
" Mendung belum tentu hujan, Pedekate belum tentu jadian".
Al menerima Aska berkerja mulai hari ini. Soalnya Al hari ini harus ke Kampus. Al mulai mengajari Aska untuk menjalankan komputer Server yang ada di warnet itu. Untungnya Aska sangat pintar sehingga sekali di ajarin Dia sudah bisa.
Daniel hanya mendengarkan saja lalu Daniel melihat ke arah jam dinding di warnet. Sudah menujukan pukul 07.30 Wib. Daniel teringat ama gebetannya yang harus di jemput.
" Aduh.....kok udah pukul 07.30 wib aja" Daniel yang panik melihat jam di dinding.
" Emang Kenapa Kamu?" Al yang berdiri di samping Aska melihat kearah Daniel.
" Mau jemput gebetan Aku buat ke Kampus bareng Al" Kata Daniel.
" Ya udah sana jemput gebetan Kamu" Kata Al.
" Aku mau jemput pakai Apa?" Tanya Daniel.
" Pakai motor Kamu lah" Jawab Al.
" Aku kesini nebeng motor Aska, Aku harus Gimana nih?" Tanya Daniel.
" Motor Aku di pinjam ama Jay" Jawab Al.
" Abang pakai motor Aku aja" Kata Aska.
" Aku pinjam motor Ska aja, Masak Aku ke kampus pakai pakaian kayak gini?" Tanya Daniel.
" Iya juga ya" Al yang melihat ke arah Daniel sambil tersenyum. Memandangi Daniel yang memakai kaos dan celana training.
" Kasih solusi dong Al?" Tanya Daniel.
" Kamu mandi dulu setelah itu pakai pakaian Aku" Jawab Al.
" Aku setuju ama ide Kamu, Kamar mandi Kamu Dimana?" Tanya Daniel.
" Dilantai atas, Ayo Aku antar Kamu ke lantai atas!" Ajakan Daniel.
" Ayo cepetan" Daniel yang berjalan meninggalkan Al.
" Aska udah bisa Abang tinggalkan?" Al yang melihat kearah Aska.
" Udah Abang" Aska yang duduk di kursi di depan komputer server.
" Kalau gitu Abang ke atas dulu nemanin Daniel" Al berlari mengerjar Daniel yang sudah menaiki tangga menuju ke lantai atas.
" Iya Abang" Aska yang melihat ke arah Al.
Sesampai Daniel di lantai atas lalu Daniel melepaskan sepatu dan kaos kakinya. Daniel berjalan ke arah kamar mandi Al. Kemudian Al melepaskan sendalnya lalu berjalan ke arah kamarnya.
Cklek....Cklek....
Al membuka pintu kamarnya. Al melihat kamarnya yang berantakan. Banyak bungkus snack serta pakaian kotor yang berserakan di lantai kamarnya.
Al memunguti bungkus snack yang berserakan di lantai lalu memasukannya kedalam tong sampah yang ada di pojok kanan kamarnya.
Kemudian Al mengambil memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai.Setelah itu Dia memasukan pakaian kotornya ke dalam keranjang.
Daniel mengendarai motor Aska menuju rumah Ry. Daniel pengen ngebut agar cepat sampai ke rumah Ry. Tetapi Daniel memakai motor Aska yang gak bisa di bawa mengebut.
Sesampai di halaman depan rumah Ry. Daniel memakir motornya lalu melepaskan helemnya. Daniel meletakan helemnya di atas motor
__ADS_1
Daniel berdiri di depan pintu rumah Ry.
" Assalammualaikum" Kata Daniel.
" Walaikumsalam" Papa yang berjalan kearah pintu. Papa sudah berdiri berhadapan ama Daniel
"Apa kabar Om?" Daniel yang menyalim punggung tangan Papa.
" Alhamdulilah baik Dan. Ayo masuk Dan!" Ajakan Papa.
" Iya Om" Daniel yang berjalan masuk ke dalam rumah Ry.
" Silahkan duduk Dan, Dan mau minum Apa?" Papa yang berjalan di belakang Daniel.
" Gak usah repot - repot Om" Daniel yang duduk di sofa ruangan tamu rumah Ry.
" Daniel ada perlu Apa pagi - pagi ke sini?" Tanya Papa.
" Aku mau jemput Ry buat berangkat ke Kampus bareng. Bolehkan Om?" Tanya Daniel.
" Boleh, Om panggil Ry dulu ya" Papa berjalan ke arah kamar Ry.
Papa berdiri di depan pintu kamar Ry.
Totok.......Totok.....
" Dek cepat itu udah ada yang nunggu" Papa yang berdiri di depan pintu.
" Tunggu sebentar Papa" Ry yang berjalan kearah pintu kamar. Kemudian Ry membuka pintu kamar.
" Itu kasiahan yang nungguin Dek" Kata Papa.
" Lihat aja di ruangan tamu" Jawab Papa.
Sesampai si ruangan tamu Ry melihat Daniel yang sedang duduk di sofa sambil tersenyum melihat ke arah Ry.
" Ternyata Kamu, Mau ngapain Kamu kesini?" Tanya Ry.
" Aku mau ngajak Kamu pergi ke Kampus bareng, Kamu Maukan?" Tanya Daniel.
" Ry gak mau" Jawab Ry.
" Dek gak boleh ngomong gitu ama Daniel. Kasihan Daniel udah jauh - jauh kesini mau jemput Kamu" Kata Papa.
"Ry gak nyuruh Dia buat jemput kok" Kata Ry.
" Papa tahu tetapi hargai usaha Daniel udah jemput Dek. Mau gak mau Dek harus berangkat ke Kampus ama Daniel" Papa yang matanya melotot melihat ke arah Ry. Wajah Papa juga terlihat marah.
" Ya udah kalau gitu. Ry ambil tas dulu ke kamar" Ry yang berjalan ke dalam kamar.
Siang Harinya........
Pak Dosen menyuruh Mahasiswa untuk membeli buku tentang jaringan komputer. Setelah itu membuat makalah dari buku yang di baca.
Setelah itu Pak Dosen meninggalkan kelas karena mata kuliah sudah selesai. Mahasiswa mulai meninggalkan kelas. Ry dan Yani berjalan keluar kelas.
Sesampai di depan kelas Yani dan Ry terkejut karena Daniel sudah berdiri di hadapan Ry.
" Udah selesaikan mata kuliahnya? Ayo Kita pulang!"Ajakan Daniel.
__ADS_1
" Udah, Cie.....Cie sejak Kapan Daniel dan Ry menjadi Kita?" Tanya Yani.
" Sejak hari Yani" Jawab Daniel.
" Kamu pulang aja duluan, Ry mau ke Gramedia beli buku" Kata Ry.
" Aku yang ngaterin ke Gramedia Ya?" Tanya Daniel.
" Gak usah, Ry pergi sendiri aja" Jawab Ry.
"Pokoknya Aku yang ngaterin Kamu ke Granmedia" Kata Daniel.
" Sekali di bilang gak ya tetap gak. Kamu gak ngerti omongan Ry" Kata Ry.
" Kalau gitu Aku telpon Om Dikin aja" Daniel yang mengeluarkan ponselnya.
" Kamu mau ngomong Apa nelpon Papa Ry?" Tanya Ry.
" Mau bilang kalau Kamu gak mau pulang ama Aku" Jawab Daniel.
" Ya udah Kamu telpon aja Papa Aku" Kata Ry.
Daniel menelpon ke nomor Papa Ry.
Tuut......Tuut.....
📞" Assalammualaikum Daniel" Kata Papa.
📞" Walaikumsalam Om" Jawab Daniel.
📞" Ada Apa Daniel?" Tanya Papa.
📞" Mentary mau Aku anterin ke gramedia gak mau om"Kata Daniel.
📞" Biar Om ngomong ama Mentary Daniel. Daniel kasihkan ponsel ama Mentary ya " Kata Papa.
Daniel menyerahkan ponsel kepada Ry. Lalu Ry mengambil ponsel dari tangan Daniel.
📞" Papa Ry izin pulang dari kampus mau langsung ke gramedia, Bolehkan Papa?"
📞" Boleh asal. Dek pergi ama Daniel, Bagaimana?" Tanya Papa.
📞" Iya Dek pergi ama Daniel" Jawab Ry.
📞" Papa percaya ama Daniel. Dia gak akan berani macam - macam ama Dek" Kata Papa.
📞" Kenapa Papa bisa percaya ama Daniel?" Tanya Ry.
📞" Karena Papa udah lama bekerja di perusahaan keluarga Sutejo Dek. Papa juga tahu keluarga Sutejo itu baik dan terpandang" Jawab Papa.
📞" Tetapi Daniel belum tentu baik Papa" Kata Ry.
📞" Dengarin Papa Dek, laki - laki yang baik itu berani datang kerumah perempuan. Lalu Dia meminta izin kepada orang tua untuk mengajak perempuan itu pergi" Kata Papa.
📞" Tapi Ry bakal tetap jaga diri" Kata Ry.
📞" Kasih ponselnya ama Daniel Papa pengen ngomong ama Daniel" Kata Papa.
Bersambung.........
__ADS_1