3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Malu - Malu Tapi Mau


__ADS_3

" Lebih baik di ditertawakan karena belum menikah, Dari pada tak bisa tertawa setelah menikah".


Ry menyetujui yang Daniel katakan untuk sementara Ry dan Daniel pura - pura pacaran.


"Iya Ry mau, Pura - pura pacaran ama Daniel" Kata Ry.


" Awalnya Kita pura - pura pacaran. Setelah itu Kita nikah benaran" Kata Daniel yang melihat ke arah Ry.


" Idih....Itu maunya Daniel" Kata Ry.


"Aku maunya nikah ama Ry. Amiin........" Kata Daniel.


" Pacaran benaran aja belum udah ngomongin nikah aja Daniel" Kata Ry.


" Pacaran benaran Atau Nikah benaran?" Tanya Daniel.


" Tau ah gelap" Ry yang berdiri dari bangku lalu berjalan meninggalkan Daniel yang masih duduk di bangku.


" Tunggu Aku Ry" Daniel yang berdiri dari bangku lalu berlari menyusul Ry. Kemudian Daniel mengandeng tangan Ry.


" Idih.....Daniel kok main gandeng tangan Ry aja" Ry yang mencoba melepaskan gandengan tangan ama Daniel.


" Mulai sekarang Kita resmi jadi pacar bohongan" Daniel yang membisikan ke telinga Ry.


Daniel dan Ry berjalan sambil bergandengan tangan masuk ke dalam Rs Permata Hati. Sesampai Daniel dan Ry di depan pintu kamar inap Nenek. Daniel dan Ry mengucapkan salam lalu Ry membuka pintu kamar inap Nenek.


Ceklek......Ceklek.......


Daniel dan Ry berjalan masuk ke dalam kamar inap Nenek yang sudah terlihat sepi. Di kamar Inap cuma ada Papa dan Mama.


" Mama semuanya pada Kemana?" Tanya Ry.


" Pulang" Jawab Mama.


" Terus yang jaga Nenek Siapa?" Tanya Ry.


" Dek dan Daniel" Jawab Mama.


" Kenapa Ry dan Daniel Mama?" Tanya Ry.


"Maunya Nenek. Daniel maukan jagain Nenek?" Tanya Mama.


" Mau Tante" Jawab Daniel.


"Maaf jadi ngerepotin Daniel" Kata Mama.


" Gak ngerpotin kok Tante dan Om" Kata Daniel.


" Om dan Tante harus kembali ke Pekan Baru Sore ini juga" Kata Papa.


" Kenapa Om gak minta cuti ama Papi aja?" Tanya Daniel.


"Ada masalah di lapangan jadi Om harus turun sendiri ke lapangan" Kata Papa.


" Kalau Aku minta izin aja ama Papi" Kata Daniel.


" Sebaiknya Daniel telpon aja dulu Pak Sutejo" Kata Papa.


" Iya Om, Aku keluar dulu ya Om mau telpon Papa" Daniel yang berpamitan mau menelpon Papanya. Setelah itu Daniel berjalan ke arah pintu kamar inap.


" Mama di sini aja nemani Dek jagain Nenek" Ry yang berjalan mendekati Mama. Ry yang mencoba membujuk Mama.


" Pokonya Dek yang jagain Nenek" Kata Mama.


" Dek maunya di temanin ama Mama" Ry memeluk badan Mama.

__ADS_1


" Mama harus pulang ama Papa Dek" Kata Papa.


Daniel dan Ry yang ngejagain Nenek di Rs Permata Hati. Mama dan Papa berpamitan untuk kembali ke Pekan Baru. Daniel mengantarkan Mama dan Papa sampai di parkiran Rs Permata Hati.


Daniel melihay di seberang jalan yang berhadapan dengan Rs Permata hati ada Toko Pakaian. Daniel berjalan ke arah Toko Pakaian yang ada di seberang jalan.


Totok.......Totok......


" Assalamualaikum" Kata Tiga Orang Ibu - Ibu ada di depan pintu kamar inap.


" Walaikumsalam" Ry yang membuka pintu rumah sakit.


" Apa benar ini kamar Nenek Fatimah?" Tanya Seseorang Ibu


" Benar Ibu" Jawab Ry.


" Bolehkan Kami menjenguk Nenek Fatimah?" Tanya Seseorang Ibu.


" Boleh, Silahkan masuk Buk" Jawab Ry.


" Kamu cucunya Nenek Fatimah ya?" Tanya Seseorang Ibu.


" Iya Ibu" Jawab Ry.


Ketiga orang Ibu - Ibu itu masuk ke dalam kamar Inap Nenek. Ry menutup pintu kamar inap lalu berjalan di belakang ketiga Ibu - Ibu. Ketiga Ibu - Ibu itu berjalan mendekati ke arah Nenek.


" Nenek sakit Apa?" Tanya Seseorang Ibu.


" Asam Lambung" Jawab Nenek.


" Bagaimana keadaan Nenek sekarang?" Tanya Seseorang Ibu.


" Sudah lebih baik" Jawab Nenek.


" Itu Cucu Nenek yang tinggal di Pekan Baru?" Tanya Seorang Ibu.


" Siapa nama Cucu Nenek?" Tanya Seseorang Ibu.


" Cucu kesini, Mereka mau kenalan ama Cucu" Kata Nenek.


Ry yang berjalan ke arah ketiga orang Ibu - Ibu . Kemudian Ry memperkenalkan diri ama ketiga orang Ibu - Ibu.


" Nama Saya Mentary Tri Putri" Ry yang mencium punggung tangan ketiga Ibu - Ibu secara bergantian.


" Nama panggilanya Siapa?" Tanya Seorang Ibu.


" Ry" Jawab Ry.


" Umur Ry 19 Tahun Ibu" Jawab Ry.


" Kegiatan Ry Apa?" Seseorang Ibu.


" Kuliah Ibu" Jawab Ry.


" Di Unveritas Apa?" Seseorang Ibu.


" R Ibu" Jawab Ry.


" Anak Ibu juga Kuliah di sana" Kata Ibu Aldi.


" Namanya Siapa Ibu?" Tanya Ry.


" Aldi Ramadhan" Jawab Ibu Aldi.


" Jurusan Apa Aldi?" Tanya Ry.

__ADS_1


" Tkj ( Teknik Komputer dan Jaringan)" Jawab Ibu Aldi.


" Aldi udah semester Berapa Kuliahnya Ibu?" Tanya Ry.


" Semester 4 " Jawab Ibu Aldi.


" Apa Ry kenal ama Aldi?" Tanya Seorang Ibu.


" Gak Ibu" Aku jadi penasaran dengan yang namanya Aldi Ramadhan. Dia sama jurusan dan semesternya ama Aku tetapi di kelas Aku tidak ada yang namanya Aldi Ramadhan. Berarti Dia di kelas sebelah batin Ry.


" Ry mau Ibu kenalin ama Aldi anak Ibu?" Tanya Ibu Aldi.


" Maaf sebelumnya Ry Gak mau Ibu" Ry yang mengelengkan kepalanya.


" Kenapa gak mau Ry?" Tanya Seseorang Ibu.


"Ry malu kalau di kenalin ama Aldi anak Ibu" Jawab Ry.


" Malu - Malu Tapi Mau ya Ry" Kata Ibu Aldi.


" Nggak gitu Ibu" Sebenarnya sih Ry penasaran ama Aldi Ramadhan. Tetapi Ry yakin Aldi Ramadhan Mahasiswa biasa tidak seperti Daniel Mahasiswa yang populer di kampus R.


"Kirain Ibu gak salah lagi" Kata Ibu Aldi.


Totok........Totok......


" Assalamualaikum " Kata Daniel.


" Walaikumsalam masuk aja" Kata Ry.


Ceklek........Ceklek......


Daniel membuka pintu kamar inap lalu Daniel berjalan sambil membawa beberapa paper bag masuk ke dalam kamar inap Nenek. Ibu Aldi dan Kedua orang temannya melihat ke arah Daniel.


" Siapa Dia?" Tanya Ibu Aldi.


" Dia pacar Mentary" Jawab Nenek.


" Pantas aja nolak di kenalin ama Anak Ibu. Ternyata pacarnya jauh lebih ganteng dari anak Ibu" Kata Ibu Aldi.


Malam Harinya..........


Nenek sudah tidur di ranjang rumah sakit. Ry berdiri dari kursi yang ada di samping ranjang Nenek. Kemudian Ry berjalan ke arah sofa yang ada di ruangan itu. Sesampai di Sofa Ry membaringkan badan.


Daniel yang membuka pintu kamar inap lalu melihat Ry yang udah berbaring di sofa. Daniel berjalan masuk ke dalam kamar inap. Daniel melihat Ry yang belum tidur. Daniel menyuruh Ry untuk mengeserkan badan Dia mau duduk di sofa. Ry bangun dari tidur lalu duduk di sofa.


"Maaf Aku ganggu Ry tidur Ya?" Daniel yang wajahnya di buat sedih.


" Ry belum tidur Daniel" Jawab Ry.


" Kenapa Ry belum tidur?" Tanya Daniel.


" Ry gak bisa tidur" Jawab Ry.


" Kenapa Ry gak bisa tidur?" Tanya Daniel.


" Gak ada bantal" Jawab Ry.


" Ry tidur di paha Aku aja Gimana?" Tanya Daniel.


" Gak mau" Wajah Ry yang memerah karena suruh Daniel tidur di pahanya.


" Ry sandaran di bahu Aku aja, Gimana ?" Tanya Daniel.


" Gak mau ah" Jawab Ry.

__ADS_1


Daniel mengajak Ry mengobrol sampai akhirnya Ry tertidur sambil duduk. Kemudian kepala Ry sudah bersandar di bahu Daniel. Danie menyelimuti badan Ry dengan jaketnya.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2