3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Daniel Merindukan Chubby


__ADS_3

" Cuaca sekarang suka gak menentu pagi hujan, siang panas dan malam aku merindukan kamu."


Seminggu kemudian.......


Hari ini Daniel sudah ada di bandara Sultan Mahmud Badaruddin ll. Daniel berjalan masuk sambil mendorong koper nya dan membawa tas ransel di di punggung. Daniel memberikan tiket pesawat kepada petugas bandara lalu.


Koper Daniel di masukan ke dalam bagasi pesawat. Daniel hanya membawa tas ransel di punggungnya. Petugas bandara menyuruh Daniel untuk menunggu di ruangan tunggu. Daniel berjalan ke arah ruangan tunggu.


Daniel duduk di kursi ruangan tunggu lalu Daniel mengeluarkan ponselnya dari saku jaketnya. Daniel mencoba menghubungi nomor ponsel Ry. Tetapi nomor ponsel Ry tidak aktif akhirnya Daniel menghubungi nomor ponsel Aska.


Tuuutt........Tuuutt


📞" Assalamualaikum abang," kata Aska.


📞" Walaikumsalam, Ska dimana?" tanya Daniel.


📞" Di rumah. Ada apa abang?" tanya Aska.


📞" Abang bisa minta tolong ama Ska?" tanya Daniel.


📞" Abang mau minta tolong apa ama aku?" tanya Aska.


📞" Entar siang Ska jemput abang di bandara. Bisakan?" tanya Daniel.


📞"Maaf aku gak bisa jemput abang," kata Aska.


📞" Kenapa Ska gak bisa?" tanya Daniel.


📞" Karena gak ada motor abang," jawab Aska.


📞" Emang motor Ska kemana?" tanya Daniel.

__ADS_1


📞" Di bengkel abang," jawab Aska.


📞" Rusak lagi ya motor Ska?" tanya Daniel.


📞" Iya. Maklum abang motor buntut," jawab Ska.


📞" Pakai aja motor abang Ska," kata Daniel.


📞" Kunci motor abang dimana?" tanya Ska.


📞" Di dalam kamar. Kuncinya berada di atas meja kerja, natik kalau abang udah berangkat abang kabari Ska." Daniel mematikan panggilan telponya bersama Aska.


Aska sudah berada di depan bandara. Aska berdiri sambil menunggu kedatangan Daniel. Daniel berjalan sambil mendorong koper di tangan kanannya. Daniel membawa tas ransel berada di punggungnya.


Daniel menghampiri Aska yang berdiri di depan bandara.


" Udah lama nunggu Ska?" Daniel yang berdiri di depan Aska.


" Ska cari taxi sekarang juga," kata Daniel.


" Untuk apa abang?" tanya Aska.


" Untuk mengantarkan koper abang kerumah," jawab Daniel.


" Uang mana abang?" tanya Aska.


" Nih cukup kan." Daniel mengeluarkan 3 lembar uang berwarna merah dari saku jaketnya. Daniel memberikan uang ke tangan Aska.


Daniel mengendarai motor dengan kencang menuju ke arah rumah Ry. Sesampai di depan rumah Ry lalu Daniel memakir motornya. Aska dan Daniel turun dari motornya.


" Abang ngapain kita ke sini?" tanya Aska.

__ADS_1


" Mau ketemu ama Ry." Daniel yang berjalan ke arah pintu Ry. Daniel mengetuk pintu rumah Ry.


" Percuma abang ketuk pintu rumah kakak Ry." Aska yang berjalan ke arah rumah Ry.


" Kenapa begitu Ska?" Daniel yang berhenti mengetuk pintu rumah Ry lalu menoleh ke arah Aska.


" Karena udah 1 bulan Ry sekeluarga gak tinggal di sini lagi." Aska yang sudah berdiri di hadapan Daniel.


" Kemana Mentary?" tanya Daniel.


" Aku gak tahu. Harusnya abang yang sebagai pacar kakak Ry, tahu kakak Ry dimana sekarang." Aska yang melihat ke arah Daniel.


"Udah 1 bulan ini nomor ponsel Ry gak bisa abang gak aktif setiap di hubungi." Daniel yang wajahnya terlihat sedih.


" Sama aja abang. Aku juga gak bisa menghubungi kakak Ry. Aku merasakan ada sesuatu yang terjadi ama kakak Ry," kata Aska.


" Abang juga merasakan hal yang sama Ska," kata Daniel.


" Apa abang berantem ama kakak Ry?" tanya Aska.


" Gak. Hubungan abang dan Ry baik - baik saja," jawab Daniel.


" Kalau baik - baik. Kenapa kakak Ry menghilang dari kita semua?" tanya Aska.


" Abang juga gak tahu soal itu. Yang jelas kita harus mencari Ry sampai ketemu," jawab Daniel.


" Iya aku setuju ama abang," jawab Aska.


" Ska harus bantu abang untuk menemukan Mentary." Dimana pun chubby berada aku berdoa semoga chubby baik - baik saja. Semoga allah mempertemukan kita secepatnya. Aku sudah tidak bisa menahan rindu yang bergejolak ini. Aku merindukan chubby batin Daniel.


" Insyallah aku akan bantu abang untuk menemukan Ry. Hanya 1 permintaan aku jangan pernah abang sakiti dia. Kalau abang sampai menyakiti dia aku gak akan pernah memaafkan abang," kata Aska.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2