3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Daniel Islam Ktp


__ADS_3

" Jika tak ada lagi pundak untuk bersandar, setidaknya masih ada sajadah untuk bersujud."


Terdengar suara adzan dari mesjid lalu Aska mengajak Daniel untuk segera berangkat ke mesjid. Aska dan Daniel berjalan ke arah ke pintu pagar rumah Daniel. Aska dan Daniel sudah berada di mesjid lalu Aska dan Daniel berjalan ke arah toilet pria.


" Kita mau ngapain ke sini Ska?" Daniel yang sudah berdiri di depan kran air.


" Mau ngambil air wudhu abang," jawab Aska.


" Abang lupa cara berwudhu dan doa. Jadi gimana nih Ska?" Daniel yang melihat ke arah Ska.


" Astafirallah abang. Berarti abang selama ini gak pernah shalat ya?" tanya Aska.


" Abang pernah shalat," jawab Daniel.


" Kapan abang terakhir shalat?" tanya Aska.


" Kayak waktu abang sd seh Ska," jawab Daniel.


" Pantas aja abang lupa itu udah lama banget. Berarti selama ini abang islam ktp ya?" tanya Aska.


" Iya." Daniel yang terkekeh sambil memegang tengkuk kepalannya.


" Aku ajarin abang ya," kata Aska.


Aska mengajari Daniel membaca bismillah. Setelah itu Aska mengajari Daniel tata cara berwudhu dan membaca doa sebelum wudhu. Setelah mengambil air wudhu Aska mengajari membaca doa sebelum wudhu.


Mama yang sedang berbaring di atas kasur. Mama yang mendengar ponselnya berdering lalu turun dari kasur. Mama berjalan ke arah meja rias untuk mengambil ponselnya.


Drrrrttt..........Drrrrttt


📞" Assalamualaikum papa," kata mama.


📞" Walaikumsalam mama. Mama ada lihat map berwarna biru di meja kerja papa?" tanya papa.


📞" Ada papa. Emang kenapa papa?"Mama berjalan ke arah meja kerja papa. Mama melihat ke meja kerja papa lalu mama mengambil map berwarna biru dari atas meja papa.


📞" Mama antar map ke kantor papa ya?" tanya papa.


📞" Maaf mama gak bisa papa," jawab mama.


📞" Kenapa gak bisa mana?" tanya papa.


📞" Mama lagi sakit papa," jawab mama.


📞" Mama sakit apa?" tanya papa.


📞" Sakit kepala papa," jawab mama.


📞" Kepala mama kenapa?" tanya papa.


📞" Pusing papa. Siapa yang ngatar map ini papa?" tanya mama.

__ADS_1


📞" Suruh Mentary yang antar. Terus suruh dia bawa motor hati - hati," jawab papa.


📞" Iya papa. Udah dulu ya papa." Mama mematikan panggilan teleponnya.


Ry berdiri di depan kantornya papa tidak lama kemudian papa mengahampiri Ry lalu meminta mapnya. Papa memgambil map dari tangan Ry lalu papa menyuruh Ry untuk segera pulang. Ry berpamitan ama Papa dengan mencium punggung tangan papa.


Setelah itu papa berjalan terburu - buru ke arah dalam kantor meninggalkan Ry yang masih berdiri di depan kantor papa. Kemudian Ry berjalan ke arah parkiran lalu tiba - tiba tangan seorang memegang tangan Ry.


" Mau kemana chubby?" tanya Daniel.


" Eh ternyata boo, Ry mau pulang." Ry yang membalikan badan lalu melihat ke arah Daniel.


" Kok pulang sih. Ayo ikut ke ruangan aku!" Daniel yang berjalan sambil mengandeng tangan Ry.


Ceklek.......Ceklek


Daniel dan Ry masuk ke dalam ruangan kerja Daniel. Daniel menyuruh Ry duduk di kursi depan meja kerjaannya. Ry duduk di kursi depan meja kerja Daniel.


" Ry pulang aja ya boo," kata Ry.


" Jangan dong. Aku mau chubby hari ini nemani aku kerja," kata Daniel.


" Ya ada kerjaan boo jadi gak sifat gara - gara ada Ry," kata Ry.


" Makanya chubby bantuin aku. Kalau cepat selesai kita bisa makan siang berdua." Daniel yang melihat ke arah wajah Ry.


" Ry bantu apa nih?" tanya Ry.


" Iya." Ry yang berdiri dari kursinya lalu Daniel yang mengangkat kursi untuk Ry. Daniel meletakan kursi di sampingnya.


" Sini duduk chubby." Daniel yang menepuk kursinya.


" Iya. Yang mana harus Ry kerjain?" Ry duduk di kursi samping Daniel lalu melihat ke latopnya.


" Chubby kerja yang ini." Daniel yang memberikan sebuah map kepada Ry.


" Iya Boo." Ry yang mengambil map dari tangan Daniel.


Daniel mulai memeriksa setiap laporan yang ada di meja kerjannya. Setelah selesai melihat satu laporan Daniel melihat ke arah Ry yang masih fokus mengetik di dengan jari - jarinya di latopnya.


" Gimana bisa chubby?" tanya Daniel.


" Bisa Boo," jawab Ry.


" Coba aku lihat." Daniel sengaja mengeserkan kursinya lalau mendekat ke arah Ry.


" Tuh lihat aja." Ry yang menyuruh Daniel melihat ke arah komputernya


" Wah ternyata pacar aku pintar juga." Daniel yang melihat ke arah latop sambil mendekatkan wajahnya di samping wajah Ry.


" Ry gitu loh," Ry yang fokus melihat ke arah latop.

__ADS_1


" Cup." Daniel langsung mencium pipi kanan Ry.


" Ihih boo main cium aja pipi Ry." Ry yang merasa pipinya di cium ama Daniel wajahnya berubah jadi cemberut.


" Maaf habis gemes deh lihat pipi chubby jadi pengen cium." Daniel yang tersenyum melihat ke arah Ry.


" Nih rasain." Ry yang mencubit perut Daniel.


" Aduh.....ampun chubby." Daniel yang memasang wajah kesakitan di hadapan Ry.


" Maaf ya boo." Ry yang melepaskan cubitan dari perut Daniel.


" Chubby harus tanggung jawab udah cubit perut aku sakit banget loh." Daniel yang memasang wajah yang kesakitan sambil memegang perut.


" Iya Ry tanggung jawab. Gimana caranya?" tanya Ry.


" Kiss," jawab Daniel.


" Gak mau," kata Ry.


" Kenapa chubby gak mau kiss aku?" tanya Daniel.


" Emang harus ya kalau orang pacaran itu kiss?" tanya Ry.


" Iya karena itu bentuk pembuktian cinta," jawab Daniel.


" Ry gak sependapat ama Daniel. Kalau Daniel cinta ama Ry maka Daniel itu menjaga Ry bukan merusak Ry." Ry yang berdiri dari kursi.


" Maafin Aku ya Ry." Daniel memegang tangan Ry.


" Lepaskan Daniel." Ry yang mencoba melepaskan tanganya dari tangan Daniel.


" Aku gak akan melepaskan tangan Ry, sebelum Ry mau maafin aku." Daniel yang masih memegang tangan lalu Daniel berdiri dari kursi.


" Kita itu beda kasta dan beda pemikiran jadi biarkan Ry pergi dari hidup Daniel," kata Ry.


" Aku gak akan pernah membiarkan Ry pergi dari hidup Aku." Daniel langsung memeluk badan Ry.


Deg...... Deg


"Biarkanlah Ry pergi, karena cinta itu gak harus memiliki." Ry yang merasakan hangatnya pelukan Daniel.


" Aku hanya mencintai Ry. Maafin Aku ya Ry, Aku janji bakal jaga dan gak akan merusak Ry sampai kita menikah." Daniel yang melepaskan pelukan lalu melihat ke arah Ry.


" Janji ya. Ingat laki - laki itu yang di pegang janji dan omongannya," kata Ry.


" Iya. I love you." Daniel yang menciumi kening Ry.


" l love you too," kata Ry.


Kemudian Daniel mengelus rambut Ry yang ada di kepala.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2