
Terlihatlah semua orang saling berkerjaa dan saling bergotong royong untuk membangun rumah,pertanian,dan lain sebangainya,tampaklah avi yang ada diruangan kerjanya dan tampaklah disedang mengerjakan sesuatu tugasnya dari surat-surat tersebut.
Tampaklah avi telah selesai mengerjakan tugasnya dan terlihatlah avi bersantai sejenak dan avi berkata.
"Haaa."
"Sepertinya hari ini hari biasanya saja?!."
"Haaa."
"Oh iya,aku pada saat itu aku membawak naga tersebut kesini dan saat aku membawak naga itu kesini tampaklah mereka ketakutan semua."
"Tapi kenapa ya?."
"Oh iya,aku belum tau namanya?."
"Dan oh iya,haa."
"Dan aku selalu beribadah setiap hari, akan tetapi kenapa ya aku belum ada petunjuk dari doaku tersebut ya?."
"Aku setiap hari beribadah karena aku diagamaku menyuruh beribadah karena beribadah adalah tiang agama."
"Tapi aku belum dapat mendapat petunjuk dari doaku."
"Aku selalu berdoa untuk mencari petunjuk dan akan tetapi sepertinya doaku tersebut belum dijawab ya?."
"Haaa."
Dan seketika ada yang mengetuk pintu ruangan avi berada dan ternyata suara serena berkata.
"Permisih my lord."
Avi menjawab.
"Ya,masuk."
Serena berkata.
"Baik,saya masuk."
Dan terlihatlah serena masuk keruangan avi tersebut dan serena mendekati avi dan setelahnya serena berkata.
"Lapor my lord!."
Avi menjawab.
"Ya,ada apa serena?."
Serena berkata.
"Baik."
"Saya mau mengasih surat-surat ini my lord!."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
Tampaklah serena mengasihkan surat-surat tersebut kepada avi dan setelah serena mengasih surat-surat tersebut dan serena berkata.
"Surat itu adalah surat dari berbagai pembangunan,perdagang,pertanian my lord."
Avi menjawab.
"Begitu ya,berarti aku harus mendatangani ya?."
Serena berkata.
"Iya,my lord."
Avi berkata.
"Baiklah kalau begitu."
Tampaklah serena kebingungan dari nada suarah avi dan serena menjawab.
"Ada apa my lord?."
Avi berkata.
"Apanya?."
Serena menjawab.
"Nada suara anda tadi?."
Avi berkata.
"Oh itu,soal itu ya."
"Sebenarnya aku mau keluar sebentar dan aku nanti mengerjakannya."
Serena menjawab.
"Be-begitu ya."
"A-akan tetapi kenapa anda harus pergi sebentar?."
Avi berkata.
"Apanya?."
"Baiklah,aku paham."
"Aku hanya pergi sebentar karena ada yang aku cari."
Serena menjawab.
"Be-begitu ya."
"A-akan tetapi anda pastih pergi lama?!."
Avi berkata.
"Tidak,kok."
Serena menjawab.
"A-anda pastih pergi lama karena biasanya anda pergi begitu lama."
"Karena anda pada waktu itu anda pergi begitu lama."
Avi berkata.
"Ehg,soal itu."
"Aku sebenarnya waktu itu aku mencari material yang sulit ditemukan dan jadi aku begitu lama sekali."
Serena menjawab.
"Begitu ya,akan tetapi pada waktu itu kenapa anda menunduki naga tersebut?."
Avi berkata.
"Ah,kalau soal itu karena waktu itu aku tidak sengaja menemukannya mengenaskan."
"Dengan keadan dirantai dan aku tidak mengetahuinya lagi."
"Heeheehe."
Terlihatlah serena tersenyum dan menjawab.
"Begitu ya,baik saya mengerti my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kalau begitu aku pergi ya."
Serena menjawab.
"Ya."
Dan terlihatlah avi berjalan keluar dari ruangan tersebut dan terlihatlah banyak orang yang bergotong royong untuk membangun rumah dan avi melihat orang-orang lagi bergotong royong membangun rumah dan saling mempercayai.
Dan setelahnya avi ada ditanah dataran tinggih dan avi berkata didalam diriny sambil melihat kota.
"Oh iya,sebenarnya aku ingin membantu mereka akan tetapi mereka yang melarangku?."
Ini adalah cerita beberapa jam yang lalu dan avi berkata.
"Eh,tidak boleh?!."
Mereka menjawab.
"Iya."
Avi berkata.
"Tapikan?!."
Salah satu menjawab.
"Anda selalu banyak kerja jadi biar kamilah yang berkerja my lord."
"Apakah kalian setuju!."
Mereka menjawab.
"Iya."
Salah satu menjawab(yang lain).
"Ya,anda selalu banyak kerja dan jadi biarkan kamilah yang mengerjakannya."
Tampaklah mereka saling debat tapi teratur tentang hal tersebut dan terlihatlah avi tersenyum doang dan avi berkata.
"Baikla."
"Kalau ada kendala yang menyusahkan."
"Laporkan kepadaku ya?."
Mereka semua menjawab.
"Ya."
Tampaklah mereka senang sekali dan terlihatlah avi tersenyum doang melihat mereka dan avi berkata(waktu sekarang).
"Begitulah mereka yang melarangku untuk membantu mereka membangun rumah dan lainnya sebagainya."
"Haa,akan tetapi aku jadi pemimpin merasa tidak berguna kalau aku tidak membantu mereka."
"Baikla,kalau begitu."
"Sepertinya aku tidak usah memikirkan hal tersebut karena merekalah yang meminta."
Terlihatlah avi tersenyum melihat kota dari kejauhan dan avi berkata.
"Oh iya,pada aku membawak naga itu tersebut pada waktu itu dan setelahnya aku memasukannya."
"Keskillsku yaitu dunia akhir dan itu tempatnya sirifer dan aku takut kalau mereka bergaduh."
"Haa,sepertinya mungkin tidak."
"Haaaa,baiklah."
"Kalau begitu aku panggil mereka berdua kemari."
Dan tampaklah avi memanggil rifer dan naga tersebut dan tampaklah mereka muncul seketika dihadapan avi dan berlutut dihadapan avi dan naga tersebut berkata.
"Ada apa anda memanggil saya my lord?."
Rifer menulis ditanah:iya,ada apa my lord?."
Avi menjawab.
"Yah,karena aku memanggil karena aku ingin tau atau mencari satu material yang begitu langkah menurutku?."
Naga itu kaget dong dari perkataan avi dan nag itu berkata.
"Ahg,ma-material langkah menurut anda?."
Avi menjawab dengan sedikit bercanda.
"Iya,aku mencari material langkah yang jarang ada disini?."
"Iyah,aku sangat mengin-inginkan tersebut dari duluh sekali?!."
"Dan karena itu aku mencarinya."
"Dan nama material tersebut adalah botak kinclong?!."
Dan terlihatlah avi tersenyum karena tidak tahan candaannya dan terlihatlah naga itu kaget dong dari perkataan avi dan naga itu mengira material itu sangatlah kuat dan langkah sehingga tidak ditemui sama sekali seseorang,naga berkata.
"A-akan tetapi my lord aku tidak tau material tersebut my lord?."
Avi menjawab.
"Iya,banyak orang tidak tau material tersebut."
"Akan tetapi ada sedikit orang tau material tersebut tapi dirahasiakan."
"Karena mereka takut jatuh ditangan yang salah."
Terlihatlah avi mulai tersenyum karena tidak tahan candaannya dan terlihatlah naga itu kebingungan dan naga itu berkata.
__ADS_1
"Begitu ya,akan tetapi sepertinya banyak yang tidak ketahui ya."
"Tentang material langkah tersebut?."
"Hei rifer,apakah kamu tau material tersebut?."
"Karena kamulah yang lebih perpengalaman dan banyak pengetahuan."
Rifer menulis ditanah:tidak,aku tidak tau sama sekali material tersebut."
Naga itu berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Gimana kita mencarinya bersama."
Mereka berdua terkejut dong dari perkataan avi dan mereka menjawab.
"Baik,kami setuju my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Oh iya,siapa nama karena aku belum tau nama asli?."
"Dan karena naga disebelahmu sudah ada nama karena aku memberinya nama tersebut."
Naga itu menjawab.
"Begitu ya."
"Kalau begitu,anda berikan nama juga kesaya kayak dia."
"Karena aku tidak mempunyai nama sendiri?."
Avi berkata.
"Begitu ya,baiklah kalau begitu aku berikan nama yang bagus untukmu?."
Naga itu menjawab.
"Baik,terimah kasih banyak my lord!."
Avi berkata.
"Iya,sama-sama."
"Baiklah,apa nama yang bagus ya untukmu?."
"Hmmm."
Avi melihat mereka berdua dan avi berkata didalam dirinya.
"Sepertinya mereka terlihat mirip sekali akan tetapi rifer mempunyai mata berwarna ungu."
"Dan naga tersebut warna matanya adalah hitam pekat akan tepi ditepi matanya putih seperti manusia."
"Apa ya nama yang bagus ya?."
"Hmmm."
"Oh,begitu ya."
Avi berkata dengan mulutnya.
"Kalau begitu,namamu adalah dery."
Tampaklah naga tersebut masih memikirkannya dan sesudahnya,naga itu menjawab.
"Baik,nama saya adalah dery,my lord."
Tampaklah naga tersebut berlutut dihadapan avi dan berdiri lagi akan tetapi seketika mereka berdua muncullah sebuah bayangan yang muncul dibadan mereka berdua dan menyelimuti mereka berdua sampai-sampai berbentuk kepompong tapi berwarna hitam pekat.
Dan seketika juga kepompong bayangan tersebut hancur seketika akan tetapi avi kaget dong kalau ada dua orang laki-laki yang berdiri dihadapan avi dan bersamaan naga itu dan rifer dan tampaklah mereka sadar.
Dan berlutut dihadapan avi dan avi berkata.
"Ehg,a-apakah kalian rifer dan dery?."
Mereka menjawab.
"Ya,benar my lord!."
Tampaklah avi kebingungan dong apa hal yang terjadi dihadapannya dan avi berkata.
"Tapi kenapa kalian berubah menjadi manusia?."
Mereka menjawab.
"Kami telah berevolusi my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi kenapa bisa berevolusi?."
"Kan aku tidak memberikan kekuatan atau membuat kalian berevolusi?."
Mereka menjawab.
"Kami berevolusi karena kami bisa berevolusi karena anda tampa sadar telah berevolusikan kami!."
"Secara tampa sadar karena kekuatan anda keluar seketika ketika anda kebingungan!."
"Tapi kami tidak mengetahuinya lagi my lord?!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata didalam dirinya.
"Ha,sepertinya ini sama seperti kasus refor dan sety."
"Karena refor dan sety adalah sebuah pedang legendaris yang sulit diketahui tempatnya."
"Tampang dari refor dan sety adalah mereka berambut putih akan tetapi refor dipinggiran rambutnya berwarna hitam."
"Dan mata mereka berwarna biru muda dan wajah mereka tampan dan cantik."
"Tapi rifer dan dery,mereka bertampang tampan,arogan,rambut berwarna hitam."
"Mata mereka berbedah,dery berwarna hitam dipinggirannya sedikit kekuningan."
"Kalau rifer mata berwarna ungu muda,tampan,arogan,dan tatapannya tajam."
"Tapi dari cara mereka menatap sangatlah tajam bagaikan mata-mata dibumi!?."
Dery berkata.
"Ada masalahkah my lord?."
Avi menjawab dengan mulutnya.
"Iya,karena sepertinya kita akan pergi mencari material tersebut."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Avi berkata.
"Kalau begitu,kita pergi terdahulu kepurpustakaan."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Dan tampaklah avi berjalan menunjuk kota avi tinggal dan akan tetapi rifer berkata.
"Tungguh sebentar my lord!."
Avi pun berhenti berjalan dan avi menjawab.
"Ada apa rifer?."
Rifer berkata.
"Saya punya usulan my lord!."
Avi menjawab.
"Apa yang kamu usulkan rifer?."
Rifer berkata.
"Saya usulkan adalah kalau mana kami akan menjadi sebuah cincin ditangan anda!."
Tampaklah avi kebingungan dan avi menjawab.
"Sebuah cincin?apa maksudnya?."
Rifer berkata.
"Iya,kami berubah cincin untuk biar tidak dicurigai oleh warga yang ada kota anda tinggalih tersebut."
"Dan karena kalau kami berubah menjadi manusia akan menjadi masalah baru my lord."
"Dan karena itulah kami memberi usulan tersebut my lord!."
Avi menjawab.
"Begitu ya,akan tetapi kenapa kamu bilang begitu?."
Rifer berkata.
"Entahlah my lord karena kami memiliki firasat buruk."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
"Tapi kamu tidak berbohongkan rifer!?."
Tampaklah avi tersenyum jahat dan terlihatlah rifer dan dery ketakutan akan tetapi dery menyembunyikan raut wajah ketakutannya tersebut dan rifer berkata.
"Ti-tidak my lord!."
"Kami tidak pernah berbohong my lord!."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
"Kalau begitu berubahlah menjadi cincin."
Rifer berkata.
"Baik,my lord!."
Dan terlihatlah seketika rifer dan dery berubah menjadi cincin emas dengan mata berlian berwarna yang berbedah yaitu rifer ungu dan dery merah dan cincin itu sudah ada ditangan avi yang lagi berjalan menunjuk kota.
Dan setelahnya avi memasuki perpustakaan dan memasuki satu ruangan dan membaca satu buku,setelahnya avi menaruh buku tersebut dirak buku itu berada.
Dan terlihatlah avi mengeluarkan sesuatu kaca bening dan tipis dari skills ruang hitam dan setelahnya ditaruh dimeja dan setelahnya ditaruh dirak tempat kaca itu disusun dengan yang lainnya.
Dan terlihatlah avi melihat ada suatu negara tampa dinding pembatas kota tersebut dan tampaklah avi melihat kota itu tersebut dari jauh akan tetapi seketika teralihkan oleh sesuatu yaitu ada seseorang yang lagi terpojok oleh musuhnya.
Tampaklah orang-orang itu terpojok oleh musuhnya dan sampai-sampai orang-orang itu terjatuh semua akan tetapi ada seoranh wanita berjubah merah yang masih berdiri dengan pedangnya dan avi berkata.
"Sepertinya wanita tersebut tampak lelah sekali sepertinya?."
"Tapi banyak temannya yang tertumbang oleh serangan musuhnya."
"Tapi sebenarnya aku mau membantu mereka akan tetapi sepertinya tidaklah."
Tampaklah avi berbalikkan badannya dan mau berjalan lagi dan tampaklah wanita tersebut berkata dengan musuhnya.
"Kurang ajar sekali kalian!."
"Berani-beraninya kalian menyerang kami!."
Musuh menjawab.
"Eheh,kami hanya ingin mengambil uang kalian saja."
"Akan tetapi sepertinya menarik untuk menjual kalian dipasar budak?!."
Tampaklah musuh itu tampak tertarik untuk menjual mereka akan tetapi wanita berkata.
"Kurang ajar!."
Tampaklah wanita tersebut sangat marah sekali dan menyerangnya dengan gerakan cepat dan wanita itu berkata sambil bertarung.
"Matilah kamu orang bodoh!."
"Ya,aaa."
Tampaklah musuh tersebut sangat tenang sekali dan musuh itu berkata.
"Eheh,sepertinya kamu akan kalah!."
Dan seketika wanita itu terpental hampir mendekati teman-temannya yang lagi pingsan dan tampaklah wanita tersebut masih bisa berdiri walaupun dia tidak mampu berdiri dan terlihatlah musuh tersebut mendekati wanita tersebut.
__ADS_1
Dan menginjak punggung wanita tersebut menggunakan kaki kirinya dan musuh berkata.
"Kamu sudah kalah."
"Maka menyerahlah dan bertakdir menjadi budak ****!."
Wanita menjawab.
"Itu tidak akan terjadi!."
"Laki-laki kotorrr!."
Dan seketika avi terdengar suara wanita tersebut ketelinga avi dan berbalikkan badannya dan melihat wanita tersebut sudah kalah dan avi berkata.
"Hei dery?!."
Dery menjawab.
"Ada apa my lord?."
Avi berkata.
"Kamu bilang kamu bisa berubah menjadi senjatakan?."
Dery menjawab.
"Ya,benar sekali my lord."
"Saya ceritakan waktu tadi."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah avi masih melihat wanita tersebut masih kelelahan dan belum bisa bangkit menyerang musuhnya dan sebenarnya dery waktu tadi menceritakan kalau dia bisa berubah menjadi senjata yang mana berubah menjadi senjata sama mirip dengan fahar yang bisa berubah apapun itu.
Yang dia mau tapi dery hanya senjata saja dan bisa berubah senjata yang ada diinginkan dari sebuah ingatan,kekuatannya untuk bertarung dan avi berkata.
"Kamu bisakan berubah menjadi senjata yang aku inginkan didalam ingatanku?."
Dery menjawab.
"Bisa,my lord karena saya juga bisa berubah menjadi senjata yang anda inginkan dari sebuah ingatan."
"Walaupun saya bisa membaca pikiran akan tetapi aku tidak bisa menggali isi pikiran selain senjata."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kalau begitu berubah dery!."
Dery menjawab.
"Baik,saya akan berubah yang anda inginkan."
Dan seketika dery berubah menjadi senjata api yang berupa senjata api barrett m82A1 dan tampaklah avi kaget dong beserta terkejut karenakan avi mengingat senjata tersebut dan avi berkata.
"Haa,sepertinya aku kesalahan fatal ya?."
Dery bingung dong dan berkata.
"Kenapa anda bilang kesalahan fatal?apakah saya salahkah berubah menjadi senjata yang tidak anda inginkankah?."
Avi berkata.
"Tidak,aku tidak mensalahkanmu kok."
"Yang salah fatal adalah senjata ini terlalu berbahaya!."
"Akan tetapi aku tetap memakainya."
Dan avi pun tiarap dan mulai membidik target yang dituju dan tampaklah avi telah membidik musuh dan mau menembaknya akan tetapi dia sadar kalau dia tidak mempunyai peluruh senjata tersebut.
Dan tampaklah avi membuka tempat peluruh tersebut dan kaget dong karena ditempat peluruh tersebut penuh peluruh senjata tersebut dan avi berkata.
"Ehg,kenapa penuh peluruh?."
"Kan aku belum pernah memasukan peluruh dan juga aku tidak mempunyai peluruh."
"Tapi kenapa penuh seketika?."
Dery menjawab.
"Karena sayang mensalinkan senjata tersebut termasuk juga peluruh tersebut my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Baiklah aku harus kenak target walaupun aku bukanlah tentara yang memakai senjata ini."
"Tapi aku pernah mempelajari senjata ini dan sejarahnya begitu juga memakainya."
"Baiklah,sepertinya disini bagus sepertinya."
"Baiklah."
Tampaklah avi mulai mau menembak dan karena sudah bagus tempat untuk membidik musuh maka avi menembak musuh dengan arah yang sangat jauh sekali yaitu berjarak 1.200m.
Tampaklah peluruh senjata api tersebut berlajuh dengan cepat melesat dan kenaklah target dan seketika juga avi menembak anak buahnya musuh tersebut sampai tidak tersisah.
Dan terlihatlah wanita tersebut terkejut dikarenakan musuh seketika mati dan itulah yang membuat dia terkejut tidak kendali melihat terjadi dan avi merasa telah selesai avi pun berdiri dan pergih seketika.
Dan itulah wanita itu melihat avi berjalan dan menghilang seketika dan wanita itu membantu menyadarkan teman-temannya dan tampaklah avi yang lagi mengumpulkan orang-orang seperti fahar,refor,sety,mila,serena,vima,lefa,tyga dan lainnya sebegainya,avi berkata.
"Aku minta maaf menganggu kalian kerja!."
Mereka menjawab.
"Anda tidaklah menganggu kerja kami."
"Malahan kami harus berkumpul mungkin ada masalah terjadi yang mungkin anda sampaikan."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Maksudku mengumpulkan kalian adalah sesuatu!."
Tampaklah mereka bingung dan bercampur dengan terkejut dan avi berkata.
"Keluarlah rifer dan dery!."
Dan seketika rifer dan dery keluar dari dunia akhir dan tampaklah mereka semua keget begitu juga terkejut karena nama rifer dan rifer yang bisa berubah manusia dan refor berkata.
"Apakah dia benar-benar rifer my lord?!."
Avi menjawab.
"Iya,betul sekali dia rifer."
Dan kaget dong mereka semua dan fahar berkata.
"Ta-tapi seharusnya rifer seekor naga hitam pekat selain matanya berwarna ungu?."
"Tapi kenapa dia bisa berubah menjadi manusia my lord?!."
Avi menjawab.
"Kalau soal itu,aku akan menceritakan kejadiannya."
Dan tampaklah mereka kebingungan setelah avi menyelesaikan cerita tentang kenapa rifer bisa berubah manusia dan sebenarnya avi menceritakan cerita asli tampa bohong dan tampaklah mereka masih kebingungan,avi berkata.
"Kalian tidak percaya tidak apa-apa kok!."
"Tapi kenapa kalian kebingungan?."
Mereka menjawab dengan rasa ketakutan karena mereka sadar kalau mereka pastih akan mendapatkan hukuman karena masih kebingungan sampai sekarang.
"Kami tidak kebingungan lagi my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya,baik aku maafkan!."
Mereka semua menjawab.
"Terima kasih banyak!."
Tyga berkata.
"Tapi siapa yang disebelahnya my lord?."
Avi menjawab.
"Dia adalah dery tempat kecilnya."
"rifer yang terpisah sejak kecil."
Terkaget dong mereka semua dan fahar berkata.
"Berarti mereka kembar dong my lord?."
Avi menjawab.
"Tidak,mereka berbedah."
"Lihatlah pada warna matanya yang berbedah."
Fahar berkata.
"Tapi my lord seharusnyakan telur rifer yang waktu duluh menemukannya didunia akhir?."
Avi menjawab.
"Itu benar."
"Akan tetapi aku menemukannya disebuah dimensi yang serbah putih dan disitulah dia dikurung."
Terlihatlah mereka semua terkejut doang yang apa avi katakan dan avi berkata.
"Dan aku menolongnya dan dia bilang kalau rifer adalah teman masa lalu."
"Dan begitulah ceritanya,kalau tidak membuat kalian percaya tidak apa-apa kok."
"Kalau kalian tidak membuat ceritanya menyambungkan nanti akan aku ceritakan tentang cerita aslinya."
"Yang sesungguhnya karena cerita ini aku singkat saja atau tanyak saja sama dery cerita aslinya."
Mereka menjawab.
"Baik my lord."
Seketika fahar menganggakat tangan dan avi berkata.
"Ada apa fahar?."
Fahar menjawab.
"Kalau begitu dery ceritakan cerita aslinya."
Dery menjawab.
"Baiklah,aku akan menceritakan cerita aslinya."
Dan tampaklah mereka kaget setelah dery menceritakan cerita atau kejadian aslinya dan dery berkata.
"Baik,karena sudah taukan cerita aslinya kalau begitu saya berdiam."
Avi berkata.
"Karena kalian sudah tau cerita aslinya maka aku akan menceritakan masalah baru."
Tampaklah mereka semua terkejut dong dari perkataan avi dan serena berkata.
"Ma-masalah apa my lord avi?."
Tampaklah avi tersenyum jahat karena avi sedang mau bercanda dan avi berkata.
"Karena ada perusak material botak kinclong."
Terkejut dong mereka dan serena menjawab.
"A-anu my lord?."
Avi menjawab.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Material botak kinclong apa?."
Avi menjawab.
"Material langkah yang jarang ditemukan."
"Dan sekarang ada orang-orang yang mau menghancurkan material botak kinclong."
"Karena material botak kinclong jatuh ditangan yang salah atau menghancurinya."
"Maka sudah tidak bisa apa-apa lagi."
Terkejut dong mereka yang dikatakan avi dan avi berkata.
"Dan sekarang perusak itu tersebut mulai menyebar diseluruh dunia."
__ADS_1
Tampaklah avi tersrnyum jahat tapi itu hanyalah candaannya saja yang ternyata avi hanya sedang bercanda saja.