3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
2 Vs 11


__ADS_3

⚠️Dilarang! boom like di novel ini.


" Jadilah yang terakhir dan menetaplah sampai akhir."


Emak yang berdiri dari tempat tidur Ry, Ry yang melihat ke arah emak.


" Mak mau kemana?" tanya Ry.


" Mau ke kamar, ngambil ponsel mak." Emak yang melihat ke arah Ry.


" Mak mau nelpon siapa?"tanya Ry.


" Mas," jawab Emak.


" Mak pakai ponsel Ry aja, ya mak?" tanya Ry.


" Iya Ry," kata Emak.


" Ini ponsel Ry mak." Ry yang menyerahkan ponsel ama emak.


Emak mengambil ponsel Ry, emak mencari nama Raka di kontak ponsel Ry.


" Siapa nama mas di kontak ponsel nak Ry?" tanya emak.


" Mamas," jawab Ry.


Emak yang mencari nama kontak mamas dalam ponsel Ry. Setelah menemukannya emak menghubungi nomor ponsel Raka.


Tuuuuttt..... Tuuuuttt


" Assalamualaikum cayang," kata Raka.


" Walaikumsalam mas," jawab Emak.


" Eh ternyata mak. Tadi mas kira Ry yang nelpon."


" Mas lagi sibuk ya?" tanya Emak.


" Gak, ada apa mak?" tanya Raka.


" Mas makan siang dimana?" tanya Emak.


" Di rumah, kenapa emangnya mak?" tanya Raka.


" Apa mas bisa jemput bude tukang pijet langganan mak?" tanya Emak.


" Bisa, buat mak ya?" tanya Raka.


" Bukan buat nak Ry. Gara - gara mas badannya sakit semua," kata Emak.


" Kalau untuk Ry biar mas aja entar yang mijetin dia mak." Raka yang teringat adegan panas di atas tempat tidur bersama Ry.


" Jangan, yang ada mas kasih pijet plus entar,"kata Emak.


" Ya kan gak apa - apa mak, kita udah halal," kata Raka.


" Mentang udah halal di gas poll ya, biar gak bisa bangun nak Ry entar," kata Emak.


" Biar cepat jadi cucu buat mak," kata Raka.


" Amiin, mak udah gak sabar pengen gendong cucu. Pokok jemput budhe tukang pijetnya ya mas?" kata Emak.

__ADS_1


" Iya, mak kasih telponya mas mau ngomong ama Ry," kata Ry.


" Iya tunggu sebentar." Emak memberikan ponsel ama Ry.


" Cayang udah makan?" tanya Raka.


" Belum mamas," jawab Ry.


" Cayang mau makan apa entar mas belikan?"tanya Raka.


" Pengen makan soto," jawab Ry.


" Soto ayam atau soto medan?" tanya Raka.


" Soto medan mamas," jawab Ry.


" Terus cayang mau minum apa?" tanya Raka.


" Es teler mas," jawab Ry.


" Mas gak tahu beli es teler di mana?" tanya Raka.


" Di simpang jalan pandau ada yang jual es teler mamas," jawab Ry.


" Cayang mau apa lagi?" tanya Raka.


" Gak ada mamas," jawab Ry.


" Kirain cayang pengen mas cepat pulang. Cayang ingat semua gak gratis ya harus di bayar," kata Raka.


" Ck, dasar suami pelit ama istri hitung - hitungan." Ry yang wajahnya terlihat cemberut.


"Kan bayarnya gak pakai uang," jawab Raka.


Siang Harinya........


Ry hanya terbalut kain sarung, Ry membaringakan badan di atas tempat tidur. Budhe tukang pijet tersenyum melihat di seluruh badan Ry terdapat banyak kiss mark yang Raka lakukan.


" Yang mana dulu punggung atau kakinya nak?"tanya budhe tukang pijet.


" Punggung dulu budhe," jawab Ry.


" Iya, sakit semua ya badannya nak. Biasa itu karena pengantin baru." Budhe yang tersenyum sambil memijat punggung Ry.


" Awww....pelan - pelan sakit budhe." Ry yang merasa sakit saat budhe mijetin punggung Ry.


" Ini udah pelan - pelan, tapi kalau mau enak minta elus - elus aja ama Raka," kata budhe.


"Gak mau ah," kata Ry.


Budhe tukang pijet memberikan minyak lalu mulai memijat seluruh tubuh Ry mulai dari punggung. Setelah punggung selesai Budhe memijat betis Ry secara bergatian.


Emak hanya bisa melihat saat Ry merasa ke sakitan dan meminta tolong untuk menyudahi pijetan budhe.Ry merasa sakit saat budhe memijatin badan Ry.


" Budhe udahlah Ry gak kuat sakit semua." Ry yang wajahnya menahan rasa sakit.


" Ganti posisi terlentang," kata budhe.


Ry pun menganti posisi dengan terletang, Budhe mulai memijet bagian dada Ry. Ry yang mau mengeluarkan air mata saat budhe memijetin.


" Jangan nagis nak Ry, tahan ya biar setelah ini badan nak Ry gak sakit lagi." Mak yang Raka yang melihat ke arah Ry.

__ADS_1


" Iya mak." Ry yang meringis karena kesakitan.


" Budhe,sekalian perut nak Ry di urut. Biar cepat punya anak," kata emak.


" Iya Ibuk." Budhe yang mulai memegang perut Ry.


Setelah selesai memijetin Ry budhe lanjut ke kamar emak untuk mijetin mak. Raka masuk ke dalam kamar lalu mengunci pintu kamarnya. Raka berjalan ke arah tempat tidur.


" Gimana cayang masih sakit?"tanya Raka.


" Masih mamas," jawab Ry.


" Mana ya sakit biar mas lihat?" Raka yang naik ke atas tempat tidur.


" Gak mau entar mamas minta yang macam - macam lagi," jawab Ry.


" Mas cuma minta semacam aja cayang." Raka yang sudah berada di samping Ry.


Malam Harinya........


Setelah selesai makan malam Raka sekeluarga berkumpul di ruangan keluarga. Ry juga ikut mengobrol bersama keluarga Raka. Emak menyuruh Rika untuk ke kamarnya belajar. Ry dengan wajah cemberut masuk ke dalam kamarnya.


Emak, Bapak, Raka dan Ry yang masih berada di ruangan keluarga Raka. Emak dan Bapak yang terlihat bahagia melihat ke mesraan antara Raka dan Ry. Raka yang terlihat bahagia saat duduk di samping Ry. Ry juga terlihat bahagia bersama Raka.


" Bapak dan Emak mau tidur dulu udah ngatuk soalnya." Bapak yang sudah berdiri dari sofa, emak juga berdiri dari sofa. Emak dan Bapak berjalan ke arah kamar.


" Cayang tidur yuk!" Raka yang mengajak Ry untuk tidur.


" Gak mau Ry belum ngatuk mas," jawab Ry.


" Kalau gitu Kita olahraga malam aja yuk!" ajakan Raka.


" Olahraga malam apa mamas?" Ry yang melihat ke arah Raka.


" Kawin, mas udah gak tahan cayang." Raka yang sudah terlihat begitu nafsu ingin memakan Ry.


" Cih, gak mau mamas itu Ry masih sakit." Ry yang wajah cemberut.


" Cayang dosa loh nolak suami. Ayolah kita buat dekbay!" Raka yang berdiri dari sofa lalu Raka mengendong badan Ry seperti bridel styel.


" Mamas mau punya anak berapa?" Ry yang mengalunkan tangannya di leher Raka.


" 11 anak." Raka yang membawa Ry ke dalam kamarnya.


" Kayak mau bikin ke sebelasan sepak bola aja mamas." Ry yang kurang suka mendengar Raka ingin mempunyai 11 anak.


" Banyak anakan banyak rezeki cayang." Raka menurunkan Ry dia atas tempat tidur.


" Itu pepatah orang zaman dahulu. Kalau sekarang banyak anak mumet." Ry yang sudah berada di atas tempat tidur.


" Cayang mau punya berapa anak?" Raka menutup pintu kamar setelah itu Raka naik ke atas tempat tidur.


" 2 anak," jawab Ry.


" Sedikit itu cayang kayak mas dan Rika," kata Raka.


" Ry cuma mau punya 2 anak aja. Ry buka mesin pembuat anak kalau sampai 11," kata Ry.


" Kalau gitu kita buat dulu ya cayang." Raka yang sudah berada di atas badan Ry.


...~ Bersambung~...

__ADS_1


Hai Guys mampir ke Cs karya Ry yang berjudul My Bestie.



__ADS_2