3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Aska Mencari Andini


__ADS_3

" Jika lagu bisa mengubah mood kamu, maka yakinlah bahwa Al- qur'an bisa mengubah hidup kamu."


Setelah mendengarkan perkataan Raka, Ry mulai menyadari bahwa dia yang salah masuk kamar. Ry turun dari atas ranjang tiba - tiba Raka memegang tangan Ry.


" Lu mau kemana?" tanya Raka.


" Mau balik ke kamar nenek." Ry membalikan badan melihat ke arah Raka.


" Tunggu dulu." Raka juga turun di atas ranjang lalu posisi Raka dan Ry berdiri saling berhadapan.


" Ada apa sih abang?" Ry yang melihat ke arah Raka.


Raka mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Ry dengan jarak yang begitu dekat. Raka menempelkan bibirnya dengan bibir Ry.


" Sini gue ajarin lu ciuman. Mulut lu di buka kalau kita lagi ciuman." Raka yang memegang tengkuk kepala Ry.


Ry yang membuka mulutnya lalu Raka mulai memperdalam ciumanya ama Ry bahkan Raka mulai membelikan lidahnya ke lidah Ry. Ry mendorong badan Raka agar melepaskan ciumanya dari Ry. Karena Ry yang susah bernapas saat berciuman ama Raka.


Seminggu Kemudian..........


Aska dan Andini sering berangkat sekolah bersama. Sehingga teman 1 sekolah mengosipkan kalau Aska dan Andini sedang berpacaran. Aska dan Andini tidak menanggapi tentang gosib tersebut.


Jam Istirahat.........


Aska berjalan ke arah sambil membawa sebuah kantong plastik di tangannya. Aska berjalan ke arah kelas 1 tkj 1, sesampai Aska di depan pintu kelas 1 tkj1.


" Assalamualaikum." Aska yang berjalan masuk kedalam kelas 1 tkj 1.

__ADS_1


" Walaikumsalam, cari siapa abang?" tanya seorang siswa.


" Andininya kemana?" Aska yang mencari keberadaan Andini di dalam kelas.Tetapi Aska tidak melihat keberadaan Andini di dalam kelas.


" Mungkin ke kantin abang. Apa abang pacarnya Andini?" tanya seorang siswa.


"Kalau iya kenapa? Kalau gak kenapa?"tanya Aska.


"Aku kan cuma tanya abang. Jadi apa jawabanya abang?" tanya seorang siswa ama Aska.


" Tanya aja ama Andini." Aska yang berjalan meninggalkan kelas 1 tkj1.


Seminggu Kemudian.......


Aska mengalami kesulitan untuk mengerjakan pr Tik. Aska membawa sebuah buku tulis dan sebuah pena. Aska berjalan meninggalkan kamarnya. Aska berjalan ke arah kamar Andini, sesampai di depan pintu kamar Andini Aska berpikir.


Aska yang masih berdiri di depan pintu kamar Andini. Sambil berpikir dan menyusun kata - kata untuk bicara ama Andini. Aska yang masih larut dalam pemikiran.


Ceklek.......Ceklek


Pintu kamar Andini terbuka lalu Andini melihat ke arah Aska yang berdiri di depan pintu kamarnya.


"Awas sana gue mau lewat," kata Andini.


" Iya." Aska yang mengeserkan badannya agar Andini bisa lewat.


Andini lewat meninggalkan Aska yang masih berdiri. Aska melihat Andini yang berjalan meninggalkan dia. Andini berjalan ke arah pintu ternyata Aska mengikuti Andini dari belakang. Andini yang sudah berada di depan pintu rumah.

__ADS_1


" Kamu mau kemana?" tanya Aska.


" Keluar." Andini yang membuka pintu rumah.


" Tunggu aku." Aska yang berlari agar bisa menyusul Andini yang berjalan duluan.


Andini memberhentikan langkah kakinya, Aska yang sudah berdiri di sampingnya. Andini melihat ke arah Aska.


" Napain sih lu ngikut gue?" Andini yang menatap tajam ke arah Aska.


" Kamu itu cewek gak baik keluyuran malam," kata Aska.


" Udah deh, lu gak usah ikut campur urusan gue." Andini yang berjalan meninggalkan Aska.


Seminggu Kemudian..........


Sore harinya Aska berpamitan ama ibu Ani mau menjemput Andini. Aska mengendarai motor ke arah sekolahan. Saat di jalan raya tiba - tiba motor yang Aska mogok. Aska turun dari motor lalu mendorong motornya ke arah pinggir jalan raya.


Aska mencoba menyalakan motornya tetapi tidak bisa. Aska mulai frustasi karena motornya mogok. Aska merasa khawatir akan terlambat untuk menjemput Andini. Aska takut Andini akan marah kalau dia terlambat menjemput Andini.


Aska membuka jok motor lalu Aska membuka tank minyaknya. Aska melihat ke arah tank minyak motornya yang terlihat kosong. Ternyata motor Aska mogok karena habis bensin bukan rusak. Aska mendorong motor sampai ke arah spbu.


Aska mencari Andini di dalam kelasnya tetapi tidak ada. Aska mencoba menghubungi nomor ponselnya Andini tetapi tidak di angkat. Aska mengkhawatirkan keberadaan Andini. Walaupun Andini tidak memiliki hubungan darah tetapi Aska sudah menganggap Andini seperti adeknya.


Aska mengendarai motor sambil mencari keberadaan Andini. Aska merasa bersalah karena susah terlambat menjemput Andini. Kalau sesuatu terjadi pada Andini itu semua salah Aska. Aska berkeliling kota Pekan Baru untuk mencari keberadaan Andini.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2