
" Terkadang manusia itu sangat cepat berubah. Hari ini Kamu segalanya bagi Dia, besok Kamu bukan siapa - siapa bagi Dia."
Tidak lama kemudian Ridho datang dengan membawa 2 bungkus es kelapa mudah.
" Ehem.... ehem," Ridho yang sudah berdiri di depan Aska dan Cewek itu.
" Eh.....ada Dho," Aska yang melihat ke arah Ridho.
"Siapa tuh?" Ridho yang menunjuk jarinya ke arah Seorang Cewek yang duduk di bangku yang sama ama Aska.
" Teman Aku," Jawab Aska.
"Hai kenalin nama Aku Ridho," Ridho yang mengulurkan tangan ke arah Seorang Cewek itu.
" Nama Aku Rika Dwy Putri," Rika yang menjabat tangan Ridho. Rika yang berusaha melepaskan tangan dari Ridho tetapi tidak bisa.
" Udah kenalannya," Aska melepaskan tangan Ridho dari Rika.
"Hehehe.....udah. Kamu haus?" Ridho yang melihat ke arah Rika.
" Iya Aku haus," Wajah Rika yang basah karena keringat.
" Nih buat Kamu," Ridho menyerahkan sebungkus es kelapa muda kepada Rika.
" Terima kasih," Rika yang mengambil sebungkus es kelapa muda dari tangan Ridho.
__ADS_1
" Segar banget es kelapa mudanya," Ridho yang kemudian meminum sebungkus es kelapa muda mengunakan pipet.
" Dho untuk Aku mana?" Aska yang melihat Ridho meminum sebungkus es kelapa muda.
" Nih Kita sebungkus berdua aja," Ridho menyerah sebungkus es kelapa muda yang sudah di minumnya kepada Aska.
Esokan Harinya........
Sesampai Aska di depan rumahnya lalu Aska memakir motornya . Aska turun dari motor lalu berjalan ke arah rumahnya. Aska melihat pintu rumah yang terbuka. Aska melepaskan kedua sepatunya.
" Assalamualaikum Ibu," Aska yang sudah berdiri di depan pintu rumah.
" Ibu Aska pulang," Aska berjalan masuk ke dalam rumahnya.
" Ibu Kenapa?" Aska yang menghampiri Ibu lalu Aska berjongkok di hadapan Ibunya.
" Ibu cuma pusing aja Nak," Ibu yang melihat Aska sudah berada di hadapannya.
" Sini coba Aku lihat?" Aska menyingkirkan tangan Ibu dari keningnya.
" Gak usah Nak," Ibu yang melarang Aska untuk melihat keningnya.
" Kenapa kening Ibu?" Aska yang melihat kening Ibu yang ada benjolan dan memar.
" Kening Ibu kejedot ama pintu kamar mandi," Kata Ibu.
__ADS_1
" Aku mohon Ibu bicara yang jujur ama Aku," Aska yang menatap dengan sendu kepada Ibunya.
" Ibu sudah bicara yang jujur ama Aska. Aska saja yang tidak mempercayai Ibu. Apa menurut Aska Ibu ini tukang bohong?" Tanya Ibu.
" Maafkan Aku Ibu. Aku tidak maksud mengatakan Ibu Tukang Bohong. Tetapi Aku merasa sekarang Ibu sedang berbohong ama Aku," Kata Aska.
" Kepala Ibu tambah pusing Kamu buat. Bukan Kamu nolongin Ibu," Kata Ibu.
" Ibu tunggu di sini dulu ya," Aska berdiri dari jongkok lalu berjalan ke arah dapur. Aska memgambil mangkok lalu mengisi dengan air hangat. Sesampai Aska di hadapan Ibu lalu Aska duduk di depan Ibu. Aska mengambil sapu tangan yang ada di dalam mangkok. Aska mengompres kening Ibu yang benjol.
" Aduh.....pelan - pelan sakit Nak," Ibu yang mengeringis karena kesakitan saat keningnya di kompres ama Aska.
" Iya Ibu. Aku pelan - pelan mengompresnya Ibu," Aska yang mengompres kening Ibu dengan pelan - pelan.
...~ Bersambung ~...
Assalamualaikum Guys
Maaf Ry sedikit Up hari ini karena Ry lagi sakit
Maaf juga hari ini belum bisa baca novel Guys lainya
Ry di haruskan istirahat total
Salam Sayang Tary ❣
__ADS_1