
" Di umur yang segini aku udah gak butuh baju lebaran, tapi aku butuh mentahan berupa uang yang banyak."
Ry hanya terdiam mendengarkan cerita Aska tentang Daniel. Ry tahu kalau Daniel gak bersalah dalam hal ini.
" Apa Ry gak rindu ama Daniel?"tanya Aska.
" Rindu itu pasti ada Aska," jawab Ry.
" Terus kenapa Ry gak mau bertemu ama Daniel?" tanya Aska.
" Kedua orang tua Ry melarang untuk bertemu dengan Daniel," jawab Ry.
" Kasihan abang Daniel Ry. Saran aku sebaiknya Ry dan abang Daniel bertemu untuk membicarakan masalah ini. Gimana Ry?" tanya Aska.
" Ry gak bisa bertemu Daniel untuk saat ini," jawab Ry.
" Bagaimana kalau suatu saat Ry dan abang Daniel bertemu secara tidak sengaja. Apa Ry gak bakal mau ketemu juga?" tanya Aska.
" Kalau itu Ry gak tahu," jawab Ry.
Esokan Harinya..........
Hari ini Aska dan teman - teman sekolahnya akan kembali ke kota Pekanbaru. Mereka sudah berkumpul di depan hotel Surya untuk menunggu bos pariwisata menjemputnya. Aska sedang berdiri sambil melihat jam di tanganya.
Aska berharap bahwa Ry akan datang menemui dia. Aska saat ingin bertemu dengan Ry sebelum dia kembali ke kota Pekanbaru. Aska melihat sekelilingnya tetapi Ry belum juga terlihat.
" Kamu lagi cari siapa?" Anton yang menepuk bahu Aska.
__ADS_1
" Seorang," jawab Aska.
" Pasti pacarnya kamu. Kenalin dong ama aku," kata Anton.
" Bukan, cuma teman aja," kata Aska.
" Teman atau demen?" tanya Anton.
" Mau tahu banget atau mau tahu aja?" tanya Aska.
" Mau tahu banget," jawab Anton.
Aska yang lagi ngobrol ama Anton tidak menyadari keberadaan Ry yang sudah berdiri di hadapan mereka berdua.
" Untung aja Ry belum terlambat." Ry yang berdiri di hadapan mereka berdua sambil memegang sebuab paper bag.
" Mentary." Mentary yang mengulurkan tangan ke arah cowok yang berdiri di samping Aska.
" Nama yang cantik persis kayak orangnya. Nama aku Anton." Anton yang menjabat tangan Ry.
"Udah deh gak usah gombal." Aska yang melepaskan tangan Ry dan Anton.
" Aku mencium bauk - bauk kebakaran nih." Anton yang melihat ke arah Aska.
" Mana sih kok Ry gak mencium bauk - bauk kebakaran." Ry yang melihat ke arah anton.
" Buka kebakaran ya itu Ry tapi kebakaran jenggot." Anton yang tersenyum melihat ke arah Ry. Anton berjalan meninggalkan Ry dan Aska.
__ADS_1
" Maksud Anton apa Aska? Ry gak ngerti maksudnya," tanya Ry.
" Gak usah di pikirkan Ry. Aku pamit mau kembali ke kota Pekanbaru. Kalau ada apa - apa Ry bisa telpon aku." Walaupun aku kalah dalam lomba kompetensi kejuruan aku merasa bahagia karena bisa bertemu dengan Ry cewek yang paling aku cintai. Aku berat pergi meninggalkan Ry tetapi aku harus kembali kesana. Aku hanya bisa berdoa dan berharap agar suatu hari natik dapat bertemu dengan Ry lagi.
" Iya. Maaf Ry cuma bisa kasih ole - ole in," Ry yang memberikan sebuah baper bag ke arah Aska.
" Terima kasih Ry. Ry harusnya gak usah repot - repot ngasih ole - ole untuk aku. Aku udah bisa bertemu ama Ry saja sudah merasa senang." Aska yang mengambil paper bag dari tangan Ry.
" Ry juga merasa senang bisa ketemu ama Aska." Ry yang tersenyum melihat ke arah Aska.
Bus pariwisata sudah tiba di depan hotel Surya. Pak Guru mulai memanggil satu persatu siswa untuk masuk ke dalam bus. Siswa sudah mulai masuk ke dalam bus untuk mencari tempat duduk.
Pak guru memanggil nama Aska untuk masuk ke dalam bus. Aska yang mendengar nama di panggil Pak guru mulai merasa sedih. Aska harus berpisah dengan Ry.
" Ry aku pamit pulang ya. Ry bawa motornya jangan ngebut - ngebut ya," Aska yang melihat ke arah Ry.
"Iya. Semoga selamat sampai tujuan ya Aska," kata Ry.
" Amiin. Entar aku kabari kalau udah sampai rumah. Good bye Ry" Aska berjalan ke arah bus walaupun dengan berat hati.
" Bye Aska." Ry yang melambai tangannya.
Aska masuk ke dalam mobil bus lalu Aska mencari bangku yang kosong di bus. Aska menemukan bangku kosong di samping Anton. Aska meminta Anto untuk berpindah duduk. Aska mau duduk di samping kaca agar bisa melihat Ry. Anton berdiri dari bangku lalu berjalan ke arah bangku depan.
Aska berjalan ke arah bangku lalu duduk di bangku yang di sampingnya ada kaca. Anton duduk di samping Aska yang sedang melihat ke arah Ry. Aska melihat Ry yang sedang melambaikan tangan ke arah Aska. Kemudian Aska juga melambaikan tangan.
Bus pariwisata mulai berjalan meninggalkan hotel Surya. Ry masih melambaikan tangan sambil tersenyum ke arah Aska. Ry merasa senang bisa bertemu dengan Aska.
__ADS_1
...~ Bersambung ~ ...