3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Adrian Siswa Baru


__ADS_3

" Golongan yang gak suka Matematika tapi suka ngitung duit."


Adrian yang sudah menutup mata sambil memajukan bibirnya. Ry yang melihat ke arah Adrian, lalu Ry memajukan wajah sehingga wajah Ry dan Adrian sudah saling berhadapan.


" Cinta udah Apa belum sih?" Tanya Adrian.


" Belum bentar lagi nih," Jawab Ry.


" Cepatan dong Cinta Aku gak sabar nih," Adrian yang lagi menutup mata sambil membayangkan bibir Ry.


" Udah nih Sayang," Ry mendekatkan pipi kanan di dekat bibir Adrian.


" Tetapi kok Aku gak ngerasain Apa sih Cinta?"Tanya Adrian.


" Makanya buka mata Sayang," Kata Ry.


" Lah kok Pipi Cinta," Adrian yang membuka ke dua matanya lalu melihat di depan ternyata ada Pipi Ry. Adrian merasa kecewa ama Ry.


" Kalau gak mau ya udah," Kata Ry.


" Cup.....Cup," Adrian yang langsung mencium pipi kanan Ry. Tak ada rotan maka akar pun jadi, kalau gak dapat bibir maka pipi pun jadi batin Adrian.


"Udahkan Sayang?" Ry yang wajahnya memerah karena di cium ama Adrian.


" Belumlah Cinta," Jawab Adrian.


" Lah kok belum sih Sayang?" Ry yang merasa bingung ama perkataan Adrian.


" Itu bukan Kiss Cinta tetapi Cipika namanya," Kata Adrian.


" Apa bedaanya Kiss ama Cipika Sayang?" Tanya Ry.


" Kiss itu ciuman bibir ketemu bibir sedangkan Cipika itu ciuman bibir ketemu pipi kanan Cinta," Jawab Adrian.


" Oo....," Ry yang mengangguk kepalanya mengerti perkataan Adrian.


" Cinta Aku mau Kiss bolehkan?" Tanya Adrian.


" Gak boleh," Jawab Ry.


"Kalau Cipiki bolehkan?" Tanya Adrian.


" Tadikan udah Cipika Sayang," Jawab Ry.


" Biar adil Cinta, Cup....," Adrian mencium pipi kiri Ry.


Setahuan Kemudian..........


Hari pertama Seluruh Siswa Smk Negeri 1 masuk ke sekolah setelah libur ke naikkan kelas selama 2 Minggu. Adrian sarapan pagi bersama Om dan Tante di dapur. Selesai sarapan Pagi Adrian berpamitan ama Om dan Tante.

__ADS_1


Adrian berjalan ke arah teras rumahnya, sesampai di teras rumahnya Adrian melihat ternyata ban depan motor Vespanya kempes. Tidak lama kemudian Om dan Tante berjalan ke arah teras.


" Motornya Kenapa Ian?" Tante dan Om yang sudah sampai di teras. Lalu Tante melihat ke arah Adrian.


" Ban depannya boco Tante," Adrian yang wajahnya terlihat sedih.


" Ian ke sekolah bareng ama Om aja, Gimana?" Tanya Om.


" Arah sekolah Aku ama tempat Om kerja itu beda arah Om," Jawab Rian.


" Walaupun beda arah gak masalah buat Om Ian," Kata Om.


" Udah Ian bareng Om aja berangkat ke sekolah dari pada naik angkot," Kata Tante.


" Tetapi Ian gak ngerepotin Om kan?" Adrian yang masih ragu untuk ikut naik motor bersama Omnya.


" Gak Ian," Jawab Om.


Adrian lebih dahulu sampai di gerbang sekolah dengan di antar Om. Setelah itu Adrian turun dari motor Om lalu Adrian mencium punggung tangan Om. Om mengerluarkan selembar uang berwarna biru dari kantong saku bajunya .


Adrian menolak uang pemberian Om karena merasa tidak enak ama Om. Om memasukan uang itu ke saku baju seragam sekolah Adrian. Om mengendarai motor meninggalkan gerbang sekolah.


Adrian sengaja berdiri di depan gerbang sekolah menunggu Ry. Akhirnya yang di tunggu datang Ry mengendarai motor dengan ngebut lalu Adrian sengaja menghalangi jalan motor Ry. Lalu motor yang Ry kendarai berhenti depan Adrian.


" Cinta geser kebelakang, Biar Aku yang bawa motornya," Adrian yang menyuruh Ry untuk mengeserkan duduknya di belakang. Lalu Adrian naik ke atas motor Ry.


" Iya Sayang," Ry yang mengeserkan badanya untuk duduk di belakang.


Sepanjang perjalan menuju kelas 3 Tkj 2 Adrian dan Ry menjadi pusat perhatian Siswa Smk Negeri 1. Padahal sudah sering Adrian dan Ry berjalan sambil bergandengan tangan. Tetap saja hal itu tidak luput dari pandangan Siswa Smk Negeri 1.


Jam Pelajaran.........


Pak Budi guru mata pelajaran produktif memberikan Kami tugas untuk mencatat materai pelajaran produktif yang ada di papan tulis. Setelah itu Pak Budi berjalan ke arah pintu kelas 3 Tkj 2.


Fitri yang bertugas jadi sekertaris kelas yang mencatat materai pembelajaran proďuktif di papan tulis. Karena Pak Budi tidak ada Adrian meletakan penanya di atas meja. Adrian tidak serajin Ry yang selalu belajar tiap hari. Buku catatan Ry itu selalu lengkap.


Adrian itu tipe Siswa yang lebih cepat memahami melalui praktek ketimbang teori. Makanya saat guru menerangkan Adrian lebih cepat memahami pelajaran. Berbeda dengan Ry itu tipe Siswa yang lebih cepat memahami melalui teori yang arti Ry harus membaca materi pelajaran untuk bisa memahami materi pembelajaran.


Adrian dan Ry pasangan yang serasi dan saling melengkapi kekurangan. Banyak Siswa Smk Negeri 1 yang terinspirasi ingin seperti Adrian dan Ry dalam berpacaran memberikan dampak postif.


Pak Budi masuk ke dalam kelas dengan Seorang Cowok yang berpakaian putih abu - abu. Pak Budi menyuruh Seorang Cowok memperkenalkan dirinya kepada Kami.


" Halo, Selamat Pagi Teman - Teman," Kata Seorang Cowok.


" Halo juga, Selamat Pagi juga," Kata Siswa kelas 3 Tkj 2.


" Perkenalkan Nama Saya Roy Sugito, Kalian bisa manggil Saya Roy," Kata Roy.


" Roy pindahan dari Sekolah mana?" Tanya Fitri.

__ADS_1


" Smk Taruna," Jawab Roy.


" Roy jurusan Apa sekolah di sana?" Tanya Mira.


" Tkj," Jawab Roy.


" Roy tinggal Dimana?" Tanya Dewi.


" Di rumah," Jawab Roy.


" Hehehe.......," Siswa kelas 3 Tkj 2 pada ketawa mendengarkan perkataan Roy.


" Maksud Aku alamat rumah Roy Dimana?" Tanya Dewi.


" Jl. Arifin Ahmad," Jawab Roy.


" Berapa umur Roy?" Tanya Yuni.


" 17 tahun," Jawab Roy.


" Perasaan dari tadi Cewek melulu yang tanya ama Roy," Saputra yang merasa kurang suka atas kehadiran Roy di kelas.


" Kalau Kamu mau tanya aja," Kata Adrian.


" Idih.....entar Aku di kira jeruk makan jeruk deh," Kata Saputra


" Roy punya Sosmed?" Tanya Mira.


" Punya," Jawab Roy.


" Apa Nama Sosmed Roy?" Tanya Dewi.


" Roy Sugito_17," Jawab Roy.


" Roy udah punya pacar," Tanya Mira.


" Jojoba," Jawab Roy.


" Apaan tuh Jojoba?" Tanya Mira.


" Jomblo - Jomblo Bahagia Mira, kayak Aku," Jawab Saputra.


" Woi......Saputra lagi promosi ya," Kata Mira.


" Kali aja di kelas ini ada yang mau ama Cowok seganteng Aku," Kata Saputra.


" Idih......amit deh ama Saputra mendingan ama Roy aja," Mira yang melihat ke arah Roy.


Roy berjalan mendekati ke arah Pak Budi lalu Roy membisikan sesuatu ketelinga Pak Budi. Kira - kira Roy membisikan Apa kepada Pak Budi?

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2