3 Cogan Dan Ry

3 Cogan Dan Ry
Story Daniel Menjauh


__ADS_3

"Aku tidak merencanakan untuk jatuh cinta kepada Kamu, semua terjadi begitu saja."


Daniel memanggil pelayan untuk memesan makanan dan minuman yang ada di cafe. Seorang Pelayaan menghampiri Daniel dan Aska. Daniel menyuruh Aska untuk memesan makanan dan minuman yang diinginkan.


Daniel dan Aska telah memesan makanan dan minuman yang di inginkan. Setelah itu Seorang Pelayaan Cafe berjalan meninggalkan Daniel dan Aska.


" Ska ada ide gak buat nembak Cewek?" Daniel yang melihat ke arah Aska.


"Gak ada Abang. Aku belum pernah nembak Cewek," Jawab Aska.


"Berarti Aku salah bertanya ama Ska," Kata Daniel.


" Nah itu Abang tahu. Abang tanya ama Abang Al aja cara nembak Cewek," Kata Aska.


" Malu Aku tanya ama Al. Bisa di ketawain ama Dia," Kata Daniel.


" Abang browsing di internet aja," Kata Aska.


" Iya jg ya," Daniel yang mengeluarkan ponsel dari saku celana. Kemudian Daniel membrowsing di internet cara nembak Cewek di ponselnya.


" Gimana Abang udah dapat?" Tanya Aska.


" Udah. Menurut Ska bagus nembak pakai puisi atau nyanyi?" Daniel yang melihat ke arah Daniel.


" Nyanyi. Suara Abangkan bagus jadi lebih baik Abang yang menyanyi lagu untuk nembak Cewek," Kata Aska.


" Abang nyanyi lagu Apa Ska?" Tanya Daniel.


" Abang browsing aja lagu buat nembak Cewek," Jawab Aska.


" Banyak pilihan lagunya nih Abang jadi binggung Ska," Daniel yang melihat ponselnya.


" Gak usah binggung Abang pilih satu lagu yang bisa menyampaikan perasaan Abang ke Dia. Saat Abang bernyanyi pakai perasaan ke Dia," Aska yang melihat ke arah Daniel.


" Good Ide Ska," Daniel yang tersenyum karena udah mendapatkan lagu yang akan di Nyanyikan buat Ry.


Malam Harinya..........


Daniel berjalan menuruni tangga rumahnya lalu Mami yang baru keluar dari dapur melihat ke arah Daniel.


" Mau Kemana Sayang?" Mami yang sudah berdiri di hadapan Daniel.


" Ngapel Mami," Jawab Daniel.


" Ngapel terus Sayang. Kapan pacar Sayang di bawa ke rumah ini?" Tanya Mami.


" Kapan - kapan aja ya Mami," Daniel yang mencium punggung tangan Mami. Setelah itu Daniel menciumi pipi kanan dan pipi kiri Mami.


" Mami pengen kenal ama Pacar Sayang," Mami yang melihat ke arah Daniel.


" Bukan pengen kenal Mami itu kepo ama Pacar Aku kan?" Tanya Daniel.


" Iya. Mami pengen tahu Dia secantik Apa?Sampai Sayang ngapelin Dia terus," Tanya Mami.

__ADS_1


"Dia gak cantik Mami. Mami itu wanita yang paling cantik di hidup Aku," Jawab Daniel.


" Sayang bisa aja. Pasti mau minta uang tambahan ya buat ngapel?" Tanya Mami.


" Gak Mami. Uang gaji Aku cukup buat sebulan ngapelin Dia," Jawab Daniel.


Daniel sudah sampai di depan pintu rumah Ry. Lalu Daniel mengetuk pintu rumah Ry.


Totok.........Totok


" Assalamualaikum," Daniel yang sudah berdiri di depan pintu rumah Ry.


" Walaikumsalam salam," Ry yang membuka pintu rumah. Lalu Ry melihat Daniel yang berdiri sambil bersandar di tembok.



"Malam Chubby," Daniel yang melihat ke arah Ry.


" Malam Boo. Tumben kesini Boo," Ry menyapa Daniel tetapi terkesan cuek.


" Chubby Aku gak di suruh masuk nih? Tanya Daniel.


" Biasa nyelonong langsung masuk aja," Ry yang berjalan masuk ke dalam rumah.


" Tunggu Chubby," Daniel yang memegang tangan kiri Ry.


" Aduh......Aduh sakit Boo," Ry yang merasa tangannya sakit saat di pegang oleh Daniel.


" Terkilir Boo," Jawab Ry.


Kenapa bisa terkilir?" Tanya Daniel.


"Gara - gara Ry nabrak motor yang berhenti mendadak di depan motor Ry," Jawab Ry.


" Makanya lain kali bawa motor jangan ngebut kayak Valentino Rossi," Daniel yang wajahnya berubah jadi marah.


" Ry gak ngebut lagi bawa motornya Boo," Ry yang melihat ke arah Daniel.


" Aku gak butuh omongan tetapi Aku butuh bukti dari setiap kata - kata yang Ry ucapkan," Daniel yang mata melihat tajam ke arah Ry. Daniel melepaskan tangan Ry lalu Daniel berjalan masuk ke ruangan tamu.


" Boo marah ama Ry?" Ry yang berjalan di belakang Daniel.


" Gak," Daniel duduk di atas sofa yang ada di ruangan tamu rumah Ry.


" Boo jangan marah ama Ry dong," Ry yang duduk di sofa yang ada di hadapan Daniel. Kemudian Ry melihat ke arah Daniel.


" Siapa yang marah?" Tanya Daniel.


" Boo," Jawab Ry.


" Tangan Ry udah di obatin?" Tanya Daniel.


" Udah Boo," Jawab Ry.

__ADS_1


" Siapa yang ngobati?" Tanya Daniel.


" Tukang Urut Boo," Jawab Ry.


" Pantas aja gak sembuh. Ayo Kita ke rumah sakit !" Ajakan Daniel.


" Gak mau Boo," Kata Ry.


"Kenapa gak mau?" Tanya Daniel.


" Udah di obatin ama Tukang Urut Boo," Jawab Ry.


" Ya udah kalau gak mau," Daniel berdiri dari sofa lalu berjalan ke arah pintu tanpa berpamitan ama Ry.


Seminggu Kemudian ...........


Tangan Kiri Ry sudah sembuh tetapi Mama dan Papa tidak mengizinkan Ry membawa motor sendiri karena kecelakaan motor itu. Selama seminggu ini Ry mencoba menghubungi Daniel. Tetapi nomor ponsel Daniel tidak pernah aktif.


Pagi ini Ry berangkat ke Kampus di antar ama Mama. Mama mengendarai motor menuju ke arah Universitas R. Sesampainya Ry di depan gerbang Kampus Universitas R. Ry turun dari motor lalu Ry berpamitan ama Mama.


Kemudian Ry berjalan ke dalam Kampus lalu Ry berjalan ke arah kelas Daniel. Sesampai di depan kelas Daniel Ry bertanya ama Teman - Teman sekelas Daniel tentang keberadaan Daniel. Namun Teman - Teman sekelas Daniel tidak tahu keberadaan Daniel.


Ry berjalan meninggalkan kelas Daniel. Kemudian Ry berjalan ke arah kelas Ry sesampai di kelas depan kelas Ry. Ry berjalan masuk ke dalam kelas lalu Ry duduk di kursi paling barisan nomor 3 paling pojok.


Ry mengeluarkan ponsel dari saku celana lalu Ry melihat chat yang Ry kirim ke nomor Daniel tidak terkirim. Ry tidak menyadari kalau Yani sudah duduk di kursi samping Ry.


" Woi......Ry chat ama Siapa?" Yani yang melihat ke arah Ry.


" Gak ada," Jawab Ry.


" Terus itu Napa ngelihatin ponsel terus?" Tanya Yani.


" Ry mau curhat ama Yani. Bolehkan Yani?" Tanya Ry.


" Ry mau curhat tentang Apa?" Tanya Yani.


" Daniel," Jawab Ry.


" Emang Kenapa ama Daniel Ry?" Tanya Yani.


" Seminggu ini Daniel tidak ada kabar beritanya Yani. Ry menghubungi nomor ponselnya Daniel tetapi nomor ponselnya tidak aktif," Kata Ry.


" Cie....Cie, Ry rindu ya ama Daniel?" Tanya Yani.


" Yang jelas Ry merasakan kehilangan saat Daniel tidak ada kabar beritanya," Ry yang wajahnya terlihat lesu.


" Ehem.....Ehem. Ry udah ada rasa ama Daniel ya?" Tanya Yani.


" Rasa Apa Yani?" Tanya Ry.


" Rasa Cinta. Apa Ry udah jatuh cinta ama Daniel?" Tanya Yani.


...~ Bersambung ~...

__ADS_1


__ADS_2