3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Bertemu Tante Lena


__ADS_3

" Semangat kerja kawan, wanita butuh cicin di jari manis bukan bucin dan janji manis."


Ry yang merasa nyaman saat Daniel mengelus rambut Ry yang terurai. Daniel mendengar suara perut Ry yang berbunyi sepertinya cacing dalam perut Ry sedang berdemo minta jatah makan siang.


" Chubby lapar ya?" Daniel yang melihat ke arah Ry.


"I....y...a." Ry yang menutup wajahnya karena malu.


" Kenapa di tutup wajah chubby?" Daniel yang memegang tangan Ry agar tidak menutupi wajahnya Ry.


"Malu boo." Ry yang wajahnya tertunduk karena malu.


" Gak usah malu ama pacar sendiri." Daniel yang memegang dagu Ry dengan tangannya lalu kita saling bertatapan.


" Tetap aja Ry merasa malu," kata Ry.


" Ayo kita makan siang dulu!" ajakan Daniel.


" Iya boo," kata Ry.


Daniel dan Ry berjalan sambil bergandengan tangan ke arah pintu. Sepanjang jalan cacing dalam perut Ry berbunyi sehingga Ry terlihat begitu malu ama Daniel. Daniel mengajak Ry untuk makan di kantin perusahan.


Sesampai di kantin perusahan semua karyawan melihat ke arah Daniel dan Ry yang sedang berjalan sambil bergandengan. Karena jam istirahat jadi kantin perusahaan ramai. Daniel dan Ry terlihat binggung mencari meja yang kosong hanya untuk berdua.


Ry menujuk ke arah sudut hanya ada dua orang karyawati yang duduk di kursi sehingga ada dua kursi lagi yang kosong. Daniel dan Ry berjalan ke arah kursi pojok itu.

__ADS_1


" Maaf kakak, apa aku boleh bergabung dengan kalian?" Ry dan Daniel yang sudah berdiri di hadapan ke dua karyawati tersebut.


" Eh ternyata ada pak Daniel. Silahkan duduk pak." Seorang karyawati yang melihat ke arah Daniel dan Ry yang berdiri di hadapan dia.


" Iya. Chubby duduk di sini." Daniel yang menarik kursi lalu menyuruh Ry duduk.


" Terima kasih boo." Ry yang duduk di kursi yang Daniel suruh. Ry tersenyum ke arah Daniel.


" Sama - sama chubby. Chubby mau makan apa?" Daniel yang duduk di kursi samping Ry.


" Soto ayam," jawab Ry.


" Chubby mau minum apa?" tanya Daniel.


" Jus mangga boo," jawab Ry.


Esokan Harinya.........


Hari ini Mama dan Ry pergi berbelanja ke lotte mart yang berada di Jl. Soekarno Hatta. Ry yang mengambil troly yang ada di sudut lotte mart lalu Ry mendorong troly mengikuti mama yang berjalan di depan.


Mama mengambil berbagai bahan kebutuhan dari minyak goreng, gula, kopi, teh dan lain - lain.


" Mama," kata Ry.


" Iya ada apa dek?" Mama yang membalikan badan lalu melihat Ry.

__ADS_1


" Ry mau ke toilet dulu ya mama." Ry yang mendorong troly kearah mama.


" Mau ngapai ke toilet?" tanya mama.


" Ry udah kebelet buang air kecil mama." Ry yang meletakan troly di depan mama. Setelah itu Ry berlari ke arah toilet cewek dengan terburu - buru.


Karena Ry yang lari - lari terburu - buru tanpa melihat ke arah depan.


Bruk.........Bruk


Akhirnya Ry menabrak seorang ibu sehingga barang ibu itu berserakan di lantai lotte mart.


" Kau kalau jalan itu pakai mata." kata seorang ibu.


" Maafkan saya ya ibu." Ry yang berjongkok lalu mengambil barang - barang yang berserakan di aras lantai.


" Dasar anak jaman sekarang gak tahu sopan santun," kata Ibu tersebut.


" Sekali lagi saya minta maaf ibu. Apa ada barang - barang ibu yang rusak?" tanya Ry yang melihat ke arah barang belanjaan ibu tersebut berada di plastik.


" Tidak ada. Saya juga tidak butuh maaf dari kau." Ibu tersebut menoleh ke arah Ry yang masih berjongkok mengambil barang - barang belanjaan yang berserakan di lantai. Ibu tersebut terkejut melihat ke arah Ry.


" Tante Lena." Ry melihat ke arah ibu yang sedang berdiri di hadapan Ry ternyata dia adalah tante Lena.


" Kau gak usah sok baik ama saya. Sampai kapan pun saya tidak akan merestui hubungan kau dan Daniel." Tante Lena yang membentak Ry dengan suara besar sambil menujukan jari - jarinya ke arah Ry.

__ADS_1


...~ Bersambung ~...


__ADS_2