3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Ke Rumah Raka


__ADS_3

" Berakit - rakit ke hulu, berenang ke tepian. Pacar udah ke penghulu, Ry masih sendirian."


Ry wajah berubah jadi memerah sesudah Raka mencium bibirnya. Karena itu ciuman pertama bagi Ry. Sehingga Ry hanya terdiam saat Raka mencium bibirnya.


" Maafin gue." Raka yang melihat ke arah Ry yang wajahnya tampak memerah seperti tomat.


" Udah gak usah di bahas lagi." Ry yang menolehkan wajah ke arah samping untuk menghindari wajah Raka.


"Itu tadi ciuman pertama lu kan?" tanya Raka.


" Sudah kayu cendana pula sudah tahu bertanya pula," jawab Ry.


" Jadi gue cowok yang pertama kali ngerasain bibir lu yang manis itu," kata Raka.


Raka dan Ry nampak canggung saat berdua di dalam mobil. Raka lalu mengendarai mobil sambil sekali - kali melirik ke arah Ry. Ry yang diam sambil ke arah kaca mobil.


Raka merasa bersalah soal ciuman pertama Ry yang telah di ambil olehnya. Raka itu gak suka ngelihat cewek nagis sehingga dia berharap Ry diam gak nagis setelah di cium ama dia. Ternyata benar Ry menjadi diam setelah di cium ama Raka.


Raka bertambah bingung saat melirik Ry yang hanya terdiam. Ry juga seperti enggan untuk melihat ke arah Raka. Raka memberhentikan mobilnya di depan Alfa mart. Raka memakirkan mobilnya lalu melihat ke arah Ry.


" Lu tunggu di sini sebentar." Raka yang membuka pintu mobil lalu berjalan masuk ke dalam Alfa mart.


Ry menoleh ke arah Raka yang sudah berjalan pergi meninggalkan Ry yang masih duduk di dalam mobil. Jari - jari Ry memegang bibir yang telah di cium ama Raka. Untuk pertama kalinya Ry merasakan yang namanya ciuman.


Tidak lama kemudian Raka membuka pintu mobil lalu masuk ke dalam mobil. Raka duduk di kursi pengemudi lalu Raka menutup pintu mobilnya.


" Ini buat lu." Raka menyerahkan sebuah kantong plastik ke arah Ry.


" Ini apa?" Ry yang melihat ke arah sebuah kantong plastik.


" Lu ambil aja dulu," kata Raka.


" Iya." Ry mengambil sebuah kantong plastik dari tangan Raka.


Ry membuka sebuah kantong plastik yang di berikan Raka. Kantong plastik yang berisi coklat, es krim dan sebotol air mineral. Ry mengambil sebotol air mineral lalu Ry membuka tutup air mineral.


" Glug....glug." Ry meminum air dalam botol tersebut. Selesai Ry meminum air mineral itu.


" Sini gue haus." Raka mengambil sebotol aie mineral dari tangan Ry. Lalu Raka meminum air mineral dari botol yang sama ama Ry.


" Abang gak jijik minum bekas mulut Ry?" Ry yang melihat ke arah Raka.


" Gak." Raka yang telah menghabiskan sebotol air mineral.


" Idih abang jorok minum bekas Ry loh," kata Ry.


" Gak, Gue nurut kalau minum bekas mulut lu," kata Raka.

__ADS_1


" Ya elah abang. Itu cuma mito abang," kata Ry.


" Makan es krim nya entar mencair," kata Raka.


Ry membuka bungkus es krim cornetto yang rasa coklat. Ry mulai menjilat es krim cornetto Raka yang melihat Ry makan es krim cornetto mulai traveling pikirannya.



Raka yang tidak tahan ngelihat Ry menjilat es krim cornetto.


" Es krim nya di gigit bukan di jilat," kata Raka.


" Ry makan es krim emang kayak gini abang," kata Ry.


" Kalau es krim punya gue lu boleh jilat kayak begitu. Kalau es krim cornetto cepatan lu habisin," kata Raka.


" Emang abang punya es krim lagi?" Ry yang dengan cepat memakan es krim cornettonya.


" Gue punya es krim yang gak habis," jawab Raka.


" Emang ada ya es krim yang gak habis - habis gitu?" Ry yang masih berpikir es krim yang gak bakal habis.


" Ada lu mau?" tanya Raka.


" Gak ah Ry udah kenyang nih," jawab Ry.


" Abang antar Ry pulang ke rumah ya?" tanya Ry.


" Di rumah lu ada siapa?"tanya Raka.


" Gak ada siapa - siapa abang," jawab Ry.


" Lu nginap di rumah gue," kata Raka.


" Idih abang apa - apaan sih, Ry gak mau nginap di rumah abang ntar di kita kumpul kebo loh." Ry yang mengelengkan kepalanya.


" Pikiran lu udah gak benar nih. Lagian di rumah gue ada mak, bapak dan Rika," kata Raka.


Raka dan Ry sudah berdiri di depan pintu rumah Raka.


Totok........Totok


" Assalamualaikum," kata Raka dan Ry secara serentak.


" Walaikumsalam, kakak Ry." Rika yang membuka pintu rumah lalu Rika melihat Ry dan Raka yang berdiri di depan pintu. Rika lalu memeluk badan Ry.


" Iya Rika." Ry yang membalas pelukan Rika.

__ADS_1


" Kakak Ry kok bisa ama mas Raka?" Rika yang melepaskan pelukan lalu Rika melihat ke arah Raka dan Ry.


" Kita ketemu di acara resepsi Pernikahan." Raka yang berjalan masuk meninggalkan Rika dan Ry.


" Acara resepsi pernikahan siapa kakak Ry?" tanya Rika.


" Daniel." Ry yang menjawab dengan suara yang kecil dan lesu.


" Alhamdulillah kalau gitu." Rika yang terlihat begitu bahagia saat mendengar Daniel telah menikah.


" Lah kok alhamdulilah Ika?" tanya Ry.


" Aku turut berbahagia Abang Daniel udah nikah. Berarti kakak Ry dan mas Raka bakal nikah," jawab Rika.


" Itu gak mungkin abang Raka akan menikah ama kakak Ambar," kata Ry.


" Kalian itu emang jodoh. Kakak Ry di tinggal nikah ama abang Daniel. Mas Raka batal nikah karena kakak Ambar selingkuh," kata Rika.


" Apa? Abang Raka gak jadi nikah ama kakak Ambar." Ry yang terkejut mendengarkan perkataan Rika.


" Iya kakak Ry. Makanya kakak Ry aja yang nikah ama mas Raka. Aku, emak dan bapak setuju kakak Ry nikah ama mas Raka." Rika yang wajahnya tampak bahagia.


Rika dan Ry sudah berada di dalam kamar Rika. Kamar Rika yang bernuansa warna pink.



Rika yang duduk diatas kursinya sambil mengerjakan prnya. Sementara Ry duduk di atas ranjang Rika sambil terus melamun. Memikirkan kejadian tadi siang saat Raka mencium bibir Ry. Bahkan dari tadi Ry terus saja memegang bibir Ry.


Rika yang diam - diam memperhatikan Ry yang sedang memegang bibir Ry. Jiwa kepo Rika semakin meronta melihat ke arah Ry. Rika berdiri dari kursinya lalu berjalan ke arah ranjang nya. Rika naik ke atas ranjang nya lalu duduk di samping Ry.


" Kakak Ry aku boleh tanya?" tanya Rika.


" Boleh mau tanya apa Ika?" Ry yang menoleh ke arah Rika.


" Kenapa kakak Ry dari tadi pegang bibir terus. Emang kenapa dengan bibir kakak Ry?" tanya Rika.


" Bibir Ry kering kayaknya," jawab Ry.


" Kalau kakak Ry mau minta basahin aja ama bibir mas Raka," kata Rika.


Ry terkejut mendengar perkataan Rika bagaimana Rika bisa berbicara seperti itu sih. Rika yang melihat Ry tampak kaget semakin yakin kalau sudah terjadi sesuatu antara Raka dan Ry.


" Kakak Ry dan mas Raka udah ciuman bibir ya?" tanya Rika.


" Gak." Ry mengelengkan kepalanya.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2