3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Menyerah Atau Berjuang


__ADS_3

" Sahabat itu tidak selalu di butuhkan untuk memberikan nasehat , mengingatkan, apalagi menceramahi Kita. Sahabat itu cukup Dia menjadi pendengar yang baik saat Kita menumpahkan seluruh unek - unek , rasa capek, sedih, marah, kecewa dan lain - lain kepada Dia. Dia akan mendengarkan segala cerita Kita tanpa berkomentar satu kata pun inilah sahabat sejati".


Raka berjalan ke arah motornya. Raka menaiki motornya kemudian memasang helem di kepalanya.


Raka mengendarai motor menuju rumahnya. Pikiran Raka sedang kacau saat mengendarai motor. Hampir saja Raka menabrak seorang yang menyeberang jalan raya.


Esokan Harinya.....


Raka yang mau berangkat kerja ternyata ban motornya bocor. Raka memgeluarkan ponselnya lalu mencari kontak Kevin. Raka menelpon Kevin.


Tuut......Tuut....


📞" Lu Dimana?" Tanya Raka.


📞" Aku masih di Mes Abang" Jawab Kevin.


📞" Lu bisa jemput Gue di rumah sekarang?" Tanya Raka.


📞" Bisa Abang, Aku ke sana sekarang ya Abang" Kata Kevin.


📞" Gue tunggu Gpl ( Gak Pakai Lama)" Raka mematikan panggilan telponnya ama Kevin.


Raka masih sibuk di depan komputernya untuk membuat laporan akhir tahun. Setelah selesai membuat laporan akhir tahun. Raka memprint semua laporan akhir tahun.


Raka mengantar laporan akhir tahun ke ruangan Manager.


Totok....Totok....


" Permisi Pak" Kata Raka.


" Masuk" Kata Pak Manger.


" Pak ini laporan Akhir tahun" Raka yang memegang laporan akhir tahun perusahan.


" Letakan di atas meja" Pak Manger yang lagi sibuk membaca laporan di atas mejannya.


" Baik Pak" Raka meletakan laporan di atas meja Pak Manger.


" Kalau begitu Saya permisi dulu Pak" Raka yang berjalan ke arah pintu.


Raka yang berjalan ke arah ruangan Accounting. Saat berjalan Raka menabrak punggung seseorang.


" Maaf Pak Saya gak sengaja" Raka yang menundukkan kepalanya.


" Gak Apa - Apa Abang" Seorang itu membalikan badannya. Ternyata yang menabrak Raka.


" Ternyata Lu" Raka yang melihat ke arah orang yang di tabrak.


" Iya Abang, Abang lagi ngelamunin Apa? Sampai gak memperhatikan jalan" Tanya Kevin.


" Gue lagi ada masalah" Wajah Raka yang terlihat lesu.

__ADS_1


Jam Istirahat.........


Kevin yang sudah berdiri di depan meja kerja Raka. Raka yang masih terlihat sibuk dengan komputernya.


" Abang ini udah waktunya makan siang, Ayo Kita makan siang!" Ajakan Kevin.


"Lu duluan aja entar Gue nyusul" Kata Raka.


" Aku mau ama Abang sekarang" Raka yang menarik tangan Raka.


" Iya tunggu Gue matin komputer dulu" Raka memencet tombol on off pada Cpu ( Central Prosesing Unit).


Di kantin Raka dan Kevin duduk di kursi yang berada di pojok.


" Abang ada masalah Apa coba cerita ama Aku?" Kevin yang melihat wajah Raka kusut seperti banyak masalah.


" Gue mau cerita ama Lu. Tapi Lu janji jangan ngasih tahu orang lain ya, Gimana?" Tanya Raka.


" Aku janji Abang" Kevin yang menangkat ke dua jari membentuk huruf V.


"Malam minggu kemarin Gue nemuin kedua Orang Tua Ambar. Gue mau ngomong ama kedua Orang Tua Ambar kalau Gue mau menjalin hubungan yang serius Ambar" Kata Raka.


" Terus Mereka ngomong Apa ama Abang?" Tanya Kevin.


" Papa Ambar bertanya dari Nama, Pekerjaan dan Pendidikan Gue" Kata Raka.


" Pekerjaan Abang udah bagus, pendidikan Abang SE ( Sarjana Ekonomi), Dimana masalahnya?" Tanya Kevin.


" Emang Kenapa Abang gak pantas ama Kakak Ambar?" Tanya Kevin


" Karena pekerjaan Ambar seorang dokter di rumah sakit Safira. Gelar Ambar itu Dr Ambar Setia Nigsih" Jawab Raka.


" Apa Abang mau menyerah atau memperjuangkan?" Tanya Kevin.


" Gue lagi binggung nih, Menurut Lu Gue harus menyerah atau Berjuang?" Tanya Raka.


" Abang cinta ama Kakak Ambarkan?" Tanya Kevin.


" Gue cinta banget ama Ambar. Dia satu - satunya Cewek yang Gue cinta setelah Mak" Jawab Raka.


" Abang harus berjuang untuk mendapatkan restu kedua orang tua Ambar" Kata Kevin


" Bagaimana caranya Gue dapat restu kedua orang tua Ambar?" Tanya Raka.


" Abang harus memberikan bukti kepada kedua orang tua Ambar kalau Abang benar - benar cinta ama Ambar" Kata Kevin.


" Makasih ide Lu, Gue bakal coba" Kata Raka.


" Abang masih enak cuma gak di restui aja ama ke dua orang tua Ambar. Sementara Aku dan Yani itu berbeda keyakinan Abang" Kevin yang wajah jadi sedih mengingatkan hubungannya dengan pacarnya yang beda keyakinan.


" Sorry Gue gak bisa bantu Lu. Karena itu udah masalah keyakinan. Kenapa Lu gak cari cewek yang seiman ama Lu?" Tanya Raka.

__ADS_1


" Aku udah cari Abang. Tetapi gak ada Cewek yang bisa seperti Yani. Yang selalu ada baik suka dan duka ama Aku. Dia juga buat Aku nyaman. Aku selalu curhat ama Dia" Kata Kevin.


" Tapi soal masalah hubungan Gue ama Ambar jangan Lu ceritain ke Yani" Kata Raka.


" Emang Kenapa kalau Yani tahu Abang?" Tanya Kevin.


" Gue gak mau Mentary tahu" Jawab Raka.


" Kenapa Mentary jadi tahu Abang kalau Aku cuma ngomong ama Yani?" Kevin yang lagi memikirkan omongan Raka.


" Yani itu Sahabat Mentary. Kalau Lu cerita ke Yani maka Yani juga akan cerita ke Mentary" Kata Raka.


" Kalau Mentary tahu emangnya Kenapa?" Tanya Kevin.


" Dia bakal cerita ama Rika. Soalnya Dia dekat banget ama Rika udah kayak Kakak Adek" Jawab Raka.


" Kan malah bagus kalau keluarga Abang tahu, Biar Mereka bisa bantu" Kata Kevin.


" Bukan bantu, Mak Gue bakal nyuruh Gue putus ama Ambar. Gue bakal di suruh nikah ama Mentary" Kata Raka.


" Kenapa Abang di suruh nikah ama Mentary?" Kevin yang bertambah binggung ama omongan Raka.


" Gue dan Dia dulu di jodohin" Kata Raka.


" Abang udah di jodohin ama Mentary, Kenapa Abang gak mau?" Tanya Kevin.


" Gue gak cinta ama Dia. Gue udah membatalkan perjodohan Kita" Kata Raka.


" Abang gak nyesal membatalkan perjodohan ama Mentary?" Tanya Kevin.


" Gak"Jawab Raka.


" Tapi menurut Aku Abang dan Mentary akan menjadi pasangan serasi" Kata Kevin.


" Serasi atau Terasi?" Tanya Raka.


" Serasi Abang" Jawab Kevin.


"Gue ama Dia itu kayak Tom dan Jerry gak pernah akur" Kata Raka.


" Abang Tom atau Jerry?" Tanya Kevin.


" Tom" Jawab Raka.


"Dia Jerrynya" Kata Kevin.


Setelah selesai makan siang Raka dan Kevin berjalan kearah kasir kantin. Raka membayar semua makan dan minumannya. Setelah itu Raka berjalan menuju musholla.


Kevin mengikuti Raka yang berjalan ke arah musholla. Kevin mau melihat Raka melaksanakan shalat dzuhur. Sebelum melaksanakan shalat dzuhur Raka ke arah kamar mandi mengambil air wudhu.


Setelah selesai mengambil air wudhu . Raka melaksanakan shalat dzuhur sendiri. Kevin berdiri diluar musholla lalu melihat Raka yang melaksanakan shalat dzuhur.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2