3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Daniel Otw Duri


__ADS_3

" Sekuat apapun yang di genggam, jika aku bukan menjadi takdir kamu maka tetap akan terlepas. Lebih baik kamu ikhlas dari pada tersakiti."


Esokan Harinya...........


Pagi ini Daniel berjalan ke arah dapur untuk meminta bibik Ani menyiapkan sarapan untuknya. Sesampai di dapur Daniel melihat ke arah bibik Ani yang sedang mencuci piring.


" Bibik lagi ngapain?" tanya Daniel.


" Eh.... ternyata ada aden Daniel." Bibik Ani yang mencuci tangannya di bawah kran air.


" Iya bik. Bik apa ada roti?" tanya Daniel.


" Gak ada. Kalau kue bolu aden mau?" tanya bibik Ani.


" Mau. Sekalian buatin aku susu ya bik," jawab Daniel.


" Iya, Ada lagi yang aden mau?" Bibik Ani yang melihat ke arah Daniel.


" Gak bik itu aja. Aku tunggu di ruangan makan ya." Daniel yang berjalan ke arah ruangan makan.


" Iya aden," kata bibik Ani.


Sesampainya Daniel di ruangan makan, lalu Daniel menarik kursi. Setelah itu Daniel duduk di kursi.



Sambil menunggu bibik Ani membawa membawa kue bolu dan susu. Daniel mengeluarkan ponselnya. Daniel mencoba menghubungi nomor ponsel Ry. Lagi - lagi nomor ponsel Ry tidak aktif. Daniel yang terlihat begitu kesal karena nomor ponsel Ry tidak pernah aktif.


Bibik Ani berjalan sambil membawa nampan yang berisi segelas susu dan sebuah piring yang berisi beberapa potong kue bolu. Bibik Ani meletakan segelas susu dan sebuah piring yang berisi beberapa potong kue bolu.


" Silahkan di makan aden." Bibik yang berdiri di samping Daniel.

__ADS_1


" Iya. Bibik duduk sini temanin aku sarapan." Daniel yang menepuk sebuah kursi yang berada di sampingnya.


" Gak usah aden. Bibik berdiri di sini aja." Bibik yang menolak Daniel karena merasa tidak sopan kalau duduk di kursi yang sama dengan Daniel.


" Aku gak mau sarapan kalau bibik hak duduk di sini." Daniel yang mengancam bibik Ani agar mau menuruti perintahnya.


" Baiklah aden." Bibik duduk di kursi yang berada di samping Daniel.


Daniel mengambil sepotong kue bolu mengunakan tangannya. Lalu Daniel memasukan kue bolu ke dalam mulutnya. Saat Daniel memakan kue bolunya dia merasa kue bolu yang sama dengan buatan Ry.


" Bibik dimana beli kue bolu ini?" tanya Daniel.


" Itu ole - ole dari Aska aden." jawab bibik Ani.


" Emang Aska dari mana bibik?" tanya Daniel.


" Kota Duri aden," jawab bibik.


" Aska ikut lomba kompetensi kejuruan aden. Ada apa emangnya aden?" tanya bibik Ani.


" Bibik tahu Aska dari mana beli kue bolu ini?" tanya Daniel.


" Itu ole - oleh yang di kasih teman Aska yang tinggal di sana," jawab bibik Ani.


Daniel mengeluarkan ponsel dari saku celananya lalu Daniel menghubungi nomor ponsel Aska. Tetapi Aska menjawab panggilan telpon dari Daniel. Daniel berdiri dari kursi lalu Daniel berjalan ke arah motornya yang terpakir di garasi.


Daniel mengendarai motor dengan sangat kencang menuju ke kota Duri. Daniel yakin bahwa Mentary berada di kota Duri. Daniel mengendarai motor ke arah rumah nenek Ry yang berada di kota Duri. Daniel yang merasa bodoh dari dulu tidak kepikiran bahwa Ry dan keluarga akan tinggal di rumah neneknya.


Setelah menempuh perjalanan 3 jam Daniel sudah sampai di depan rumah nenek Ry. Daniel memakirkan motornya di halaman rumah nenek Ry. Daniel berjalan ke arah rumah nenek Ry. Sesampai Daniel di depan pintu rumah nenek yang tertutup pintu.


Totok.......Totok

__ADS_1


" Assalamualaikum." Daniel yang mengetuk pintu rumah sambil berdiri di depan pintu rumah nenek.


" Walaikumsalam." Nenek yang membuka pintu rumahnya lalu melihat seorang cowok yang berdiri di depan pintu rumahnya.


" Nenek Mentary ada di sini?" Daniel yang mencium punggung tangan nenek.


" Tidak ada, kamu siapa?" tanya nenek.


" Aku Daniel pacarnya Mentary. Apa nenek lupa ama aku?" Daniel yang melihat ke arah nenek.


" Iya, nenek udah lupa cucu," jawab nenek.


" Mentary kemana nenek?" tanya Ry.


" Dia kuliah," jawab nenek.


" Kuliah di mana dia?" tanya Daniel.


" Jl. Hang tuah," jawab nenek.


" Kalau gitu aku pamit dulu ya nenek." Daniel yang mencium punggung tangan nenek lalu Danie berjalan ke arah motornya. Daniel akan mencari Ry di kampusnya.


Setelah selesai mata kuliah pak dosen keluar dari kelas lalu satu persatu mahasiswa meninggalkan kelas. Kelas mulai sepi Ry berjalan ke arah pintu kelas. Ry berjalan sambil memegang sebuah buku tentang jaringan komputer.


Ry berjalan ke arah parkiran motor untuk menunggu Anton. Karena tadi Ry dan Anton berangkat kuliah bersama. Ry membaca buku sambil berjalan tanpa sadar Ry menabrak seorang.


Bruk........Bruk


" Maaf ya aku gak sengaja," kata Ry.


" Makanya kalau jalan itu jangan sambil baca buku." Seorang cowok yang Ry tabrak mengambil buku yang Ry pegang.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2