3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Aska Di Bully


__ADS_3

" Hidup ini kayak rumus fisika kalau gak mau banyak tekanan gak usah banyak gaya".


Setelah motor yang di kendarai Daniel melaju dengan cepat meninggalkan Aska. Tidak lama kemudian Aska menyalakan motornya lalu mengendarai motornya.


Aska mengendarai motor menuju ke sekolah. Pagi ini lalu lintas di kota Pekan Baru ramai dan berdesakan. Aska memutuskan untuk melewati jalan alternatif. Agar lebih cepat sampai ke sekolah.


Sesampai di parkiran sekolah Aska memakir motor di parkiran. Setelah itu Aska turun dari motor sambil membawa tas ransel di punggungnya. Serta helem yang berada di kepalannya.


Sesampai Aska di depan pintu kelas 2 Aristek 1 . Aska mengucapkan salam lalu teman - teman sekelasnya yang sudah datang menjawab salamnya.


Kemudian Aska berjalan masuk ke dalam kelas. Aska berjalan menuju ke tempat duduknya yang berada di pojok sebelah kanan.


Sesampai di depan mejanya Aska melepaskan helem.Setelah itu Aska meletakan helemnya di atas meja yang di dekat sudut kiri. Lalu Aska meletakan tasnya di atas meja.


Kemudian Aska duduk di kursi, Aska hanya melihat teman - teman sekelasnya yang lagi main game online di ponsel Mereka. Aska mengeluarkan ponselnya yang ada di saku celana sebelah kiri.


Aska memegang ponselnya lalu membuka aplikasi Wa. Ternyata tidak ada yang mengirimkan chat kepada Aska pagi ini. Aska mencari kontak Putri setelah menemukan kontak Putri Aska mengetik .


" Assalammualaikum Ry" Aska mengirim chat ke Ry.


" Walaikumsalam Aska, Aska udah sarapan?" Tanya Ry.


" Udah tadi makan mie goreng. Ry udah sarapan?" Tanya Aska.


" Belum, Aska lagi ngapain?" Tanya Ry.


" Aku lagi duduk aja nih, Jangan lupa sarapan ya Ry" Jawab Aska.


" Iya, Aska udah berangkat sekolah?" Tanya Ry.


" Udah, Baru aja sampai di kelas nih" Jawab Aska.


" Hari sekolahnya pagi sampai Sore lagi Aska?" Tanya Ry.


" Iya, Tapi Ry jangan anterin makan siang lagi buat Aku ya. Soalnya Aku gak mau ngerepo**tin Ry" Jawab Aska.


" Ry gak merasa di repotin kok. Ry malah senang bisa ngantar makan siang buat Aska" Kata Ry.


" Ry gak kuliah hari ini?" Tanya Aska.

__ADS_1


" Gak Aska" Jawab Ry.


" Kenapa gak kuliah Ry?" Tanya Aska.


" Ry kuliahnya Sabtu dan Minggu" Jawab Ry.


" Aku kira setiap hari, Ry kerja Apa?" Tanya Aska.


" Ry belum kerja Aska, Ry cuma bantu - bantu Kakak Liana membuat kue bolu dan ngatarin kue bolunya" Jawab Ry.


" Aku pengen dong cicipi kue bolu buatan Ry, bolehkan Ry?" Tanya Aska.


" Boleh, Aska semangat ya belajarnya" Jawab Ry.


Tiba - tiba seorang Cowok merampas ponsel Aska secara paksa dari tangan Aska. Seorang Cowok itu lalu membaca pesan chat Aska dan Mentary dengan suara yang besar.


Sehingga teman - teman sekelas Aska tahu isi chat Aska dan Putri. Teman - teman sekelas Aska mengejek - ejek Aska.


" Kamu pakai pelet Apa? kok sampai si Mentary ngatarin makan siang buat Kamu" Tanya Cowok itu.


" Aku gak pakai pelet kok" Aska yang berdiri dari kursinya.


"Yang Kalian omong itu benar, Aku sekolah di sini karena mendapatkan beasiswa" Kata Aska.


" Sebenarnya orang kayak Kamu, gak pantas bisa sekolah di Smk favorite dan bergengsi kayak di sini" Kata Seorang Cowok.


" Tetapi Aku sekolah di sini cuma mau menuntut ilmu supaya pintar" Kata Aska.


" Banyak sekolah lain yang bisa menjadi tempat menuntut ilmu selain di sini, Kenapa harus sekolah disini?" Tanya Seorang Cowok.


" Karena ini sekolah favorite dan Akretasinya A+. Tolong kembalikan ponsel Aku" Aska berjalan kearah Cowok yang mengambil ponselnya.


" Ambil aja sendiri kalau bisa" Cowok itu berdiri di atas meja sambil memegang ponsel Aska.


" Aku mohon kembalikan ponsel Ku" Aska yang berusah mengambil ponselnya dari Cowok itu.


" Hahaha......." Seorang Cowok senang melihat Aska yang tidak bisa mengambil ponselnya.


" Sudah kembalikan saja ponsel bututnya" Kata Seorang Cowok itu.

__ADS_1


" Ini ambil ponsel butut Kamu" Cowok itu menyerahkan ponsel Aska kepada Aska baru Dia turun dari meja.


Hari Sabtu ..........


Aska sudah terbiasa bangun di pagi hari. Aska berjalan kekamar mandi sambil membawa handuk di tangannya.Aska masuk ke dalam kamar mandi lalu melelaskan pakaiannya.


Selesai mandi Aska mendengarkan adzan yang berkumdang di mesjid. Lalu Aska mengambil handuk yang di gantung di dinding kamar mandi.Aska melilitkan handuk di pinggang.


Kemudian Aska mengambil air wudhu. Selesai mengambil air wudhu Aska berjalan ke arah kamarnya.Aska masuk ke dalam kamar membuka lemari pakaian.


Aska mengambil baju koko berwarna biru dan kain sarung berwarna coklat. Aska memakai baju koko dan kain sarung. Aska pergi ke mesjid dengan berjalan kaki.


Pagi ini jam pelajaran Penjaskes, Pak Budi menyuruh seluruh Siswa kelas 2 Arsitek 1 untuk berkumpul di lapangan .Seluruh Siswa kelas 2 Arsitek telah berkumpul di lapangan.


Pak Budi menyuruh Siswa membuat barisan menjadi 5 barisan. Setelah menjadi 5 barisan Siswa di suruh merentangkan tangannya untuk mengambil jarak.


Pak Budi menyuruh Aska ke depan, Aska di suruh untuk memimpin gerakan pemanasan. Aska memulai memimpin gerakan pemanasan sambil berhitung.


Setelah melakukan pemanasan Pak Budi menyuruh seluruh Siswa kelas 2 Arsitek 1 untuk berlari sebanyak 2 putaran mengelilingi lapangan.


Berbunyi menandai waktu pulang sekolah, setelah Ibu Echa keluar dari kelas. Maka teman - teman sekelas Aska semuanya berhamburan buat keluar kelas.


Aska yang paling terakhir keluar dari kelas. Aska tidak suka berdesak - desakan ama teman - teman sekelasnya.Makanya Dia pulang paling terakhir.


Sesampai di parkiran sekolah Aska heran melihat parkiran motor yang telah berpindah jauh.Aska naik ke atas motornya lalu menyalakan motornya.


Saat keluar dari pagar sekolah tiba - tiba Aska merasa aneh pada motornya.Motornya Aska goyang - goyang saat di kendarai.


Aska lalu memakir motornya, Aska turun dari motor lalu melihat ban motor Aska bocor. Dengan terpasksa Aska harus mendorong motornya sampai ke bengkel.


Aska mendorong motornya menuju ke arah bengkel. Lalu lewat lah 3 orang cowok yang suka menganggu Aska. Mereka tertawa dan mengejek - ejek Aska yang berjalan kaki sambil mendorong motor.


Seorang Cowok yang membawa motor itu. Emang sengaja membawa motor melaju lambat di samping Aska yang mendorong motor.


Mereka tertawa melihat Aska sudah penuh dengan keringat yang bercucuran. Cuaca matahari yang panas terik sehingga membuat Aska berkeringat.


Wajah Aska juga memerah terkena sinar matahari. Aska masih mendorong motor Karena belum ada bengkel. Mereka begitu senang karena telah berhasil mengempeskan ban motor Aska.


Bersambung.........

__ADS_1


__ADS_2