
" Jangan suka membohongi Diri sendiri, karena membohongi Diri Mu itu adalah tugas orang lain".
Raka yang mengerem motor mendadak menyebakan badan Rika yang di bonceng terdorong kedepan. Kepala Rika terbentur ama punggung Raka.
" Mas Kenapa kok ngerem mendadak sih?" Rika yang mengeserkan badanya ke arah belakang.
" Maaf ya Dek, Mas spontan aja ngeremnya" Jawab Raka.
" Iya, Mas hati - hati bawa motornya" Mas Raka bohong, Dia bukan spontan ngeremnya tapi kaget pas Aku bilang Kakak Ry pacaran ama Abang Daniel batin Rika.
" Iya, Dek mau beli Apa?" Raka yang mengendarai motor dengan kecepatan sedang.
" Es Boba" Tumben Mas Raka baik nawarin Aku mau Apa, Biasanya gak pernah batin Rika.
" Dek mau beli Es Boba Dimana?" Tanya Raka.
" Yang di dekat simpang rumah aja Mas" Jawab Rika.
Raka bersiap - siap kembali ke kantor setelah makan siang. Raka duduk di kursi teras rumahnya lalu Raka memasang kaos kaki di kaki kanannya. Mak yang berjalan sambil membawa sebuah kantong plastik.
" Mas antarin ini ya?" Mak menyerahkan sebuah kantong plastik ke arah Raka.
" Iya, Ini untuk Siapa Mak?" Raka yang mengambil sebuah kantong plastik dari tangan Mak.
" Untuk Calon Menantu Mak" Jawab Mak.
" Iya natik Mas anterin, Emangnya Apa isi kantong plastik ini?" Tanya Raka.
" Soto Ayam" Jawab Mak.
" Mas berangkat kerja dulu ya Mak" Raka yang berdiri dari kursi lalu menyalim punggung tangan Mak.
" Mas hati - hati bawa motornya" Kata Mak.
" Iya Mak" Raka yang berjalan sambil membawa sebuah kantong plastik.
Raka mengendarai motor menuju RS Safira. Raka merasa senang karena Mak sudah mulai perhatian ama Ambar. Bahkan Mak menyuruh Raka mengantarkan Soto Ayam buatan Mak untuk di berikan kepada Ambar. Mak juga memanggil Ambar dengan sebutan Calon Menantu.
Raka berdiri di depan Rs Safira menunggu Ambar keluar. Ambar berjalan ke arah Raka sambil tersenyum.
" Maaf udah lama nunggu Ayang" Ambar yang berdiri di hadapan Raka.
" Baru Lima menit, menunggu Sayang selamanya Mas juga mau" Raka yang tersenyum ke arah Ambar.
" Ih.... Ayang gombalkan" Ambar yang wajahnya tersipu malu melihat ke arah Raka.
" Ini buat Sayang" Raka memberikan sebuah kantong plastik kepada Ambar.
__ADS_1
" Ini Apa Ayang?" Ambar yang mengambil kantong plastik dari tangan Raka.
" Sayang buka aja"Jawab Raka.
" Ini Siapa yang masak?" Ambar membuka sebuah kantong plastik lalu melihat isinya 2 buah kotak makanan.
" Calon Mertua ya masak, Jadi Sayang harus habiskan makanannya" Raka yang tersenyum ke arah Ambar.
" Ini masakan Mak Ayang, Dek jadi gak sabar pengen cepat makan" Ambar yang terlihat begitu senang di hadapan Raka.
" Ya udah Mas berangkat kerja dulu, Sayang makan yang banyak" Raka yang mencium pipi kanan Ambar.
"Ayang gak adil yang sebelah sini belum di cium" Ambar yang menujuk pipi sebelah kiri kepada Raka.
" Muuuuuaaaah" Raka mencium pipi kiri Ambar. Raka mengulurkan tanganya ke arah Ambar.
" Ayang hati - hati bawa motornya" Ambar mencium punggung tangan Raka.
Malam Harinnya ..........
Selesai noton televisi Rika masuk ke dalam kamar lalu Rika berjalan ke arah meja belajarnya. Rika mengambil ponsel yang ada di atas meja belajar. Lalu Rika menghubungi Ry tetapi panggilan telpon dari Rika tidak di jawab ama Ry. Ponsel Rika berbunyi lalu Rika mengangkat panggilan dari Ry.
Drrrtt.......Drrrtt.......
📞" Assalamualaikum Kakak Ry" Kata Rika.
📞"Kenapa panggilan telpon Aku tadi gak Kakak Ry angkat?" Tanya Rika.
📞" Maaf Ika tadi Ry baru siap makan. Ponsel Ry tinggal di kamar"Jawab Ry.
📞" Sebelum Kakak Ry minta maaf udah Aku maafin kok, Kakak Ry udah makan soto buatan Mak?" Tanya Rika.
📞" Soto Apa ya Rika?" Yang merasa binggung ama pertanyaan Rika.
📞" Soto Ayam, Tadi siang Mas Raka di suruh Mak ngantar soto ke rumah Kakak Ry" Jawab Rika.
📞"Ika ngomong baru Ry tahu" Kata Ry
📞" Coba tanya ama Mama Kakak Ry" Kata Rika.
📞" Iya bentar Ry tanya ama Mama" Ry yang berjalan sambil memegang ponsel ke arah pintu lalu menuju ke arah ruangan keluarga. Sesampai di ruangan keluarga Ry melihat Mama lagi noton televisi.
" Mama tadi Abang Raka ada kesini?" Ry yang menlouspeker ponselnya agar ke dengaran ama Rika. Pembicaraan Ry dan Mama.
" Gak" Jawab Mama.
" Apa Abang Raka ada ngantar Soto Ayam Mama?" Tanya Ry.
__ADS_1
" Gak ada" Jawab Mama.
" Ry kekamar dulu ya Mama" Ry yang berjalan ke arah kamar.
Esokan Malam Harinya .............
Raka masuk ke dalam swalayan Planet yang ada di Jl. Arhanut. Raka mengambil keranjang belanjaan.Raka berjalan ke arah rak - rak parfum sesampai di rak - rak parfum Raka memilih Parfum yang biasa Dia pakai.
Raka memasukan sebotol parfum ke dalam keranjang belanjaan. Raka berjalan ke arah rak - rak minyak rambut. Raka mengambil minyak rambut yang biasa di pakai. Setelah itu Raka berjalan ke arah rak - rak snack. Sesampai di rak - rak snack Raka binggung memilih snack buat Rika.
Raka memasukan berbagai macam snack buat Rika ke dalam keranjang belanjaan.Raka berjalan ke arah rak - rak coklat sesampai Raka di rak - rak coklat. Raka dan Ry sama - sama mengambil coklat yang sama hanya tinggal satu bungkus di rak.
Tangan Raka menyentuh tangan Ry lalu Ry menoleh ke arah tangan yang menyentuh tangan Ry. Ry terkejut ternyata tangan yang menyentuh Ry itu tangan Raka. Lalu Ry buru - buru menarik tangan dari coklat.
Kemudian Raka menoleh ke arah tangan yang di tarik. Raka terkejut melihat Ry yang berada di samping Ry. Lalu Raka mengambil sebungkus coklat. Raka mengambil sebungkus coklat lalu menyerahkan ke arah Ry.
Ry berjalan begitu saja meninggalkan Raka. Raka merasa heran dengan sikap Ry yang tidak menyapa Dia. Raka berjalan tergesa - gesa untuk menyusul Ry sambil membawa keranjang bawaan.
Ry sudah berdiri di depan kasir lalu Ry meletakan keranjang belanjaan di atas meja kasir. Kasir mulai menghitung semua barang belajaan Ry. Raka sudah berdiri di belakang Ry lalu Raka meletakan semua barang belanjaanya di atas meja kasir.
" Kakak hitung juga semua belanjaan Saya" Raka menyuruh kasir untuk menghitung semua barang belanjaan.
" Iya Abang" Jawab Kasir.
" Tunggu dulu Kakak belanjaan Aku Berapa?" Tanya Ry.
" Kakak gabung aja semua belajaan Kita, Biar Saya yang bayar semuannya" Kata Raka.
" Iya Abang" Kata Kasir.
" Jangan di gabung Kakak" Kata Ry.
" Aku jadi binggung nih, Kalian ini suami istri yang lagi berantem ya?" Tanya Kasir.
" Iya Kakak" Jawab Raka.
" Tidak Kakak" Kata Ry.
" Waduh...... Jadi Gimana belanjaanya mau di gabungin atau di pisahkan?" Kasir yang pusing menghadapi Ry dan Raka.
" Gabungin aja Aku semua yang bayar" Kata Raka.
Akhirnya kasir menghitung semua barang belanjaan Ry dan Raka setelah selesai Kasir memberitahukan Raka total jumlah belanjaan yang harus Raka bayar. Raka mengeluarkan dompet lalu mengeluarkan 2 lembar uang berwarna merah.
...~ Bersambung ~...
__ADS_1