
⚠️ Warning ! Dilarang boom like ke novel ini, kalau mau baca cicil aja ya.
" Terlalu banyak yang menyukai kamu sehingga aku malu kepada mereka yang lebih sempurna."
Ry sudah duduk di bangku yang kosong yang ada di pojok cafe. Ry memesan ice krim rasa durian ama pelayaan cafe. Ry mengeluarkan ponsel dari tas ransel Ry. Ry membuka ponsel tidak ada chat atau telpon dari Raka.
Saat Ry masih sibuk melihat ponsel tiba - tiba seorang cewek mengejutkan Ry dengan menepuk bahu Ry.
" Dor...dor." Seorang cewek yang dengan sengaja mengejutkan Ry.
" Eh....dor." Ry yang terkejut melihat ke arah samping ternyata seorang cewek tersebut Yani.
" Hahaha, ternyata Ry latah juga ya." Yani yang tertawa lalu menarik kursi dan duduk di kursi yang berhadapan dengan Ry.
" Ketawa aja terus." Ry yang wajah terlihat kesal ama tingkah Yani.
" Maaf, Ry yang cantik dan baik hati jang merajuk dong aku kangen nih." Yani yang mencoba merayu Ry agar tidak merajuk. Yani mengeserkan kursinya agar berada di samping Ry. Lalu Yani memeluk badan Ry sehingga mereka berpelukan.
" Yani lepasin dong, tuh lihat pengunjung cafe pada ngelihatin kita." Ry yang berusaha melepaskan pelukan Yani. Karena Ry melihat pengunjung cafe yang melihat ke arah Ry dan Yani.
Yani dan Ry ngobrol karena sudah lama tidak bertemu. Sambil menunggu makanan dan minuman yang mereka pesan.
" Habis ini kita mau kemana Ry?" tanya Yani.
" Mau cari kado ulang tahun abang Raka. Tapi Ry bingung mau kasih apa. Yani ada ide apa gitu?" Ry yang melihat ke arah Yani.
"Kalau aku sih biasa beliin Kevin baju untuk ulang tahunya. Gimana kalau baju aja Ry?" tanya Yani.
" Ry gak tahu baju yang abang Raka sukai. Selain itu Ry juga gak tahu ukuran baju abang Raka. Yani gak ada ide lain gitu?" tanya Ry.
" Apa ya?" Yanie yang lagi mikirin kado yang cocok buat Raka.
" Ry binggung nih mau beli apa buat abang Raka," kata Yani.
Makanan dan minuman yang Ry pesan datang. Ry dan Yani makan dan minum pesanan mereka. Yani dan Ry ngobrol sambil mencari ide kado buat Raka.
" Gimana kalau jam tangan aja?" tanya Ry.
" Ide bagus. Soalnya abang Raka suka pakai jam tangan," jawab Yani.
"Iya Yani," kata Ry.
__ADS_1
Yani dan Ry yang sudah berada di dalam toko jam tangan. Yani dan Ry melihat koleksi jam tangan yang ada di toko tersebut. Ry yang tampak bingung untuk memilih jama tangan buat Raka. Yani yang melihat hal tersebut lalu mengajak Ry untuk mendekati ke arah pemilik toko.
Yani menyuruh pemilik toko untuk memperlihatkan koleksi jam tangan untuk cowok kepada Ry. Pemilik toko mengeluarkan beberapa koleksi jam tangan untuk cowok di atas etalase kaca. Ry melihat beberapa koleksi jam tangan untuk cowok.
" Gimana Ry ada cocok buat abang Raka?" Yani yang melihat ke arah Ry.
" Semuanya bagus Ry jadi binggung nih," jawab Ry.
" Mau beli jam tangan buat pacarnya ya dek?" tanya pemilik toko.
" Bukan pak. Untuk tunangan dia." Yani yang menujukan jarinya ke arah Ry.
" Gimana kalau beli jam tangan coupel aja?"tanya pemilik toko.
" Ide bagus tuh pak. Pak kasih lihat jam tangan coupel yang lagi tren buat pasangan," kata Yani.
Pemilik toko memasukan beberapa jam tangan cowok ke dalam estalase. Lalu pemilik toko mengeluarkan beberapa jam tangan coupel. Pemilik toko meletakan koleksi jam tangan di atas estalase kaca.
Ry dan Yani melihat koleksi jam tangan coupel. Ry memilih jam tangan coupel yang ada ada angka 13 untuk si cowok dan angka 14 untuk si cewek. Yani yang awal tidak ingin membeli jam tangan tapi Yani belum memiliki jam tangan pasangan akhirnya dia membeli jam tangan pasangan untuk dia dan Kevin.
Yani mengantarkan Ry sampai di halaman rumah Raka. Ry turun dari motor Yani lalu mengajak Yani untuk mampir ke rumah Raka tetapi Yani menolak karena dia harus kembali bekerja. Ry yang berjalan sambil membawa 3 paper bag. Ry sudah berdiri di depan pintu rumah Raka.
Totok ........Totok
"Walaikumsalam, eh ada caman mak."Emak yang membuka pintu rumah lalu melihat Ry yang berdiri di depan pintu rumah Raka.
" Iya bude. Bude apa kabar?" Ry yang menyalim punggung tangan mak Raka.
" Alhamdulillah mak baik. Ayo masuk caman!"Emak Raka yang mengajak Ry untuk masuk ke dalam rumahnya.
" Iya bude." Ry berjalan masuk ke dalam rumah Raka.
Emak Raka dan Ry sudah duduk di sofa ruangan tamu Raka.
" Caman jangan panggil bude mulai sekarang panggil Emak aja. Karena caman bentar lagi mau nikah ama mas Raka." Emak yang melihat ke arah Ry.
" Iya bude. Eh maaf Ry belum terbiasa manggil bude dengan panggilan Emak," kata Ry.
" Makanya caman harus belajar dari sekarang panggil emak biar terbiasa," kata Emak Raka.
" Iya Mak. Ika mana mak?" tanya Ry.
__ADS_1
" Belum pulang sekolah. Caman ke sini ama siapa?"tanya Emak Raka.
"Teman Ry mak," jawab Ry.
" Caman udah makan siang?"tanya Emak.
" Belum, emak masak apa?" tanya Ry.
" Emak masak sup daging dan sambel balado kentang. Ayo makan masakan emak!" Emak yang berdiri dari sofa.
" Iya, emak udah makan?"Ry yang berdiri dari sofa.
Emak, Rika dan Ry sudah berada di ruangan keluarga. Ry memberikan sebuah paper bag untuk emak.
" Apa ini caman?" Emak mengambil paper bag dari tangan Ry.
" Emak buka aja,"jawab Ry.
" Untuk aku mana kakak Ry?" Rika yang melihat ke arah Ry.
" Ini buat Ika." Ry memberikan sebuah paper bag ama Rika.
" Makasih kakak ipar ku yang paling cantik." Rika yang duduk di samping Ry lalu memeluk badan Ry.
" Makasih ya caman mak." Emak yang terlihat bahagia mendapat paper bag dari Ry.
Rika dan Emak membuka paper bag dari Ry. Paper bag emak berisi baju gamis dan jilbab syar'i berwarna hijau toska. Paper bag Rika berisi baju gamis dan jibab syar'i yang berwarna hijau toska. Rika begitu senang mendapatkan baju gamis coupel ama emak.
Ry memberikan sebuah paper bag kepada Rika.
" Tolong kasih ke abang Raka ya ika." Ry yang menyerahkan sebuah paper bag untuk Raka kepada Rika.
" Kenapa gak kakak Ry sendiri yang ngasih ke mas Raka?"tanya Rika.
"Karena Ry gak bisa. Soalnya Ry mau pulang ke Duri sore ini juga," jawab Ry.
"Kenapa caman gak nginap di sini?" tanya Emak.
"Maaf mak Ry banyak tugas kuliah yang harus selesai. Lain kali Ry main ke sini lagi kok mak dan Rika," jawab Ry.
" Padahal aku masih kangen ama kakak Ry. Makanya kakak Ry cepetan nikah ama mas Raka," kata Rika.
__ADS_1
Setelah ngelihat abang Raka berpayungan ama seorang cewek lain Ry menjadi ragu. Apakah Ry akan menikah ama abang Raka?
...~Bersambung~...