
⚠️Dilarang! boom like di novel ini.
" Hargai selagi ada karena orang kayak Ry itu cuma 1 only one bukan 2 atau 3."
" Tunggu dulu jangan di matikan telponnya," kata Rika.
"Iya Rika,"kata Aska.
Rika menceritakan semuanya ama Aska, lalu Aska memberikan nasehat ama Rika untuk meminta maaf ama Raka dan Ry. Awalnya Rika begitu kerasa kepala tidak mau menerima nasehat dari Aska, lama - kelaman Aska memberikan pengertian ama Rika. Sehingga pikiran Rika terbuka sehingga Rika menerima nasehat dari Aska.
Satu Bulan Kemudian.........
Suara adzan di mesjid membuat Raka terbangun dari tidurnya. Raka membuka matanya lalu melihat ke arah Ry yang masih tertidur nyenyak di bawah ketiak Raka. Setelah menikah ama Raka, Ry punya kebiasan tidur di bawah ketiak Raka yang wangi.
Ry begitu menyukai wangi badan Raka yang bauk keringat apalagi sehabis olahraga malam hari. Raka lalu mencium pipi Ry secara berganti an.
" Cayang bangun."Raka yang mengelus pipi Ry.
" Masih ngantuk, nih gara - gara mama yang minta terus sih." Ry yang matanya masih tertutup.
" Alah cayang juga udah ketagihan kok, buktinya mendesah terus." Raka yang turun dari tempat tidur mengambil celan boxer yang berada di lantai kamarnya. Raka memakai celana boxer.
" Ididih mamas,"kata Ry.
" Ayo kita mandi bersama biar dapat pahala!" Raka yang mengendong Ry ala bridel styel.
" Ihihih mamas turunin Ry." Ry yang membuka matanya lalu Ry yang terkejut karena sudah berada di gendong Raka.
Raka dan Ry berolahraga dulu di dalam kamar mandi. Bahkan kaki Ry begitu lemas saat lama berdiri di dalam kamar mandi karena melakukan olahraga pagi. Setelah melakukan olahraga pagi. Raka dan Ry melakukan mandi junub. Setelah selesai mandi Raka dan Ry memakai handuk masing - masing.
Ry terlebih dahulu mengambil air wudhu lalu setelah itu Ry keluar dari kamar mandi. Raka menyelesaikan panggilan alam setiap pagi dulu. Ry membuka lemari lalu mengambil baju kaos, celana traning dan dalaman buat Ry.
Ry mengambil baju koko, kain sarung dan semvak buat Raka. Ry meletakan di atas tempat tidur. Ry mulai memakai pakaian, Raka keluar dengan handuk melilit di pinggang.
Setelah melaksanakan shalat subuh berjamah Raka dan Ry berdoa agar rumah tangga sakinah dan mawadah. Raka dan Ry berdoa agar di beri anak laki - laki secepatnya.
Raka sekeluarga sudah berada di dapur. Ry mulai mengambil sarapan pagi untuk Raka. Ry juga menyiapkan secangkir kopi buat Raka. Raka sekeluarga sarapan pagi bersama. Raka sekeluarga merasa bahagia karena bisa sarapan bersama.
Raka sekeluarga begitu berharap agar di perut Ry ada benih cintanya Raka. Keluarga Raka akan merasa lebih lengkap dengan kehadiran tangisan bayi di keluarga mereka.
Esoka Harinya........
Raka begitu bahagia karena sudah sebulan ini Raka dan Ry melakukan olahraga tanpa henti setiap hari. Raka mulai yakin bahwa di perut Ry ada benih cintanya.
Malam Harinya Raka berencana mengajak Ry untuk pergi ke taman pesawat yang ada di dekat simpang tiga.
" Cayang pergi taman pesawat yuk!" Raka yang duduk di sofa samping Ry.
" Ama siapa aja mamas?" tanya Ry.
__ADS_1
" Kita berdua aja cayang." Raka yang mencium pipi Ry.
" Gak mau. Adek di ajak ya mamas?" Ry yang mencoba membujuk Raka.
" Iya tapi ada syaratnya gimana?" Raka yang tersenyum licik karena punya ide untuk Ry.
"Apa syarat mamas?" Ry melihat ke arah Raka.
" Mau dulu baru mas kasih tahu," jawab Raka.
" Iya, apa syarat mamas?"
" Cayang yang manjat mas entar malam ya," kata Raka.
" Ididih mamas mesum." Ry yang wajah memerah mendengarkan perkataan Raka.
Raka, Rika dan Ry sudah berada di taman pesawat. Rika yang mengandeng lengan Ry sambil berjalan. Rika mengajak Ry untuk naik sepeda listrik. Ry membonceng Rika naik sepeda listrik berkeliling di taman pesawat.
Sementara Raka hanya duduk di bangku sambil melihat Rika dan Ry yang terlihat begitu bahagia. Seorang cowok berdiri di samping Raka sambil menepuk bahu Raka.
" Sendirian aja abang?" tanya si cowok.
" Eh ternyata Lu ." Raka menoleh ke arah samping ternyata Aska yang menepuk bahunya.
" Iya, Ry mana abang?" Aska yang duduk di bangku yang sama ama Raka.
" Ya elah abang cuma nanya aja gak usah cemburu juga kali." Aska yang tersenyum melihat Raka yang wajah terlihat cemburu.
" Habis lu sih tanya istri gue, awas aja lu jadi pebinor di rumah tangga gue." Raka yang mengancam Aska.
" Cie.....cie yang udah bucin ama Ry nih." Aska yang terlihat bahagia mengetahui Raka yang udah bucin ama Ry.
Rika dan Ry berjalan menghampiri Raka dan Aska yang duduk di bangku taman pesawat.
" Aska,"kata Rika.
" Eh ternyata ada Rika." Aska yang melihat ke arah Rika.
" Hm, Ry juga ada loh Aska." Ry yang sengaja berdehem agar Aska menyadari keberadaannya.
" Eh iya." Aska yang memegang tengkuk kepalanya.
" Kakak ayo kita naik komedi putar!" Rika yang mengandeng lengan Ry berjalan ke arah komedi putar.
" Nah gitu deh kalau mereka udah berdua main tinggal aja." Raka yang berdiri dari bangku.
" Ayo kita susul mereka abang! aku takutnya mereka hilang lagi." Aska dan Raka yang berjalan terburu untuk menyusul Rika dan Ry.
Kami mencoba berbagai macam permainan yang ada di taman pesawat. Setelah puas dengan berbagai macam permainan di taman pesawat. Raka mengajak makan di warung pak Eko. Kami sudah berada di warung makan pak Eko.
__ADS_1
Kami memesan menu seafood tumpah yang pas untuk porsi 4 orang. Kami duduk di lesehan Raka duduk di samping Ry sedang kan Rika duduk di samping Aska. Seperti dinner double date, Ry yang gak bisa memakan kepiting.
Raka membuka kulit kepiting lalu mengambil daging kepitingnya. Raka menyuapi Ry makan dengan kepiting. Aska dan Rika hanya bisa melihat kemesraan pasangan pengantin baru itu.
Rika lebih memilih makan dengan cumi, sedangkan Aska makan kerang. Setelah selesai makan Ry memesan es krim rasa coklat, Rika, Aska dan Raka heran dengan tingkah Ry yang gak kayak biasanya.
2 Minggu Kemudian.........
Ry melihat ke arah kalender yang berada di atas meja kerja Raka. Kemudian Ry menghitung udah 2 minggu Ry terlambat datang bulan. Raka datang memeluk badan Ry dari belakang.
" Apa di sini sudah ada dekbay?" Raka yang mengelus perut Ry yang masih rata.
" Gak tahu, tapi Ry udah telat 2 minggu datang bulan," jawab Ry.
" Apa itu artinya cayang hamil?" Raka melepaskan pelukan lalu memutar badan Ry.
" Gak tahu, mamas harus beli tes pack dulu," jawab Ry.
" Kalau gitu mas beli tes pack dulu ya."Raka mencium kening Ry.
Raka yang binggung mau beli tes pack di mana menghubungi nomor Kevin. Raka menyuruh Kevin membeli dua buah tes pack. Raka yang menunggu Kevin di simpang perumahan nya. Kevin memberikan 2 tes pack ama Raka. Raka memberikan selembar uang berwarna merah kepada Kevin.
Pagi Harinya......
Sebelum adzan subuh Raka begitu semangat untuk membangun Ry. Ry pun bangun lalu Raka menyuruh Ry melakukan tes pack, Ry menampung air kencing pertama setelah bangun tidur ke dalam wadah setelah itu Ry memasukan 1 tes pack lalu menunggu 5 menit.
Ry melihat ternyata hanya 1 garis di tes pack tersebut. Ry mencoba tes pack yang ke 2 sama halnya 1 garis. Sedangkan Raka yang masih berdiri di depan pintu.
Ceklek.....Ceklek
Ry keluar dengan wajah yang lesu, Raka menghampiri Ry. Ry memberikan tes pack ama Raka. Raka melihat tes pack 1 garis.
" Cayang ini maksudnya hamil atau gak?" Raka yang memegang tes pack.
" Gak." Ry mengelengkan kepalanya.
" Jangan sedih cayang, kalau gak hamil kita bisa buat lagi sampai hamil." Raka menghampiri Ry sambil mencium bibir Ry.
Raka dan Ry melakukan olahraga pagi mengeluarkan keringat dan ******* dari suara Ry yang begitu seksi yang membuat Raka ingin menambah jadi 2 ronde.
^_^ Dan Akhirnya selalu ada batas untuk setiap perjalanan, selalu ada kata selesai untuk sesuatu yang si mulai ^_^
...TAMAT...
Hai Guys terimakasih sudah mau membaca karya novel ke 2 karya Ry. 3 Cogan dan Ry, akhirnya Ry sudah menikah dengan Raka. Ry mau ngasih tahu setiap novel yang Ry tulis ada kisah realnya walaupun gak 100%. Ry sengaja menulis kisah real dalam setiap karya Ry.
Walaupun tidak 100% hanya beberapa persen, rasa senang aja menulis kisah real agar bisa menjadi kenangan yang tersimpan di dalam setiap karya Ry. Salam sayang dari 3 Cogan dan Ry 😘
__ADS_1