3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Pasar Malam


__ADS_3

" Mulut dan Hati itu berbeda, Saat mulut berkata lain maka hati juga berkata lain. Karena mulut badan menjadi binasa. Karena hati manusia bisa terluka".


Aska menjelaskan kepada Ibu bahwa Dia anak laki - laki. Dia harus bisa mandiri dan membantu meringankan pekerjaan Ibu.


" Apa uang jajan yang Ibu berikan kurang untuk Aska?" Tanya Ibu.


" Tidak Ibu. Aku memiliki kebutuhan yang harus Aku penuhi dengan cara bekerja Ibu" Jawab Aska.


" Aska Mau Apa biar Ibu belikan?" Tanya Ibu.


" Tidak ada Ibu. Aku hanya ingin memenuhi kebutuhan Aku dengan uang hasil kerja keras sendiri Ibu" Jawab Aska.


" Bagaimana kalau sekolah Aska terganggu? gara - gara bekerja" Tanya Ibu.


" Insyaallah tidak Ibu. Aku akan membagi waktu antara sekolah dan bekerja" Jawab Aska.


" Ibu ingin Aska fokus ama sekolah dari pada kerja" Kata Ibu.


" Iya Aku akan fokus ama sekolah. Sekolah itu untuk masa depan Aku. Aku ingin membanggakan Ibu dan Ayah" Kata Aska.


" Bagus kalau Aska punya keinginan seperti itu" Kata Ibu.


" Apa Ibu mengizinkan Aku tetap bekerja?" Tanya Aska.


" Iya Ibu izinkan. Kalau sampai sekolah Aska terganggu karena bekerja maka Ibu akan menyuruh Aska untuk berhenti bekerja" Kata Ibu.


" Iya Ibu. Kalau sekolah Aku terganggu gara - gara bekerja. Aku akan berhenti bekerja Ibu" Kata Ibu.


" Aska mandi dulu sana" Kata Ibu .


" Iya Ibu" Aska berdiri dari duduknya lalu berjalan kearah kamar mandi.


Esokan Harinya .......


Setelah mengantar Ibu berkerja Aska mengendarai motor ke arah Jl. Marpoyan ke warnet Al Net. Aska merasa bahagia karena Ibu sudah mengizinkan Dia untuk bekerja.


Pekerjaan di warnet itu tidak capek ke banyakan duduk. Menunggu dan mengawasi pengguna warnet. Semenjak Aska bekerja di Al net. Warnet itu selalu ramai.


Banyak pengunjungnya Cewek - Cewek yang ingin berkenalan ama Aska. Bahkan ada yang minta nomor ponselnya Aska. Cewek - Cewek berusaha untuk mencari perhatian Aska.


Bahkan Aldi pemilik warnet merasa omset keuntungan berlipat ganda semenjak ada Aska. Aldi memberikan uang transport dan uang makan setiap hari kepada Aska.


Aldi juga sudah menanggap Aska seperti Adeknya sendiri. Aska juga rajin dan tepat waktu. Aska selalu membersihkan warnet dan kamar Aldi.

__ADS_1


Sebelum Aska pulang Dia menunggu Aldi yang masih berada di kamarnya. Aldi berjalan kearah Aska.


" Udah mau pulang Aska?" Tanya Aldi.


" Iya Abang. Apa Aku boleh minta izin pulang cepat besok Abang?" Tanya Aska.


" Ada urusan Apa Aska minta pulang cepat besok?" Tanya Aldi.


" Aku mau ngajak gebetan jalan Abang. Itu pun kalau Abang ngasih izin. Apa boleh Abang?" Tanya Aska.


" Ya bolehlah Aska. Apa Aska mau nembak Dia?" Tanya Al.


"Gak Abang. Kalau Aku nembak Dia meninggal Dia" Jawab Aska.


" Wwwwwkkk bukan nembak itu. Maksud Abang itu Aska mau menyatakan cinta ama Dia ya?" Tanya Aldi.


" Gak Abang Aku takut di tolak ama Dia. Soalnya Dia cantik terus ada 2 orang Cowok yang suka ama Dia" Kata Aska.


" Aska punya 2 saingan untuk mendapatka Dia. Kalau saran Abang sih Aska harus berjuang. Cinta itu butuh perjuangan" Kata Aldi.


" Tetapi saingan Aku itu ganteng - ganteng, umur di atas Aku dan udah mapan Abang. Tipis harapan kalau gebetan Aku mau menerima Aku yang masih umur 16 tahun Abang" Kata Aska.


" Cinta itu gak memandang usia, fisik dan harta. Yang penting Aska sudah ungkapkan perasaan ama Dia. Urusan di terima dan di tolak biarkan itu jadi pilihan Dia" Kata Aldi.


Esokan Malamnya.......


Aska berdiri di depan pintu rumah Ry.


" Assalamualaikum" Kata Aska.


" Walaikumsalam, masuk aja" Kata Cewek dan Cowok.


" Iya" Aska berjalan masuk kerumah Ry.


" Duduk aja Aska, Ry lagi di dapur buat Kopi untuk Kita" Yani yang lagi duduk di samping Kevin.


" Iya" Aska duduk di sofa yang berbeda ama Yani dan Kevin.


" Yank ke pergi ke pasar malam Yuk!" Ajakan Kevin.


"Iya, Ajak Ry dan Aska juga Yank" Kata Yani.


" Iya Kita ajak, Aska mau ngajak Ry jalan Kemana?" Tanya Kevin.

__ADS_1


" Belum tahu Abang" Jawab Aska.


" Ayo Kita pergi pasar malam aja!" Ajakan Kevin.


" Aku sih mau aja yang penting ama Ry" Kata Aska.


" Kamu Boncengin Ry sekalian pedekate" Kata Yani.


Yanie, Kevin dan Aska meminta izin ama Mama untuk mengajak Ry ke pasar malam. Mama memberi izin kepada Ry untuk pergi ke pasar malam tetapi pukul 21.00 Wib harus udah sampai rumah.


Sesampai di pasar malam Yani, Kevin, Ry dan Aska. Berjalan ke arah permainan di pasar malam. Yani, Kevin, Ry dan Aska sudah berdiri di depan rumah hantu.


Ada yang memanggil nama Ry. Ry menoleh ke belakang seorang Cewek memeluk tubuh Ry.


" Aku senang ketemu ama Kakak Ry di sini. Kakak Ry kok gak pernah main ke rumah Aku?" Tanya Ika.


" Maaf Ry sibuk ujian di kampus Ika"Jawab Ry.


" Kakak Ry udah libur kuliah?" Tanya Rika.


" Udah, Ika ama Siapa?" Tanya Ry.


" Ama Mas" Rika melepaskan pelukkan ama Ry.


" Ika cuma berdua ama Abang aja? Abang Ika mana?" Tanya Ry.


" Iya berdua ama Mas aja. Cie...Cie kangen ama Mas ya. Itu Mas Kakak" Rika yang menujuk ke arah Raka yang sedang berjalan.


Yani, Kevin, Aska, Ry, Raka dan Rika masuk kedalam rumah hantu. Kevin itu penakut jadi Dia sembunyi di belakang Yani. Ry berjalan ama Aska di dalam rumah hantu.


Rika memanggil nama Ry sehingga Ry berhenti berjalan. Lalu Rika menghampiri Ry. Rika berada di posisi tengah fi antara Ry dan Aska.


Suasana rumah hantu gelap dan suaranya mencekamkan. Ada manusia yang memakai kostum dan bergaya seperti hantu. Itu yang tugasnya menakuti pengunjung rumah hantu.


Yani yang berjalan di depan lalu Kevin yang berada di belakang Yani. Suasana yang gelap dan mencekam membuat Rika ketakutan sehingga Dia mengandeng lengan seorang.


Rika mengira Dia mengandeng lengan Ry. Bahkan Rika bergelut dengan manja di lengan itu. Sementara Ry berhenti berjalan. Punggung Ry di tabrak oleh seseorang.


Ry membalikan badan untuk melihat orang itu. Tetapi karena gelap Ry gak bisa melihat orang yang di tabrak. Seorang itu mengambil ponsel dari saku celana.


Dia menyalakan senter di ponselnya hingga ada cahaya. Dia melihat kalau yang di tabraknya itu Ry. Orang yang menabrak Ry itu Raka.


Raka dan Ry berjalan bersama di rumah hantu. Raka mengandeng tangan Ry ketika ada seseorang yang menyerupai gendruwo mencoba mendekati Ry. Raka mengandeng tangan Ry agar meneruskan jalan.

__ADS_1


Kevin dan Yani keluar dari rumah hantu. Yani melihat ke arah Kevin yang celana basah. Yani mencium bau pesing dari celana Kevin.


Bersambung...........


__ADS_2