3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Camer ( Calon Mertua)


__ADS_3

" Aku di pukul mundur oleh keadaan. Kemudian Aku di paksa menetap oleh perasaan cinta Aku kepada Kamu. Lalu Aku di buat sadar oleh kenyataan bahwa status sosial Kita berbeda".


Raka mengandeng tangan Ambar. Lalu Raka dan Ambar berjalan di bawah payung. Raka dan Ambar berjalan menuju ke arah parkiran.


Raka dan Ambar berdiri di samping mobil. Raka membukakan pintu mobil untuk Ambar. Ambar masuk kedalam mobil.Makasih


Raka menutup pintu mobil lalu berjalan ke arah sebelahnya. Raka membuka pintu mobil lalu menutup payungnya. Raka masuk ke dalam mobilnya.


Raka menutup pintu mobil. Raka menyalakan mobil.


" Dek udah makan?" Raka yang melajukan mobilnya.


" Belum Mas" Jawab Ambar.


" Dek mau makan Apa?" Tanya Raka.


" Belum tahu Mas" Jawab Ambar.


" Kita mau Kemana Dek?" Tanya Raka.


" Kita ke mall Ska" Jawab Ambar.


Sesampai di parkiran mall Ska. Raka dan Ambar turun dari mobil. Raka mengandeng tangan Ambar. Raka dan Ambar berjalan ke arah tangga untuk naik kelantai 2 mall Ska.


Sesampai Raka dan Ambar di lantai 2 mall Ska.


" Dek mau makan dulu atau shopping?" Tanya Raka.


" Mau shopping dulu Mas" Jawab Ambar.


" Dek mau shopping Apa?" Tanya Raka.


" Pakaian, Tas, Sendal, Sepatu dan Make Up" Jawab Ambar.


" Dek mau beli Apa dulu tanya?" Tanya Raka.


" Pakaian dulu Mas, Ayo Kita ketoko pakaian" Ambar yang mengajak Raka berjalan ke arah toko pakaian.


Raka dan Ambar masuk ke dalam toko pakaian. Ambar mulai memilih pakaian. Raka duduk di atas sofa. Raka mengeluarkan ponselnya.


Raka melihat ponselnya ternyata ponsel dalam mode diam. Raka melihat ada 3 panggilan tak terjawab dari Kevin.


Kemudian Raka menghubungi Kevin.


Tuut.....Tuut.....


📞"Malam Kevin" Kata Raka.


📞" Malam Abang, Abang lagi Dimana?" Tanya Kevin.


📞" Aku lagi di Ska, Kamu Dimana?" Tanya Raka.


📞" Aku juga di Ska, Abang Dimananya?" Tanya Kevin.


📞"Aku di lantai 2 toko pakaian Kevin" Jawab Raka.


📞" Abang ama Siapa di sana?" Tanya Kevin.

__ADS_1


📞" Pacar Aku" Jawab Raka.


📞" Double Date Yuk Abang!" Ajakan Kevin.


📞" Emang Kevin lagi ama pacaranya juga?" Tanya Raka.


📞" Iya Abang. Aku ngajak double date" Jawab Kevin.


📞" Kita double date Dimana?" Tanya Raka.


📞" Di sini aja Abang" Jawab Kevin.


📞" Kita double datenya di restaurant seafood aja, Gimana Kevin?" Tanya Raka.


📞" Okey, Di restaurant Apa Kita makan Abang?" Tanya Kevin.


📞" Kevin aja yang cari restaurant, Kalau udah dapat telpon Abang" Jawab Raka.


📞" Kenapa gak Abang aja yang cariin?" Tanya Kevin.


📞" Abang masih nemanin pacar Abang Shoping" Jawab Raka.


📞" Okey kalau gitu Abang" Kevin mematikan panggilan telpon.


Raka membawa semua belanjaan Ambar dari Pakaian, Tas, Sepatu, Sandal dan Make Up. Tangan Raka kiri dan kanan penuh dengan paper bag.


Ambar berjalan duluan ke arah Kevin dan Yani. Sedangkan Raka berjalan di belakang Ambar sambil membawa belanjaan Ambar .


Ambar menarik kursi lalu duduk di depan Yani. Raka duduk di kursi samping Ambar. Raka meletakan paper bag di bawah meja.


Kevin memesan makan seafood tumpah yang terdiri dari kerang, udang, kepiting dan cumi. Yang di masak dengan saos yang pedas.


" Dek kok gak makan?" Tanya Raka.


" Maincure Dek rusak Mas" Ambar yang menujukan ke 10 jari - jarinya kepada Raka.


"Mas suapin aja , Dek mau makan pakai Apa?" Tanya Raka.


" Pakai kepiting" Jawab Ambar.


" Aaaaakkk" Raka menyuapakan nasi berserta daging kepiting dengan mengunakan tangan ke arah Ambar.


" Nyam.....Nyam....." Ambar memakan nasi dan daging kepiting yang di suapkan oleh Raka.


Kevin dan Yani melihat ke arah Ambar. Kevin yakin kalau Raka itu udah bucin akut ama Ambar. Raka belum makan sama sekali. Raka hanya sibuk menyuapin Ambar makan.


Sebucin - bucinya Kevin ama Yani, Yani gak pernah makan minta di suapin karena takut maincure rusak.


Kevin kasihan melihat Raka yang belum makan sama sekali. Raka masih saja menyuapin Ambar makan seperti debay ( Dedek Baby).


Malam Minggu.......


Malam ini Ambar menyuruh Raka datang ke rumahnya. Karena kedua orang tua Ambar malam ini ada di rumah.


Raka yang sudah berpakaian rapi mengunakan kemeja hitam dan celana dasar berwarna hitam.


__ADS_1


Raka berjalan keluar dari pintu kamar. Kemudian Raka berjalan ke arah ruangan keluarga. Bapak, Mak dan Rika lagi duduk di atas tikar sambil menoton televisi.


"Cie....Cie Mas mau ngapel Kakak Ambar atau Kakak Mentary?" Ambar yang melihat Raka sudah rapi dan ganteng.


" Mau ngapel pacar Mas lah Dek" Raka yang menghampiri Rika lalu mencubit pipi Adeknya.


" Sakit tahu Mas cubit pipi Adek. Sana pergi apelin pacar Mas" Rika yang wajahnya cemberut.


" Dek Mas jangan ngambek entar cantiknya hilang. Mas pulang mau di beliin Apa?" Raka yang membujuk Rika.


" Es kirim " Jawab Rika.


" Rasa Apa Dek?" Tanya Raka.


" Stobery" Jawab Rika.


Sesampai di halam rumah Ambar. Ambar sudah duduk di kursi depan teras. Raka memakir kan motor di depan halaman rumah Ambar.


Raka berjalan sambil membawa sebuah kantong plastik berwarna putih. Sesampai di depan teras rumah Ambar. Ambar langsung memeluk tubuh Raka.


Raka dan Ambar yang duduk di sofa. Kemudian Kedua Orang Tua Ambar yang berjalan kearah ruangan tamu.


" Nama Kamu Siapa?" Papa yang berdiri di depan Raka.


" Raka Pertama Putra" Raka yang mencium punggung tangan Papa.


"Apa pekerjaan Kamu?" Papa yang duduk di sofa.


" Saya karyawan sebuah perusahan" Raka yang begitu gugup karena ini pertama kali bertemu dengan Papa.


" Apa pendidikan terakhir Kamu?" Papa yang melihat ke arah Raka.


" SE ( Sarjana Ekonomi)" Jawab Raka.


" Ternyata Kamu cuma SE, Apa Kamu pantas untuk Ambar?" Papa yang melihat Raka dengan tatapan tidak suka.


" Saya akan memantaskan diri untuk bisa menikahi anak Om" Raka yang menggenggam tangan Ambar.


" Papa Kami saling mencintai. Jadi tolong restui hubungan Kami" Ambar yang wajah sedih.


" Apa dengan makan cinta Kamu bisa kenyang?" Mama yang duduk di samping Papa.


" Tidak Papa. Tetapi Aku ingin menikah dengan Raka. Cowok yang Aku cintai" Kata Ambar.


" Mama suruh Ambar masuk ke kamar" Papa yang wajahnya merah.


" Ambar, Ayo masuk kekamar" Mama yang berdiri lalu menarik tangan Ambar.


"Jangan pisahkan Aku ama Mas Raka Mama dan Papa" Ambar yang berdiri karena tarikan dari Mama. Gengaman tangan Raka dan Ambar pun terlepas.


" Mas mohon Dek nurut ama kedua Orang Tua Dek" Raka wajah berubah menjadi sedih.


" Saya tidak merestui hubungan Kamu dengan Ambar. Sebaiknya Kamu pergi dari rumah Saya dan Jangan dekati anak Saya" Kata Ambar.


" Baiklah kalau itu maunya Om dan Tante. Saya meminta maaf karena kehadiran Saya membuat Om, Tante dan Ambar jadi berantem" Raka berdiri dari kursi. Kemudian Raka mau mencium punggung tangan Papa. Tetapi Papa menepis tangan Raka. Raka berjalan keluar rumah.


" Tunggu dulu. Ini Kamu bawa yang ada di kantong plastik" Kata Papa.

__ADS_1


" Tidak Om" Raka yang membalikan badannya. Setelah itu Raka membalikan badannya. berjalan ke arah motornya.


...~ Bersambung ~...


__ADS_2