3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Raka Reunian


__ADS_3

" Jika kamu sukses teman kamu akan tau tentang diri kamu. Jika kamu gagal kamu akan tahu siapa teman kamu."


Seminggu Kemudian........


Pagi ini Raka mengantar Rika ke sekolahan. Sesampai di depan gerbang sekolah Rika lalu Raka memberhentikan motornya.


" Mas adek masuk dulu ya," Rika yang turun dari motor Raka. Kemudian Rika menyalim punggung tangan Raka.


"Iya Dek," Kata Raka.


" Mas uang jajan buat adek Mana?" Tanya Rika.


" Emang tadi belum di kasih emak?" Raka melihat ke arah Rika.


" Udah mas tapi kurang," Jawab Rika.


" Nih mas tambah lagi," Raka mengeluarkan dompet yang berada di saku celana lalu mengeluarkan selembar uang kertas berwarna biru.


" Nah ini baru cukup mas," Rika mengambil selembar uang yang berada di tangan Raka.


" Giliran uang aja mata lu biru. Dasar mata duitan lu," Raka yang memasukan dompet ke salu celananya.


" Makasih abang aku yang paling ganteng," Rika yang tersenyum ke arah Raka lalu berjalan ke arah gerbang sekolah.


" Sama - sama. Belajar ya pintar jangan jajan dan pacaran aja tahunya lu," Raka yang berbicara ketus ama Rika.


Malam Harinya .........


Raka mengantar Ambar pulang ke rumah Sesampai di depan rumah Ambar. Ambar mengajak Raka untuk duduk di teras rumahnya. Lalu Raka dan Ambar duduk di kursi yang ada di teras rumah Ambar.



Ambar duduk di kursi yang sama dengan Raka. Ambar menyandarkan kepalanya di bahu Raka.


" Ayang dapat undangan reunian?" Tanya Ambar.


" Dapat," Raka yang mengelus rambut panjang Ambar.


" Ayang pergi kan ke reunian itu?" Tanya Ambar.


" Gak," Jawab Raka.


" Kenapa gak pergi ayang?" Tanya Ambar.


" Mas malas," Jawab Raka.


" Tapi adek mau pergi ayang," Kata Ambar.


" Sayang pergi aja," Kata Raka.


" Adek maunya pergi ama ayang. Jadi ayang pergi juga ya plis," Ambar yang wajahnya memohon kepada Raka.

__ADS_1


" Gak ah," Kata Raka.


" Apa ayang gak kangen ama masa - masa sekolah dulu?" Tanya Ambar.


" Gak," Jawab Raka.


" Tapi adek kangen ama masa - masa sekolah dulu. Adek pengen ketemu ama teman - teman semasa Smu dulu," Kata Ambar.


" Kalau sayang mau pergi, pergi aja mas gak ngelarang sayang buat pergi reunian. Tapi kalau mas gak pergi ke acara itu," Kata Raka.


" Ya udah deh," Ambar yang wajah cemberut karena Raka gak mau pergi ke acara reunian.


Seminggu Kemudian.........


Ambar pergi ke Cafe 99 dengan mengendarai mobil. Sesampai di parkiran Cafe 99 Ambar memakir mobilnya lalu membuka pintu mobilnya. Ambar turun dari mobil lalu berjalan masuk ke dalam Cafe 99.


Kemudian Ambar melihat Nita yang melambaikan tangan ke arah dia. Ambar berjalan ke arah Nita. Sesampai di dekat Nita lalu Ambar menarik kursi yang di samping Nita. Kemudian Ambar duduk di kursi samping Nita.


" Ambar kok sendiri aja Raka mana?" Tanya Nita.


"Sibuk kerja dia," Jawab Ambar.


" Apa kamu udah di lamar ama Raka?" Ita yang melihat ke cincin yang terpasang di jari manis Ambar,"


" Iya Ita," Jawab Ambar.


Tidak lama kemudian seorang cowok berjalan ke arah Ambar dan teman - teman. Sesampainya cowok itu lalu duduk di kursi samping Ambar.


" Hai Ambar. Lama gak ketemu tambah cantik," Kata seorang cowok.


" Masa kamu gak ingat ama aku?" Tanya seorang cowok.


" Aku gak ingat," Ambar yang mengelengkan kepalannya.


" Aku Yudha. Apa kamu ingat ama aku?" Tanya Yudha.


" Yudha Setiawan ya?" Tanya Ambar.


" Iya," Jawab Yudha.


" Yudha yang culun, pakai kaca mata dan gendut itu kan?" Tanya Nita.


" Iya itu aku yang dulu. Sekarang aku sudah berubah," Kata Yudha.


" Kamu Oplas ke korea?" Ita yang melihat ke arah Yudha yang sekarang jauh berbeda dengan yang dulu.


" Gak," Jawab Yudha.


" Kamu sedot lemak kayak Igun ya?" Tanya Nita.


" Gak," Jawab Yudha.

__ADS_1


" Kamu diet ya ?" Tanya Ita.


" Gak. Aku bisa kurus karena terlalu banyak mikir saat kuliah kedokteran," Jawab Yudha.


Esokan Harinya .......


Raka dan Kevin sudah duduk di kursi yang ada di ruangan Vip dalam restaurant. Raka dan Kevin sedang menunggu seorang yang akan di akan bekerja sama dengan perusahaannya.


" Aduh gini deh kalau janjian ama orang indonesia. Jamnya pasti jam karet molor nih," Kata Kevin.


" Sing sabar," Kata Raka.


" Sabar - sabar makin lebar yang ada pantat aku. Nunggu dia yang belum datang macam kayak artis aja," Kevin yang melihat jam di pergelangan tangannya.


" Kita gak mungkin pulang Kevin yang ada bos bakal marah ama kita. Kita cuma bisa menunggu," Kata Raka.


" Menunggu itu membosankan abang Raka," Kata Kevin.


Ceklek.......Ceklek


Seorang cowok mengunakan pakaian formal membuka pintu ruangan itu.


" Maaf saya datang terlambat," Seorang cowok yang mengandeng tangan seorang lagi.


" Itu kan Daniel abang?" Kevin yang terkejut melihat ke arah Daniel.


" Iya," Raka yang juga terkejut melihat ke arah Daniel.


" Ternyata aku meeting ama abang Raka dan abang Kevin," Daniel yang mengandeng tangan seorang cewek berjalan masuk ke ruangan vip.


" Ya elah ternyata kamu yang aku tunggu dari tadi" Kata Kevin.


" Kamu bawa Dia?" Raka yang melihat Daniel mengandeng tangan seorang cewek. Gak profesional banget Daniel mau meeting kok bawa pacarnya Mentary. Itu cewek juga kok mau aja ngikutin pacarnya kerja batin Raka.


" Iya abang. Abang Raka dan abang Kevin Apa kabar?" Daniel menarik kursi di depan Raka lalu menyuruh Ry untuk duduk di hadapan Raka. Ry duduk di kursi yang berhadapan ama Raka.


" Baik. Tapi Kita udah jamuran nunggu kamu," Kata Kevin.


" Maaf udah buat abang lama nungguin aku," Daniel yang duduk di kursi yang berhadapan ama Kevin.


" Bisa kita langsung mulai aja meetingnya?" Tanya Raka.


" Bisa abang. Silahkan abang presentasi !" Kata Daniel.


Raka mulai mempresentasikan perusahan tempat dia bekerja. Kevin melanjutkan presentasi tentang keuntungan dan kerugian apabila kontrak kerja sama dua perusahaan di lakukan. Daniel dan Ry mendengar presentasi dari Raka dan Kevin.


Selesai meeting Raka dan Kevin ingin kembali ke kantor tetapi Daniel tidak mengizinkan Raka dan Kevin pergi dari ruangan itu. Daniel memesan semua makanan dan minuman yang ada di restaurant.


Daniel, Kevin, Daniel dan Ry makan siang bersama. Daniel meminta Ry untuk menyuapi dia makan. Ry menuruti Daniel dengan menyuapin makanan ke dalam mulut Daniel. Kevin makan dengan begitu lahap sedangkan Raka hanya sedikit makan.


Raka lebih banyak diam dan melihat ke arah Ry yang sedang menyuapi Daniel. Raka gak suka melihat Daniel yang makan di suapin ama Ry. Karena sibuk nyuapin Daniel makan bahkan Ry belum makan sama sekali. Kemudian Ry meminta izin ama Daniel untuk ke toilet sebentar.

__ADS_1


Sedangkan Raka ponselnya berbunyi meminta izin kepada Daniel untuk keluar mengangkat panggilan telepon. Raka berjalan ke arah pintu ruangan vip.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2