3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Aska Menemui Raka


__ADS_3

⚠️ Dilarang! boom like di novel ini.


" Cinta itu di rasakan bukan di pikirkan, ia butuh balasan bukan alasan."


Seminggu Kemudian........


Setelah sehat Daniel memutuskan untuk meminta bantuan Aska. Daniel sudah berada di depan rumah Aska.


Tok......Tok


" Assalamualaikum," kata Daniel.


" Walaikumsalam." Ibu Aska yang berjalan ke arah pintu, ibu Aska membuka pintu rumahnya.


Ceklek......Ceklek


"Apa kabar bik Ani?"Daniel yang menyalim punggung tangan ibu Aska.


"Alhamdulillah baik aden, Ayo masuk aden!" Ibu Aska yang menyuruh Daniel untuk masuk kedalam rumahnya.


Daniel dan ibu Aska sudah duduk di sofa ruangan tamu.


"Bik Askanya ada?" tanya Daniel.


" Ada aden, bik panggil Aska dulu ya aden." Ibu Ani yang berdiri dari kursinya. Ibu Ani yang berjalan ke arah kamar Aska.


Ibu Ani susah berdiri di depan kamar Aska.


" Aska," kata ibu Ani.


" Iya Ibu." Aska yang berjalan ke arah pintu. Aska membuka pintu kamarnya.


Ceklek......Ceklek


" Aska sana ada tamu yang cariin," kata ibu Ani.


" Siapa ibu?" Aska yang terlihat begitu penasaran ingin mengetahui tamu yang mencari dia.


" Lihat aja keruangan tamu. Ibu mau buat minum dulu." Ibu Ani yang berjalan meninggal Aska yang masih berdiri di depan pintu kamarnya.


Aska berjalan ke arah ruangan tamu sesampai di ruangan tamu Aska melihat Daniel yang sedang duduk di sofa.


" Apa kabar abang Daniel?" Aska yang menyalim punggung tangan Daniel.


" Alhamdulillah abang sehat, gimana kabar Ska?" tanya Daniel.


" Aku baik, abang ada apa tumben kesini?" Aska yang duduk di sofa yang ada di hadapan Daniel.


" Jadi abang gak boleh kesini?" tanya Daniel.


" Boleh kok abang, hanya saja tumben abang mau kerumah aku." Aska yang melihat ke arah Daniel.


" Abang pengen ketemu Ska, makanya kesini," kata Daniel.


"Abang mau nemui aku karena kangen atau lagi ada masalah nih?" tanya Aska.


" Ke dua - duannya Ska." Daniel yang tersenyum melihat ke arah Aska.

__ADS_1


" Kalau aku lihat abang lagi ada masalah nih. Coba abang cerita lagi ada masalah apa?" tanya Aska.


" Abang kesini mau minta tolong ama Ska apa bisa?" tanya Daniel.


" Kalau aku bisa Insyallah aku bantu abang," jawab Aska.


" Abang udah menceritakan tentang kecelakaan abang dan Adrian ama Ry," kata Daniel.


" Ry marah dan benci ama abang ya?" tanya Aska.


" Kayak gitu, bahkan Ry gak mau terima permintaan maaf abang ama Ry." Daniel yang terlihat begitu menyedihkan saat bercerita tentang Ry.


" Abang yang sabar, Ry membutuhkan waktu untuk memaafkan abang," kata Aska.


" Abang kesini mau minta tolong ama Aska untuk membujuk Ry mau memaafkan abang.Gimana Ska?" tanya Daniel.


" Insyallah aku bantu buat bujukin Ry mau memaafkan abang. Kalau soal Ry memaafkan abang atau gak itu menjadi urusan Ry ya abang," kata Aska.


" Iya, terimakasih ya Aska," kata Daniel.


" Sama - sama abang,"kata Aska.


Seminggu Kemudian.........


Aska mengendarai motor menuju ke rumah Raka. Aska sudah lama tidak bisa menghubungi nomor ponsel Raka. Aska ingin menemui Rika dan Raka. Aska sudah sampai di depan rumah Raka.


Tok.....Tok


" Assalamualaikum," kata Aska.


" Apa abang Rakanya ada?" Aska yang berdiri di depan pintu rumah Raka.


" Ada, kamu cari mas Raka kesini? aku pikir kamu cari aku." Rika yang wajahnya terlihat sedih karena Aska kerumahnya bukan mencari dia melainkan mencari Raka.


" Aku juga pengen ketemu ama kamu," kata Aska.


" Kenapa kamu mau ketemu ama aku?" Rika yang melihat ke arah Aska.


" Ada yang ingin aku tanyakan ama kamu," jawab Aska.


" Kamu mau tanya apa ama aku?"tanya Rika.


" Kenapa nomor ponsel kamu gak aktif?" tanya Aska.


" Ponsel aku rusak." Rika yang wajahnya terlihat sedih.


" Kenapa gak di perbaiki?" tanya Aska.


" Udah aku bawa ke konter servis ponsel tapi gak bisa di perbaiki," jawab Rika.


" Jadi sekarang kamu gak punya ponsel?" tanya Aska.


" Iya, aku mau beli ponsel baru tapi keluarga aku melarang. Aku di suruh fokus sekolah dulu,"jawab Rika.


" Aku setuju ama keluarga kamu. Biar kamu fokus sekolah gak usah pacaran dan nongkrong ama teman terus," kata Aska.


" Kamu sok tahu aku gak punya pacar dan aku jarang nongkrong ama teman - teman aku," kata Rika.

__ADS_1


Mendengar suara Rika yang sedang ngobrol ama seorang cowok membuat Raka terbangun dari tidurnya. Raka berjalan ke arah suara tersebut. Raka melihat Rika yang sedang berbicara dengan Aska.


" Hmmmmmm." Raka yang sengaja berdehem agar Rika dan Aska menyadari keberadaannya.


" Eh mas udah bangun?" Rika yang menoleh ke arah Raka.


" Udah, Ngapai lu ngobrol di depan pintu? sana lu masuk." Raka yang menyuruh Rika untuk masuk ke dalam rumah.


" Iya mas." Rika yang berjalan masuk ke dalam rumah.


" Aku gak di suruh masuk abang?" Aska yang melihat ke arah Raka


" Ya udah masuk." Raka berjalan ke arah sofa yang ada do ruangan tamu.


" Iya abang." Aska yang berjalan masuk ke dalam rumah Raka.


Aska dan Raka sudah duduk di sofa yang saling berhadapan.


" Lu kesini ada urusan apa?" tanya Raka.


" Mau nemui abang," jawab Aska.


" Gak salah dengar gue, lu mau nemui gue?" Raka yang merasa terkejut karena Aska yang ingin menemui dia. Aska dan Raka tidak terlalu dekat sehingga terasa aneh jika Aska ingin me nemuinya.


" Gak abang. Aku ada perlu ama abang," jawab Aska.


" Ada perlu apa lu ama gue?" tanya Raka.


" Abang apa boleh gue nemui Ry?" tanya Aska.


" Boleh, gue gak ada hak buat ngelarang lu ketemu ama cewek yang lu cinta." Raka yang berbicara dengan ketus.


" Abang kan calon suami Ry. Aku gak mau terjadi salah paham makanya aku tanya abang duku." Aska yang tidak ingin terjadi salah kesalah paham antara dia dan Aska.


" Gue gak bakal salah paham ama lu," kata Raka.


"Aku gak mau aja abang sampai batal nikah lagi," kata Aska.


" Insyallah gue gak bakal batal nikah lagi," kata Raka.


" Kalau abang batal nikahin Ry aku siap jadi pengganti abang," kata Aska.


" Hahahah, itu gak akan terjadi. Lu masih sekolah kagak bisa nikah." Raka yang tertawa mendengarkan perkataan Aska.


" Iya sih abang. Andai aku lulus sekolah, sudah pasti aku bakal menikah ama Ry," kata Aska.


" Gak bakal bisa. Gue tetap yang bakal jadi suami Ry," kata Raka dengan penuh percaya diri.


" Kenapa abang pede bakal tetap nikahin Ry?" tanya Aska.


"Gue dan Ry udah di jodohkan. Keluarga Ry udah banya hutang budi ama keluarga gue," jawab Raka.


...~ Bersambung~...


Mampir ya Ke Cs My Bestie Karya baru Ry


__ADS_1


__ADS_2