
⚠️ Dilarang! boom like di novel ini.
" Laki - laki yang serius di akan melamar kamu, ketika sudah siap menikah. Dia tidak akan memberi harapan yang lebih kepada kamu ketika belum siap."
Seminggu Kemudian.......
Ry sudah menyebarkan undangan pernikahan Raka dan Ry ama sahabat Smp Ry, sahabat smk dan teman - teman kampus Ry. Keluarga Ry sudah berkumpul kakak Fina berserta keluarga dan kakak Liana berserta keluarga.
Malam ini Papa Ry ke kamar Ry, papa Ry duduk di pinggir ranjang sambil mengelus rambut Ry. Papa Ry memberikan nasehat tentang pernikahan kepada Ry. Ry hanya mendengar nasehat papa Ry. Ry melihat papa Ry yang tampak bahagia karena keinginan terwujud.
Papa Ry sangat menginginkan Raka menjadi menantunya, maka papa Ry menjodohkan Ry dengan Raka. Papa Ry menilai Raka memiliki sikap yang sama dengan papa Ry selain itu Raka memiliki hobi yang sama dengan papa Ry suka noton pertandingan sepak bola.
Dari dulu papa Ry pengen punya anak laki - laki yang bisa nemani dia noton pertandingan sepak bola. Papa menemukan itu semua ada di diri Raka. Selain itu papa Ry juga yakin bahwa Raka akan menjadi imam yang baik untuk Ry.
Sebenarnya papa Ry masih merasa berat hati melepaskan anak bungsu untuk menikah ama Raka. Ry yang paling manja dan dekat ama papa Ry. Kalau kakak Fina dan kakak Liana dekat ama mama Ry.
Sepulang papa Ry kerja pasti Papa Ry akan mencari di kamar. Kalau Ry sudah tidur papa Ry akan memasang selimut di badan Ry lalu papa Ry akan mencium pipi Ry. Kalau Ry belum tidur Ry bakal cerita ke papa Ry tentang kegiatan Ry.
Ry gak pernah cerita ama papa Ry tentang sikap Raka yang begitu cuek ama Ry. Walaupun Raka cuek ama Ry tetapi ama keluarga Ry dia begitu baik dan perhatian. Itu yang membuat keluarga Ry menyukai Raka.
Seminggu Kemudian........
Menjelang hari pernikahan keluarga Ry sudah melarang Ry buat keluar dari rumah. Calon pengantin harus melakukan tradisi pingitan. Calon pengantin wanita tidak boleh bertemu dengan calon pengantin pria. Raka dan Ry sudah lama gak bertemu bahakan sudah tidak berkomunikasi.
Selain melakukan tradisi pingitan di keluarga Ry calon pengatin juga melakukan puasa sunah. Calon pengantin juga gak boleh ke dapur yang artinya gak boleh ikut serta membantu ibu - ibu tetangga yang sedang memasak menu makan untuk acara pernikahan.
Papa Ry yang suku jawa sementara mama Ry suku melayu. Papa menginginkannya pernikahan Ry memakai adat jawa. Adat jawa yang lebih simpel karena papa Ry yang bersuku jawa jadi Ry ngikuti papa Ry. Walaupun Ry orang jawa tapi gak bisa bahasa jawa.
Kalau di rumah mama, kakak Fina dan kakak Liana memakai bahasa melayu. Sementara Ry memakai dan papa memakai bahas indonesia kalau berbicara. Ry dan papa Ry gak bisa bahasa melayu karena lingkungan pertemanan papa dan Ry jarang yang bersuku melayu.
Mama yang bersuku melayu darat yang sudah turun temurun setiap di keluarga mama Ry mengadakan acara pasti hujan bahkan kakak sepupu Ry nikah sampai banjir. Setiap acara pernikahan papa Ry akan memanggil pawang hujan.
Pawang hujan itu di panggil agar di hari acara pernikahan Raka dan Ry tidak hujan sehingga banyak tamu undangan yang datang. Selain itu agar acara pernikahan Raka dan Ry berjalan dengan lancar.
Menjelang hari pernikahan Ry hanya bisa mengurung diri di kamar. Seperti biasa Ry hanya bisa bermain ponsel.
Sehari Sebelum Pernikahan..........
__ADS_1
Raka sekeluarga sudah sampai di rumah Pakde Eko yang berada di kota Duri. Bapak Raka lalu menghubungi nomor ponsel papa Ry.
Tuuutt......Tuuutt
" Assalamualaikum mas," kata papa Ry.
" Walaikumsalam Dikin," kata bapak Raka.
" Mas udah sampai mana?" tanya papa Ry.
" Alhamdulillah kami sekeluarga udah sampai di rumah mas Eko," jawab bapak Raka.
" Syukurlah kalau gitu mas, mas jam berapa berangkat dari Pekanbaru?" tanya papa Ry.
" Habis shalat subuh berangkat, gimana persiapan acara akat nikah anak kita? " tanya bapak Raka.
" Alhamdulillah udah siap semua. Mas suruh Raka hapalin ijab kabulnya," jawab papa Ry.
" Jadi wali nikah Mentary Dikin ya?" tanya bapak.
" Iya mas, aku yang akan menikahkan anak kita," jawab papa Ry.
" Amiin mas, persiapkan Raka mas agar besok gak gerogi ya," kata papa Ry.
" Besok jam berapa akat nikah?" tanya bapak Raka.
" Pukul 08.00 wib mas, jadi sebelum jam segitu mas sekeluarga harus ada di sana," jawab papa Ry.
" Iya, acara akat nikah di laksanakan dimana?" tanya bapak.
" Di mesjid dekat rumah mas, kalau gitu mas istirahat dulu ya karen udah perjalanan jauh." Papa Ry yang mematikan panggilan telponya.
Esokan Paginya.......
Selesai mandi Ry mengambil air wudhu Ry melaksanakan shalat subuh. Setelah itu mama Ry dan Tante Erda masuk ke dalam kamar Ry yang sudah di hiasi. Tante Erda menyuruh Ry untuk melepaskan mukenah, setelah itu Ry duduk di kursi.
Tante Erda mulai membersihkan wajah Ry mengunakan toner di wajah Ry mengunakan kapas. Setelah itu Tante Erda memberikan foundation di wajah Ry. Tante Erda memakaikan make up di wajah Ry. Setelah make up di pakai di wajah Ry. Tante Erda memakai lipstik di bibir Ry.
__ADS_1
Setelah selesai dengan make up Tante Erda menyuruh Ry mengganti pakaian dengan baju kebaya berwarna putih. Setelah Ry memakai baju kebaya putih, tante Erda memasang jilbab berwarna putih di kepala Ry.
Mama, Papa dan Ry sudah sampai di depan pintu mesjid lalu Kami masuk ke dalam mesjid. Ry melihat Raka yang sudah duduk di depan pak penghulu. Ry duduk di samping Raka lalu Emak Raka memakain selendang putih di atas kelapa Ry dan Raka.
Acara akat nikah Raka dan Ry pun dilaksanakan. Di depan penghulu berserta dua orang pria yang sebagai saksi dari pihak laki - laki dan dari pihak perempuan. Serta keluarga Ry dan Raka. Pak Penghulu mulai membuka acara akat nikah Raka dan Ry.
" Raka Pratama Putra aku nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak aku yang bernama Mentary Tri Putri binti Dikin dengan mas kawin berupa cicin emas." Papa yang mengulurkan tangannya ke arah Raka.
"Saya pak, aku terima nikah dan kawinnya anak bapak yang bernama Mentary Putri Tri binti Dikin di bayar tunai." Raka yang menjabat tangan papa Ry.
" Nak Raka coba baca istifar ya, biar gak salah lagi ya. Siapa nama calon istri nak Raka?" tanya pak penghulu.
" Mentary Tri Putri pak." Raka yang terlihat gugup saat ijab kabul.
" Nah itu nak Raka tahu, Mentary Tri Putri bukan Mentary Putri Tri. Kita ulanggi lagi ya, sebelumnya baca bismillah," kata pak penghulu.
" Raka Pratama Putra, Aku nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak aku yang bernama Mentary Tri putri binti Dikin dengan mas kawin berupa cicin emas." Papa Ry yang masih menjabat tangan Raka.
" Saya, aku terima nikah dan kawinnya Mentary Tri Putri dengan mas kawin tersebut di bayar tunai." Raka yang mengucapkan dengan suara yang lantang sehingga semua yang hadir mendengarkan.
" Bagaimana para saksi?" tanya pak penghulu.
" Sah," kata saksi.
Raka dan Ry telah resmi menjadi pasangan suami istri secara agama dan negara. Pak penghulu menyuruh Ry untuk menciumi punggung tangan Raka. Ry menciumi punggung tangan Raka setelah itu Raka menciumi kening Ry. Kemudian Raka memasangkan cicin mas kawin Ry di jari Ry.
Setelah itu Ry dan Raka menandatangai buku nikah yang di suruh oleh pak penghulu. Selesai itu Raka dan Ry berfoto memamerkan buku nikahnya. Tampak Raka dan Ry terlihat bahagia telah menjadi suami istri.
...~ Bersambung~...
Hai Guys mampir ya ke Cs Ry yang baru My Bestie.
__ADS_1