3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Mau Tahu Aja Atau Mau Tahu Banget


__ADS_3

" Hujan saja memberi kabar lewat mendungnya, Bagaimana dengan rindu Aku?Adakah kabar yang Kamu berikan untuk Aku".


Papa yang lagi ngobrol bersama Daniel tentang pekerjaan. Daniel yang merasa ingin buang air kecil.


" Om Aku boleh numpang kamar mandi?" Tanya Daniel.


" Boleh" Jawab Papa.


" Kamar mandinya Dimana Om?" Daniel yang berdiri dari sofa.


" Di dapur" Jawab Papa


" Aku permisi ke toilet dulu ya Om" Daniel yang berjalan ke arah dapur.


Sesampai di dapur Daniel melihat kamar mandi yang ada di sebelah kiri. Daniel berjalan ke arah kamar mandi. Sesampai di depan pintu kamar mandi Daniel berdiri.


Ceklek.....Ceklek.....


Ry membuka pintu kamar mandi kemudian Ry berjalan keluar pintu kamar mandi. Betapa terkejutnya Ry saat melihat Daniel sudah berdiri di depan pintu kamar mandi.


"Ya ampun.... Daniel ngapain disini?" Ry yang berteriak ke arah Daniel.


" Ry baru siap mandi ya?" Daniel yang melihat Ry memakai handuk motif doraemon. Daniel yang melihat Ry dari ujung rambut dan kaki.


" Iya, Daniel ngapain lihat - lihat Ry kayak gitu?" Ry yang menutup dadanya menggunakan tangan.


"Ry cantik banget sih, Makanya Aku ngelihatnya kayak gini" Hari ini Aku beruntung banget bisa melihat pemandangan yang indah. Aku melihat tubuh Ry yang terekspos hanya dengan mengunakan handuk. Selain itu Aku mencium aroma sampo dan sabun mandinya.


" Awas minggir, Ry mau lewat" Ry yang menyuruh Daniel untuk mengeserkan badanya.


" Iya lewat aja" Daniel yang mengeserkan badanya agar Ry bisa lewat badan Daniel".


Ry berjalan meninggalka Daniel yang masih melihat ke arah punggung Ry. Setelah Ry menghilang dari pandangan Daniel. Baru Daniel masuk ke dalam kamar mandi.


Selesai buang air kecil Daniel membuka pintu kamar mandi. Daniel berjalan ke arah luar kamar mandi. Sesampainya Daniel di depan pintu kamar mandi.


" Daniel sini sarapan pagi dulu" Papa yang mengajak Daniel untuk sarapan pagi.


" Iya Om" Daniel yang berjalan ke arah Mama dan Papa. Kemudian Daniel duduk di kursi depan Papa.

__ADS_1


" Maaf Daniel Tante cuma masak mie goreng bakso" Mama yang meletakan Semangkok mie goreng bakso di atas meja.


"Ini udah cukup kok Tante, Maaf Aku jadi ngerepotin Tante numpang sarapan di sini" Daniel yang melihat ke arah Semangkok mie goreng bakso.


" Daniel gak ngerepotin kok malah Tante senang. Tante ngerasa punya anak laki - laki jadinya" Mama yang duduk di kursi samping Papa.


" Jadi kalau Aku setiap hari sarapan di sini gak apa - apa Tante?" Tanya Daniel.


" Gak boleh" Ry yang berjalan ke arah Papa, Mama dan Daniel.


" Boleh, Daniel gak usah dengarin omongan Ry" Kata Mama.


" Dek gak boleh ngomong kayak gitu ama Daniel gak sopan" Papa yang melihat tajam ke arah Ry.


" Belain aja terus Si Daniel. Anak Papa dan Mama itu Aku atau Daniel?" Ry yang duduk di kursi samping Daniel.


" Anak Mama dan Papa itu Dek, Daniel itu calon mantu Mama" Jawab Mama.


Papa mengajak Mama, Daniel dan Ry untuk sarapan pagi. Mama menyuruh Ry untuk mengambilkan piring serta memasukan mie goreng ke dalam piring. Ry memasukan banyak mie goreng ke dalam piring untuk Daniel.


Setelah itu Ry meletakan piring ke depan Daniel. Ry juga memasuka air minum ke gelas untuk Daniel. Ry memberikan Daniel sebuah sendok. Mama, Papa, Daniel dan Ry mulai sarapan.


Seminggu Kemudian........


Sesampai di dalam tenda pecel lele Ry berjalan ke arah penjualnya Ry memesan 2 paha Ayam dan 2 nasi uduk di bungkus. Kemudian Ry duduk di kursi sambil menunggu pesanan Ry masak.


Ry melihat ke arah pojok Ry meliha Raka yang berpakaian kemeja dan celana dasar warna hitam sedang makan sendirian. Awalnya Ry pengen menyapa Raka tetapi Ry ingat ancaman dari Ambar.


Ry memutuskan untuk tidak menyapa Raka. Penjual pecel lele memanggil Ry lalu Ry berdiri dari kursi. Kemudian Ry berjalan ke arah penjual pecel lele. Sesampai di depan penjual pecel lele Ry menyuruh penjual pecel lele untuk menghitung makanan yang Ry pesan dan makanan punya Raka.


Penjual pecel lele memberitahukan total semuanya. Lalu Ry mengeluarkan uang berwarna merah dari saku celana Ry. Kemudian Ry menyerahkan uang berwarna merah kepada penjual pecel lele. Ry mengambil pesanan lalu berjalan meninggalkan tenda pecel Lele.


Sesampai Raka yang berdiri di depan penjual pecel lele Raka mau membayar makanannya.


" Mas Berapa semuanya?" Tanya Raka.


" Semuanya udah di bayar ama Cewek, Tetapi Si Cewek itu ninggalin kembalian uang" Penjual pececel Lele memberikan uang kepada Raka.


" Si Cewek itu Dimana sekarang?" Tanya Raka.

__ADS_1


" Baru aja keluar dari sini" Jawab Penjual Pecel Lele.


" Makasih Mas" Raka yang berjalan meninggalkan Tenda pecel Lele.


" Mas tunggu dulu uang kembalianya Gimana?" Teriak Penjual Pecel Lele.


" Ambil buat Mas aja" Raka membalikan badan melihat ke arah penjual pecel lele. Setelah itu Raka membalikan badanya berjalan terburu ke arah parkiran motor.


Sesampai Raka di parkiran motor, Raka melihat seorang Cewek yang sudah duduk di atas motor. Raka hanya melihat punggung badan Si Cewek itu. Raka berlari menuju kearah Si Cewek itu.


Si Cewek mengendarai motor lalu Raka berteriak kepada Si Cewek untuk menunggu Dia. Si Cewek tidak memperdulikan Raka Dia tetap melaju mengendarai motornya. Kemudian Si Cewek melihat Raka dari kaca spion motornya.


Raka melihat ke arah Bm motor Si Cewek kemudian Raka mengeluarkan ponselnya Raka menyimpan Bm motor Si Cewek.


Esokan Harinya......


Raka menjemput Rika di sekolahan, Raka menunggu Rika di depan gerbang sekolahan. Siswa Cewek sekolah Rika mencoba mendekati dan berkenalan dengan Raka. Raka sama sekali tidak menanggapinya.


Rika menghampiri Raka yang sedang duduk di atas motor. Rika mengajak Raka untuk pulang kerumah. Rika gak suka Raka jadi pusat perhatian Siswa Cewek di sekolahnya.


Raka mengendarai motor menuju ke arah rumah.


" Kemana Mentary kok gak pernah main kerumah Kita?" Raka yang membuka kaca helemnya.


" Sibuk" Rika yang merasa heran ama sikapnya Raka. Tidak biasanya Raka bertanya tentang Ry.


" Sibuk Ngapain Dia?" Tanya Raka.


" Pacaran" Rika yang sengaja mengatakan itu untuk mengtes Raka.


" Ama Siapa Dia pacaran Dek?" Tanya Raka.


" Mas Mau tahu aja atau mau tahu banget?" Rika mulai yakin kalau Raka pasti punya perasaan ama Ry. Buktinya Raka yang selalu bertanya tentang Ry.


" Mau tahu aja Dek" Jawab Raka.


" Daniel" Jawab Rika.


Mendengar jawaban dari Rika tiba - tiba Raka mengerem motornya secara mendadak. Rika yang terkejut ama Raka yang mengerem mendadak.

__ADS_1


Aku yakin Cewek yang kemarin malam itu Mentary. Kenapa Dia menghindari Aku? Kenapa Dia tidak pernah main kerumah menemui keluarga Aku? Apa benar Dia sudah pacaran ama Daniel? Aku harus mencari tahu batin Raka.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2