3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Calon Suami Idaman


__ADS_3

" Aku mencintai Mu biarlah ini manjadi urusan Ku, terlepas dari sikap Mu kepada Ku biarkan itu menjadi urusan Mu".


Kemudian Raka berjalan kearah kulkas. Raka membuka kulkas ternyata di dalam kulkas hanya terdapat telur, cabai, bawang ,tomat dan timun.


Raka mengambil telur, cabai, bawang, timun dan tomat dari dalam kulkas. Raka meletakannya di atas meja dekat kompor. Raka membuka magic com yang ada di meja.


Raka melihat nasi masih banyak di dalam magic com. Dengan bahan yang ada Raka memutuskan membuat nasi goreng untuk makan siang.


" Lu udah makan siang?" Tanya Raka.


" Belum Abang" Jawab Ry.


" Gue bakal masak Lu bantu Gue" Kata Raka.


" Ry bantu mencicipi masakan Abang aja ya?" Tanya Ry.


" Enak aja Lu cuma makan gratis di rumah Gue. Lu bantu buka bawang putih dan bawang merah" Raka mengambil celemek yang tergantung dinding dapur. Kemudian Raka memakai celemek.


" Iya Ry bantu" Ry berjalan ke arah Raka. Ry yang sudah berada di samping Raka.


" Nih Lu kupas bawang putih dan bawang merahnnya" Raka yang menyerahkan bawang putih dan bawang merah ke tangan Ry.


" Iya, Abang pisaunya Mana?" Ry yang menerima bawang dari tangan Raka.


" Nih pisaunya, Hati - hati pisaunya tajam" Raka yang menyerahkan pisau ke arah Ry.


"Iya Ry tahu Abang" Ry yang mengambil pisau dari tangan Abang Raka. Ry mengupas kulit bawang.


" Setelah itu Lu iris beberapa bawang merah untuk buat bawang goreng" Raka yang memasukan cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan bawang putih kedalam blender.


" Iya Abang" Ry yang mengupas kulit bawang merah. Ry mengiris bawang merah mengunakan pisau.


" Lu lelet amat cuma di suruh ngiris bawang merah, buruan dong" Raka yang udah siap memblender bumbu nasi goreng.


" Sabar napa Abang, Adu...." Ry yang buru - buru ngiris bawang merah. Jari telunjuk Ry terkena pisau.


" Lu Kenapa?" Raka yang meletakan blender di meja lalu berjalan mendekati Ry.


" Hiks......Hiks" Ry yang menagis melihat jari telunjuk terkena pisau lalu mengeluarkan darah. Kemudian Ry meletakan pisau di arat meja.


" Gue suruh Lu ngiris bawang bukan ngiris jari Lu" Raka yang melihat ke arah jari telunjuk Ry yang berada di tangan kiri.


Raka memegang tangan Ry lalu Raka menepelkan jari telunjuk Ry di mulutnya. Raka menghisap darah yang ada di jari telunjuk Ry.

__ADS_1


Setelah itu Raka mengajak Ry berjalan di westafel. Raka langsung berkumur di bawah air kran di westafel. Kemudian Raka memegang tangan kiri Ry.


Raka membasuhi jari telunjuk Ry dibawah air kran. Ry menagis menahan perih rasanya luka di jari terkena air kran. Setelah selesai Raka membasuhi jari telunjuk Ry.


Raka pergi meninggalkan Ry yang masih berdiri di depan westafel. Raka mengambil kotak P3K yang ada di dalam kamarnya. Raka membuka kotak P3K lalu Raka mengambil obat merah dan hansaplast.


Raka berdiri di hadapan Ry lalu Raka menyuruh Ry untuk mengulurkan tangan kirinya ke arah Dia. Ry mengulurkan tangan ke arah Raka.


Raka memberi obat merah di jari telujuk Ry. Raka melihat kearah wajah Ry yang menahan rasa perih obat merah di jari telunjuknya. Raka menuip - niup jari telunjuk Ry berharap rasa sakitnya berkurang.


Deg.....Deg......


Detak jantung Ry berbunyi sangat kencang. Ry melihat wajah Raka yang lagi menunduk sambil meniup jari telunjuk Ry. Raka memasang handsaplast di jari telunjuk Ry.


" Lu duduk aja sana, biar Gue yang masak" Raka yang menyuruh Ry duduk di kursi.


" Maaf udah ngerepotin Abang. Makasih udah ngobatin luka di jari Ry" Setelah berbicara ama Raka. Ry lalu berjalan ke arah kursi.


" Lu cuma bisanya nyusahin Gue aja" Kata Raka.



Ry duduk di kursi sambil ngelihatin Raka yang sedang memasak. Ry baru menyadari kalau ternyata Raka itu ganteng. Apalagi saat Ry ngelihat Raka masak tingkat kegantengannya bertambah maksimal.


" Ehem..... Ehem, Kakak Ry lagi ngelihatin Apa kok gak ngedip?" Tanya Rika.


" Abang Raka" Jawab Ry.


" Mas Raka ganteng ya Kakak Ry?" Tanya Ry.


" Ganteng banget" Jawab Ry.


" Kakak Ry suka ngelihat Mas Raka?" Tanya Rika.


" Suka banget" Jawab Ry.


" Kenapa Kakak Ry ngelihat Mas Raka terus?" Tanya Rika.


"Karena Abang Raka lagi masak" Jawab Ry.


" Emang Kenapa kalau Mas Raka masak Kakak Ry?" Tanya Rika.


" Tipe calon suami Ry itu bisa masak" Jawab Ry

__ADS_1


" Berarti Mas Raka termasuk Calon Suami Idaman Kakak Ry dong?" Tanya Rika.


" Iya" Jawab Ry.


" Cie....Cie... Akhirnya Aku dapat juga pengakuan dari Kakak" Rika yang mengambil ponselnya yang berada di atas meja.


Malam Harinya........


Rika keluar dari kamarnya lalu berjalan ke kamar Raka. Kamar Raka yang terletak di sebelah kanan kamar Rika. Rika sudah berdiri di depan pintu kamar Raka.


Totok.....Totok......


" Mas Dek masuk ya?" Tanya Rika.


" Masuk aja Dek" Jawab Raka.


" Mas lagi ngapain?" Rika yang membuka pintu kamar Raka. Kemudian Rika masuk kedalam kamar Raka.


" Mas lagi baringan aja, Ada Apa Dek?" Raka yang berbaring di atas kasurnya.


" Mas Dek minta uang buat beli buku pelajaran?" Tanya Rika.


"Iya Mas ambil dompet dulu ya" Raka berdiri dari tempat tidur. Raka berjalan ke arah meja kerja mengambil dompetnya.


"Mas sekalian ama uang buat jajan Dek ya" Kata Rika.


"Ini cukup kan Dek" Raka mengeluarkan 3 lembaran uang berwarna merah dari dompetnya . Kemudian Raka memberikan tiga lembar berwarna merah kepada Rika.


" Ini kebanyakan Mas, Makasih banyak Mas" Rika yang mengambil uang dari tangan Raka.


" Sama - sama Dek Mas yang paling cantik, Dek menyimpan uangnya yang benar jangan hilang lagi" Kata Raka.


" Iya Mas, Mas buka rekaman Audio yang Dek kirim di Wa ya. Dek mau tidur udah ngatuk" Rika yang berjalan kearah pintu.


Raka mengambil ponsel yang ada di meja kerja lalu Dia duduk di kursi kerjannya. Raka membuka Wa yang Deknya kirim.


Raka mendengarkan suara seorang Cewek yang mengatakan kalau Dia ganteng. Raka tersenyum - senyum sendiri mendengar Cewek itu mengakui kalau Raka calon suami idamannya.


Malam ini Raka begitu bahagia bisa mendengarkan suara Cewek itu. Raka juga senang mendengarkan pengakuan Cewek itu kalau Raka Calon Suami Idaman Dia.


Raka berulang - ulang kali mendengarkan rekaman audio yang di kirimkan oleh Rika. Sampai akhirnya Raka tertidur sambil mendengarkan rekaman audio.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2