
" Aku di mata Kamu kayak butiran rinso anti noda sekali kucek langsung hilang".
Daniel menganggukan kepalanya lalu tersenyum ke arah Ry.
" Iya Chubby. Chubby udah sarapan?" Tanya Daniel.
" Belum Boo" Jawab Ry.
" Kita beli sarapan yuk!" Ajak Daniel.
" Iya" Kata Ry.
" Sini Aku bantu Chubby berdiri" Daniel yang mengulurkan tanganya ke arah Ry.
" Iya Boo" Ry yang menerima uluran tangan dari Daniel. Daniel membantu Ry untuk berdiri setelah itu Ry sudah berdiri.
" Kita cari sarapannya Dimana Chubby?" Tanya Daniel.
" Di komplek perumahan aja. Ayo Kita jalan Boo!" Ry yang berjalan duluan meninggalkan Daniel yang masih berdiri.
" Tunggu Aku Chubby" Daniel yang berlari mengejar Ry yang sudah berjalan duluan.
Daniel dan Ry berjalan ke arah komplek perumahan.
" Chubby biasanya sarapan Apa?" Tanya Daniel.
" Tergantung Apa yang Mama Ry masak Boo" Jawab Ry.
" Chubby mau sarapan Apa sekarang?" Tanya Daniel.
" Belum tahu, Boo kalau Pagi sarapan Apa?" Tanya Ry.
"Sereal atau Roti Chubby" Jawab Daniel.
" Sarapan sultan ya Boo" Kata Ry.
" Papa yang sultan Aku mah cuma anaknya aja" Kata Daniel.
" Berarti Boo anak sultan dong" Kata Ry.
" Udah gak usah di bahas lagi, Aku lapar nih mau sarapan nih Chubby" Kata Daniel.
Daniel melihat ke arah rumah yang terlihat ramai banyak orang - orang yang berkumpul disana.
" Chubby itu Kenapa ramai?" Daniel yang menunjukkan ke arah rumah yang di samping warung.
"Itu Warung pecel Boo" Jawab Ry.
" Ayo kesana Chubby!" Daniel mengandeng tangan Ry menuju ke arah pecel.
Sesampai Daniel dan Ry di warung pecel Ibu - Ibu komplek perumahan melihat ke arah Daniel dan Ry yang berdiri sambil bergandengan tangan. Ry yang menyadari menjadi pusat perhatian Ibu - Ibu komplek perumahan lalu melepaskan gandengan tangan Daniel.
" Kenapa kok di lepas Chubby?" Daniel yang merasakan gandengan tanganya di lepas ama Ry.
" Ry malu Boo di lihatin ama Ibu - Ibu komplek perumahan" Jawab Ry.
" Iya Chubby" Daniel yang lagi melihat seorang Ibu menggiling kacang tanah di tempat gilingan.
__ADS_1
" Boo mau pecel?" Ry yang melihat ke arah Daniel.
" Apa itu pecel?" Daniel yang terlihat binggung ama yang Ry tanya.
" Makanan yang di hidangkan dengan bumbu kacang tanah yang sudah di haluskan dan di campur dengan berbagai jenis sayuran"Ry menunjuk ke arah penjual pecel yang membuat pecel.
" Rasa pecel Gimana Chubby?" Tanya Daniel.
"Ry pesanin aja biar Boo bisa tahu rasanya" Jawab Ry.
" Bude pesan 1 porsi pecel ya" Kata Ry.
" Mau pedas atau gak?" Tanya Bude penjual pecel.
" Pedas" Jawab Daniel.
" Mau cabenya Berapa?" Tanya Bude penjual pecel.
" 5 buah aja" Jawab Ry.
" Mau di bungkus atau makan disini?" Tanya Bude penjual.
" Di bungkus aja" Jawab Ry.
Pecel pesan Ry sudah siap Bude penjual memberikan sebuah kantong plastik kepada Daniel. Daniel mengambil sebuah kantong plastik dari tangan Bude. Daniel mencari dompet di kantong saku celananya tetapi gak ada.
Ry yang melihat ke arah Daniel yang sedang sibuk mencari dompetnya di saku celana. Ry mengambil selembar uang berwarna ungu dari saku jaket Ry lalu memberikan kepada Bude. Kemudian Ry mengajak Daniel untuk pulang ke rumah.
Daniel dan Ry sudah duduk di kursi yang berdekatan. Ry membuka sebuah kantong plastik lalu mengambil sebungkus pecel dari dalamnya. Kemudian Ry meletakan sebungkus pecel kedalam piring.
" Boo itu pecelnya di makan" Kata Ry.
" Aku gak mau makan, kalau gak di suapin Chubby" Kata Daniel.
" Jangan manja kayak Ara dong Boo" Kata Ry.
" Emang salah kalau Aku manja ama pacar Aku sendiri?" Tanya Daniel.
" Gak salah. Cuma ini Kita lagi di rumah Ry malu kalau di lihat ama Mama dan Papa" Kata Ry.
"Justru itu malah bagus Chubby" Kata Daniel.
Seminggu Kemudian ...........
Siang harinya saat Ry mau jalan pulang menuju ke arah rumah. Tiba - tiba ponsel Ry bergetar lalu Ry meminggirkan motor dari jalan aspal. Ry memgambil ponsel yang ada di saku celana Ry. Ry membuka chat dari Rika lalu Ry membaca semua chat dari Rika.
📩" Assalamualaikum Kakak Ry" Kata Rika.
📩" Kakak Ry sekarang udah gak sayang ama Aku lagi" Kata Rika.
📩" Kakak Ry kok gak balas chat Aku sih" Kata Rika.
📩" Apa Aku ini udah gak berarti lagi buat Kakak Ry?" Tanya Rika.
📩" Aku kangen ama Kakak Ry. Tetapi Kakak Ry pasti gak kangen ama Aku" Kata Rika.
__ADS_1
📩" Kakak udah lupa ama Aku" Kata Rika
📩" Kakak Ry sekarang udah berubah dan sombong ama Aku" Kata Rika.
Ry memasukan ponsel ke saku celana Ry mengendarai motor lalu Ry memutar motor ke arah kiri menuju ke arah rumah Rika. Ry gak mau Rika salah paham ama sikap Ry. Ry ngebut mengendarai motor menuju ke rumah Rika. Sesampai di halaman rumah Rika Ry berjalan ke arah rumah Rika.
Totok ........Totok.......
" Assalamualaikum" Ry yang berdiri di depan pintu rumah Rika.
" Walaikumsalam" Rika yang membuka pintu rumah terkejut melihat Ry yang sudah berada di depan rumahnya.
" Maafin Ry ya Ika" Ry yang berjalan mendekti kearah Rika.
" Aku kangen Kakak Ry" Rika yang memeluk badan Ry.
" Ry juga kangen ama Ika" Ry yang membalas pelukan Rika.
" Kalau kangen kok gak pernah temui Aku sih" Rika yang melepaskan pelukan ama Ry.
" Maaf Kakak Ry sibuk Ika" Ry yang wajah menyesal.
" Kakak Ry udah Aku maafin. Ayo masuk kedalam!" Rika mengandeng tangan Ry untuk masuk ke dalam rumah.
Rika mengandeng tangan Ry menuju ke arah ruangan keluarga. Sesampai di ruangan keluarga Ry melihat Mak yang sedang duduk sambil memegang ponselnya.
" Mak ada Kakak Ry nih" Kata Ika.
" Eh.... ada Mentary sini duduk dekat Mak" Mak yang menyuruh Ry duduk.
" Iya Bude" Ry berjalan mendekati ke arah Mak. Kemudian Ry menciumi punggung tangan Mak.
" Kakak Ry mau minum Apa?" Tanya Ika.
" Gak usah repot - repot Ika. Apa yang ada di keluarin aja Ika" Jawab Ry.
Mak, Rika dan Ry sedang berada di dapur. Mak, Rika dan Ry sedang menyiapkan makanan dan minuman di atas meja makan. Sebentar lagi Raka dan Bapak akan pulang dari mesjid selesai melaksanakan shalat jum'at.
Totok.......Totok........
" Assalamualaikum" Kata Bapak.
" Walaikumsalam" Mak menyuruh Ry membukan pintu rumah. Ry membuka pintu rumah.
" Mentary Kapan datang?" Pakde yang berdiri di depan pintu rumah Rika.
" Belum lama Pakde" Ry menciumi punggung tangan Bapak. Setelah itu Ry keluar dari pintu rumah.
" Pakde masuk dulu ya" Bapak yang berjalan masuk ke dalam rumah Rika.
Kemudian Ry melihat ke arah Raka yang sedang berjalan ke arah halaman rumahnya. Ry melihat Raka yang berpakaian baju koko berwarna putih, celana dasar warna hitam dan memegang sajadah.
Deg........Deg.....
Melihat Raka dari jauh saja jantung Ry sudah berdetang dengan sangat kencang.
__ADS_1
...~ Bersambung ~...