
Tampaklah disuatu hari tampaklah dina cemberut begitu karena tampak dina ribut dengan serena disuatu ruangan akan tetapi para istri avi lainnya ada disitu dan tampak mereka menikmati sebuah teh dan kue sambil duduk dikursi meja dan dina berkata.
"Oh,serena kamu curang y?!."
Serena berkata.
"Eheh,curang?."
"Mana woi?."
"Kan kamu yang curangkan?."
Tampaklah dina masih cemberut begitu dan dina berkata.
"Oke,baiklah kalau begitu serena."
"Tapi aku tidak akan kalah denganmu lagi untuk keberikutnya yaitu."
"Merebut kursi istri idaman avi!."
Serena berkata.
"Baiklah,kalau begitu."
"Aku terima tantanganmu itu tersebut."
Quality berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Tidak habis-habisnya deh."
"Perdebatan mereka berdua ya."
"Haaaaaaaaaaaaaaa."
Vema berkata.
"Ya,begitulah."
"Mereka berdua merebut siapa yang terbaik bagi avi."
"Tapi kayaknya mereka berdebat tidak ada gunanya sih."
"Karena avi memperlakukan istrinya sama semua tanpa ada yang dibedah-bedahnya."
Vilsy berkata.
"Iya,itu memang benar sih."
"Tapi kayaknya mereka berdua ingin terus-menerus terbaik bagi avi ya?."
Azura berkata.
"Begitu ya,vilsy."
"Hmmm?."
"Akan tetapi kenapa mereka mau merebut begituan ya?."
"Dan pada akhirnya mereka berdua tetap diperlakukan biasanya oleh avi."
"Karena avi tetap memperlakukan istri-istrinya tetap sama."
Vilsy berkata.
"Begitu ya,azura."
Tampaklah wanita yang mana avi melepaskan hipnotis suatu alat yang mana dia dulunya pemimpin para jenderal para musuh waktu itu dan wanita itu seketika mengangkat tangannya sambil berkata.
"Anu?."
Freci berkata.
"Ada apa nova?."
Sebenarnya nama wanita itu adalah nova dan nova berkata.
"Ha,apakah kalian pernah melihat orang tua avikah?."
"Aku tidak melihat orang tua avi dimanapun?."
Seketika para istri avi terdiam dan vema berkata.
"Ehg?!."
"Tu-tungguh sebentar?."
"O-orang tua avi?."
Nova berkata.
"Iya,orang tuanya avi."
"Karena aku tidak melihat orang tua avi dimanapun dikota ini tersebut?."
Vema berkata.
"Ehg!."
"Be-begitu ya."
"Jujur saja kami belum pernah melihat orang tua avi sih."
"Karena avi tidak pernah menunjukkan orang tua avi dan menceritakan orang tuanya manapun itu tersebut."
Tampaklah avi ada diruang kerjanya sambil bersantai dan avi berkata.
"Apa?."
"Orang tuaku?."
Tampaklah para istri avi ada disitu dan tampaklah mereka berdiri didepan avi yang lagi bersantai dikursinya kerjanya dan vika berkata.
"Iya,my lord."
"Orang tua anda siapa ya?."
"Kami belum pernah melihatnya?."
Avi berkata.
"Kan aku yatim?."
"Orang tuaku sudah tiada pada saat aku pada usia lima tahun."
Terkejut dong para istri avi dan terdiam seketika para istri avi dan sebenarnya vika adalah nama asli dari wanita yang berambut pink yang avi nikahi waktu itu dan serena berkata.
"Ehg?!."
"Be-begituya,my lord avi."
"Hehehehe!."
Serena berkata didalam dirinya.
"Haaaaaaaaaa."
"Mereka tidak tau kalau my lord avi itu raja kegelapan null."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Apalagi my lord avi memang tidak mempunyai orang tualah."
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Pertanyaan mereka begitu aneh sekali ya."
"Haaaaaaaaaaaaaaa."
Avi seketika menyadari sesuatu dan avi berkata dengan telepati.
"Woi,serena."
Tampaklah serena seketika ketakutan sekali dong dan serena berkata dengan telepati.
"Ba-baik!."
Avi berkata dengan telepati.
"Kamu sudah taukan kalau aku adalah seseorang yang masuk ketubuh raja kegelapan null inikan?."
"Dan apalagi aku orang lain,bukan raja kegelapan null."
"Jadi jangan beritau mereka dengan mereka begituan ya."
Tampaklah seketika serena mengkin ketakutan sekali dong dan serena berkata dengan telepati.
"Ba-baik,my lord!."
Avi berkata dengan mulutnya.
"Haaaaaaaaaaaa."
"Jadi untuk apa kalian menanyakkan
Ecy berkata.
"So-soal itu my lord."
"Ka-kami hanya ingin tau saja siapa orang tua anda."
Avi berkata.
"Begitu ya,ecy."
Ecy berkata.
"Iya,my lord."
Tampaklah ecy malu sekali dan sebenarnya nama asli dari wanita berambut putih yang avi dinikahi avi waktu itu dan dia berbedah dari azura dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaa."
"Begitu ya,kalian ingin tau ya."
"Tapi akukan tidak mempunyai orang tuakan?."
"Selain kakek-nenekku yang merawatku waktu kecil."
Vema berkata.
"Begitu ya,my lord."
Avi berkata.
"Jadi itu sajakan yang pertanyaan kepadaku?."
Vema berkata.
"Iya,my lord."
"Hanya itu saja pernyaan kami semua,my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika tina mengangkat tangan kanannya sambil berkata.
"Anu,my lord?."
Avi berkata.
"Ada apa tina?."
__ADS_1
Tina seketika menurunkan tangan kanannya itu tersebut dan tina berkata.
"Siapa yang anda suka dari kami semua yang disini?."
Avi berkata.
"Ehg?."
"Kenapa kamu bertanyak begitu?."
"Siapa nyuruh?."
Tina berkata.
"Ehg!."
"Ti-tidak ada menyuruh saya bertanyak begitu."
"Hanya saja saya ingin bertanyak begitu,my lord avi."
Avi berkata.
"Begitu ya,tina."
"Kayaknya tidak ada sih yang aku sukai dari kalian semua."
Terkejut dong para istri avi semua karena perkataan avi itu tersebut dan avi menyadarinya hal itu tersebut dan avi berkata.
"Tapi aku sangat menyukai kalian semua loh."
"Tanpa ada membedah-bedahkan sama sekalipun."
Seketika mereka cemberut dong karena avi tadi bercanda saja dan tampaklah para istri avi seketika tersenyum semua dan laura berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Kalau anda berkata begitu."
Tampaklah laura tersenyum seketika dan avi berkata.
"Ehg?."
"Begitu ya,laura."
Tampaklah kebesoka harinya tampaklah avi ada diruang kerjanya dan tampaklah avi sedang bersantai diruang kerjanya dan avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kalau tidak salah ada satu tanaman dihutan yang mirip dengan tanaman matoa."
"Kayaknya aku cari saja deh."
"Karena penasaran sekali dengan tanaman yang mirip dengan tanaman matoa."
Tampaklah avi seketika berdiri dari kursi kerjanya dan avi seketika berpindah tempat dan tampaklah avi sudah ada dihutan dan tampak avi memakai topengnya yang avi beli waktu itu dan tampaklah avi berjalan ketempat avi tuju itu tersebut dan tampaklah avi seketika menyadari hal sesuatu yang akan terjadi dan tampaklah avi seketika berhenti berjalan dan tampak seketika ada kebiru-biruan kecepatan tinggih menujuk kesitu dan seketika meledak didekat avi akan tetapi avi berhasil menghindar sebelum terkenak ledakkan itu tersebut dan avi berkata.
"Apa!."
"Apa yang sebenarnya terjadi?."
Tampaklah ada dua naga turun dari langit dan tampaklah dua naga itu seketika berubah menjadi manusia dan dua naga itu tersebut berambut kuning dan pink dan mata berwarna biru dan ungu dan tampaklah mereka berdiri didepan avi dan avi seketika memalingkan wajahnya kekanan karena naga yang berambut kuning memakai baju benar-benar tipis sekali dan bagian tengah pakaiannya tidak sama sekali dan yang mana terbuka dan tampaklah naga berambut kuning bingung dong karena avi memalingkan wajahnya kekanan dan naga berambut kuning berkata.
"Ada apa?."
"Kenapa kamu memalingkan wajahmu begitu?."
"Wahai raja kegelapan null."
Tampaklah naga berambut kuning seketika tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Ha,bisakah kamu tutupikah badanmu itu tersebut menggunakan kain."
"Karena pakaianmu itu tersebut benar-benar terbuka lebar sekali."
Naga berambut kuning berkata.
"Oh,begitu ya."
"Apakah kamu malu dengan payudarahku-kah?."
Avi berkata.
"Tidak,aku tidak malu dengan begituan sama sekalipun."
Naga berambut kuning berkata.
"Oh,begitu ya."
"Oke,baiklah kalau begitu."
"Woi,raja kegelapan null."
"Jangan seolah dirimu suci loh."
"Kamu juga seorang pendosa jugakan?."
"Jadi untuk berlagak suci begitu?."
"Hah?."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kamu memang benar."
"Tapi."
"Kalau seorang pendosa bisa bertaubat kepada tuhan lagi."
"Walaupun dosa sudah setinggih langitpun."
"Tuhan akan menerima taubat seseorang."
"Karena tuhan tidak peduli dosanya sebanyak apapun itu,siapa orangnya,apa pekerjaanya,dan jabatanya apa."
"Jadi walaupun berdosa besar,jangan makin dibesari dosanya itu tersebut."
Naga berambut kuning berkata.
"Oke,baiklah kalau begitu."
"Tapi."
Seketika naga berambut kuning tersenyum dan naga berambut kuning berkata.
"Kamu tetaplah raja kegelapan null."
"Lebih baik dimusnahkan saja."
Seketika avi tersenyum jahat dong dibalik topengnya itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika naga berambut kuning terkejut dong aura begitu mengerikan sekali yang akan menujuk kesitu dan tampaklah cia turun dari langit dengan wujud naga putihnya itu tersebut dan seketika berubah menjadi wujud manusianya itu tersebut dan seketika berlutut dihadapan avi dan avi berkata.
"Ada apa cia?."
"Kenapa kamu kemari?."
Cia berkata.
"Lapor my lord."
Naga berambut kuning berkata.
"I-itu tidak mungkinkan?."
"Na-naga suci!."
Tampaklah cia melihat kearah orang itu tersebut dengan meliriknya tapi melirik tajam keorang itu tersebut dan naga berambut kuning berkata.
"Ke-kenapa na-naga suci berlutut dihadapan sang raja kegelapan null?!."
"Ke-kenapa naga suci?."
"Kenapa?."
Avi berkata.
"Apakah kamu mengenal merekakah cia?."
Cia berkata.
"Tidak,my lord."
"Saya tidak mengenal sama sekali mereka itu tersebut."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika cia berdiri dan melihat kearah orang itu tersebut dan cia berkata.
"Iya,kenapa aku memang naga suci?."
"Ada apa salah denganku-kah?."
Tampaklah cia menatap tajam orang itu tersebut seketika naga berambut kuning itu ketakutan sekali dong karena dia ditatap tajami oleh cia dan naga berambut kuning itu berkata.
"Kan kamu naga suci."
"Kenapa kamu mau berlutut dihadapan raja kegelapan null?."
"Kan anda tidak menyukai raja kegelapan nullkan?."
"Apakah pikiran anda diubah oleh raja kegelapan null untuk menundukimu-kah?."
Tampaklah marah besar dong dengan hal itu tersebut akan tetapi cia sadar kalau dia harus menahan amarahnya karena avi bilang kepadanya kalau hal-hal tidak enak didengar tidak usah marah dan cia berkata.
"Tidak,pikiran tidak ubah sama sekalipun."
"Kamu lihatlah wujud manusiaku ini tersebut."
"Seharusnya aku tidak bisa berubah menjadi wujud manusia loh."
"Tapi raja kegelapan nulllah yang membebaskanku dari rantai."
"Dan membuatku berevolusi bisa menjadi wujud manusia ini tersebut."
Naga berambut kuning berkata.
"Begitu ya."
"Tapi pastih kamu otakmu dicuci-kan?."
"Oleh raja kegelapan nullkan?."
Cia berkata.
"Tidak sama sekali."
"Kalau otakku kalau dicuci maka aku menyadarinya dari awal."
"Karena yang menolongku dari kurungan abadi adalah raja kegelapan null sendiri."
"Apalagi kalian juga para naga tidak ada memperdulikan akukan kalau hilang dari awal?."
Tampaklah cia menatap tajam orang itu tersebut dan naga berambut kuning itu seketika katakuan sekali dong karena cia menatap tajam kearahnya dan naga berambut kuning berkata.
"So-soal itu."
"Ka-kami tidak tau kalau anda menghilang begitu saja!."
"Ja-jadi kami sebenarnya sangat ingin mencarimu."
__ADS_1
Cia berkata.
"Oh,begitu ya."
"Oke,baiklah kalau begitu."
"Tapi kayaknya sayang sekali deh."
"Kayaknya para petinggih naga lainnya kayaknya ingin memanfaatiku saja."
"Karena aku naga satu-satunya yang berwarna putih."
"Dan juga para manusia juga memanfaatiku saja."
"Dan pada zaman dulu manusia hampir menyerangku."
"Tapi raja kegelapan nulllah yang menolongku dengan hal itu tersebut dan memasuki-ku kerungan abadi."
"Dan itulah aku menghilang waktu dulu."
"Karena para manusia mau membunuhku apalagi manusia itu juga bekerja sama dengan salah satu petinggih para naga."
"Untuk membunuhku juga."
Seketika naga berambut kuning itu terdiam seketika dan naga berambut kuning berkata.
"Begitu ya."
"Untuk apa aku mengagumi para petinggih naga ya."
"Kalau mereka juga ada keterlibatan begitu."
"Tapi anda berbohongkan!."
Cia berkata.
"Tidak,aku tidak sedang berbohong sama sekalipun."
Naga berambut kuning berkata.
"Tidak akan percaya kamu katakan itu tersebut!."
"Anda pastih berbohongkan!!!."
Seketika naga berambut kuning itu tersenyum jahat dong dan naga berambut kuning berkata.
"Oke,baiklah kalau begitu."
"Kalau begitu."
Seketika naga berambut kuning itu tersenyum jahat dong dan seketika naga berambut kuning itu bergerak menyerang cia dengan kecepatan tinggih sekali akan tetapi cia menyadariny hal itu tersebut dan seketika cia menahan serangan naga berambut kuning itu dengan cara menahan kepalah naga berambut kuning itu tersebut dan tampaklah naga berambut kuning itu terkejut dong yang terjadi hal itu tersebut dan tampaklah seketika naga berambut kuning itu menghindar menjauh akan cia tiba-tiba seketika bergerak begitu cepat sekali untuk menyerang naga berambut kuning itu tersebut dan tampaklah seketika naga wanita berambut kuning itu tersebut seketika terpental menjauh dan tampaklah naga berambut itu berdiri dan naga berambut kuning berkata.
"Kurang ajar!."
"Apa kamu buat kepada naga suci raja kegelapa-."
Seketika cia bergerak menyerang naga berambut kuning itu tersebut dengan cepat sekali dan tampaklah kepalah naga berambut kuning itu dibanting ketanah dengan begitu keras sekali dan tampaklah kepalah naga berambut kuning itu tersebut masuk kedalam tanah dan tampaklah naga berambut kuning itu tersebut mengeluarkan kepalahnya dan naga berambut kuning itu tersebut berdiri dan tampaklah naga berambut kuning itu marah besar sekali dong dan tampaklah naga berambut kuning itu bertarung dengan cia akan tetapi naga berambut kuning terus-menerus terkenak serangan cia dan cia berkata.
"Ada apa?."
"Apakah seginikah kesombonganmu itu tersebut?."
"Jangan seolah dirimu kuat loh."
"Dari perkataanmu itu tersebut."
Naga berambut kuning berkata.
"Berisik sekali kamu!."
"Nah ayo!!!."
Tampaklah seketika naga berambut kuning itu tersebut bergerak begitu cepat sekali dan tampaklah cia masih dapat menahan serangan naga berambut kuning itu tersebut dan tampaklah mereka masih bertarung akan tetapi naga berambut kuning itu terus-menerus diserang oleh cia secara membabi buta dan tampaklah setelahnya tampaklah naga berambut kuning itu tersebut tidak berdaya ditanah dan tampaklah cia berjalan mendekati naga berambut kuning itu tersebut untuk.
menghabisi naga berambut kuning itu tersebut akan tetapi cia menyadari sesuatu dan seketika sia menahan serangan dari naga berambut ungu dan tampaklah cia tersenyum dong dan cia
langsung menyerang naga berambut ungu itu tersebut dengan cara membabi buta dan tampaklah avi hanya menyaksikan pertarungan mereka bertiga dari jarak jauh sambil makan jagung meletus sambil duduk diatas batu besar.
Tampaklah naga berambut ungu sudah tidak berdaya lagi diatas tanah dan tampaklah cia berjalan mendekati naga berambut kuning itu tersebut dan tampaklah naga berambut kuning itu tersebut sudah pasrah sekali sambil duduk diatas tanah dan tampaklah seketika berhenti berjalan didepan naga berambut kuning itu tersebut dan cia berkata.
"apakah kamu taukah."
"Kalau aku tidak berbohong sama sekalipun."
"Akan tetapi kamulah yang berbohong."
"Karena kamu berbohong dari perkataanmu itu tersebut."
"Karena perkataanmu itu tidak kamu terapkan oleh dirimu sendiri."
Naga berambut kuning berkata.
"Be-begitu ya,naga suci."
"Haaaaaaaaaaa."
"Kayaknya aku sudah orang gila sajalah."
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Karena aku bertarung dengan anda tidak ada jelasnya sama sekalipun."
"Akan tetapi kalau sama raja kegelapan null."
"Aku memang diperintahkan untuk membunuh raja kegelapan null."
Cia berkata dengan menatap tajam orang itu tersebut.
"Oh,begitu ya."
"Okelah kalau begitu."
"Kalau kamu masih mau membunuh raja kegelapan null."
"Maka kamu sendirilah mati duluan."
"Dan juga membunuh ras naga lainnya."
Seketika naga berambut kuning seketika katakutan sekali dong dan naga berambut kuning berkata.
"Ba-baik!."
Cia berkata.
"Kalau seorang raja naga seharusnya kamu membuat sesuatu hal baik bagi rasmu itu tersebut."
"Kalau kamu membuat kesalahan maka rasmu seperti iblis loh."
Seketika cia tersenyum jahat dong dan naga berambut kuning berkata.
"Ba-baik!."
Cia berkata.
"Bergabunglah dengan raja kegelapan null."
Seketika terkejut dong naga berambut kuning itu tersebut dan naga berambut kuning berkata.
"Ehg?!."
"Tu-tungguh sebentar naga suci."
"A-apa maksud anda itu tersebut?."
Cia berkata.
"Kayaknya kalian dimanfaati deh."
"Karena aku merasa ada yang memata-matainmu dari jarak jauh sekali."
"Karena ras naga biasanya memakai matanya yang begitu tajam sekali untuk memata-matainmu dari jarak jauhmu."
"Kalau kamu bergabung dengan raja kegapan null."
"Maka kamu akan dilindungi karena raja kegelapan null adalah sosok tidak suka dengan hal-hal seperti itu tersebut."
Naga berambut kuning berkata.
"Begitu ya."
"Tapi aku tidak bisa deh."
"Karena aku takut akan mendapatkan hukuman bagi begitu besar sekali."
"Karena ada ras naga lain yang lagi memata-matain kami."
"Mungkin ras lain akan menculik kami pada malam hari kalau kami gabung dengan raja kegelapan null."
"Karena mereka ahli dalam mata-mata dan penculikan dengan sembunyik-sembunyik."
Cia berkata.
"Tenang saja soal itu."
"Raja kegelapan null akan melindungimu loh."
"Karena raja kegelapan null suka melindungi para makhluk kalau dalam masalah besar sekali bagi makhluk itu tersebut."
"Dan lihatlah itu."
Tampaklah seketika yang memata-matain tertusuk semua karena ulah trio bans karena avi menjanjikan mereka kalau mereka tanpa suara,tepat waktu,tidak menampakkan diri dan tampaklah naga berambut kuning itu terbengong saja dan naga berambut kuning berkata.
"Begitu ya."
Cia berkata.
"Lihatkan."
"Kalau kamu akan dilindungi kalau kamu dalam masalah begitu besar sekali."
"Walaupun tidak sepenuhnya menyeselesaikan masalahmu itu tersebut."
Seketika naga berambut kuning itu tersenyum dong dan naga berambut kuning itu berkata.
"Begitu ya,naga suci."
"Anda memang benar sekali ya."
Cia berkata.
"Iya."
"Karena aku tidak berbohong sama sekali loh."
"Tapi?."
Tampaklah cia menatap tajam naga berambut kuning itu tersebut dan cia berkata.
"Kenapa kamu menyebutku terus-menerus naga suci sih?."
"Aku adalah cia."
"Namaku cia."
"Aku akan sekarang akan membimbingmu."
Naga berambut kuning.
"Ba-baik!."
"Nona cia!."
Cia berkata.
"Begitu ya."
__ADS_1
Tampaklah cia dan naga berambut kuning ketawak sama dan tampaklah seketika avi tersenyum dibalik topengnya itu tersebut dan yang lagi duduk diatas sebuah batu besar sambil mereka berdua dari jarak jauh.