
" Nilai seorang lelaki itu bukan terletak pada wajahnya yang tampan. Tapi bagaimana cara dia memperlakukan wanita."
Ry dan Daniel yang lagi mengobrol lupa dengan Aska yang duduk melihat ke arah mereka.
"Hm. Nah gitu deh kalau orang lagi pacaran dunia serasa milik berdua yang lain pada ngontrak," Aska yang berdiri dari sofa lalu berjalan ke arah pintu kamar Daniel.
" Ska mau Kemana?" Daniel yang melihat ke arah Aska.
" Ke kamar aku Abang," Aska yang membalikan badannya melihat ke arah Daniel dan Ry.
" Ska sini pijetin kepala Abang. Soalnya kepala Abang pusing," Daniel yang menyuruh Aska.
" Biar Ry aja yang pijetin kepala Boo," Kata Ry.
" Iya Abang kan lebih enak di pijetin ama pacar,"
Kata Aska.
"Gak mau. Entar tangannya pacar aku capek mijetin aku. Jadi mendingan Aska aja yang mijetin abang," Daniel memegang tangan kanan Ry lalu mencium punggung tangan dengan bibirnya.
Aska lalu duduk di atas ranjang Daniel yang berada di sebelah kiri. Aska mulai memijat kepala Daniel. Daniel sudah berbaringan di atas ranjang.
" Boo Ry pulang udah Sore nih?" Ry yang melihat Daniel sedang di pijet ama Aska.
" Chubby pulang di antar Aska ya?" Tanya Daniel.
" Gak usah Boo. Ry gak mau ngerepotin Aska mendingan naik Gojek aja," Jawab Ry.
" Aku gak merasa di repotin buat ngantar Kakak Ry," Kata Aska.
" Denganrin tuh Chubby. Ska aja gak keberatan ngatar Chubby. Aku gak mau Chubby kenapa - kenapa," Daniel yang wajah terlihat khawatir.
" Ska anterin Ry ampai depan rumah jangan sampai lecet. Pakai motor abang aja kunci motor di atas meja kerja," Daniel yang sudah duduk di ranjang sambil bersadar ama bantal.
" Siap Bos Q," Aska yang berdiri dari ranjang Daniel. Aska berjalan ke arah meja kerja Daniel lalu mengambil kunci motor.
" Ska sini dulu. Nih uang buat beli bensin motor abang," Daniel yang memberikan 2 lembar uang berwarna merah ke arah Daniel.
" Iya Abang," Aska mengambil 2 lembar uang dari tangan Daniel.
" Ry pulang dulu ya Boo," Ry yang mencium punggung tangan Daniel.
" Cium dulu aku dulu Chubby," Kata Daniel.
" Hm. Aku tunggu di depan rumah aja ya kakak Ry. Aku pergi dulu ya Abang," Aska yang mencium punggung tangan Daniel.
__ADS_1
" Hati - hati bawa motornya Ya Ska," Kata Daniel.
" Iya Abang," Aska yang berjalan meninggalkan Ry dan Daniel di dalam kamar.
" Mana ciumnya buat aku Chubby?" Tanya Daniel.
" Tutup dulu mata Boo," Jawab Ry.
" Aku jadi gak sabar di cium Chubby," Daniel yang menutup matanya lalu memajukan bibirnya.
Kemudian Ry Cipika lalu Cipiki Daniel lalu Daniel yang merasa pipi kanan dan kirinya di cium Ry.
" Chubby bibirnya lagi," Daniel yang masih memejamkan matanya. Daniel yang memonyongkan bibirnya.
" Semoga cepat sembuh Boo. Ry pulang dulu ya," Ry yang berdiri dari rancang Daniel lalu berlari ke arah pintu meninggal Daniel yang masih duduk di atas ranjang.
Aska mengendarai motor sport Daniel. Sementara Aska sengaja ngebut mengendarai motor Daniel agar Ry memeluk pinggang Aska.
" Ry pegangan dong entar jatuh," Kata Aska.
" Tumben panggil aku dengan nama Ry tadi panggil nya kakak Ry," Ry yang membuka kaca helemnya.
" Kalau di hadapan abang Daniel aku tetap panggil kakak Ry tapi kalau abang Daniel gak ada. Aku panggil kamu Ry aja Bolehkan?" Tanya Aska.
" Boleh banget Aska," Jawab Ry.
Papa dan mama mengajak Ry pergi ke rumah pakde Sugeng. Awalnya Ry menolak ajakan papa dan mama tetapi papa memaksa Ry untuk ikut bersama mama dan papa.
Papa, mama dan Ry sudah berdiri di depan pintu rumah pakde Sugeng.
Totok......Totok
" Assalamualaikum," Kata mama dan papa.
" Walaikumsalam. Ternyata om dan tante," Raka yang membuka pintu rumah lalu menyalim punggung tangan mama dan papa secara bergantian.
" Bapak dan emak Ada?" Tanya papa.
" Ada om dan tante. Silahkan masuk dulu !" Ajakan Raka.
" Dek cium tangan abang Raka," papa yang menyuruh Ry cium tangan Raka.
" Iya papa," Ry yang menyalami punggung Raka.
Mama, papa, pakde Sugeng, bude Sam dan Raka berada di ruangan tamu mengobrol. Sedangkan Ry berada di dalam kamar Rika. Rika dan Ry sedang berbaring di atas ranjang Rika.
__ADS_1
" Kakak Ry Kemana aja selama ini?" Rika yang melihat ke arah Ry.
" Di rumah," Jawab Ry.
" Kenapa kakak Ry gak pernah main ke rumah aku?" Tanya Rika.
" Setelah kecelakaan motor Ry gak di boleh bawa motor lagi Ika," Ry yang wajahnya terlihat sedih.
" Kakak Ry kok gak ngasih tahu aku," Rika yang wajah terlihat sedih.
" Maaf ya Ika," Ry yang wajah terlihat menyesal karena gak memberi tahu Rika kalau dia mengalami kecelakaan waktu itu.
" Aku gak marah ama kakak Ry. Jadi kakak Ry gak perlu minta maaf. Cuma aku kecewa ama kakak Ry," Wajah Rika yang tampak kecewa ama Ry.
" Maaf Ry gak mau bikin Ika khawatir makanya Ry gak ngasih tahu Ika," Kata Ry.
" Alasan kakak Ry aja. Padahal aku udah anggap kakak Ry kayak kakak kandung aku. Walaupun aku tahu kita gak punya hubungan darah," Rika yang berbicara dengan ketus ama Ry.
" Kok ngomong gitu sih Ika. Ry juga udah anggap Ika kayak adek kandung Ry," Kata Ry.
" Sepertinya ketakutan aku akan kehilangan kakak Ry akan terjadi," Rika yang duduk di atas ranjangnya.
" Ika gak akan pernah kehilangan Ry," Ry yang duduk di atas ranjang lalu memeluk badan Rika.
" Aku akan tetap kehilangan kakak Ry. Karena kakak Ry gak bisa jadi kakak ipar aku. Mas Raka akan menikah ama kakak Ambar," Rika yang membalas pelukan Ry lalu Rika menagis tersedu - sedu di pelukan Ry.
" Cup... Cup. Jangan nagis Ry gak ada permen dan es kirim nih buat Rika," Ry yang membujuk Rika.
" Emang kakak Ry pikir aku bocil?" Rika yang melepaskan pelukan ama Ry lalu Rika melihat ke arah Ry.
" Iya kan belum 17 tahun. Ika itu jelek kalau nagis," Ry yang mengambil tisu dari saku baju lalu menghapus air mata Rika yang sudah membasahi wajah Rika.
" Kalau aku ulang tahun kakak Ry yang buat kue ulang tahun ya?" Tanya Rika.
" Insyallah ya Ika," Jawab Ry.
"Pokok aku maunya kakak Ry yang buat kue ulang tahun aku ke 17 tahun," Kata Rika.
" Rencana ulang tahun Ika mau di rayakan?" Tanya Ry.
" Paling makan malam bersama keluarga. Kakak Ry harus datang di ulang tahun aku," Jawab Rika.
" Insyallah Ika," Jawab Rika.
" Kakak Ry harus bawa pacar ke ulang tahun aku," Kata Rika.
__ADS_1
...~ Bersambung ~...