa mengetahui istri-istriku?."
"Dari mana kamu tau soal istri-istriku?."
Seseorang itu seketika tersenyum dan seseorang itu berkata.
"Ha,aku melihat tentang dirimu dari suatu alat yang aku buat."
Avi berkata.
"Jadi siapa dirimu sebenarnya?."
Seseorang itu berkata.
"Kamu nanyak?."
"Kamu bertanyak-tanyak?."
Seketika avi marah dengan hal tersebut dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Wahai seseorang yang selalu menyium bokong keledai."
Seketika seseorang itu marah sekali karena masalah dia sudah diketahui oleh avi dan seseorang itu berkata.
"Kurang ajar kamu ya!!!!."
"Kamu berani-beraninya kamu berkata begitu kepadaku!!!!."
Avi berkata.
"Loh kok marah?."
"Kan kamu sendiri menyium bokong keledaikan?."
Seketika seseorang itu makin marah dan seseorang itu berkata.
"Kurang ajar kamu ya!!!!!!."
Seketika seseorang itu tersenyum dan seseorang itu berkata.
"Kamu kadang-kadang kamu."
"Ini bedah ya?."
"Yang mana kamu suka dengan batukan?."
Tampaklah avi hanya diam saja karena avi tidak tau apa-apa tentang hal tersebut dan seseorang seketika marah karena avi diam saja dan seseorang itu berkata.
"Kenapa kamu diam saja?."
"Apakah aku salahkah menyebutmu begitu?."
"Seharusnya benar kamu menyukai sebuah batu."
Avi berkata.
"Yoh,tidak tau kenapa tanyak saya?."
Seketika seseorang itu makin marah saja dan seseorang itu berkata.
"Kamu itu bagaikan sebuah seperti ****."
Avi berkata.
"Aduh,sangat mengerikan sekali ya,perkataanmu tersebut."
Seketika seseorang itu makin marah saja dan seseorang itu berkata.
__ADS_1
"Kamu seperti *****."
"Lah,kenapa disensor sih."
"Kurang ajar kamu ya!!!!."
Avi berkata.
"Ha,aku ingin bertanyak sesuatu kepadamu."
Seseorang itu berkata.
"Tanyak apa samaku?."
Avi berkata.
"Kamu nanyak?."
Seketika marah seseorang itu tersebut dan seseorang itu berkata.
"Kurang ajar kamu ya!!!."
"Berani-beraninya kamu ber-."
Avi berkata.
"Ingin bertanyak tentang suatu benda."
Seseorang itu berkata.
"Suatu benda?."
"Apa itu?."
Avi berkata.
"Ha,hanya saja."
Tampaklah avi seketika mengeluarkan sesuatu dari skills ruang hitamnya dan yang mana yang avi keluarkan dari skills ruang hitamnya adalah suatu pedang yang dia temui waktu itu dan avi berkata.
"Kamu tau pedang ini apa?."
"Karena aku tidak tau tentang nama-nama pedang."
"Apalagi aku tidak menemukan pedang seperti ini duniaku itu."
Seketika seseorang itu terkejut melihat pedang yang avi pegang ditangannya dan seseorang itu berkata.
"Pedang itukan!."
"Pedang waktu itu yang pernah aku buang."
"Ta-tapi gimana bisa pedang seburuk itu bisa menjadi pedang begitu mengerikan sekali."
"Dimana kamu temui pedang itu tersebut?."
Avi berkata.
"Ha,kalau tidak salah pada waktu itu yang mana aku sedang duduk dibawah pohon."
"Dan seketika pedang itu jatuh dari atas langit."
"Dan pedang itu tertancap ditanah dekat samaku yang lagi duduk dibawah pohon."
Seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Apakah ini pedangmu-kah?."
Seseorang itu berkata.
"Iya,itu memang pedangku."
"Tapi itu adalah pedang paling buruk yang aku buat."
"Tapi gimana bisa pedang seburuk itu bisa menjadi pedang sengeri itu kalau melihatnya baik-baik."
Avi berkata.
"Ha,akupun tidak tau soal tersebut."
"Karena aku hanya menemuinya sudah mengeri ini dan aku mencabutnya saja sudah merasa pedang ini mengerikan sekali kalau digunakan."
Seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
"Tapi apakah kalau kamu memegang sesuatu senjata atau benda apakah bisa semengeri itukah?."
"Atau pedang itu terkenak efek samping dari duniamu karena pedang itu jatuh dari atas langit."
Avi berkata.
"Apakah semengeri itukah duniaku tinggali?."
Seseorang itu berkata.
"Iya,itu benar."
"Duniamu itu begitu mengerikan sekali dari dunia lainnya."
"Karena dunia lainnya tidak bisa sampai kekuatan diatas satu miliar atau triliun."
"Tapi biasanya kalau kekuatan dunia lainnya biasanya hanya satu juta atau dua ratus juta saja."
"Tapi duniamu itu sungguh sudah mengerikan sekali ya."
"Karena kekuatan orang-orang didunia itu satu miliar loh."
"Kalau orang dari duniamu datang kedunia lain maka mereka akan dianggap pahlawan atau raja kegelapan."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi tungguh sebentar."
"Kenapa ada dunia lain selain dari duniaku dan duniamu ini tersebut?."
"Tidak masuk akal sama sekalilah kalau didengar untukku?."
Seseorang itu berkata.
"Ha,didunia ini sama seperti dunia bumi."
"Yang mana didunia dibumi memiliki galaksi-galaksi dan planet-planet."
"Begitu juga yang ada dunia ini."
"Yang mana semua dunia ada tapi seperti sebuah planet kalau dilihat dengan mata telanjang."
"Dan dunia-dunia itu tersusun begitu banyak sekali sama seperti kayak galaksi yang ada di ruang angkasa bumi."
Avi seketika terkejut karena seseorang itu tau banyak tentang bumi dan avi berkata.
"Kenapa kamu tau tentang bumi?."
"Kenapa kamu bisa tau planet-planet dan galaksi yang ada diruang angkasa?."
Seseorang itu berkata.
"Walaupun aku dilarang oleh pemilik semua dunia ini."
"Yah,walaupun aku bukan ingin sekali datang kebumi tapi aku sendirilah yang seketika muncul dibumi."
"Walaupun hanya beberapa menit saja dan akupun balik lagi keduniaku ini tersebut."
"Dan aku juga banyak mempelajari planet-planet dan galaksi juga dari sebuah buku pelajaran."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seseorang itu berkata.
"Woi,apakah kamu taukah."
"Kalau kita berdualah orang paling kuat diantara dunia lain disini."
"Karena ya sangat begitu susah sekali sekuat kita."
"Walaupun kita tidak sekuat pemilik semua dunia."
"Yang mana itu adalah tuhan sendiri."
"Yah,dulunya aku orang lemah sih."
"Tapi aku berusaha menjadi kuat tapi hanya kuat memiliki otot tubuh sih."
"Karena aku menganggap kalau seseorang mempunyai banyak otot ditubuh maka dia kuat."
"Yah,yang mana itu adalah masa laluku sih."
"Tapi sebelum aku mau menjadi kuat,aku meminta izin kepada tuhan."
"Karena biasanya seseorang tidak minta izin kepada tuhan maka biasanya tetap lemah sih."
"Tapi aku sebaliknya,malahan aku menjadi sekuat ini."
"Woi,apakah kamu taukah."
"Kalau aku dan kamu itu bagaikan dua lubang hitamkan."
"Karena massa lubang hitam itu cukup kuat."
"Walaupun ada juga massa lubang hitam yang lemah."
"Yah,aku masih belum mengerti sih."
"Tentang lubang hitam itu apa."
"Dan massanya apa saja dan aku juga tidak tau benda apalagi yang kuat dibuku pelajaran ruang angkasa yang pernah aku pelajari."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kamu sangat begitu tertarik sekali ya,tentang mempelajari ruang angkasa ya."
Seseorang itu berkata.
"Tidak juga."
"Karena aku juga tidak mengerti apa itu ruang angkasa dan apa-apa saja struktur-strukturnya apa."
"Apalagi letak georafisnya apa."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kamu benar-benar tidak paham ya,tentang ruang angkasa ya."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
Seketika seseorang itu melihat kearah fahar dan seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
"Kamu mempunyai bawahan robot ya?."
Avi berkata.
"Kenapa kamu tau tentang fahar seorang robot?."
Seseorang itu berkata.
"Ha,karena robot-robot seperti bawahan itu."
"Adalah robot yang dibuat orang dari bumi sih."
"Walaupun akhirnya tidak ada gunanya robot-robot buatannya."
"Akupun langsung membuangnya."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seseorang itu berkata.
"Woi,apakah kamu taukah."
"Kalau duniamu itu bagaikan terbalikan dari seseorang raja kegelapan yang makin kuat tapi seseorang pahlawan menjadi lemah."
"Karena letak struktur duniamu tersebut sangat begitu berbedah sekali dengan dunia lainnya loh."
"Apalagi banyak raja kegelapan-raja kegelapan yang mengaku kuat dan ingin menjadi kuat."
"Tapi hanya sampah saja bagiku."
"Karena saking lemahnya bisa-bisa mengatakan kalau merekalah paling kuat diantara lainnya."
"Tapi dia sebenarnya sangat begitu lemah sekali."
"Apalagi pahlawan yang mengaku kuat tapi hanya satu persen saja dari kekuatan kita berduakan?."
"Apalagi seseorang mengaku tuhan atau disebut dewa oleh mereka."
"Mereka tidak ada apa-apanya."
"Karena mengumpen saja dari masalah tentang raja kegelapan yang bangkin atau yang telah terlahir."
"Apalagi raja kegelapan yang ingin menguasai dunia atau lainnya."
"Biasanya dia tidak ada kerjaan sama sekalipun."
"Walaupun ada pekerjaan yang menyenangkan kalau mereka lakukan setiap harinya."
"Seperti merawat ayam dan memanen telur-telurnya atau berkebun misalnya."
"Kan banyak hal lainnya-kan,yang bisa mereka lakukan."
"Apalagi aku adalah penguasan semua dunia ini tersebut walaupun aku tidak mau mengaku aku sebagai tuhan loh."
"Karena aku tau kalau tuhan itu ada disuatu tempat yang sangat jauh sekali."
__ADS_1
"Tapi dunia-dunia yang aku kuasai biasanya aku biarkan saja karena tidak gunanya sih."
"Karena untuk apa mengurus dunia sebegitu banyaknya tapi melelahkan untuk kita dan tidak dapat hasil yang bagus atau tidak ada hasil sama sekalipun yang baik."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seseorang itu berkata.
"Apakah kamu mau main catur denganku-kah?."
Avi berkata.
"Baiklah,aku main denganmu."
Seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
Seketika seseorang itu tersenyum dan seseorang itu seketika berdiri dari duduknya dan berjalan begitu juga avi yang ikut juga berjalan dengan seseorang tersebut dari belakang,tampaklah avi dan seseorang itu seketika duduk disuatu meja kursi yang mana diatas meja tersebut ada catur diatas meja tersebut dan tampak avi dan seseorang itu berhadap-hadapan satu sama lainnya dan seketika avi dan seseorang itu mulai memainkan catur tersebut,tampaklah avi dan seseorang itu tanpa disadari sudah mengeluarkan aura mengerikan mereka masing-masing dan tampak sampai-sampai orang-orang dari dunia lain juga merasakan dua aura mengerikan milik avi dan seseorang tersebut dan seseorang itu berkata.
"Kenapa kamu tidak mengejar dan mencintai semua wanita dengan wajah tampanmu tersebut?."
Avi berkata.
"Aku tanyak,apa gunanya mengejar seorang wanita."
"Yang mana tidak ada hasil apapun loh dari mengejar seorang wanita."
"Karena akhir-akhir akan buruk jugakan?."
"Apalagi seseorang yang mengejar seorang wanita itu tidak gunanya karena hanya membuat dia kelelahan saja karena mengejar seorang wanita."
"Dan akhirnya dia tidak akan mendapatkan hasil apapun loh."
"Karena kamu akan banyak dihianati karena wanita itu selalu saja banyak sekali permasalahannya kalau kamu mengejarnya."
"Apalagi itu benar-benar tidak gunanya sama sekali karena kamu akan mendapatkan rasa sakit akhirnya kalau kamu mengejar seorang wanita."
"Kalau seseorang mengejar seorang wanita,dia bagaikan semut yang kehilangan pemimpinnya karena semut itu buta arah."
"Begitu juga seseorang yang mengejar seorang wanita karena dia sedang buta arah apalagi dia tidak akan kehilangan arah yang baik."
"Karena dia akan jatuh kearah jurang hitam yang begitu gelap sekali karena dia kehilangan arah yang baik."
"Orang bodoh mana yang menangis karena diputusin atau dihianati oleh seorang wanita yang dia kejar."
"Orang-orang seperti bagaikan orang-orang bodoh loh."
"Kalau dilihat apalagi kalau dilihat begitu menjijikan sekali karena diputusi atau dihianati oleh seorang wanita yang dia kejar."
"Karena apakah kamu tau kalau hal sesuatu akan hilang dan tidak akan abadi selamanya milik kita."
"Karena yang abadi itu hanya sedikit sekali yang mana yang abadi selamanya yaitu mencintai tuhanmu sendiri."
"Apalagi kalau teman atau sahabatnya yang menyemangatinya karena dia telah putus atau dihianati."
"Apalagi dia telah bertaubat dari hal begituan maka teman atau sahabatnya adalah sampah."
"Karena orang bodoh mana yang menyemangati untuk terus melakukan hal begituan yang mana temannya menyuruhnya mengejar seorang wanita lagi."
"Dunia memang sungguh mengerikan sekali ya."
"Kalau dilihat-lihat,apalagi orang-orang yang mudah tergoda oleh godaan dunia maka dia benar-benar sampah atau mungkin terlalu bodoh sekali tentang hal tersebut."
"Tapi aku tidaklah mau mengejar seorang wanita karena itu tidak gunanya sama sekalipun bagiku."
"Dan aku tidaklah mau mencintai semua wanita karena tidak kerjaan sama sekali mencintai semua wanita."
"Tapi ujung-ujungnya tidak menikahi semua wanita tersebut."
"Dan ujung-ujungnya kalau disudah menikahi semua wanita tersebut maka dia akan bersiap-siap setiap pertengkaran dan lain sebagainya."
"Tapi aku juga tidak bisa bilang itu benar atau salah karena aku bukanlah ahli begituan."
"Tapi apalagi kalau sebaliknya untuk seorang wanita mengejar seorang laki-laki yang dia cintainya."
"Apalagi kalau mereka berpacaran tapi itu berujung hal tidak baik loh,kalau juga mereka menikah dari berpacaran maka hal buruk akan menimpah mereka nantinya."
Seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
"Tapi kenapa kamu bisa menikahi sembilan belas wanita?."
Avi berkata.
"Aku tidak tau tentang hal tersebut."
"Tapi aku hanya melakukan yang seharusnya."
"Karena wanita-wanita yang membuatku tersenyum maka aku bisa tau kalau itu adalah sesuatu yang harus aku nikahi."
"Aku juga tidak tau kenapa wanita-wanita itu mencintainya tapi aku hanya percaya dengan tuhan saja."
"Padahal aku dulu sangat begitu tidak peduli tentang pernikahan."
"Kalau wanita itu kurus atau gendun."
"Tapi kalau gendun maka dia harus menepati semua syarat yang aku tentukan tentang menikahi seorang wanita."
"Tapi para istri-istriku pada saat sekarang ini sudah menepati semua syarat yang aku buat."
"Tapi ada satu syarat yang mereka tidak tepati."
Seseorang itu berkata.
"Apa syarat yang tidak istri-istrimu tepati?."
Avi berkata.
"Syarat itu adalah istrinya harus pandai memijit badan suami yang habis pulang kerja."
Seketika terdiam seseorang tersebut dan seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Yah,aku juga tidak memperdulikannya sih."
"Tapi kalau tidak salah aku dulu mempunyai uang sebanyak dua ratus kuadriliun."
"Yang mana kalau tidak salah aku masuki kedalam kartu ATM ya?."
"Yang mana kartu ATM sebanyak lima puluh buah kartu ATM."
"Yang mana masing-masing ada beberapa uang didalamnya."
"Yah,walaupun aku tidak menggunakannya sih."
"Karena aku mengumpulkan uang sebanyak itu karena puasa setiap harinya."
"Jadi sebanyak itulah kalau tidak salah."
"Apalagi aku jarang membeli sesuatu barang atau benda kecuali yang harus tapi aku harus membeli benda atau barang tersebut dengan harga rendah karena aku tidak mau membuang uangku karena sebuah benda atau barang."
Seseorang itu berkata.
"Begitu ya."
"Kamu sungguh mengangumkan ya."
Tampaklah kebesokannya tampaklah avi yang sedang duduk dikursi kerjanya dan avi berkata.
"Apa?."
"Raja-raja besar dari beberapa negara akan datang kesini?."
Tampaklah serena ada didepan avi yang lagi berdiri didepan avi dan serena berkata.
"Iya,my lord."
"Raja-raja besar dari beberapa negara akan datang kesini,wahai my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Baiklah kalau begitu."
"Ha,baiklah aku akan bilang sesuatu kekamu serena."
Serena berkata.
"Sesuatu?."
"Akan bilang kepada saya?."
Tampaklah raja-raja besar dari beberapa negara sudah datang kekota avi tinggal dan tampaklah raja-raja besar itu disambut oleh serena dengan pakaian gaun yang begitu cantik sekali dan serena berkata.
"Selamat datang raja-raja besar dari beberapa negara."
"Saya adalah istrinya raja avi."
"Saya seorang ratu disini."
"Tapi raja avi sedang ada pekerjaan kesuatu tempat."
"Jadi sayalah yang disuruh oleh raja avi."
"Jadi semuanya lewat sini."
Tampaklah serena membawak raja-raja besar tersebut kesuatu ruangan,tampaklah raja-raja besar tersebut diarahkan ketempat balkon yang sudah disiapkan karena raja-raja besar tersebut akan disambut dengan tarian-tarian dari bawah balkon,tampaklah raja-raja besar tersebut sangat begitu terhibur dengan tarian-tarian yang menyambut mereka,tampaklah serena sudah pasrah sekali karena tidak tau gimana cara menjadi ratu yang terlihat bagus dan serena berkata didalam dirinya.
"Gawat!."
"Aku harus gimana sekarang ya?!."
"Karena aku tidak gimana cara menjadi ratu terbaik!."
"Apalagi my lord mengatakan kalau dia mau menyamar menjadi orang lain."
"Karena my lord ingin tau gimana rasanya menjadi seorang pengarah orang-orang penting."
"Tapi."
"Ha!!!!!!!."
"Aku harus gimana sekarang!."
"Karena vema,mila dan yang lainnya tidak mau membantuku!."
"Malahan mereka hanya menyerahkan saja tugas seorang ratu kepadaku!."
"Aku harus gimana menjadi seorang ratu terbaik!."
Tampaklah salah satu raja kebingungan karena serena tampak grogi begitu dan raja itu berkata.
"Anda kenapa begitu grogi begitu?."
Serena berkata.
"Tidak,tidak apa-apa."
"Hanya saya malu kalau ada sebuah kesalahan terjadi."
"Dan berujung membuat acara ini tidak disukai oleh raja-raja besar sekalian."
Raja itu berkata.
"Begitu ya."
"Tapi menurut saya tidak terjadi apapun."
"Walaupun kalau terjadi hal sesuatu maka kami menganguminya saja dengan hal tersebut."
Serena berkata.
"Begitu ya."
"Terima kasih banyak atas perkataan anda tersebut."
Raja itu berkata.
"Iya,sama-sama."
Tampaklah raja-raja besar itu diarahkan masuk kedalam sebuah pesawat penumpang untuk melihat kemewahan alam dari bawah,tampaklah raja-raja besar semuanya terkagum-kagum dengan pesawat penumpang tersebut walaupun hanya sementara saja diterbangkan,tampaklah raja-raja besar semuanya sangat begitu ingin sekali mempunyai pesawat terbang tersebut dan mereka merandai-andai mempunyainya dan mereka juga mengakatan kalau avi itu sebagai seseorang begitu kaya sekali dan begitu banyak barang-barang mewah lainnya,tampaklah ada salah satu orang yang menjadi penyambut raja-raja besar tersebut sudah mendengari perkataan mereka semuanya dengan detail dan sebenarnya seseorang itu adalah avi yang lagi menyamar jadi orang lain dan avi berkata didalam dirinya.
"Begitu ya."
"Memang mereka begitu selalu ingin sekali mempunyai hal sesuatu baru ya."
"Memang manusia begitu ya."
"Yang selalu ingin mendapatkan suatu barang yang mereka baru pertama kali mereka lihat."
"Memang begitulah manusia."
"Selalu mengingin sesuatu hal tidak perlu tapi kecuali kalau mereka menginginkan hal berguna untuk mereka sendiri."
Tampaklah pesawat penumpang yang membawak raja-raja besar tersebut sudah mulai mau diterbangkan,tampaklah pesawat penumpang tersebut sudah mulai lepas landas dan pesawat penumpang tersebutpun terbang keatas langit,tampaklah raja-raja besar itu terkagum-kagum dengan pemandangan alam dari atas langit dan tampaklah raja-raja besar tersebut disambut beberapa makan yang sudah disediakan oleh para bawahan avi,tampaklah setelahnya pesawat penumpang itu lepas landas kebawah dan pesawat penumpang tersebutpun sudah berhenti ketempat semula pesawat penumpang tersebut diparkirkan,tampaklah setelahnya raja-raja besar tersebut sudah menanda tangani sebuah surat bersama serena disuatu ruangan dan mereka menanda tangani surat untuk bekerja sama dengan negara avi.
Tampaklah ada seorang wanita hanya menghela napas saja sambil duduk dikursi meja disuatu ruangan dan wanita itu berkata.
"Begitu ya."
"Ada seorang raja yang masih muda sudah bekerja sama dengan negara-negara besar ya."
"Tapi disudah dia melakukannya bekerja sama dengan negara-negara besar sudah beberapa hari ya."
"Tapi siapa ya,raja muda tersebut ya?."
"Kenapa sudah dapat bekerja sama dengan negara-negara besar ya."
"Apalagi negaranya ada diperingkat kesatu."
"Kalau tidak salah itu sudah beberapa tahun lalu negara muncul sebagai peringkat kesatu."
"Tampaknya dia seseorang yang jenius dan pintar ya."
"Kayaknya aku harus mencaritau siapa raja muda dari suatu negara bernama ex tizio itu tersebut."
"Kayaknya aku mulai tertarik dengan seseorang ini ya."
"Memang sungguh mengangumkan ya,dia."
___________________
__ADS_1
Awal musim keempat