
" Yang lelah itu bukan menanti tetapi merindukan Seseorang yang telah pergi meninggalkan Kita untuk selama - lamanya."
Esokan Harinya ...........
Siang harinya Adrian keluar dari kamar lalu Adrian berjalan ke arah ruangan keluarga. Sesampai di ruangan keluarga Adrian menghampiri Tante Erda.
" Tante lagi Apa?" Adrian yang berdiri di samping Tante Erda.
" Noton Televisi, Ian mau Kemana?" Tante yang melihat ke arah Adrian yang terlihat membawa tas ransel di punggungnya.
" Mau ke rumah pacar Aku Tante," Jawab Adrian.
" Mau ngapel kok bawa tas Ian?" Tanya Tante Erda.
" Aku mau ngajak Ry cari lowongan pekerjaan Tante," Jawab Adrian.
" Tapi Ian mau kuliah kok cari lowongan pekerjaan?" Tanya Tante.
"Aku mau kerja Tante," Jawab Adrian.
" Kenapa Ian mau kerja?" Tanya Tante.
" Aku bosan kalau di rumah aja Tante. Pengumuman ke lulusan masih 1 bulan lagi Tante. Jadi lebih baik Aku bekerja Tante biar dapat uang," Jawab Adrian.
" Kalau itu keinginan Ian. Tante Akan mendukung ke ingin Ian," Kata Tante Erda.
" Terima Kasih. Selama ini Tante dan Om udah ngurusin Aku seperti anak kandung Tante dan Om. Maafin Aku belum bisa balas budi ama Tante dan Om," Kata Adrian.
" Ian itu tetap anak Tante walaupun bukan Tante yang melahirkan Ian melainkan Bunda Ian. Tante Sayang ama Ian sebenarnya Tante sedih Ian harus kuliah di Palembang," Tante Erda yang berdiri dari tempat duduknya.
" Aku juga udah anggap Tante itu seperti Bunda." Adrian yang memeluk Tante Erda.
" Sekarang Adrian panggil Tante dengan sebutan Bunda lalu Om dengan sebutan Ayah," Tante Erda yang memeluk Adrian lalu Tante Erda mengelus punggung badan Adrian.
" Iya Bunda. Aku sayang ama Bunda dan Ayah," Kata Adrian.
" Makasih Sayang. Bunda dan Ayah juga Sayang ama Ian," Tante Erda melepaskan. pelukan ama Adrian.
__ADS_1
" Bunda Aku pamit mau kerumah pacar Aku ya," Adrian yang kemudian mencium punggung tangan Tante Erda.
" Ini buat beli bensin dan jajan Sayang," Tante Erda mengeluarkan selembar uang berwarna merah dari saku bajunya. Kemudian Tante Erda memberikan uang kepada Adrian.
" Gak usah Bunda uang Aku masih ada," Adrian yang merasa tidak enak ama Bunda.
" Nih Sayang buat jajan ama Mentary. Bunda titip salam buat Mentary," Tante Erda memasukan uang ke dalam saku baju Adrian.
" Makasih Bunda. Entar Aku sampain ama Mentary Bunda," Adrian berpamitan ama Tante Erda. Setelah itu Adrian berjalan ke arah pintu.
Adrian dan Ry berkeliling kota Pekan Baru untuk mencari lowongan pekerjaan. Adrian dan Ry berhenti di sebuah warnet yang membutuhkan Seorang penjaga warnet. Ry menunggu di depan warnet sedangkan Adrian masuk ke dalam warnet.
Tidak lama kemudian Adrian keluar dengan wajah yang ceria dan tersenyum. Adrian menghampiri Ry yang sedang berdiri di depan warnet.
" Gimana Sayang?" Tanya Ry.
" Aku keterima kerja di sini Cinta," Adrian yang langsung memeluk badan Ry.
" Selamat ya Sayang udah dapat kerja," Ry yang membalas pelukan Adrian. Ry merasa hangatnya pelukan Adrian.
" Terima kasih Cinta. Cinta mau Kemana lagi?" Adrian yang melepaskan pelukan dari Ry
" Kita jalan - jalan dulu aja Cinta, Mumpung Aku belum kerja Kita bisa berpacaran dulu," Kata Adrian.
" Terus Kita mau jalan - jalan Kemana Sayang?" Tanya Ry.
" Kita ke Taman Kota aja, Gimana Cinta?" Tanya Adrian.
" Iya Sayang," Jawab Adrian.
Dua Minggu Kemudian..........
Sudah Dua minggu Adrian kerja di warnet sedang Ry harus membantu mengantarkan kue buatan Kakak Liana di warung - warung. Setelah pulang kerja Adrian masuk ke dalam kamar lalu Adrian menelpon Ry. Ry mengangkat telpon dari Adrian.
Adrian menyuruh Ry untuk tidur lalu sebelum tidur Adrian menyuruh Ry mencuci gosok gigi, cuci tangan dan kaki. Setelah itu Adrian menyuruh Ry membaca doa sebelum tidur. Ry sudah berbaring di atas tempat tidur. Adrian mulai menyanyikan lagu Menjaga Hati.
Setelah mendengar suara Adrian yang merdu Ry mulai mengantuk kemudian Ry tertidur. Di dalam mimpi Ry itu gigi depan Ry patah lalu Ry menagis karena gigi depan Ry patah. Ry jadi ompong dan terlihat jelek. Adrian yang melihat Ry ompong lalu memutuskan hubungan pacaran Ry.
__ADS_1
Ry menagis ketika Adrian pergi meninggalkan Ry karena Ry udah ompong dan jelek. Kemudian Ry terbangun dari mimpi kemudian Ry melihat wajah Ry basah seperti habis menangis. Kemudian Ry membuka mulut Ry ternyata gigi masih utuh. Ry merasa mimpi itu seperti nyata makanya Ry menagis sampai mengeluarkan air mata.
Dua Minggu Kemudian.........
Adrian dan Ry sudah sampai di parkiran sekolah. Adrian dan Ry berjalan sambil bergandengan tangan ke arah kelas 3 Tkj 2. Adrian dan Ry masuk ke dalam kelas 3 Tkj 2 ternyata Teman - Teman kelas 3 Tkj 2 udah pada datang semua.
Seluruh Siswa kelas 3 Smk sudah berkumpul di lapangan sekolah. Pak Kepsek mulai memberitahu Kami bahwa semua Siswa kelas 3 Smk lulus UN. Kami semua mulai bersorak gembira karena lulus UN. Pak Kepsek membubarkan Kami semua. Pak Kepsek berjalan meninggalkan sekolah.
Siswa kelas 3 Tkj 2 berkumpul di depan kelas lalu Kami mulai mencoret - coret baju seragam putih abu - abu. Kami mencoret baju seragam putih abu - abu mengunakan cat pilot. Setelah itu Kami mengambil foto untuk kenangan.
Ceklek.......Ceklek......
Setelah puas coret - coret baju dengat cat pilot. Serta Kita memberi tanda tangan mengunakan pena atau spidol di baju seragam putih abu - abu. Teman - Teman kelas 3 Tkj 2 mengajak konvoi keliling kota Pekan Baru.
Adrian dan Ry berkeliling kota Pekan Baru konvoi dengan Teman - Teman sekelas 3 Tkj 2. Saat mendengarkan adzan shalat Ashar Adrian mengajak Ry untuk singgah di sebuah mesjid. Adrian berjalan ke arah kiri menuju ke toilet Cowok. Sedangkan Ry berjalan ke arah kanan menuju ke toilet Cewek.
Selesai melaksanakan shalat Ashar Adrian mengantarkan Ry pulang kerumah. Sesampai di rumah halaman rumah Ry. Adrian dan Ry turun dari motor lalu Adrian dan Ry menghampiri Mama yang duduk di teras.
Adrian mencium punggung tangan Mama. Adrian meminta maaf ama Mama karena Dia akan pergi ke tempat yang jauh. Mama sudah memaafkan Adrian sebelum Adrian minta maaf ama Mama. Mama mendoakan Adrian semoga Sukses lalu Mama berdiri dari kursi Mama meninggalkan Adrian dan Ry yang berada di teras.
" Cinta Aku mau pergi konvoi lagi kearah kelok sembilan ama Teman - Teman ya?" Adrian yang berdiri di hadapan Ry.
" Iya tetapi hati - hati bawa motornya Sayang," Ry yang menatap ke arah Adrian.
" Iya Cinta, I Love You," Adrian yang memeluk badan Ry.
" I Love You Too," Ry yang membalas pelukan Adrian.
" Aku sangat mencintai Cinta sampai mati. Kalau Aku pergi Cinta jangan nangis karena Cinta menjadi alasan Aku tersenyum," Adrian menunduk badanya lalu Adrian mencium kening Ry.
30 menit Kemudian.........
Sesampai Saputra dan Ry di rumah sakit RSUD. Saputra dan Ry berdiri di depan ruangan UGD.
" Saputra Siapa yang masuk UGD?" Tanya Ry.
__ADS_1
...~ Bersambung ~ ...