3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Adrian Mojok Di Kelas


__ADS_3

" Allah memberikan pada Kita dua kaki untuk berjalan, dua telinga untuk mendengar. Dua mata untuk melihat dan dua tangan untuk memegang. Tapi Allah hanya memberi sekeping hati untuk Kita. Itu karena sekeping hati lainya milik Seseorang yang harus Kita cari, itulah yang di namakan Cinta."


Adrian memegang tangan Ry lalu mencium punggung tangan Ry dengan bibirnya.


" Makasih Cinta udah menerima Aku sebagai pacar," Rian yang menetap Ry.


" Nama Ry bukan Cinta ya," Ry yang awalnya wajah memerah jadi berubah menjadi kesel ama Adrian.


" Hehehe......Itu panggilan Sayang Aku buat Ry Kitakan udah pacaran," Adrian terkekeh melihat tingkah Ry.


" Maaf Ry gak tahu, soalnya ini pertama kali Ry pacaran Rian," Ry yang wajahnya memerah karena malu.


" Iya, Cinta ke kantin Yuk!" Adrian yang mengandeng tangan Ry.


" Iya Rian," Ry yang berjalan sambil bergandengan tangan ama Rian ke arah kantin.


Satu Tahun Kemudian............


Adrian dan Mentary sudah naik kelas 2 Tkj 2, Adrian dan Mentary juga sudah 1 tahun berpacaran. Mentary sudah mengenalkan Adrian kepada keluarga Ry sebagai Teman Satu kelas Ry.


Adrian tidak merasa keberatan walaupun Ry hanya memperkenalkan Adrian sebagai Teman sekelas di hadapan keluarga Ry. Keluarga Ry juga sangat baik ama Adrian bahkan udah menganggap Rian sama kayak Ry.


Malam Minggu.............


Adrian keluar dari pintu kamarnya lalu berjalan ke arah ke arah ruangan keluarga. Sesampainya Adrian di ruangan keluarga lalu Adrian berjalan ke arah Om dan Tantenya.


"Malam Om dan Tante," Adrian yang berdiri di samping Tante.


"Wiih Keponakan Tante udah ganteng. Pasti mau ngapel pacarnya ya?" Tante yang melihat ke arah Adrian.


" Iya Tante. Om dan Tante Aku pamit mau ngapelin pacar Aku Bolehkan?" Tanya Adrian.


" Boleh, Tapi Pukul 22.00 Wib harus udah sampai rumah," Jawab Om.


" Iya Om," Kata Adrian.


" Uang saku Ian masih ada?" Tanya Tante.


" Masih Tante," Jawab Rian.


" Ini Om kasih buat Jajan pacar Ian," Om mengeluarkan selembar uang berwarna merah dari saku celananya lalu menyerahkan ke arah Rian.


" Makasih Om tetapi uang saku Aku masih banyak," Rian yang merasa sungkan untuk menerima uang dari Omnya.


" Udah ambil aja Ian," Tante yang menyuruh Adrian mengambil uang yang diberikan oleh Om.


" Terima Kasih Om," Adrian mengambil uang dari tangan Om.


" Sama - sama Ian," Kata Om.


" Kapan - kapan bawa pacar Ian kesini Tante mau kenalan. Kalian udah 1 tahun pacaran tetapi Tante gak tahu wajah pacar Ian," Kata Tante.


" Insyallah, Om dan Tante Rian pamit mau ngapel dulu ya," Rian yang menciumi punggung tangan Om lalu setelah itu menciumi punggung tangan Tantenya.

__ADS_1


Adrian mengendarai motor Vespanya menuju ke arah rumah Ry. Adrian memutuskan berhenti di tempat penjual martabak Adrian memesan 1 porsi martabak coklat dan 1 porsi mertabak jagung. Adrian mengeluarkan ponsel dari saku celana.


📩" Assalamualaikum Cinta," Kata Adrian.


📩" Walaikumsalam Sayang," Kata Ry.


📩" Cinta lagi ngapain?" Tanya Adrian.


📩" Ry lagi duduk Sayang," Jawab Ry.


📩" Duduk di teras ya nungguin Aku ya?" Tanya Adrian.


📩" Gak," Jawab Ry.


📩" Maksudnya Cinta gak salah lagikan," Kata Adrian.


📩" Idih.....Idih Sayang nyebelin, Sayang Dimana?" Tanya Ry.


📩" Aku di rumah Cinta," Jawab Rian.


📩" Sayang gak ngapelin Ry?" Tanya Ry.


📩" Gak, Maaf ya Cinta malam ini Aku gak bisa ngapel," Adrian yang terkekeh saat mengetik chatnya ama Ry.


📩" Kenapa gak bisa Sayang?" Tanya Ry.


📩" Aku ada acara keluarga ama Om dan Tante," Jawab Adrian.


📩" Cinta gak marah kan?" Tanya Adrian.


📩" Gak Sayang," Jawab Ry.


📩" Syukur deh kalau Sayang gak marah. Sayang mau ngapai kalau Aku gak ngapel?" Tanya Rian.


📩" Ry mau bobok aja Sayang," Jawab Ry.


📩" Good Night Baby, Have a nice dream. I love You," Kata Adrian.


📩" I love You Too," Kata Ry.


📩" Muuuuuuaaaahhh," Kata Adrian.


Sebulan Kemudian..........


Pagi - pagi Adrian sudah berdiri di depan pintu rumah Ry.


Totok........Totok......


" Assalamualaikum," Adrian yang berdiri di depan pintu rumah Ry.


" Walaikumsalam ," Papa yang membuka pintu rumah.


" Selamat Pagi Om," Adrian yang menciumi punggung tangan Papa.

__ADS_1


" Selamat pagi juga Rian, Rian udah sarapan?" Tanya Papa.


" Belum Om," Jawab Rian.


" Ayo masuk ke dalam rumah! Kita sarapan pagi dulu," Papa yang mengajak Adrian untuk sarapan pagi di rumah Ry.


" Iya, Tetapi jadi ngerepotin Om dan Tante deh," Adrian yang berjalan masuk ke dalam rumah Ry.


" Gak ngerepotin sama sekali kok Rian," Papa yang berjalan di belakang rumah Ry.


Jam Istirahat............


Ry masih di dalam kelas mencatat materi pelajaran yang di berikan Ibu Guru Kimia. Adrian berdiri dari kursinya lalu Adrian menarik kursinya. Adrian meletakan kursinya di samping Ry.


" Belum selesai Cinta?" Adrian yang melihat Ry masih menulis.


" Belum Sayang," Jawab Ry.


" Masih banyak Cinta?" Tanya Adrian.


" Tinggal sedikit lagi Sayang," Jawab Ry.


" Mau Aku bantuin Cinta?" Tanya Adrian.


" Gak usah Sayang," Jawab Ry.


" Aku ke Kantin dulu ya Cinta," Adrian berdiri dari kursi lalu berjalan ke arah pintu.


Ry masih menulis di buku catatan Mira, Dewi dan Yuni mengajak Ry untuk pergi ke Kantin. Ry menolak ajakan Mira, Dewi dan Yuni untuk pergi ke kantin. Mira, Dewi dan Yuni berjalan meninggalkan Ry di kelas.


Sebulan Kemudian.........


Hari Sabtu Pagi selesai pelajaran olahraga Siswa kelas 2 Tkj 2 kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran produktif. Mira, Dewi, Yuni dan Ry berjalan ke arah kelas 2 Tkj 2. Sesampai di kelas Ry duduk di kursi sambil membaringkan kepala di atas meja.


Tidak lama kemudian Adrian, Ogi dan Saputra berjalan masuk ke dalam kelas. Adrian berjalan dengan membawa sebotol teh pucuk. Sesampai Adrian di samping Ry lalu Adrian meletakan sebotol teh pucuk yang dingin ke jidat Ry.


Ry terkejut lalu mengangkat kepala Ry dari meja. Ry melihat ke arah di samping Ry ternyata Rian.


" Nih minum dulu biar segar," Adrian yang membuka tutup sebotol teh pucuk lalu menyerahkan ke arah Ry.


" Glug........Glug.......Ry meminum sebotol teh pucuk hingga tinggal setengah botol," Ry yang mengambil sebotol teh pucuk dari tangan Adrian.


" Haus ya banget ya Cinta? Aku juga haus nih,"Tanya Adrian.


" Iya Sayang, Nih buat Sayang," Adrian yang mengambil sebotol teh pucuk dari tangan Ry. Kemudian Adrian meminumnya.


Adrian duduk di kursi yang berada di samping Ry. Kemudian Adrian dan Ry mengobrol tentang sekolah sampai tentang hubungan pacaran Mereka. Lalu Adrian memegang tangan Ry.



Adrian dan Mentary membuktikan walaupun Mereka berpacaran tetapi sekolah nomor satu bagi Mereka. Selain itu Adrian dan Mentary juga saling berlomba - lomba untuk menjadi Siswa yang berprestasi. Adrian menjadi juara 1 sedangkan Ry juara 3 di kelas 1 Tkj 2. Ry sering di ajarkan Adrian untuk mengerjakan soal atau pr Matematika.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2