3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Kecelakaan Motor


__ADS_3

" Hujan tak pernah tahu Ia membasahi Apa. Tetapi Air mata Aku tahu Ia terjatuh untuk Siapa."


Ry yang masih menagis tanpa melihat Seseorang yang berdiri di depan Ry.


" Nih hapus air matanya," Seorang yang mengulurkan sapu tangan di hadapan Ry.


"Gak usah," Ry yang menghapus air mata mengunakan punggung tangannya.


" Kenapa nagis?" Seorang itu memasukan sapu tangannya ke dalam saku celananya.


" Mata Aku kemasukan debu," Jawab Ry.


" Sini biar Aku tiup matanya," Seorang itu berjongkok di depan kursi.


" Gak usah," Ry yang melihat ke arah Seorang Cowok yang sudah berjongkok di hadapan Dia. Ternyata Cowok itu Aska.


" Sebelah Mana yang ke masukan debu Ry?" Tanya Aska.


" Kanan," Jawab Ry.


" Gimana Ry masih perih?" Aska yang mendekatkan mulutnya ke arah mata kanan Ry. Kemudian Aska meniup mata kanan Ry.


"Udah gak lagi Aska," Buka mata Ry yang sakit Aska tetapi hati yang sedang mengalami patah hati ngelihat Raka udah lamaran ama Ambar batin Ry.


" Sini Aku tiup yang sebelah kiri," Aska yang meniup mata sebelah kiri Ry.


" Terima kasih ya Aska," Kata Ry.


" Sama - sama Ry. Ry Kenapa Ada di sini?" Aska yang melihat ke arah Ry.


" Ry ngatarin Teman buat menghadiri Acara lamaran Sepupunya," Jawab Ry.


" Acara di dalam Kenapa Ry di taman?" Aska yang kemudian berdiri dari berjongkok. Lalu Aska duduk di bangku yang sama dengan Ry.


" Ry gak kenal ama Sepupunya Teman jadi di Ry keluar aja," Kata Ry.


"Oo....begitu ya Ry," Aska yang melihat ke arah Ry. Aku tahu sebenarnya Kamu nagis itu bukan kemasukan debu di mata tetapi Kamu nagis gara - gara Raka dan Ambar sedang melangsungkan Acara Lamaran di dalam hotel batin Aska.


" Aska Kenapa ada di sini?" Ry yang melihat arah Aska.


" Kerja," Jawab Aska.


" Aska kerja Apa?" Tanya Ry.


" Fotografer," Jawab Aska.


"Aska Fotografer Acara Apa?" Tanya Ry.

__ADS_1


" Lamaran," Jawab Aska.


" Lamaran Siapa?" Tanya Ry.


" Abang Raka dan Kakak Ambar. Apa Ry di undang ke acara Mereka?" Tanya Aska.


" Gak. Ry mau pulang dulu ya Aska," Ry yang berdiri dari bangku.


" Tunggu Ry. Kunci motor Ry mana?" Aska yang memegang tangan kanan Ry. Lalu Aska menarik tangan Ry sehingga Ry terduduk di samping Dia.


" Nih kunci motor Ry," Ry yang mengeluarkan kunci dari saku celana.


"Ry tunggu di sini dulu ya," Aska mengambil kunci motor dari tangan Ry. Lalu Aska berdiri dari bangku kemudian Aska berlari ke arah dalam hotel Pangeran.


Aska masuk ke dalam ruangan Acara lamaran Raka dan Ambar. Aska menghampiri Ridho yang lagi mengantikan Aska untuk mengambil foto di Acara lamaran Raka dan Ambar. Aska lalu berbisik ke telinga Ridho kalau Dia urusan yang mendadak harus di kerjakan sekarang juga.


Aska mengendari motor Ry lalu Ry duduk di belakang Aska. Aska mengendarai motor lalu Aska membuka kaca helemnya.


" Ry udah makan?" Tanya Aska.


" Belum," Jawab Ry.


" Sama Ry. Aku juga belum makan. Ry mau makan Apa?" Tanya Aska.


" Lagi gak selera makan," Jawab Ry.


" Kenapa Aska khawatir ama Ry?"Tanya Ry.


" Sebagai Teman tentu saja Aku khawatir kalau sampai Ry sakit, Emang Aku gak boleh khawatir ama Ry?" Tanya Aska.


" Boleh kok," Jawab Ry.


" Gimana kalau Kita makan bakso aja?" Tanya Aska.


" Iya," Jawab Ry.


Esokan Harinya.........


Sore ini Aska pulang sekolah bersama Ridho. Aska mengendarai motor menuju ke arah Marpoyan. Saat mengendarai motor Aska melihat ke keramaian di arah kanan. Ridho menyuruh Aska untuk menepikan kendaraannya.


Aska memakirkan motornya lalu Aska dan Ridho turun dari motor. Aska dan Ridho berjalan ke arah keramaian. Sesampai di keramaian Aska dan Ridho melihat ke arah Seorang Cewek yang lagi berdiri berhadapan dengan Seorang Bapak.


Aska yang mengenali wajah Si Cewek langsung berjalan menghampiri Si Cewek. Si Cewek yang merasa ketakutan karena di marah ama Seorang Bapak. Aska sudah berdiri di hadapan Si Cewek yang ternyata Ry.


" Kamu Siapa?" Tanya Seorang Bapak.


" Aku pacar Dia Bapak. Sebenarnya Ada Apa Bapak?" Aska sengaja berdiri di depan Ry. Aska ingin melindungi Ry dari Seorang Bapak.

__ADS_1


" Pacar Kamu sudah menabrak motor Saya. Saya minta ganti rugi 500 Ribu," Kata Seorang Bapak.


" Pacar Aku menabrak motor Bapak dari belakang karena Bapak berhenti mendadak sehingga pacar Aku yang terkejut dan gak bisa mengerem Motornya," Kata Aska.


"Pacar Kamu harus bertanggung jawab membayar ganti rugi Atau Saya laporkan ke kantor polisi?" Ancam Seorang Bapak.


" Saya mau menyelesaikan secara kekeluargaan saja Pak. Tetapi Saya tidak akan membayar ganti rugi berupa uang kepada Bapak," Kata Aska.


" Maksud Kamu Bagaimana?" Tanya Bapak.


"Begini saja Kita bawa motor Bapak ke bengkel. Aku akan membayar biaya kerusakan semua motor Bapak. Aku juga akan membawa Bapak ke Klinik untuk mengobati luka - luka Bapak. Bagaimana Bapak?" Tanya Aska.


" Saya mau ganti rugi berupa uang," Kata Seorang Bapak.


" Aku dan pacar Aku tidak punya uang sebanyak yang Bapak pinta. Bagaiman kalau uang ganti ruginya 200 ribu?" Tanya Aska.


" Itu tidak cukup untuk memperbaiki motor dan biaya berobat Saya," Jawab Seorang Bapak.


"Motor Bapak cuma lecet - lecet sedikit. Motor Bapak cuma perlu di list aja. Luka - luka Bapak juga cuma lecet sedikit aja di bawa ke klinik cuma di kasih obat merah dan handsaplast," Kata Aska.


" Uang 200 Ribu lebih banyak untuk ke bengkel dan ke klinik," Kata Ridho.


" Bagaimana Bapak?" Tanya Aska.


" Baiklah mana uangnya?" Tanya Bapak.


" Ini uangnya," Aska memgeluarkan dompet dari saku celana lalu memberikan 2 lembar uang berwarna merah kepada Seorang Bapak.


"Iya," Bapak itu mengambil uang dari tangan Aska lalu pergi dengan mengendarai motornya.


Aska membalikan badan lalu melihat wajah Ry yang terlihat pucat. Ridho memberikan sebuah botol air mineral kepada Aska lalu Aska membuka botol air mineral.


" Ini minum dulu Ry," Aska yang menyerahkan sebotol air mineral kepada Ry.


" Iya Aska. Glug......Glug," Ry mengambil sebotol air mineral dari tangan Aska. Setelah itu Ry meminum air mineral sampai setengah botol.


" Gimana keadaan Ry?" Aska yang memperhatikan Ry.


" Tidak baik Aska," Ry yang menyerang sebotol air mineral kepada Aska.


" Apa Ry yang sakit?" Aska yang mengambil sebotol air mineral dari tangan Ry.


" Tangan Kiri Ry," Jawab Ry.


" Sini Aku lihat," Aska yang memegang tangan kiri Ry.


" Awww......Awwww. Pelan - pelan Aska sakit tahu," Wajah Ry yang berubah menahan rasa sakit di tangan kiri.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2