
" Kehilangan bukan hanya tentang dia yang tak lagi ada. Namun kehilangan tentang dia yang ada, tetapi sudah tidak terasa lagi hadirnya karena tak lagi bersama."
Daniel yang masih terkejut saat melihat wajah Adrian di dalam laptopnya.
Aska yang melihat ke arah Daniel yang terlihatan terkejut saat melihat foto Adrian di laptopnya.
" Ada apa abang?" tanya Aska.
" Apa betul dia yang bernama Adriana?" tanya Daniel.
" Iya, Apa abang kenal ama Adrian?" tanya Aska.
Bagaimana ini? apa aku harus cerita ama Aska tentang kejadian waktu itu batin Daniel.
" Abang kok diam aja aku tanya." Aska melihat ke arah wajah Daniel yang tampak lagi berpikir serius.
__ADS_1
" Abang kalau ada masalah coba cerita ama aku. Siapa tahu aku bisa membantu menyelesaikan masalah abang. Lagian abang udah terlalu banyak membantu aku. Kali ini biarkan aku membantu abang." Aska yang menyenggol lengan Daniel, agar Daniel tersadar dari lamunannya.
" Ska janji dulu kalau tidak akan cerita ke orang lain soal ini. Baru abang mau cerita ama Ska, gimana?" tanya Daniel.
" Aku janji insyallah tidak akan ngasih tahu orang lain. Aku akan merahasiakan semua ini abang hanya antara kita bertiga saja," jawab Aska.
" Kok bertiga. Siapa 1 lagi Ska?" Daniel yang terlihat binggung ama perkataan Aska.
" Abang, aku dan Allah," jawab Aska.
" Ya udah abang cerita Aska dengarin ya," kata Daniel.
Pada hari pengumuman kelulusan seluruh siswa sudah berkumpul di halaman sekolah untuk mendengarkan pengumuman kelulusan. Daniel sudah berbaris di halaman sekolah dengan memakai seragam putih abu - abu.
Bapak kepsek memberi pengumuman kepada seluruh siswa bahwa tahun ini lulus 100 %. Seluruh siswa berbahagia mendengarkan pengumuman dari bapak kepsek. Bapak kepsek berpesan kepada siswa untuk tidak merayakan kelulusan dengan mencoret baju seragam dan mengebut di jalan raya.
Bapak kepsek membubarkan seluruh siswa menyuruh siswa itu pulang kerumah masing - masing. Bapak kepsek berjalan ke arah parkiran sekolah. Siswa yang masih berada di halaman sekolah mulai merencanakan perayaan hari kelulusan.
__ADS_1
Daniel dan teman - teman memutusakan untuk konvoi keliling kota Pekanbaru. Daniel dan teman - teman mencoret pakaian seragam sekolah yang berwarna putih abu - abu dengan cat pilot. Mereka juga bertukar tanda di baju seragam sekolah mengunakan spidol.
Daniel dan teman - teman konvoi mengelilingi kota Pekanbaru dengan ngebut di jalan raya. Daniel dan teman - teman terlihat begitu bahagia karena bisa lulus. Teman - teman Daniel memutuskan untuk ke spbu mengisi bersin. Sementara Daniel sendiri melajukan kendaraan begitu kencang.
Saat Daniel ngebut membawa motor tiba ada sebuah motor yang mengambil jalan Daniel. Daniel yang begitu terkejut saat melihat motor yang sudah ada di hadapannya.
Brak.......Brak
Daniel menabrak sebuah motor tersebut lalu Daniel berserta motornya terjatuh di jalan aspal. Begitu juga sebuah motor yang Daniel tabrak. Dia juga terjatuh di jalan aspal bersama motornya. Orang yang melihat kejadian itu segera membawa Daniel dan seorang itu ke rumah sakit.
Saat Daniel tersadar, dia sudah berbaring di rumah sakit. Mami dan Papi sudah menemani Daniel yang sedang berbaring di rumah sakit. Daniel teringat ama seorang yang di tabraknya. Daniel penasaran ama keadaannya orang yang di tabraknya.
Saat mami dan papi harus pergi meninggalkan Daniel yang berada di kamar rawat. Daniel melepaskan infus dari tangannya. Daniel berjalan kearah pintu. Daniel mencari keberadaan orang yang di tabraknya.
Daniel sudah berdiri di depan ruangan UGD. Daniel masuk begitu saja keruangan UGD lalu Daniel melihat wajah orang yang dia tabrak. Dokter yang melihat Daniel masuk ke ruangan UGD menyuruh Daniel keluar dengan paksa.
Daniel keluar dari ruangan UGD, dokter menyuruh Daniel untuk kembali ke kamar rawat. Awalnya Daniel menolak untuk kembali ke kamar rawat lalu dokter mengatakan bahwa keluarga pasien akan segera datang ke RSUD.
__ADS_1
Daniel duduk di atas ranjang Rs, Daniel merasa bersalah karena telah membuat seorang yang tak di kenal masuk ke dalam UGD.
...~ Bersambung ~ ...