Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Datang kenegara lain dan mata-mata raja kegelapan.chapter 21


__ADS_3

Pada suatu hari tampaklah avi yang lagi membaca surat dari negara jomblo dan avi pun sudah mengetahui isi surat tersebut dan tampaklah avi menaruh suratnya dimejanya dan avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah serena kebingungan dong dan serena berkata.


"Ada apa my lord?."


Avi berkata.


"Ha,sepertinya raja dari negara jomblo menyuruhku datang kenegaranya."


Serena menjawab.


"Begitu ya,my lord."


"Akan tetapi apa maksudnya?."


"Kenapa raja negara jomblo harus mengundang anda?kan bisa negara lain begitu?."


Avi berkata.


"Haa,serena."


"Raja tersebut menyuruhku karena ada suatu perkerjaan yang mana aku juga turut terlibat akan hal masalah ini."


Serena berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi apa pekerjaan yang turut terlibatkan anda?."


Avi berkata.


"Sepertinya aku tidak tahu?."


"Disini jelaskan tidak pastih apa pekerjaan tersebut?."


Serena berkata.


"Begitu ya,my lord."


"Akan tetapi kapan anda kesana?."


Avi berkata.


"Sepertinya besok karena disini juga dijelaskan besok sih."


Serena berkata.


"Begitu ya,my lord."


Bai,saya mengerti my lord."


Kebesokkan harinya tampaklah avi yang telah siap mau pergi dan serena berkata.


"Apakah anda pergi sendirian lagikah my lord?."


Avi menjawab.


"Iya."


Serena berkata.


"Akan tetapi my lord saya mempunyai firasat buruk?!."


Avi berkata.


"Tidak apa-apa kok."


Serena berkata.


"Begitu ya,my lord."


Avi berkata.


"Ha,hild!."


Dan hild seketika berlutut dihadapan avi dan hild berkata.


"Ada apa my lord?!."


Avi berkata.


"Tolong jaga kota ini ya pada saat aku pergi."


Hild menjawab.


"Baik,my lord."


Avi berkata.


"Bans kamu juga membantu hild ya."


Bans berlutut dan berkata.


"Baik."


"Akan tetapi my lord!."


"Akan lebih baik saya mengikuti anda secara sembunyik-sembunyik untuk melindungi anda."


Avi berkata.


"Apa maksudmu?."


Bans menjawab.


"Saya akan memata-matai anda dari jarak jauh untuk melindungi anda."


Avi berkata.


"Tidak,itu tidak usah."


"Akan tetapi kenapa?."


Bans menjawab.


"Karena saya dulunya juga seorang mata-mata jadi saya berhak melindungi anda."


Avi berkata.


"Akan tetapi kamukan pandai dalam melindungi kota ini."


"Tapi kenapa kamu mau melindungiku?."


Bans menjawab.


"Anda berkata apa?."


"Seharusnya seorang bawahan berhak melindungi majikan atau tuannya tersebut."


"Jadi saya mohon."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,kalau begitu."


"Baik,bans kamu boleh mengikutiku secara sembunyik-sembunyik."


Bans menjawab.


"Baik,my lord!."


"Saya mengucap terima kasih banyak atas permintaan saya."


Avi berkata.


"Iya,sama-sama."


"Baik,kalau begitu aku pergi ya."


Mereka berkata.


"Iya,my lord!."


Tampaklah avi dan bans berpindah tempat dan setelahnya mere berdua sudah ada dikota dan avi berkata.


"Sepertinya kita sampai ya."


Bans berkat.


"Iya,my lord."


Avi berkata.


"Hei bans sembunyiklah pada saat aku memasuki kota."


Bans berkata.


"Baik,my lord."


Dan setelahnya avi dan bans berjalan menujuk kota dan setelah avi memasuki kota tampak bans telah sembunyik dan tampak setelahnya avi sudah ada digerbang kerajaan.


Tampaklah avi masuk gerbang kerajaan tersebut dan tampaklah avi kebingungan karena tampaklah sang raja mau menaiki kereta kuda dan avi pun berjalan kesana dan tampaklah sang raja melihat avi yang lagi berjalan dengan cepat,raja berkata.


"Ooh!."


"Kamu sudah datang ya avi!."


Tampaklah avi melihat sang raja yang mau masuk kekereta kuda dan avi berkata.


"Anu,kenapa anda memanggilku dengan surat tersebut?."


Raja berkata.


"Karena aku mau mengundangmu untuk mengikuti salah satu pestah."


Avi berkata.


"Pestah?."


Raja berkata.


"Iya."


"Salah satu aliansiku mengundangku."


"Aku juga diperbolehkan mengajak raja lainnya."


"Jadi maka aku mengundangmu tersebut."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi kenapa anda menaik kereta kuda,tapi anda tampak mau pergi?."


Raja berkata.


"Sebenarnya aku mau ketempatmu akan tetapi kamu sudah datang."


"Hehe."


Tampaklah avi kebingungan akan tetapi avi paham yang dikatakan sang raja dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Jadi anda bermaksud menjemputku ya?."


Raja berkata.


"Iya."


"Walaupun aku sedikit mencurigakan akan perkataanku."


"Aku hanya percaya kepadamu saja."


Tampaklah avi mulai kebingungan dan avi berkata.


"Ehg!."


"Apa maksudnya?."


Raja tampak panik karena perkataannya terlalu gegabah dan raja berkata.


"Ehg!ti-tidak apa-apa kok!."


"Hehehe."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi anda gak membawak istri andakah?.


Raja berkata.


"Oh,soal itu!."


"Yah,karena ini adalah sebuah pestah akan tetapi sebuah perkumpulan semua raja diseluruh pulau."


"Untuk membahas perdagangan dan lain sebagainya."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi kalau sebuah pestah seharusnya sebuah perayaan."


"Untuk bersenang-senang,akan tetapi kalau membahas perdagangan dan lain sebagainya."


"Maka itu bukanlah pestah melainkan rapat atau perkumpulan untuk membahas permasalahan."


Raja berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi aku tidak dapat membedakan pestah dengan sebuah perkumpulan."


Avi berkata.


"Begitu ya,raja."


Tampaklah sang raja masih memikirkannya dan setelahnya dia sudah tahu dan raja berkata.


"Baik,aku sudah mengetahuinya hal tersebut."


"Lebih baik kita pergi kesana saja."


Avi berkata.


"Iya."


Tampaklah avi masuk kekereta kuda tersebut dan setelahnya mereka telah sampai dikerajaan mereka tuju dan tampaklah avi dan sang raja keluar dari kereta kuda tersebut,tampaklah mereka diantar ketempat yang telah disiapkan untuk tamu dan raja berkat dengan nada kecil.


"Hei avi!."


Avi menjawab.


"Ada apa raja?."


Raja berkata.


"Kenapa kamu memakai jubah dan masker?."


Avi berkata.


"Iya,sedikit membuat orang tidak memperhatikanku saja."


"Hehehe."


Raja berkata.


"Ehg!begitu ya."


"Akan tetapi kalau kamu memakai jubah begitu juga masker maka kamu malah disangka mata-mata."


"Mereka langsung curiga akan dirimu tersebut."


Kaget dong avi yang avi pikir dia tidak akan dicurigai malah dia dicurigai dan avi berkata.


"Ehg!be-begitu ya."


"Ja-jadi ini dia mana?."


"Padahal aku hanya memkai ini untuk menutup identitasku."


"Haaa."


Raja berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah mereka telah masuk diruangan yang dikhuskan untuk tamu untuk akan hal yang dibicarakan dan tampaklah avi dan sang raja masuk dan mereka diantarkan ketempat kursinya.


Tampaklah setelah avi lewat mereka langsung curiga dan menatap tajam avi tersebut dan avi pun sadar kalau dia ditatap oleh semua orang disitu dan tampaklah avi dan sang raja sudah duduk dikursinya.


Dan setelahnya tampaklah telah datang sang raja yang berkuasa dikerajaan tersebut dan berdiri didepan yang lain dan raja(sebut E)berkata.


"Selamat datang para tamuku yang istimewah!."


"Kalian sudah datang akan undanganku tersebut!."


"Yang mana diundanganku tersebut adalah untuk membahas soal perdagangan dan lain sebagainya."


"Dan untuk sekarang kita akan mulai perundingan tersebut."


Tampaklah raja tersebut tersenyum jahat akan tetapi avi melihatnya langsung mengantuk seketika dan tampaklah mereka mulai memperkenalkan diri mereka.


Tampaklah disitu ada raja dari negara rty dan lain sebagai dan setelahnya sang raja dari negara jomblo berkata.


"Aku adalah sify."


"Aku adalah raja dari kerajaan jomblo."


Mereka mengangguk berarti mereka telah mengetahuinya dan akan tetapi seketika avi terbangun dari tidurnya karena dia tidak sengaja menendang kaki meja tersebut.


Tampaklah terakhir avi yang akan mengatakan dirinya dan tampaklah mereka menatap tajam avi dan avi langsung berkata.


"Aku adalah avi day lict."


"Aku adalah seorang raja dari negara ex tizio."


Mereka langsung terkejut beserta kaget dan juga ketakutan dan salah satunya berkata.


"E-ex tizio?!."


"Ma-mana mungkin!kamu pastih bohongkan!."


Avi berkata.


"Tidak,sama sekali."


"Aku memang seorang raja dari ex tizio."


"Tapi kenapa kalian seketika berubah?apa yang terjadi kepada kalian tersebut?."


Mereka langsung terdiam karena mereka takut akan hal mereka katakan dan salah satu angkat tangan dan berdiri dan berkata.


"Anu,kenapa kerajaan ex tizio hadir kesini?."


Tampaklah avi kebingungan yang apa mereka katakan dan avi menjawab.

__ADS_1


"Apanya?."


"Baiklah,aku mengerti."


"Aku kesini karena dari kerajaan jomblolah yang mengejakku tersebut."


"Tapi kenapa kalian begitu ketakutan?kenapa dengan kalian."


"Ketika mendengar nama negaraku tersebut?."


"Apakah namanya sedikit menyeramkan untuk kalian dan langsung ketakutankah?."


Orang itu berkata.


"Ti-tidak sama sekali dengan nama negaramu tersebut."


"Akan tetapi?!."


Tampaklah orang tersebut ketakutan dan avi menunggu dia katakan dan orang itu berkata.


"Karena negaramu telah membabi buta menyerang prajurit kerajaan kelas atas!."


Tampaklah avi seketika kaget dong karena dia tidak percaya dia katakan tersebut dan avi berkata.


"Ke-kerajaan tingkat atas?!."


Orang itu berkata.


"Iya,benar."


"Negara itu nama sebutannya adalah sabit malam petang."


"Negera tersebut adalah negara tingkat pertama dan mempunyai kekuatan militer yang terkuat antara yang lain."


"Akan tetapi dampak dari penyerangan tersebut berdampak buruk bagi kerajaan tersebut."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Avi seketika teringat yang dikatakan serena tentang kerajaan tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Sepertinya aku tahu tentang kerajaan tersebut."


"Akan tetapi kenapa waktu itu serena pernah berkata kalau kerajaan tersebut bukan kerajaan terkaya melainkan termiskin."


"Tapi kenapa ya?."


"Hmm."


Tampaklah avi memikirkan hal tersebut dan tampaklah orang tersebut melihat avi yang kebingungan dan orang itu berkata.


"Ada masalahkah tentang kerajaan tersebut?."


Avi menjawab.


"Tidak ada sama sekali dengan kerajaan tersebut."


"Akan tetapi kamu bilang terkaya sepertinya aku salah sangkah ya."


Orang itu berkata.


"Ada apanya salah sangkah?."


Avi menjawab.


"Dibilang asisten pribadiku kalau kerajaan tersebut yang termiskin antara kerajaan yang lain."


"Dan karena itu aku menyerang."


Tampaklah mereka kaget dong seketika dan orang itu berkata.


"E-ehg,ter-termiskin katamu!."


Avi menjawab.


"Sepertinya iya?."


"Tapi apakah aku salah?."


Orang itu berkata.


"Dia adalah kerajaan dengan kekayan yang sangat penuh sampai-sampai satu gudang penuh dengan uang."


"Dan apalagi kekuatan militernya yang terkuat diantar lain."


"Karena keahlian berpedang dan keahlian bela diri,semua sangatlah mengerikan."


Avi berkata.


"Bgitu ya."


"Sepertinya aku salah sangkah ya."


Orang itu berkata.


"Sepertinya begitu,akan tetapi sepertinya asistenmu sangat begitu pemula ya."


"Sampai-sampai kerajaan terkaya dibilang termiskin."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah raja negara jomblo sangat kesal karena tidak tahu alasannya kesal dan raja(jomblo)berkata.


"Apakah kamu tahu asisten dia siapa?."


Orang itu berkata.


"Tidak,aku tidak kenal?."


"Sebenarnya siap?apakah orang hebatkah?."


Raja berkata.


"Apakah kamu tahu kalau kamu datang kesana kamu pastih tahu seperti apa dia sebenarnya."


"Apakah kamu tahu,pada saat aku mengunjungi kerajaannya tersebut."


"Aku hampir dipenggal olehnya sikapku yang begitu semena-menanya."


"Itulah aku hampir dipenggal."


"Kamu harus tahu kalau asistennya sangat berbedah dengan ya-."


Avi berkata.


"Ehem!."


Tampaklah sang raja terdiam karena avi bersuara 'ehem' dia pun tahu artinya dan raja berkata.


"Oh,aku minta maaf kalau aku terlalu keterlaluan."


"Aku minta maaf."


Orang itu berkata.


"Tidak apa-apa kok."


Tampaklah orang tersebut tersenyum dan orang itu berkata didalam dirinya.


"Sepertinya dia terdiam karena suara tadi."


"Akan tetapi apakah dia juga dikendalikan olehnya."


"Tampaknya seperti itu."


"Haaa,sepertinya aku tidak dapat mengetahui jelas terjadinya tentang dia?."


Orang itu berkata dengan mulutnya.


"Jadi gimana dia bisa menjadi teman atau aliansi tersebut?."


Raja menjawab.


"Waktu itu turun kekastilnya aku."


"Aku waktu itu sambut meriah walaupun tidak tinggal disitu aku disambut."


"Dan setelahnya aku berbincang-bincang kepadanya dan setelahnya kami sepakat dan selesai."


"Begitulah cerita pertemanan kami walaupun aku tahu ini cerita ini disingkat


Mungkin tapi begitulah cetitanya."


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi berarti dia sedang betdagang denganmu ya?."


Raja berkata.


"Iya,kami juga berdagang;


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


Orang itu berkata didalam dirinya.


"Sepertinya aku dapat memanfaatkannya karena ada diperdagangan kerajaan orang itu tersebut."


Avi berkata.


"Oh iya,kalau kalian masih memanfaati seseorang."


"Kalau kalian masih maka kalian akan mendapatkan hukumnya."


Tampaklah mereka berbincang-bincang dan orang itu(raja negara itu)berkata.


"Oh,begitu ya."


Raja berkata.


"Iya."


Orang itu berkata.


"Oh iya,kalian boleh menginap disini satu hari saja."


Raja berkata.


"Baik,aku mengerti."


"Tetima kasih banyak."


Orang itu berkata.


"Iya,sama-sama kok."


"Kalau begitu ikuti aku."


"Ada yang aku mau katakan."


Raja berkata.


"Baik."


Tampaklah raja dari negara tersebut begitu juga raja kerajaan jomblo dan pada saat sang raja negara pergi seketika berhenti berjalan dan raja berkata.


"Ada apa?apakah kamu tidak ikutkah?."


Avi menjawab.


"Aku bolehkah berjalan-jalan sebentar?."


Raja berkata.


"Woi-woi!jangan seolah aku pemimpinmu."


"Itu terserahmu saja."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Kalau begitu dah sampai jumpa."


Seketika avi berpindah tempat dan raja berkata didalam dirinya.


"Ehemm."


"Kalau orang itu disini seperti orang begitu polos."


"Akan tetapi kalau ditempat lain."


"Haaa."


"Seperti iblis."


"Tapi ya sudahlah tentangnya."


"Karena dia tetaplah dia."


Sang raja berjalan lagi dan tampaklah avi ada diatap rumah warga penduduk dan avi seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Sepertinya aku berpura-pura seperti orang itu karena aku ingin tahu saja."


"Apakah dia samanya ataukah tidak sama sekali."


Tampaklah avi membuka maskernya dan setelahnya tampaklah avi berkeliling kota tersebut dan setelahnya avi melihat ada pedagang yang menjual topeng yang begitu bagus dan kerena,avi pun mendekati pedagang tersebut.


Tampaklah avi melihat-lihat topeng tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Sepertinya ini lebih bagus akan tetapi?."


"Ehg!."


Seketika avi melihat suatu topeng yang begitu bagus sekali dan juga kekuatan topeng tersebut sangat tinggi sekali dan tampaklah avi mengambilnya dan avi berkata.


"Sepertinya ini begitu bagus sekali dan keren."


"Topeng ini ada warna kuning dipinggir dua sisi dan juga warnanya semua hitam akan tetapi ada warna putih juga."


"Hmm,ini topengnya bagus sangat sepadan dengan pakaian yang aku buat."


"Baik,sepertinya aku beli saja."


Avi berkata didalam dirinya.


"Kakek,aku beli ini."


"Ini berapa kakek?."


Kakek menjawab.


"Dua belas koin perak."


Avi berkata.


"Baik,ini kakek."


Tampaklah avi mengasih uang kekakek tersebut dan tampaklah avi mendapatkan topeng tersebut dan setelahnya avi masuk kejalan setapak yang sempit dan mengeluarkan pakaian dari skills ruang hitam miliknya dan memakainya setelahnya.


Tampaklah avi telah selesai memakai pakaian tersebut begitu juga topeng tersebut dan avi berkata.


"Uwo!!!."


"Sepertinya aku sangat mirip dengan kartun kesukaanku yaitu kartu 'uwak ucup sang pahlawan."


"Ini kalau tidak salah ini pahlawan ini adalah anto ya?."


"Kalau tidak salah dia berkekuatan petir hitam dan juga tampan tapi juga playboy."


"Karena ketampanannya tersebut."


"Haaa,akan tetapi sepertinya inilah karakter dikartun yang aku sukai."


"Tapi sepertinya semua bajunya ada sebuah duri dipinggiran bahu dan tampak seperti hiasan saja sih."


"Tapi keren."


"Tapi semua warnanya hitam tapi ada sedikit merah dan juga semua hiasannya berwarna kuning."


"Tapi tampak sepadan dengan topeng ini tersebut."


"Baikla,sepertinya aku akan sedikit melakukan yang biasa karakter ini lakukan."


Tampaklah avi mulai melakukan yang biasa karakter itu lakukan dan avi berkata.


"Ehem!."


"Berhentilah orang jahat!."


"Namaku anto sang penyelamat bumi!."


"Engkau adalah penjahat yang harus dihum olehku tersebut!."


Tampaklah ada seorang wanita yang lagi jalan dengan lemah karena dia melakukan kesalahan dan karena itulah dia berjalan dengan lemah tidak berdaya dan wanita itu berkata.


"Haaa."


"Sepertinya aku melakukan kesalahan ya."


"Haaa."


Akan tetapi seketika wanita itu mendengar suara seorang laki-laki dan seketika wanita itu kesana untuk melihat dan mencarinya,dan setelahnya dia datang akan tetapi avi kaget dong dan avi berkata.


"Ehg!."


"Tu-tungguh ehg!."


Wanita itu berkata.


"Kamu siapa?dan kenapa kamu berbicara tidak jelas begitu?."


Avi berkata.


"Aku?."


"Aku hanya."


"Yah,tidak mengapa-apain."


Wanita itu berkata.


"Kamu berbohong."


"Sepertinya kamu seorang buronan ya?."


Avi berkata.


"Ehg!."


"Tungguh sebentar kamu bilang aku seorang buronan?."


Tampaklah avi kebingungan yang dikatakan wanita tersebut dan wanita itu berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah avi mulai mangkin bingung dong karena wanita itu berkata yang membuat avi tidak paham dan wanita itu seketika mau menyerangmu sambil berkata.


"Tapi matilah!!."

__ADS_1


Seketika gerakkannya cepat sekali sampai-sampai avi bingung dong karena gerakkan wanita itu tersebut sangatlah cepat sekali dan tidak dapat avi hindarkan dan avi berkata didalam dirinya.


"Ehg!."


"Tungguh sebentar!."


"Kenapa gerakkannya sangat cepat sekali?."


"Seharusnya aku dapat menghindarnya walaupun tingkat keberhasilan sangat kecil."


Dan tampaklah seketika avi lengah dan seketika juga wanita itu melempar sebuah alat dan seketika juga avi terikat ditubuhnya dengan tali dan avi berkata.


"Ehg!."


"A-aku diikat?!."


"Begitu ya."


Tampaklah wanita itu tersebut mendekati avi dan wanita itu berkata.


"Huhhuuu."


"Sepertinya saatnya."


"Siapakah kamu sebenarnya?."


Avi berkata didalam dirinya.


"Apakah wanita tersebut sangat kuat diantara pahlawan lainnya?."


"Sepertinya tidak sih?."


"Kalau aku melihat wanita berambut ikat kuda dan juga matanya berwarna ungu."


"Sepertinya orangnya cukup pintar akan tetapi."


"Dia terlalu gegabah."


"Tapi tungguh sebentar."


"Warna rambutnya hitam ataukah ungu sih?."


"Atau biru tuakah?."


"Kalau aku lihat ungu dan juga sedikit mirip hitam sih?."


Avi berkata dengan mulutnya.


"Ha,aku ingin tanyak."


Wanita itu menjawab.


"Tanyak apa?."


Avi berkata.


"Apakah disini ada orang berambut hitam disni?."


Wanita itu berkata.


"Sepertinya tidak ada namanya rambut berwarna hitam disini setauku?."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah wanita itu kebingungan karena yang apa dikatakan avi dan wanita itu berkata.


"Tapi kenapa kamu tanyak begitu?."


Avi berkata.


"Tidak apa-apa kok."


"Aku hanya ingin tau saja apakah ada tau tidak sama sekali."


Tampaklah wanita itu mangkin bingung dong karena yang dikatakan avi dan wanita itu berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,siapkah dirimu sebenarnya?."


Tampaklah wanita itu mulai mendekati avi dan setelahnya membuka topeng avi akan tetapi avi sudah mengetahuinya maka seketika topeng itu dilepas terlihat ada penutup mata dan wanita itu kaget dong dan wanita itu berkata.


"Ehg!."


"Ke-kenapa masih ada penutup mata?."


"Sialan."


"Sepertinya aku harus membukanya."


Seketika juga tali itu lepas dan avi pun menghilang entah kemana dan wanita itu kaget dong dan wanita itu berkata sambil melihat semua arah disitu.


"Ehg!."


"Dia pergi kemana ya?."


"Sialan!kenapa dia kabur begitu saja!."


Tampaklah avi ada diatap rumah orang dan situ juga ada bans dan ternyata sebenarnya yang melepaskan tali tersebut adalah bans dan seketika juga avi membuka penutup mata dan avi berkata.


"Baiklah,sepertinya topeng tersebut bisa membuat seseorang menjadi lemah."


"Karena dihisab terus kekuatan orang tersebut oleh topeng ini tersebut."


Bans berkata.


"My lord."


"Kenapa anda tidak kabur?."


"Kan tali itu hanya sebuah tali biasa saja dan juga mudah anda lepas dari situ."


Avi berkata.


"Karena tali tersebut kekuatannya sangat kuat sekali."


"Aku mau mencoba melepaskan tali tersebut tidak bisa."


"Karena topeng ini tersebut."


"Juga sebenarnya aku bisa melepas dari tali tersebut."


"Akan tetapi aku hanya ingin tau siapakah wanita tersebut."


Bans berkata.


"Begitu ya,my lord."


Tampaklah wanita itu keluar dari setepak sempit tersebut dan masih mencari keberadaan avi dan kebesokan harinya tampaklah avi dan sang raja mau pergi pulang dan raja(raja negeri tersebut)berkata.


"Jadi kalian akan pergikan?."


Avi berkata.


"Iya,itu benar sekali."


Raja(raja negeri tersebut)berkata.


"Begitu ya."


Raja(negara jomblo)berkata.


"Jadi omong-omong apakah kamu sudah menyelesaikan surat yang aku minta?."


Raja(negara tersebut)berkata.


"Iya sudah."


"Nanti akan dibawakkan oleh satu kesatri pahlawan kemari."


Raja(negara jomblo)berkata.


"Begitu ya."


"Pahlawan ya."


Tampaklah ada seseorang datang menujuk sang raja negara tersebut dan seketika sudah sudah dekat dengan raja dan orang itu berlutut dan menyerahkan surat dokumen tersebut sambil berkata.


"Raja ini yang anda minta."


Raja(negara tersebut)menjawab.


"Iya,benar sekali."


Dan seketika raja mengambilnya dan mengasihkannya keraja negara jomblo dan raja berkata.


"Ini suratmu tersebut."


Raja(negar jomblo)berkata.


"Iya."


Dan avi berkata.


"Ini surat untuk apa?."


Seketika juga kesatri wanita itu tidak asing dengan suara tersebut dan ternyata sebenarnya dia memang seorang pahlawan tersebut dan tampaklah wanita tersebut mengangkat kepalahnya dan betapa terkejutnya kalau orang itu katakan adalah orang yang mana orang itu.


Tersebut adalah orang kemarin dan raja(negara tersebut)berkata.


"Ha,itu adalah surat untuk masuk dan keluar untuk wilayah kekaisaran barat."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Raja(negara tersebut)tersebut berkata.


"Apakah kamu tidak mengetahuinya?."


"Kamu seorang raja tidak mengetahuinya."


Tampaklah wanita itu kaget dong karena dia sadar waktu itu yang diserangnya adalah seorang raja muda dan avi berkata.


"Hehehe."


"Maaf,aku memang tidak mengetahuinya tersebut?."


Raja(negara tersebut)berkata.


"Begitu ya."


Dan seketika wanita itu berdiri dari berlututnya dan wanita itu berkata.


"A-anu raja?!."


Raja(negara tersebut)menjawab.


"Ada apa?."


Wanita tersebut berkata.


"Sebenarnya siapakah laki-laki muda tersebut,raja?."


Raja(negara tersebut)berkata.


"Dia adalah salah satu seorang raja yang dapat mengalahkan kerajaan peringkat pertama."


Terkejutlah wanita tersebut dan wanita itu berkata.


"Pe-peringkat pertama!."


Raja(negara tersebut)berkata.


"Iya."


"Apakah kamu mengenalnya?."


Wanita itu berkata.


"Iya,aku mengenalnya."


"Akan tetapi waktu kemarin."


Raja(negara tersebut)berkata.


"Begitu ya."


Raja(negara jomblo)berkata.


"Apakah kamu mengenalnya juga avi?."


Avi menjawab sambil memalingkan wajahnya tersebut.


"Tidak,hanya orang gila kesasar."


Terkejutlah semua orang dan avi berkata.


"Ada apa?apakah ada yang salah?."


Raja(negara jomblo)berkata.


"Tidak ada sama sekali."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Raja(negara jomblo)berkata.


"Baik,aku pulang ya."


Raja(negara tersebut)berkata.


"Iya."


"Kalau kamu kesini lagi kirim sebuah surat ya."


Raja(negara jomblo)berkata.


"Iya."


Dan setelahnya sang raja dan avi masuk kekereta kuda dan setelahnya avi kembalik kekotanya dan tampaklah setelah malam avi berjalan menujuk tempat tidurnya tersebut akan tetapi pada saat avi mau tidur ada yang mengetuk pintu dan avi pun membuka pintu tersebut.


Dan tampaklah didepan pintu tersebut ada serena,mila,vema yang lagi membawak bantal mereka dan avi berkata.


"Ada apa kalian kemari?."


Mereka menjawab.


"Anu,apakah kami boleh tidur bersamamu my lord?."


Mereka berkata dengan nada imut dan sambil berwajah imut mereka dan avi pun sadar akan hal tersebut dan seketika avi menutup pintu tersebut akan tetapi mereka berkata.


"My lord kumohon bukakan pintu!."


Karena sudah tidak tahan lagi dari perkataan mereka avi membuka pintu tersebut dan mereka berkata.


"Jadi kumohon."


"Apakah kami boleh tidur bersamamu my lord!."


Tampaklah mereka memakai wajah imut mereka dan avi pun sudah pasrah dan avi berkata.


"Baik,kalian boleh tidur bersamaku."


"Haaa."


Tampaklah mereka senang dong dan mereka berkata.


"Terima kasih banyak my lord!."


Avi berkata didalam dirinya.


"Haaa."


"Sepertinya malam ini pastih banyak dosa ya."


"Sebenarnya aku bisa menolak akan tetapi sepertinya mereka terus berkata begitu."


"Haaa."


"Tampaknya mungkin setelahnya aku tidur dilantai sajalah."


"Haaaa."


Tampaklah mereka senang setelah tidur bersama avi dan tampaklah avi terlihat pasrah saja ditempat tidur tersebut dan avi berkata.


"Aku benci akan hal ini tersebut!!!!!."


Tampaklah kebesokan harinya terlihatlah mereka semua sedang berbincang-bincang disebuah lapangan dan tampaklah disitu ada fahar,sety,hild,bans,refor,rifer,tyga,serena,mila,dan juga bawahan fahar disitu.


Dan tampaklah avi yang lagi makan jagung meletus diatas sambil duduk disebuah kaca terbang dan serena berkata.


"Baik,seperti bertanding."


Mereka menjawab.


"Iya!!."


Tampaklah mereka bertanding seperti bermain bola akan tetapi cara mereka bermain sangat mengerikan sampai-sampai tiang gawangnya saja patah beberapa kali.


Tampaklah mereka juga memainkan lompat tali dan sebagainya dan tampaklah avi hanya menonton dari atas sambil memakan jagung meletus akan tetapi seketika dan avi berkata.


"Ehg!."


"Sepertinya aku merasakan kehadiran seseorang yang sangat kuat kemari."


"Aku harus kesana."


Tampaklah avi pergi yang dia tuju dan tampaklah serena sadar akan hal avi pergi akan tetapi kepalahnya malah kenak bolah dong dan ada seseorang yang lagi memata-matain mereka dari jarak jauh akan tetapi seketika avi berkata.


"Yo,apakah kamu lagi tidak ada kerjaankah karena kamu memata-matain seseorang."


Tampaklah seseorang itu kaget dong begitu juga yang mengendalikannya tersebut dan sebenarnya seseorang tersebut adalah sebuah boneka mirip dengan manusia akan tetapi dia dirancang untuk memata-matain dari jarak jauh dan dikendalikan.


Tampaklah yang mengendalikannya kaget dong dan tidak tau mengapain karena sudah terpojok dan orang itu berkata.


"Eheh,kamu hanya bodoh doang?."


Avi berkata.


"Oh,begitu ya."


Dan seketika avi mencengkram kepalah boneka tersebut dan kaget dong yang mengendalikannya tersebut dan dia berkata tapi pusat perkataannya tidak aktif.


"Sial."


"Kenapa begini!."


"A-apakah dia benar-benar raja kegelapankah?."


Dan avi berkata.


"Baik,aku sudah mengetahui cara mainmu tersebut."


"Brine."


Seketika terkejutlah orang itu dan berkata.


"I-itu tidak mungkin!."


"Dia benar-benar raja kegelapan null!."

__ADS_1


__ADS_2