3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Undang Pernikahan


__ADS_3

⚠️Dilarang! boom like di novel ini.


" Jadilah seperti google tetap sabar walau orang datang pas butuh nya doang."


Aska yang melihat ke arah Ry sambil tersenyum.


" Tapi apa Ry?" tanya Aska.


" Ry sayang ama Aska tetapi sebagai teman." Ry yang tersenyum ke arah Aska.


Aska yang mencoba tersenyum untuk menutupi kesedihan dan kecewanya. Dari awal Aska juga sudah mengetahui Ry gak memiliki perasaan apa - apa ama dia. Ry hanya menanggap Aska itu sebagi teman.


" Aku juga sayang ama Ry cuma sebagai teman," kata Aska.


"Nah begitu lebih bagus Aska. Ry gak mau ada perasaan cinta dalam hubungan pertemanan kita," kata Ry.


" Kenapa begitu Ry?" tanya Aska.


" Pertemanan kita bisa rusak kalau ada perasaan cinta antara kita berdua. Dan Ry gak mau hal itu terjadi," kata Ry.


" Ry benar juga." Lebih baik aku menyembunyikan perasaan cinta aku ama Ry. Aku gak ingin Ry tahu perasaan cinta aku ama Ry. Aku sudah merasa senang bisa menjadi teman Ry batin Aska.


" Aska udah makan?" tanya Ry.


" Belum, Ry udah makan?" tanya Aska.


" Belum juga. Ayo kita makan!" ajak Ry.


" Kita mau makan di mana Ry?" tanya Aska.


" Makan di situ aja." Ry yang menujuk ke arah sebuah warung makan yang berada di Kulo Mudo.


Selesai makan siang Aska mengantar Ry kerumah nenek Ry. Aska sudah berada di ruangan tamu rumah nenek Ry.


" Aska mau minum apa?" tanya Ry.


" Apa aja yang penting air," jawab Aska.


" Kalau air comberan Aska mau?" tanya Ry.


"Kagak lah, Ih jorok mah itu," jawab Aska.


" Hahaha, Ry ambil air comberan dulu ya." Ry yang sengaja mau jahilin Aska, Ry berjalan ke arah dapur.


Aska yang masih duduk di kursi memikirkan kalau Ry bakal memberikan dia air comberan. Aska merasa takut untuk meminum air yang Ry buat. Ry yang membawa segelas air teh lalu meletakan di atas meja.


"Silahkan minum Aska." Ry yang duduk di sofa yang berhadapan dengan Aska.


" Iya ntar Ry. Aku belum haus, Ry kapan nikahnya?" Aska yang melihat ke arah Ry.


" Tunggu sebentar ya Aska." Ry yang berdiri dari sofa lalu berjalan ke arah kamar Ry.


Ry masuk ke dalam mengambil paper bag yang ada di atas meja. Ry membawa paper bag ke ruangan tamu. Aska yang duduk sambil menunggu Ry. Ry memberikan paper bag ke pada Aska.

__ADS_1


" Apa ini Ry?" Aska yang mengambil paper bag dari tangan Ry.


" Undangan pernikahan Raka dan Ry." Ry yang duduk di sofa.


" Lah kok sebanyak ini Ry?" Aska yang membuka paper bag lalu melihat undangan pernikah Ry yang banyak.


"Untuk Aska yang ada namanya," jawab Ry.


" Yang banyak itu untuk siapa?" tanya Aska.


" Ry minta tolong kasih kan ama mas Raka, bisakan Aska?" tanya Ry.


" Bisa Ry." Aska yang membuka undangan pernikahan Raka dan Ry.


" Maaf jadi ngerepotin Aska," kata Ry.


" Gak ngerepotin kok Ry. Aku malah senang bisa iku membantu Ry. Berarti 3 minggu lagi ya kalian akan menikah?" Aska yang melihat ke arah Ry.


" Insyallah Iya Aska." Ry yang terlihat tidak yakin akan menikah dengan Raka dalam 3 minggu lagi.


" Semoga berjalan lancar hari Hnya ya Ry. Ry harus jaga kesehatan ya." Aska yang terlihat khawatir ama Ry. Aska merasa kalau Ry gak yakin Raka akan menikahinya.


" Amiin," kata Ry.


" Ry gak usah khawatir kalau abang Raka gak nikahin Ry. Aku bersedia jadi pengganti abang Raka untuk nikahin Ry," kata Aska.


" Aska ngomong apa sih?" Ry yang wajahnya cemberut mendengar perkataan Aska.


" Maafin aku ya Ry berkataan aku tadi gak usah di masukin ke hati tapi pikirkan saja ya. Ry aku pamit pulang dulu ya, insyaallah aku akan datang di acara resepsi pernikahan Ry." Aska yang berdiri dari sofa Ry.


Esokan Harinya.......


Setelah pulang sekolah Aska mau bertemu dengan Raka untuk memberikan titipan dari Ry. Aska mengeluarkan ponsel dari saku celana lalu menghubungi nomor ponsel Raka. Ternyata nomor ponsel Raka tidak aktif.


Aska memutuskan untuk datang kerumah Raka untuk memberikan titipan Ry. Aska juga ingin menemui Raka. Aska yang sudah berada di atas motornya. Aska mengendarai motor tiba - tiba Andini berdiri menghalangi jalan motor Aska.


" Lu mau kemana?" tanya Andini.


" Aku ada urusan kamu pulang sendiri ya." Aska yang mengerem motornya.


" Gak mau, gue mau ikut lu." Andini yang berjalan ke arah motor Aska lalu naik ke atas motor Aska.


" Andini turun," kata Aska.


" Gue gak mau, mau lu gue laporin ke ibu kalau lu gak mau pulang ama gue." Andini yang mengancam Aska.


" Ya udah kamu ikut tapi jaga sikap kamu. Jangan sampai buat aku malu." Aska yang mengendarai motor ke arah rumah Raka.


Aska dan Andini sudah sampai di depan rumah Raka. Aska dan Andini sudah berdiri di depan pintu rumah Raka.


Tok......Tok.....Tok


" Assalamualaikum," kata Aska dan Andini.

__ADS_1


" Walaikumsalam." Rika yang membuka pintu rumah terkejut melihat Aska yang sudah berdiri ama Andini.


" Abang Rakanya ada?" Aska yang melihat ke arah Rika.


" Gak ada, Ada apa Aska cari mas Raka?" tanya Rika.


" Aku mau nyampain titipan dari seorang," jawab Aska.


" Kalau gitu titipkan aja ama aku. Akukan adeknya mas Raka," kata Rika.


" Tapi amanahnya aku harus memberikan ama abang Raka," kata Aska.


" Kalau begitu Kami akan menunggu Raka pulang." Andini yang masuk begitu saja ke rumah Raka tanpa di persilahakan Rika.


" Kamu gak sopan Andini." Aska yang terlihat kesal ama sikap Andini yang langsung masuk kerumah Raka tanpa izin Rika.


" Habis gue capek dari tadi berdiri gak di suruh masuk." Andini yang sudah duduk di sofa ruangan tamu.


" Maaf ya aku lupa. Ayo silahkan masuk Aska! " ajakan Rika.


" Iya, maafin sikap Andini yang gak sopan ama Rika ya." Aska berjalan masuk ke dalam rumah Rika.


" Ini gak salah Andini sepenuh, Rika juga salah karena lupa. Aska silahkan duduk dulu ya," kata Rika.


" Noh dengar kata dia, gue mah kagak salah," kata Andini.


" Andini jaga bicaranya." Aska yang menatap tajam ke arah Andini.


" Aku pamit ke belakang dulu buat minum." Rika yang berjalan ke arah dapur.


Tidak lama kemudian Raka sampai di depan rumahnya.


" Assalamualaikum." Raka yang berjalan masuk ke dalam rumahnya.


" Walaikumsalam abang." Aska yang melihat ke arah Raka.


" Eh ternyata ada lu. Lu udah punya pacar Aska?" Raka yang duduk di sofa di hadapan Aska. Raka melihat cewek yang berada di samping Aska.


" Gue pacar Aska, nama gue Andini." Andini mengulur tangan ke arah Raka.


" Raka." Raka yang menjabat tangan Andini setelah itu melepaskannya.


" Abang ini ada titipan dari Ry." Aska yang mengerluarkan paper bag dari tasnya. Lalu Aska memberikan paper bag ama Raka.


Raka mengambil paper bag dari tangan Aska setelah itu Raka membuka paper bag yang berisi undangan pernikahan Raka dan Ry.


...~ Bersambung ~...



Kepada semua Readers dan Author besok untuk hadir di acara resepsi pernikahan Raka dan Ry. Mohon kehadirannya ya, sekian dan terima kasih ya.


Halo Guys mampir ke Cs My Bestie karya Ry baru.

__ADS_1



__ADS_2