
⚠️ Warning! Jangan di boom like ya
" Jika kamu ingin serius bersama aku, maka kamu harus menjauhi orang yang berusaha ingin mendekati mu."
Raka dan Ry berjalan sambil bergandengan tangan ke arah parkiran kampus. Sesampai di parkiran kampus Raka memasang helem di kepalanya. Raka naik ke atas motor Ry yang masih berdiri di samping motor Raka.
"Buruan naik lu." Raka yang membuka kaca helemnya lalu menyuruh Ry untuk naik ke atas motornya.
" Iya, Ry naik nih." Ry yang naik ke atas motor Raka. Ry duduk di jok motor ke belakang agar berjarak dari punggung Raka.
Abang Raka mah ama Ry aja jutek dan galak, coba ama cewek lain. Abang Raka tuh baik dan romantis banget. Ry juga mau dong di perlakukan seperti cewek lain ama abang Raka batin Ry.
Raka yang mengendarai motor ke arah jalan raya. Raka merasa heran karena Ry yang biasanya bersikap bawel menjadi pendiam.
" Lu lagi sakit kok diam aja?" tanya Raka.
"Gak,"jawab Ry.
" Tumben lu diam aja,"kata Raka.
" Abang mau bawa Ry kemana?" tanya Ry.
" Baru aja gue bilang tumben lu diam, eh lu udah kumat lagi bawelnya," jawab Raka.
" Ry jadi serba salah ama abang nih. Ry diam abang bilang Ry sakit, Ry ngomong abang bilang kumat bawelnya Ry. Mau abang apa sih?" Ry yang wajahnya cemberut lalu menoleh ke arah kanan.
Raka yang melihat wajah Ry cemberut dari kaca spion motornya tersenyum. Raka membelokkan motornya ke arah kanan, lalu Raka memberhentikan motor di depan sebuah konter ponsel.
Raka memakirkan motornya di depan konter ponsel. Ry turun dari motor lalu berdiri di samping motor Raka. Raka melepaskan helemnya lalu meletakan di atas jok motornya.
Raka berjalan masuk ke konter ponsel, Raka membalikan badan melihat Ry yang masih berdiri di samping motornya.
" Ngapain lu di situ?cepatan ke sini." Raka yang menyuruh Ry untuk masuk ke dalam konter ponsel.
" Ry nunggu di sini aja abang," kata Ry.
__ADS_1
Raka berjalan ke arah Ry lalu Raka menghampiri Ry. Setelah itu Raka mengandeng tangan Ry untuk masuk ke dalam ponsel. Raka dan Ry sudah berada di dalam konter ponsel.
Raka menyuruh pelayanan konter untuk mengeluarkan ponsel merek terbaru kepadanya. Pelayanan konter mengeluarkan beberapa ponsel merek terbaru di atas estalase kacanya. Raka melihat ke arah beberapa merek ponsel terbaru di atas estalase.
" Menurut Lu ponsel mana yang bagus?" tanya Raka.
"Semua bagus.Apa pun merek ponselnya kegunaannya cuma buat komunikasi, percuma juga punya ponsel kalau gak bisa buat komunikasi. Mendingan kayak Ry gak punya ponsel biar gak bisa komunikasi ama abang," jawab Ry.
Raka bertanya ama pelayaan konter ponsel tentang ke unggulan setiap ponsel yang ada di atas estalase. Raka mengambil kontak ponsel dengan merek smamsung.
" Kalau menurut lu yang ini gimana?" Raka yang memperlihatkan kontak ponsel smamsung kepada Ry.
" Bagus abang," jawab Ry.
Raka memberikan kontak ponsel smamsung kepada pelayaan konter. Raka berjalan ke arah kasir untuk membayar ponsel itu. Ry yang terkejut saat mendengarkan harga ponsel itu yang lumayan mahal bagi Ry yang gak punya uang.
Raka dan Ry sudah berada di ampera yang berada di depan simpang jalan rumah Ry. Raka dan Ry sudah memesan makanan dan minuman. Ry melihat Raka yang sedang sibuk memegang ponselnya. Pelayanan ampera mengantarkan mengantarkan makanan dan minuman yang di pesan ke atas meja.
Ry dan Raka sudah akan makan lalu meletakan ponsel android di aras meja. Sedangkan ponsel Raka satu lagi berada di saku jaketnya. Ponsel Raka berbunyi lalu Raka melihat ke arah ponsel yang di atas meja ternyata tidak berbunyi. Raka meraba ponsel yang ada di saku jaketnya uang bergetar dan berbunyi.
Raka mengeluarkan ponsel dari saku jaketnya lalu melihat ke ponsel ternyata emak yang menelpon.
📞" Assalamualaikum mak," kata Raka.
📞" Walaikumsalam. Mas udah nyampai mana?" tanya mak.
📞" Kota Pekanbaru mak,"jawab Raka.
📞" Mas udah ketemu caman emak?"tanya mak.
📞" Udah mak. Ini mas lagi ama Mentary mak," jawab Raka.
📞" Mas lagi ngapain ama Mentary?" tanya Mak.
📞"Mau makan siang mak. Emak udah makan?"tanya Raka.
__ADS_1
📞" Udah barusan.mas jangan nyicil buat dekbay dulu ama Mentary ya. Ingat mas nikah dulu baru kawin," kata Mak.
📞" Iya mak. Lagian mas juga tahu kalau kawin dulu baru nikah itu dosa mak," kata Raka.
📞" Sampaiin salam mak sama caman dan calon besan ya mas.Kalau gitu udah dulu ya mas." Mak yang mematikan panggilan telponnya ama Raka.
Raka meletakan ponsel ke atas meja, dua ponsel Raka berjejer di atas meja. Raka sudah mengambil nasi dan daging rendang dari piring dengan mengunakan sendok lalu Raka akan menyuapi ke mulutnya. Ponsel Raka yang satu lagi berbunyi.
Raka meletakan sendok di atas piring lagi. Raka menggeser layar ponsel lalu melihat wajah Kevin yang lagi vc ama dia. Ternyata Kevin vc ama Raka hanya untuk pamer lagi jalan - jalan di Living World mall yang baru di kota Pekanbaru. Raka sudah mulai kesal lalu mematikan panggilan vc dari Kevin.
Mau makan aja susah minta ampun ada - ada gangguan dari tadi. Padahal perut gue udah keroncongan karena tadi pagi gak sarapan. Demi cepat bisa bertemu dengan Mentary karena sebulan ini gue selalu memikirkan dia batin Raka.
Raka yang mulai menyuapi nasi dan rendang yang ada ke dalam mulutnya. Akhirnya Raka bisa makan Raka akan menyuapi nasi dan lauk pauk ke dalam mulutnya. Ponselnya kembali berbunyi kali ini Raka melihat ponselnya ternyata dari pak bos.
Raka meletakan sendok nya ke atas piringnya lalu Raka mengangkat panggilan telpon dari pak bosnya. Ry yang sudah selesai makan lalu melihat ke arah Raka. Ry berdiri dari kursi lalu duduk di kursi samping Raka. Ry menyuapi Raka yang sedang menelpon.
Raka dan Ry sudah berada di ruangan tamu rumah nenek. Raka dan Ry duduk di sofa yang sama, Raka binggung mau bicara ama Ry.
" Ini untuk lu." Raka yang memberikan paper bag ke arah Ry.
"Maaf abang Ry gak bisa nerima ini." Ry yang mengelengkan kepalanya.
" Lu gak suka ama ini ponsel?" Raka yang melihat ke arah Ry.
" Bukan gak suka abang. Tapi ini ponsel terlalu mahal buat abang kasih ke Ry," jawab Ry.
"Kalau lu gak mau, gue buang aja nih ponsel." Raka yang berdiri dari sofa membawa paper bag yang berisi ponsel.
" Jangan abang. Iya Ry terima ponsel dari abang." Ry yang berdiri dari sofa lalu memegang tangan kanan Raka.
" Ini buat lu. Tapi ini gak gratis." Raka memberikan paper bag yang berisi ponsel ama Ry.
" Ry bayar pakai apa?"Ry yang mengambil paper bag dari tangan Raka.
...~ Bersambung ~...
__ADS_1