3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Calon Kakak Ipar


__ADS_3

" Aku paling suka ngemil karena ngemil itu enak, apalagi ngemilikin Kamu sepenuhnya".


Betapa kagetnya Daniel saat melihat yang di gandeng ternyata bukan Ry.


"Lah kok bisa Abang sih?" Daniel yang melepaskan gandengan tangannya ama Raka.


"Makanya lain kali di lihat dulu yang mau digandeng jangan main gandeng aja" Jawab Raka.


" Tadi Aku gak ngelihat Abang?" Tanya Daniel.


" Tadi Gue di kasir bayar buku ini" Raka yang menujukan 2 buah paper bag yang di pegangnya.


" Pantas aja Aku gak lihat Abang tadi. Perasan tadi Aku gandengnya lengan Ry deh?" Tanya Daniel.


" Pas Lu balikan badan kedepan. Gue udah berdiri di samping Ry. Terus tangan Lu main gandeng lengan Gue" Kata Raka.


"Oo... kayak gitu. Itu Ry dan Rika" Daniel yang menujukan ke arah Ry dan Rika.


" Iya, Lu kok bisa tahu nama Adek Gue?" Tanya Raka.


" Tadi Aku kenalan ama Dia. Aku pikir Rika itu temanya Ry. Ternyata Rika Adeknya Abang" Kata Daniel.


"Hm...." Kata Raka.


Rika dan Ry berjalan menghampiri Daniel dan Raka sambil tertawa. Ry dan Rika berdiri di dekat Daniel dan Raka.


" Ini buku Lu" Raka menyerahkan sebuah paper bag ke arah Ry.


" Makasih ya Abang besok Ry ganti uangnya" Ry yang mengambil paper bag dari tangan Raka.


" Gak usah di ganti. Gue ikhlas beliin buku itu buat Lu" Kata Raka.


" Benaran Abang Ikhlas beliin buku buat Ry?" Ry yang melihat ke arah Raka.


" Iya" Jawab Raka.


"Kakak Ry dengarkan Mas Ikhlas kok beliin bukunya. Lagian Kakak Ry udah baik dan sering bantu Aku" Kata Rika.


"Ry udah menganggap Ika itu kayak Adeknya Ry sih" Kata Ry.


"Aku gak mau cuma di anggap jadi Adeknya Kakak Ry" Wajah Rika yang berubah jadi cemberut.


" Terus Ika maunya Apa?" Tanya Ry.


" Maunya Kakak Ry jadi Kakak Ipar Aku, Mau kan Kakak Ry?" Tanya Rika.


" Gak bisa, Dia itu udah jadi calon istri Aku" Daniel yang mengandeng tangan Ry. Lalu Daniel dan Ry meninggalkan Raka dan Rika di depan Gramedia.


Daniel mengendarai motor sibuk dengan pikiranya sendiri. Daniel merasa Raka memiliki perasaan suka ama Ry. Daniel harus gercep takut ketikung ama Raka.

__ADS_1


Saat sampai di Jl. Marpoyan motor Aska tiba - tiba mogok. Daniel menepikan motornya ke arah kanan. Setelah itu Ry dan Daniel turun dari motor.


Daniel mencoba menyalakan motornya tetapi tidak mau menyala.


" Bensinya habis kali Daniel?" Tanya Ry.


" Gak, Tadi sebelum jemput Kamu udah Aku isi bensinya Full" Daniel yang membuka kaca helmnya.


" Jadi Gimana dong Daniel?" Tanya Ry.


" Terpaksa Aku dorong motor ini sampai bengkel. Ry maukan jalan kaki sampai ke bengkel?" Tanya Daniel.


" Iya" Jawab Ry.


Daniel mendorong motor sementara Ry berjalan kaki di belakang Daniel. Beberapa pengendara motor menawarkan tumpangan kepada Ry.


Daniel menyuruh Ry untuk berjalan kaki di samping Dia. Soalnya Daniel takut Ry di ganggu pengendara motor lainnya.


Sesampai di bengkel Daniel menyuruh montir memperbaiki motornya. Montir mengatakan butuh waktu 1 hari untuk memperbaiki motor itu.


Daniel meletakan helem di atas motor. Daniel mengatakan kepada montir untuk menganti yang baru alat - alat motor yang rusak.


Soal biaya tidak jadi masalah buat Daniel. Setelah itu Daniel dan Ry berjalan meninggalkan bengkel. Ry mengajak Daniel untuk naik bus way.


Ry dan Daniel duduk di bangku hate bus way yang ada di Jl. Marpoyan. Ry dan Daniel menunggu bus way yang berhenti di halte.


Bus Way 003 berhenti di halte Ry dan Daniel naik ke dalam bus way. Ry dan Daniel berjalan ke bangku kosong yang berada di pojok.


" Daniel baru pertama kali naik bus way?" Tanya Ry.


" Iya, Bus way ini sampai rumah Ry?" Tanya Daniel.


" Gak, Cuma sampai di simpang Jl.Kubang Raya" Jawab Ry.


" Naik Apa Kita untuk sampai kerumah Ry?" Tanya Daniel.


" Kita mampir ke rumah Kakak Liana dulu" Jawab Ry.


" Aku ngikut Ry aja" Kata Daniel.


Daniel dan Ry turun di halte bus way yang ada di simpang Jl. Kubang Raya. Ry dan Daniel berjalan melewati 5 ruko. Baru nyampai di depan toko kue Liana.


Ry dan Daniel masuk ke dalam toko kue Liana. Sesampai di dalam toko kue Liana seorang batita cewek yang berlari.


Batita cewek belari tanpa melihat ke depan akhirnya menabrak kaki Daniel. Daniel langsung berjongkok lalu mengendong batita.


Batita itu langsung tersenyum melihat Daniel. Batita itu mencium pipi kanan dan pipi kiri Daniel. Daniel tersenyum ke melihat Batita itu.


"Ehem ..... Kamu pacarnya Mentary ya?" Kakak Liana yang berjalan ke arah Ry dan Daniel.

__ADS_1


" Iya Kakak" Jawab Daniel.


"Tidak Kakak" Ry yang berjalan meninggalkan Daniel, Lianan dan keponakannya.


" Iya atau Tidak sih" Kakak Liana yang sudah berdiri di hadapan Daniel dan Ry.


" Iya tetepi masih proses pedekate nih" Kata Daniel.


" Nama Kamu Siapa?" Tanya Kakak Liana.


" Daniel Sutejo" Daniel mengulurkan tangan kanannya ke arah Kakak Liana.


" Liana Dwi Putri, Kakak Mentary" Liana menjabat tangan Daniel lalu melepaskan tangan Daniel.


" Siapa nama anak Kakak ini?"Daniel yang melihat ke arah batita yang di gendongnya.


" Ara Om" Jawab Kk Liana.


" Daniel anak om Sutejo ya?" Tanya Liana.


" Iya Kakak" Jawab Daniel.


" Baru Daniel cowok yang di bawa Mentary ke sini" Kata Liana.


" Serius baru Aku yang Dia bawa kesini Kakak?" Tanya Daniel.


" Duarius malah, Dia membantu Kakak ngurus toko kue ini. Sampai Dia gak punya teman Cowok dan pacar" Kata liana.


" Jadi cuma Aku cowok yang lagi dekat ama Dia Kakak?" Tanya Daniel.


" Iya, Tapi kalau mau lebih pastinya tanya ama Yani. Sahabat Dia sekaligus teman curhatnya Dia" Liana.


" Kapan - kapan Aku tanya Yani deh. Kakak kayak mana buat Ry jatuh cinta?" Tanya Daniel.


" Kamu cari tahu yang Dia suka dan tidak Dia suka" Kata Liana.


" Aku harus tanya Siapa yang Dia suka dan tidak suka?" Tanya Daniel.


" Yanie, Kakak akan dukung dan bantu Kamu sampai jadi calon Adik Ipar" Jawab Liana.


" Makasih banyak calon kakak Ipar" Kata Daniel.


" Sama - sama. Semangat ya Calon Dek Ipar" Kata Liana.


" Iya Calon Kakak Ipar" Kata Daniel.


Kemudian Liana mengambil Ara dari gendongan Daniel. Ara menagis - nagis tidak mau di gendong ama Liana. Akhirnya Daniel mengendong Ara baru berhenti menagis.


Bersambung.........

__ADS_1


Maaf kalau bab ini ceritanya gak menarik Ry lagi Sakit. Ry lagi demam dan sakit kepala setelah di Vaksin .


Salam Sayang Ry 💞


__ADS_2