3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Abang Adek Ketemu Gedek


__ADS_3

" Seseorang tidak akan tahu betapa nikmatnya rasa manis, sebelum Dia bisa merasakan betapa getirnya rasa pahit itu".


Raka yang melihat ke arah Ry. Raka yang melihat Ry lagi melamun.


" Woi.....kalau makan jangan sambil melamun" Kata Raka.


" Siapa yang melamun sih Abang?" Tanya Ry.


"Lu tadi kok diam aja berarti ngelamunkan?" Tanya Raka.


" Bukan ngelamun, Ry lagi mikir" Jawab Ry.


" Lu mikirin Aska atau Daniel?" Tanya Raka.


" Bukan keduanya" Jawab Ry.


" Lu mikirin Gue ya?" Tanya Raka.


"Bukan, Geer banget sih Abang" Mampus kok Dia bisa tahu sih Ry lagi mikirin Dia batin Ry.


" Bukan salah lagi, Lu emang mikirin Gue" Kata Raka.


"Ry gak mikirin Abang" Kata Ry.


" Jangan mikirin Gue, mendingan Lu makan entar sup Ayam keburu dingin" Kata Raka.


" Iya Abang" Kata Ry.


Selesai makan Raka berdiri dari kursi lalu berjalan ke arah ruangan keluarga. Raka duduk di sofa ruangan keluarga. Raka mengeluarkan ponsel lalu menghubungi Ambar.


Ternyata tidak di jawab ama Ambar. Raka menghubungi Ambar sampai 3 kali tidak di jawab ama Ambar. Raka meletakan ponselnya di atas meja.


Raka berdiri dari sofa lalu berjalan ke arah kamar Rika. Raka membuka pintu kamar Rika. Raka melihat Rika yang lagi tidur atas tempat tidur.


Raka berdiri di samping tempat tidur Rika. Raka menarik selimut lalu menyelimuti badan Rika. Raka meletakan tangannya di atas kening Rika.


Demam Rika sudah turun lalu Raka mencium kening Rika. Ry berdiri di depan pintu kamar Rika. Ry melihat Raka ternyata sosok Abang yang penyayang ama Adeknya.


Walaupun Raka cuek, pendiam dan jutek ternyata di balik itu semua. Raka memiliki sifat penyayang dan perhatian ama Adeknya.


" Cepat sembuh ya Dek" Kata Raka.


" Maafin Mas yang belum bisa jagain Dek dengan baik. Bahkan yang merawat Dek sakit malah orang lain" Kata Raka.


Deg.....Deg.....


Hati Ry terasa sakit saat Raka mengatakan bahwa Ry itu hanya orang lain bagi Raka. Yang Raka katakan emang benar Ry gak punya hubungan apa - apa ama Mereka.


Ry juga sadar diri bahwa Ry ini cuma anak dari temannya Pakde. Ry gak akan pernah bisa menjadi bagian dari keluarga Raka. Ry hanya bisa menjadi teman Rika aja.


Saat Raka membalikan badan lalu Raka melihat ke arah Ry.


" Lu nguping omongan Gue ya?" Tanya Raka.


" Gak nguping tetapi kedengaran ama Ry" Jawab Ry.


" Itu sama aja" Kata Raka.


" Kalau nguping itu sengaja buat dengarin pembicaraan orang lain. Kalau kedengaran itu tidak sengaja mendengar pembicaraan orang lain" Kata Ry.


" Intinya Lu tahu yang Gue omonginkan?" Tanya Raka.

__ADS_1


" Iya tahu" Jawab Ry.


Ry berjalan masuk ke dalam kamar Rika. Kemudian Raka keluar dari kamar Rika. Raka masuk ke dalam kamarnya.


Esokan Paginya...........


Pagi Ry udah bangun lalu Ry berjalan ke arah dapur. Ry melihat Mama yang lagi memasak.


" Masak Apa Mama?" Tanya Ry.


" Masak Asam pedas Ikan patin dan sambel terong campur ikan teri" Jawab Mama.


" Mama di dalam kulkas Ada apa aja?" Tanya Ry.


" Emang Dek mau masak Apa?" Tanya Mama.


" Mau masak kolak" Jawab Ry.


" Tumben mau masak, Buat Siapa kolaknya?" Tanya Mama.


" Buat Rika" Jawab Ry.


" Rika atau Raka?" Tanya Mama.


" Rika Mama" Jawab Ry.


" Kirain Mama buat Raka" Kata Ry.


" Buat Rika Mama, Soalnya Dia lagi sakit" Kata Ry.


" Sakit Apa Rika?" Tanya Mama.


" Cuma Demam, Flu dan Batuk aja Mama" Jawab Ry.


" Gak ada hubungan apa - apa Mama" Jawab Ry.


" Bagus deh, Mama lebih suka Dek ama Daniel" Kata Mama.


" Apa yang Mama suka dari Daniel?" Tanya Ry.


" 3 B" Jawab Mama.


" Apa itu 3 B Mama?" Tanya Ry.


" Bibit, Bebet dan Bobot " Jawab Mama.


" Emang masih berlaku ya Mama 3 B sampai sekarang?" Tanya Ry.


" Masih, bagi Mama 3 B itu penting Dek. Mama cuma mau yang terbaik untuk Dek" Jawab Mama.


" Jodoh di tangan Allah Mama, manusia cuma bisa berencana" Kata Ry.


Mama memberitahu Ry kalau ada pisang dan ubi kayu. Ry memasak kolak pisang dan ubi kayu. Mama melihat Ry memasak kolak pisang dan ubi kayu.


Selesai memasak kolak pisang dan ubi kayu. Ry memasukan pisang dan ubi kayu ke dalam wadah.



Ry meletakan wadah yang berisi kolak pisang dan ubi kayu di atas meja. Setelah itu Ry berjalan ke kamar mandi. Ry masuk ke dalam kamar mandi.


Selesai mandi Ry berpakaian kaos dan celana traning. Ry menyisisir rambut, memakai bedak dan memakai lip tin di bibir Ry.

__ADS_1


Sesampai Ry di depan rumah Raka.


Totok......Totok......


" Assalamualaikum" Kata Ry.


" Walaikumsalam" Raka yang membuka pintu rumah.


"Abang gak kerja?" Tanya Ry.


" Gak, Lu ngapain pagi - pagi kesini?" Tanya Raka.


" Ry mau mengantarkan ini buat Rika" Ry menyerahkan sebuah kantong plastik ke arah Raka.


" Ini Apa?" Tanya Raka.


" Kolak, Ry boleh jenguk Rika?" Tanya Ry.


" Boleh, Rika di kamar" Jawab Raka.


Ry berjalan ke arah kamar Rika. Ry mengetuk pintu lalu membuka pintu. Ry melihat Rika yang sedang duduk di atas tempat tidur.


" Ika udah sembuh?" Ry yang duduk di pinggir tempat tidur Rika.


" Alhamdulillah Aku udah sembuh Kakak Ry" Rika yang tersenyum ke arah Ry.


" Ika udah sarapan?" Tanya Ry.


" Belum, Aku mau mandi.Badan Aku rasanya lengket semua Kakak"Jawab Rika.


"Ika tunggu disini, Ry masak air buat Ika. Biar Ika mandi air hangat aja" Ry yang berdiri dari tempat tidur Rika.


" Maaf Aku jadi ngerepotin Kakak Ry ya" Wajah Rika yang terlihat sedih.


" Ika gak ngerepotin Ry. Ry senang bisa mengerawat dan jagain Ika" Ry yang tersenyum ke arah Rika.


Sesampai di dapur Ry melihat Raka yang lagi memakan kolak pisang dan ubi kayu.


" Gimana kolaknya Abang?" Tanya Ry.


" Enak banget, Manisnya pas" Jawab Raka.


" Abang suka kolaknya?" Tanya Ry.


" Suka" Jawab Raka.


"Abang sisain buat Rika" Ry yang berjalan mengambil dandang kemudian Ry mengisi dandang dengan air dari kran.


" Udah Gue pisahin buat Rika, Lu mau masak Apa?" Raka yang melihat ke arah Ry.


" Masak Air" Ry yang meletakan dandang di atas kompor. Ry menyalakan kompor.


" Untuk Apa masak air sebanyak itu?" Tanya Raka.


" Untuk mandi Rika Abang" Jawab Ry.


" Yaelah, Dia manja banget ama Lu. Dia itu Dek Gue atau Dek Lu sih?" Tanya Raka.


" Rika Adeknya Abang. Tetapi Ry udah menganggap Dia kayak Adek Ry sendiri. Soalnya Ry pengen banget punya Abang dan Adek" Jawab Ry.


" Abang Adek ketemu gedek ya?" Tanya Raka.

__ADS_1


" Iya Abang" Jawab Ry.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2